Pengaruh kualitas aktiva produktif dan non performing financing terhadap return on asset perbankan syariah (Studi Pada 3 Bank Umum Syariah Tahun 2011 – 2014)

PENGARUH KUALITAS AKTIVA PRODUKTIF DAN NON PERFORMING
FINANCING TERHADAP RETURN ON ASSET PERBANKAN SYARIAH
(Studi Pada 3 Bank Umum Syariah Tahun 2011 – 2014)
Skripsi:
Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh
Gelar Sarjana Ekonomi Syariah ( S. E. Sy)

Oleh:
AMRINA ROSYADA
NIM. 1111046100062

KONSENTRASI PERBANKAN SYARIAH
PROGRAM STUDI MUAMALAT
FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM UIN SYARIF HIDAYATULLAH
JAKARTA
1436 H/ 2015

i

PENGARUH KUALITAS AKTIVA PRODUKTIF DAN NON PERFORMING
FINANCING TERHADAP RETURN ON ASSET PERBANKAN SYARIAH
(Studi Pada 3 Bank Umum Syariah Tahun 2011 – 2014)

Skripsi
Diajukan kepada Fakultas Syariah dan Hukum untuk Memenuhi Salah Satu Syarat
Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Syariah (S.E.Sy)

Oleh:
Amrina Rosyada
NIM.1111046100062
Di bawah Bimbingan:

Rizqon Halal Syah Aji, M. Si
NIP. 197904052011011005

KONSENTRASI PERBANKAN SYARIAH
PROGRAM STUDI MUAMALAT
JAKARTA
1436H/2015

ii

i

LEMBAR PERNYATAAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa:
1. Skripsi ini merupakan hasil karya asli saya yang dijaukan untuk memenuhi
salah satu persyaratan memperoleh gelar strata 1 (S1) di Universitas Islam
Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.
2. Semua sumber yang saya gunakan dalam penulisan ini telah saya cantumkan
sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Universitas Islam Negeri (UIN)
Syarif Hidayatullah Jakarta.
3. Jika di kemudian hari terbukti bahwa karya ini bukan hasil karya asli saya
atau merupakan hasil jiplakan dari karya orang lain, maka saya bersedia
menerima sanksi yang berlaku di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif
Hidayatullah Jakarta.

Jakarta, April 2015

Amrina Rosyada

ii

ABSTRAK

Amrina Rosyada, 1111046100062, Pengaruh Kualitas Aktiva Produktif dan Non
Performing Financing terhadap Return On Asset Perbankan Syariah.
Konsentrasi Perbankan Syariah, Program Studi Muamalat, Fakultas Syariah
dan Hukum, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, 2015.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah Kualitas Aktiva Produktif (KAP)
dan Non Performing Financing (NPF) berpengaruh secara simultan atau tidak
terhadap Return On Asset (ROA), untuk menganalisis apakah Kualitas Aktiva
Produktif (KAP) dan Non Performing Financing (NPF) berpengaruh secara parsial
atau tidak terhadap Return On Asset (ROA) dan untuk membangun model yang
terbentuk dari hubungan Kualitas Aktiva Produktif (KAP) dan Non Performing
Fianancing (NPF) terhadap Return On Asset (ROA) secara bersama dan parsial.
Penelitian ini memberikan hasil bahwa secara bersama – sama variabel dependen
yaitu Return On Asset (ROA) dapat dijelaskan oleh variabel independen yang terdiri
dari KAP dan NPF dengan nilai R- square sebesar 75,3172%. Berarti 24,6828%
sisanya dijelaskan oleh variabel diluar model penelitian ini. Namun, hasil analisis
Model Fixed Effect dari regresi panel menunjukkan bahwa secara parsial, variabel
KAP dan NPF mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Return On Asset
(ROA).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa KAP berpengaruh positif dan signifikan
terhadap Return On Asset (ROA), kemudian variabel NPF berpengaruh negatif dan
signifikan terhadap ROA. Penelitian ini menunjukkan hal – hal yang perlu
diperhatikan manajemen serta pemilihan kebijakan yang tepat diharapkan dapat
meningkatkan profitabilitas perbankan syariah di Indonesia.
Kata Kunci
Pembimbing

