BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Pelaksanaan Kegiatan Penyaradan di PT. Austral Byna
Kegiatan penyaradan pada RKT 2009 di PT. Austral Byna dilakukan oleh dua pihak, yaitu pihak perusahaan dan mitra kerja. Alat yang digunakan dalam
penyaradan yaitu crawler tractor yang dioperasikan oleh 1 regu sarad yang terdiri dari 1 operator traktor yang dibantu oleh 1 orang helper. Langkah-langkah
pembuatan TPn dan penyaradan yaitu : 1.
Regu sarad berangkat dari camp produksi terdekat menuju petak tebang yang ditentukan.
2. Regu sarad akan mencari lokasi yang sesuai untuk membuat TPn dengan
mempertimbangkan usulan dari bagian survei produksi. 3.
Membuka lokasi tersebut dengan merobohkan pohon-pohon yang ada dengan cara menabrakkan pisau traktornya.
4. Setelah areal terbuka, traktor membersihkan puing-puing batang pohon yang
berserakan dengan mengeruk tanah memakai pisau ke bagian sisi-sisi areal TPn. Pembersihan tersebut sekaligus juga meratakan tanah agar lebih datar.
5. Traktor lalu membuka jalan baru untuk mencapai kayu yang dituju. Pisau
traktor digunakan untuk merobohkan vegetasi yang akan menjadi jalan sarad. Jika menghadapi daerah yang curam, operator traktor melakukan perhitungan
berdasarkan pengalamannya untuk memilih antara menerobos secara tegak lurus kontur atau memutar mencari daerah yang lebih landai.
6. Saat mencapai ke kayu rebah yang dituju, traktor menggeser posisi kayu agar
lebih mudah untuk disarad. 7.
Traktor akan berputar agar posisi traktor membelakangi kayu yang akan disarad, karena kabel choker terdapat di bagian belakang traktor. Jika kayu
tersebut terdapat di daerah yang miring, traktor akan berputar pada tempat yang tidak miring di jalan sarad agar traktor tidak terbalik.
8. Operator mengulur kabel choker untuk memudahkan helper menarik dan
mengalungkan kabel choker tersebut pada kayu yang akan disarad.
9. Traktor bergerak maju mengikuti jalan sarad yang telah terbuka. Pada jarak
tertentu, traktor akan berhenti dan menggulung kabel choker agar kayu tertarik keluar dari posisi awal. Jika kondisi tanah datar, traktor akan
menyarad kayu dengan kabel choker yang tergulung sehingga kayu bergerak mengikuti pergerakan badan traktor. Jika daerahnya cukup curam, traktor
akan bergerak maju tanpa menarik kayu dengan cara mengendurkan kabel choker. Pada jarak tertentu traktor akan berhenti dan menarik kabel choker
hingga kayu tersarad. Hal ini juga dilakukan jika menyarad kayu dengan volume besar walaupun pada kondisi tanah yang datar.
10. Setelah sampai di TPn, kayu disimpan di tempat yang kosong dan helper
melepas choker dari kayu. Traktor kemudian menguliti kulit kayu tersebut jika perlu dengan menggunakan pisaunya yang menyisir sisi atassamping
kayu. Tidak jarang pula traktor menggunakan rantai rodanya yang digesekan ke sisi samping kayu.
B. Efektifitas dan Efisiensi Penyaradan