Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling Siklus I

83

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Pada bab ini dipaparkan deskripsi keterlaksanaan penelitian, hasil penelitian dan pembahasan.

A. Deskripsi Keterlaksanaan Penelitian

1. Proses Pelaksanaan Tindakan Bimbingan dan Konseling PTBK

a. Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling Siklus I

Proses pelaksanaan tindakan bimbingan dan konseling PTBK pada siklus I terdiri dari tiga tahap yakni tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap refleksi dengan penjabaran sebagai berikut: 1 Perencanaan Peneliti menyiapkan Rencana Pelayanan Bimbingan RPB dan materi layanan dengan topik “Proaktif”, menyiapkan instrumen penelitian berupa soal tes tingkat karakter peduli sosial, skala penilaian diri, lembar refleksi siswa, lembar observasi dan menyiapkan kamera sebagai alat dokumentasi kegiatan. 2 Pelaksanaan Tindakan a Pembukaan Di awal layanan bimbingan, salah seorang siswa diminta untuk memimpin doa. Usai doa, peneliti memberikan pengantar singkat mengenai tujuan dari bimbingan klasikal.Kemudian siswa diminta untuk mengisi lembar tes tingkat karakter peduli sosial. 84 b Kegiatan Inti Kegiatan diawali dengan permainan “Rebut Kartu”. Dalam permainan ini, siswa diminta untuk duduk dengan rapih. Setiap siswa akan diberi dua helai rafia yang tujuannya untuk mengikatkan kaki siswa dengan kaki kursi yang diduduki. Tugas siswa dalam permainan ini adalah mengambil kartu “AS” yang telah tersedia di tengah kelas secara berebut. Siswa nampak antusias dan memiliki strategi masing-masi ng agar mendapatkan kartu “AS”. Kemudian, siswa diajak untuk menonton video mengenai sikap proaktif. Seluruh siswa antusias dan memahami makna yang disampaikan dari video yang diputarkan. Siswa juga dapat mengambil pesan moral dari contoh sikap proaktif. Usai permainan, siswa diajak untuk merefleksikan hal-hal yang dipikirkan dan dirasakan selama mengikuti permainan guna membangun sikap proaktif. Hasil refleksi beberapa siswa menuliskan bahwa bersikap proaktif perlu semangat, percaya diri, tidak menyerah, selalu aktif dan bertanggung jawab. Peneliti kemudian memberikan umpan balik dengan mengaitkan topik bahasan dengan refleksi yang telah disampaikan oleh siswa. 85 Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai sikap “Proaktif” melalui tayangan power point . Seluruh siswa tampak antusias dengan aktif bertanya dan memberikan tanggapan terkait contoh-contoh sikap proaktif dalam kehidupan sehari-hari. c Penutup Peneliti membagikan lembar skala penilaian diri mengenai karakter peduli sosial dan meminta siswa untuk mengerjakannya. Di akhir sesi, peneliti menyampaikan kesimpulan atas materi bimbingan hari ini dan memberikan peneguhan kepada siswa. Peneliti juga mengucapkan terima kasih kepada siswa dan kegiatan di akhiri dengan doa yang dipimpin oleh siswa secara sukarela. 3 Hasil Observasi Peneliti merasa bahwa pada siklus I, terjadi umpan balik antara peneliti dan siswa. Hal ini nampak pada antusisme siswa saat menyaksikan video, proses dinamika kelompok, dan saat pemberian materi. Siswa secara terbuka dan spontan mau membagikan pengalaman yang dialami selama mengikuti kegiatan. Secara tidak langsung siswa juga mampu menangkap pesan moral dari topik yang dibahas. Selama proses bimbingan, pegamat masih menemukan beberapa siswa yang tidak mau mendengarkan teman maupun 86 peneliti saat memberikan instruksi, malu untuk menjawab, dan masih terdapat siswa yang mengganggu temannya. 4 Hasil Refleksi Upaya peningkatan karakter peduli sosial melalui layanan bimbingan klasikal dengan pendekatan experiential learning mendorong siswa agar tidak hanya sekedar memahami makna topik bahasan “Proaktif” saja melainkan juga dapat menerapkan secara langsung.

b. Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling Siklus II