: Kualitas Aktiva Produktif, Non Performing Financing,
Return On Asset.
: Rizqon Halal Syah Aji, M. Si

i

ABSTRACT

Amrina Rosyada, 1111046100062, Effect of Assets Quality and Non-Performing
Financing on Return on Assets of Islamic Banking. Concentration of Islamic
Banking, Muamalat Studies Program, Faculty of Sharia and Law, State Islamic
University (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, 2015.
This study aimed to analyze whether the quality of earning assets and non performing
financing influence simultaneously or not to return on assets, to analyze whether the
quality of earning assets and non performing financing partial effect or not to return
on assets and to build models that form of relationship quality of earning assets and
non performing financing to the return on assets in jointly and partial.
This study provides results that are jointly dependent variable is Return On Assets
(ROA) can be explained by the independent variables consisting of KAP and NPF
with the R- square value of 75,3172%. Mean 24,6828%is explained by variables
model study. However, the analysis of the Fixed Effect regression model showed that
partial panel, variable KAP and NPF have a significant impact on Return On Assets
(ROA)
The conclusion of this study is the variablke KAP significant positive effect on
Return On Asset (ROA). Then the variable NPF significant negative effect on Return
On Assets (ROA). In addition, this research shows the things that need to be
considered management and the selection of the appropriate policy is expected to
increase the probability of Islamic banking in Indonesia.

Keywords
Supervisor

: Quality Assets, Non Performing Financing, Return on Assets.
: Rizqon Halal Syah Aji, M. Si

ii

KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahiim
Alhamdulillahhirabbil’alamin. Segala puji dan syukur kehadirat Allah SWT
atas segala rahmat dan nikmat- Nya serta pertolongan- Nya yang tiada terhingga
kepada semua makhluk- Nya, khususnya kepada penulis, sehingga dapat
menyelesaikan penulisan skripsi ini yang berjudul “ Pengaruh Kualitas Aktiva
Produktif (KAP) dan Non Performing Financing (NPF) terhadap Return On
Asset (ROA) Perbankan Syariah”. Skripsi ini dibuat sebagai salah satu syarat
kelulusan Strata Satu (S1) Konsentrasi Perbankan Syariah Program Studi Muamalat
Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Shalawat dan salam senantiasa tercurah ke haribaan baginda Nabi besar
Muhammad SAW yang telah membimbing umatnya kepada jalan kebenaran hingga
yaumil qiyamah. Perkenankan penulis berterima kasih kepada pihak – pihak yang
telah memberikan bantuan, motivasi, doa serta semangat kepada penulis dalam
menyelesaikan penulisan skripsi ini, diantaranya:
1. Kepada Bapak Dr. Asep Saepudin Jahar, MA, Dekan Fakultas Syariah dan
Hukum Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
2. Kepada Ah. Azharuddin Lathif, M.Ag, MH, Ketua Program Studi Muamalat
Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
Jakarta.
3. Kepada Abdurrauf, Lc, MA, Sekertaris Program Studi Muamalat Fakultas
Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
iii

4. Kepada Bapak Rizqon Halal Syah Aji, M.Si, selaku Dosen pembimbing skripsi
yang telah memberikan arahan, saran, ilmu, semangat serta meluangkan
waktunya hingga penulisan skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik.
5. Kepada Bapak M. Nur Rianto Al- Arif, S.E,M.Si, selaku Dosen penguji I skripsi
yang telah memberikan ilmu yang bermanfaat dan membimbing untuk meminta
penulis mengubah model regresi pada penelitian, sehingga penulis lebih mengerti
mengenai metode regresi data panel dan me- running data dengan eviews.
6. Kepada Bapak M. Mujibur Rohman, M.A, selaku Dosen Penguji II yang telah
memeriksa skripsi penulis sehingga penulisan pada skripsi ini lebih baik lagi.
7. Kepada Bapak/ Ibu Dosen Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri
Syarif Hidayatullah Jakarta, yang telah mendidik dan mengajarkan ilmu dan
Akhlak yang tidak ternilai harganya.
8. Kepada segenap staf akademik dan staf perpustakaan Fakultas Syariah dan
Hukum Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
9. Terimakasih yang teramat dalam kepada orang tua tercinta dan tersayang,
Mamah Dewi dan Ayah Rosyad yang telah memberikan doa, motivasi, tenaga
dan seluruh hidupnya selalu memberikan inspirasi dan semangat yang luar biasa
bagi kehidupan penulis. Serta untuk saudaraku tersayang, Ahmad Baihaki,
Ahmad Baidhowi, Nur Jihan dan Ahmad Subki Ghiffari yang memberikan
semangat dan kebersamaannya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.

iv

10. Terimakasih kepada seseorang yang selalu menjadi penyemangat dan
memberikan inspirasi sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan
baik dan penuh semangat.
11. Terimakasih kepada sahabat – sahabat seperjuangan keluarga besar Perbankan
Syariah (PS) B 2011, senantiasa telah mendukung dan mendoakan yang terbaik
kepada penulis.
12. Terimakasih kepada sahabat – sahabat terdekat penulis: Siti Amaniatus Soleha,
Erna Setiawati, Fachriatun Halimatussa’diyah, Dewi Rika Koesnaini, Sundari
Rahayu, Novita Zuhrowiya, Vivi Anggraini, Futuh Ihsan Salsabil, Puput Dwi
Arum, Sherty Junita, Defri Duantika, yang selalu memberika support, motivasi,
dan selalu membangkitkan semangat kepada penulis dalan menyelesaikan skripsi
ini.
13. Semua pihak yang terlibat dalam penulisan skripsi ini yang tidak dapat
disebutkan satu persatu.
Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penulisan skripsi
ini, karenanya dengan terbuka penulis mengharapkan kritik dan saran untuk
penyempurnaan penulisan – penulisan di masa mendatang. Akhir kata, harapan
penulis semoga Allah SWT memberikan keberkahan bagi semua pihak yang
membantu dan semoga skripsi ini memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu.
Jakarta, April 2015

Amrina Rosyada
v

DAFTAR ISI
LEMBAR PERNYATAAN ................................................................................

i

ABSTRAK ...........................................................................................................

ii

ABSTRACT .........................................................................................................

iii

KATA PENGANTAR .........................................................................................

iv

DAFTAR ISI ........................................................................................................

vii

DAFTAR TABEL ..............................................................................................

xii

DAFTAR GAMBAR ...........................................................................................

xiii

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah ............................................................................

1

B. Identifikasi dan Pembatasan Masalah .......................................................

9

C. Rumusan Masalah .....................................................................................

10

D. Tujuan Penelitian ......................................................................................

10

E. Manfaat Penelitian ....................................................................................

11

F. Review Studi Terdahulu ............................................................................

12

G. Sistematika Penulisan ...............................................................................

18

BAB II LANDASAN TEORI
A. Bank
1. Pengertian Bank ..................................................................................

20

2. Fungsi Bank ........................................................................................

22

B. Bank Syariah
1. Pengertian Bank Syariah .....................................................................
vi

23

2. Fungsi dan Peran Bank Syariah ..........................................................

25

3. Sumber Pendapatan Bank Syariah ......................................................

25

C. Laporan Keuangan
1. Pihak – pihak yang berkepentingan ....................................................

27

2. Jenis Laporan Keuangan Bank ............................................................

28

3. Tujuan Laporan Keuangan ..................................................................

29

D. Devinisi Aktiva Produktif
1. Pengertian Kualitas Aktiva Produktif ................................................

30

E. Resiko Pembiayaan
1. Definisi Pembiayaan ...........................................................................

31

2. Pengertian Resiko Pembiayaan ...........................................................

34

F. Profitabilitas
1. Pengertian Profitabilitas Bank.............................................................

36

2. Return On Asset (ROA) ......................................................................

37

G. Kerangka Teori Konseptual ......................................................................

39

BAB III METODOLOGI PENELITIAN
A. Jenis Penelitian ..........................................................................................

43

B. Pendekatan Penelitian ...............................................................................

43

C. Jenis Data/ Sumber Data
1. Data Sekunder .....................................................................................

44

2. Studi Dokumentasi ..............................................................................

44

D. Teknik Pengumpulan Data
vii

1. Studi Lapangan....................................................................................

44

2. Studi Dokumentasi ..............................................................................

44

E. Objek Penelitian ........................................................................................

45

F. Metode Analisis Data ................................................................................

45

1. Estimasi Model Data Panel
a. Metode Common Effect .................................................................

46

b. Metode Fixed Effect ......................................................................

47

c. Metode Random Effect ..................................................................

48

2. Tahap Analisis Data
a. Uji Chow .......................................................................................

49

b. Uji Hausman .................................................................................

50

3. Uji Signifikansi
1. Uji Koefisien Determinasi (R2) ....................................................

51

2. Uji Simultan (Uji F) ......................................................................

52

3. Uji Parsial (Uji t) ...........................................................................

54

G. Operasional Variabel Penelitian
1. Dependent Variable .......................................................................

56

2. Independent Variable
a. Kualitas Aktiva Produktif .......................................................

56

b. Non Performing Financing (NPF) ..........................................

57

H. Hipotesis....................................................................................................

57

viii

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Gambaran Umum Objek Penelitian
1. Sejarah Singkat PT. Bank Central Asia (BCA) Syariah ...............

59

2. Sejarah Singkat PT. Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRIS) .......

60

3. Sejarah Singkat Bank Syariah Mandiri (BSM) .............................

62

B. Hasil dan Pembahasan
1. Deskriptif Data
a. Kualitas Aktiva Produktif .......................................................

65

b. Non Performing Financing (NPF) ..........................................

67

c. Return On Asset (ROA) ..........................................................

68

C. Uji Pemilihan Model Regresi Panel
1. Uji Chow .................................................................................

69

a. Hasil Uji Metode Common Effect .....................................

70

b. Hasil Uji Metode Fixed Effect...........................................

71

c. Hasil Uji Chow..................................................................

71

2. Uji Hausman ...........................................................................

73

a. Hasil Uji Metode Fixed Effect...........................................

74

b. Hasil Uji Metode Random Effect ......................................

74

c. Hasil Uji Hausman ............................................................

76

D. Uji Signifikansi
1. Uji Model Regresi Data Panel Terpilih ...................................

78

a. Hasil Uji Koefisien Determinasi (R2) ...............................

79

ix

b. Hasil Uji Pengaruh Simultan (Uji F) .................................

80

c. Hasil Uji Pengaruh Parsial (Uji t) .....................................

80

d. Nilai Konstanta..................................................................

82

e. Interpretasi.........................................................................

83

BAB V KESIMPULAN DAN IMPLIKASI
A. Kesimpulan ...............................................................................................

86

B. Implikasi ....................................................................................................

87

C. Saran ..........................................................................................................

88

DAFTAR PUSTAKA .........................................................................................

90

LAMPIRAN

x

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Nilai Return On Asset Periode 2011 - 2014 .........................................

3

Tabel 1.2 Nilai Kualitas Aktiva Produktif Periode 2011 – 2014 ..........................

5

Tabel 1.3 Nilai Non Performing Financing Periode 2011 – 2014 ........................

7

Tabel 1.4 Ringkasan Penelitian Terdahulu ...........................................................

12

Tabel 4.1 Data Nilai KAP per- triwulan Periode 2011 – 2014 ............................

66

Tabel 4.2 Data Nilai NPF per- triwulan Periode 2011 – 2014 ..............................

67

Tabel 4.3 Data Nilai ROA per- triwulan Periode 2011 – 2014 .............................

68

Tabel 4.4 Hail Uji Metode Common Effect ...........................................................

70

Table 4.5 Hasil Uji Metode Fixed Effect ..............................................................

71

Tabel 4.6 Hasil Uji Chow ......................................................................................

71

Tabel 4.7 Hasil Uji Metode Fixed Effect ..............................................................

74

Tabel 4.8 Hasil Uji Metode Random Effect ..........................................................

74

Table 4.9 Hasil Uji Hausman ................................................................................

76

Table 4.10 Hasil Uji Signifikansi Model Fixed Effect ..........................................

78

xi

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Kerangka Pemikiran .........................................................................

41

Gambar 2.2 Skema Alur Penelitian.......................................................................

42

xii

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Bank adalah lembaga keuangan yang mempunyai peran sebagai lembaga
intermediasi keuangan (financial intermediary), dimana bank mempunyai fungsi
sebagai lembaga yang mempertemukan antara pihak yang kelebihan dana (surplus
unit) dengan pihak yang kekurangan dana (deficit unit). Bank menjalankan fungsinya
sebagai lembaga intermediasi dengan menerima dana dari pihak lain, selalnjutnya
banyak menyalurkan dana yang telah dikumpulkan dalam bentuk pembiayaan pada
unit yang membutuhkan dana.
Menurut UU nomor 21 tahun 2008 tentang perbankan syariah, bank syariah
adalah bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah dan
menurut jenisnya terdiri atas Bank Umum Syariah dan Bank Pembiayaan Rakyat
Syariah. Bank Umum Syariah (BUS) adalah bank syariah yang dalam kegiatannya
memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.1
Dengan perkembangan yang cukup pesat dan dukungan pemerintah yang
mulai aktif mengembangkan perbankan syariah, perbankan syariah dan industri
keuangan membuat kemajuan terus - menerus dalam awal periode sampai dengan
akhir ahun 2011 tercatat sudah berdiri 11 Bank Umum Syariah, 24 Unit Usaha

1

Tim Pengembangan Perbankan Syariah Institut Bankir Indonesia, Konsep Produk dan
Implementasi Operasional Bank Syariah, (Jakarta: Djambatan, 2003), h.66.

1

2

Syariah, dan 156 Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (www.bi.go.id) .2 Khan dan
Bhatti perkembangan ini sangat menggembirakan untuk menjadi benar- benar
kompetitif bagian dari pasar keuangan internasional.3
Dalam melihat kinerja suatu bank dapat diukur melalui profitabilitasnya yang
menggambarkan tingkat kinerja keuangan bank tersebut. Pengukuran profitabilitas
salah satunya adalah dengan menggunakan Return On Asset (ROA). Return On Asset
(ROA) memfokuskan kemampuan perusahaan untuk memperoleh earning dalam
kegiatan operasi perusahaan dengan memanfaatkan aktiva yang dimilikinya.
Sehingga dalam penelitian ini ROA digunakan sebagai ukuran kinerja perbankan.
Tujuan utama operasional bank adalah mencapai tingkat profitabilitas yang
maksimal. ROA penting bagi bank karena ROA digunakan untuk mengukur
efektivitas perusahaan di dalam menghasilkan keuntungan dengan memanfaatkan
aktiva yang dimilikinya. Dendawijaya menyatakan semakin besar ROA suatu bank,
semakin besar pula tingkat keuntungan yang dicapai bank tersebut dan semakin baik
pula posisi bank tersebut dari segi perusahaan asset. Secara rinci ROA selama periode
pengamatan nampak pada Tabel 1. 1 sebagai berikut:

2

www.bi.go.id
Khan dan Bhatti, Islamic Banking and Finance: On Its Way To Globalization, Managerial
Finance Vol. 34 No. 10.
3

3

Tabel 1.1
Nilai Return On Asset (ROA) Periode 2011 – 2014
(%)
BANK
BCA Syariah

BRIS

BSM

TAHUN
2011
2012
2013
2014
2011
2012
2013
2014
2011
2012
2013
2014

ROA
0.9
0.84
1.01
0.67
0.2
1.19
1.15
0.2
1.95
2.25
1.53
0.8

Sumber: Laporan Keuangan Perbankan Syariah
Dari Tabel 1.1 diketahui bahwa rasio ROA pada 3 Bank Umum Syariah
mengalami tren yang berfluktuasi selama kurun waktu 2011 – 2014, terlihat bahwa
nilai ROA yang paling tertinggi yaitu pada periode 2011 pada Bank Syariah Mandiri
yaitu sebesar 1.95% dan terlihat bahwa ROA yang paling rendah pada BRIS periode
2011 dan 2014.
Melihat kondisi tersebut, kinerja pada BUS menunjukkan trend ROA yang
berfluktuasi sehingga akan mempengaruhi kinerja operasional pada periode
berikutnya sehingga perlu dikaji faktor yang mempengaruhi perubahan ROA tersebut.
Profitabilitas merupakan hasil akhir bersih dari berbagai kebijakan dan
keputusan manajemen. Yang harus diperhatikan oleh bank adalah tidak hanya

4

bagaimana melakukan usaha untuk memperbesar jumlah laba tetapi yang lebih
penting adalah bagaimana mempertinggi kemampuan bank dalam menghasilkan laba
(profitabilitas), terutama dari hasil pengoptimalan aktiva produktif yang ada.4
Sumber utama pendapatan bank berasal dari aktiva produktif. Muhammad
mendefinisikan kualitas aktiva produktif adalah kondisi yang menggambarkan
kualitas kolelktabilitas dan kinerja dari seperangkat aset bank yang telah
diinvestasikan dalam rangka memperoleh laba.5
Dendawijaya mendefinisikan aktiva produktif merupakan semua aktiva
dalam rupiah dan valuta asing yang dimiliki bank dengan maksud untuk memperoleh
penghasilan sesuai dengan fungsinya. Aktiva produktif merupakan aset operasional
bank yang akan menghasilkan keuntungan atau laba bank itu sendiri. Kualitas dari
aktiva produktif perlu dinilai, untuk mengantisipasi resiko dalam penanaman dana,
memantau kualitas, kolektabilitas aset serta untuk memantau kondisi aktiva produktif
dalam keadaan yang sehat. Ada banyak cara yang digunakan dalam mengukur kinerja
aktiva produktif, salah satunya menggunakan rasio keuangan yang terdapat pada
kualitas aktiva produktif dapat diukur dengan rasio Penyisihan Penghapusan Aktiva
Produktif (PPAP).6 PPAP merupakan bagian yang dipersiapkan untuk menutupi
resiko gagal bayar dari aktiva produktif yang diklasifikasikan. Profitabilitas bank
sangat dipengaruhi oleh seberapa berkualitas aktiva produktif nya. Aktiva produktif
4

Dendawijaya, Lukman, Manajemen Perbankan, (Jakarta: Ghalia Indonesia, 2001), cet- 1, h.

21.
5

Muhammad, Manajemen Pembiayaan Bank Syariah,( Yogyakarta: UPP Akademik
Manajemen Perusahaan YKPN, 2005), h 46.
6
Dendawijaya, Lukman, Manajemen Perbankan, (Jakarta: Ghalia Indonesia, 2005), cet-2, h.
61.

5

yang berkualitas adalah aktiva dengan tingkat kegagalan bayarnya sedikit dan
kegagalan bayar yang ada mampu ditutupi oleh tingkat dana cadangan yang
dipersiapkan (PPAP). Jika aktiva yang default besar dari PPAP maka selisihnya akan
menjadi pengurang dalam perolehan laba perusahaan, sehingga ROA jadi turun. Jika
aktiva yang default (APYD) lebih kecil akan berimplkasi pada dana cadangan yang
dipersiapkan akan lebih sedikit juga, tentu akan menambah ROA. Dahlan Siamat dan
Sinungan juga menyatakan jika kualitas aktiva produktif meningkat, maka perolehan
laba bank juga meningkat, karena perolehan laba bank sangat tergantung dengan
penempatan dana disisi aktiva produktif.7 Secara rinci, KAP dalam periode
pengamatan nampak pada Tabel 1. 2 sebagai berikut:
Tabel 1.2
Nilai Kualitas Aktiva Produktif Periode 2011 – 2014
(jutaan rupiah)
BANK
BCA Syariah

BRIS

BSM

TAHUN
2011
2012
2013
2014
2011
2012
2013
2014
2011
2012
2013
2014

KAP
1152967
1524775
1934486
2438794
10488235
13375716
16370804
17246685
44947008
50640092
58946652
60310606

Sumber: Laporan Keuangan Perbankan Syariah
7

Dahlan Siamat, Manajemen Lembaga Keuangan ( Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas
Indonesia, 2004), h. 101.

6

Dari Tabel 1.2 dapat dilihat perkembangan KAP pada 3 Bank Umum Syariah
mengalami trend yang berfluktuasi selama kurun waktu 2011 – 2014. Dapat dilihat
bahwa KAP yang paling tinggi pada BSM sebesar Rp 60.310.606 pada periode 2014.
Sedangkan KAP yang paling rendah terdapat di BCA Syariah periode 2011 yaitu
sebesar Rp 1.152.967.
Penanaman dana yang berpengaruh besar terhadap kemampuan bank syariah
dalam menghasilkan laba adalah pembiayaan. Pengelolaan pembiayaan sangat
diperlukan oleh bank, mengingat fungsi pembiayaan sebagai penyumbang pendapatan
terbesar bagi bank syariah. Semua pembiayaan yang tersalurkan oleh Bank Umum
Syariah kepada nasabah selain menghasilkan keuntungan, juga berpotensi
menimbulkan resiko jika pengembaliannya tidak sesuai dengan jangka waktu yang
ditentukan seperti adanya pembiayaan bermasalah (Non Performing Financing).8
NPF merupakan rasio yang digunakan untuk mengetahui pembiayaan bermasalah
pada suatu bank syariah. Semakin tinggi rasio ini, menunjukan kualitas pembiayaan
bank syariah semakin buruk. Penelitian yang dilakukan oleh Pahlevie dan Arim yang
menyimpulkan bahwa NPL menunjukkan pengaruh negatif terhadap profitabilitas.9
Sedangkan, penelitian Pratin dan Adnan variabel NPL mempunyai hubungan positif
tidak signifikan sehingga hipotesa nol diterima. Berarti bahwa di BMI kenaikan/
penurunan tingkat NPL sebagai wujud dari kebijakan kredit/ analisis pembiayaan
tidak mempunyai hubungan yang signifikan terhadap jumlah pembiayaan yang
8

Mahmoedin, Melacak Kredit Bermasalah, (Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 2004), h. 77.
Pahllevie, Nu’man Hamzah,Analisis Pengaruh CAR, NIM, LDR, NPL, BOPO, dan EAQ
Terhadap Perubahan Laba, (Semaranng: Tesis Program Magister Manajemen, 2009), h. 30.
9

7

disalurkan. Berdasarkan hasil dari penelitian tersebut menunjukkan adanya hasil yang
tidak konsisten sehingga perlu dilakukan penelitian lanjutan.10
Bank Indonesia telah menetapkan batas NPF sebesar 5%. Apabila NPF suatu
bank dapat ditekan dibawah 5% maka potensi keuntungan yang diperoleh akan
semakin besar karena bank dapat

menghemat uang yang digunakan untuk

membentuk cadangan kerugian kredit bermasalah atau Penyisihan Penghapusan
Aktiva Produktif (PPAP). Semakin besar rasio NPF ini maka semakin besar pula
resiko yang ditanggung perusahaan dan nantinya juga akan berpengaruh negatif pada
profitabilitasnya.11 Secara rinci NPF selama periode pengamatan nampak dalam
Tabel 1.3 sebagai berikut:
Tabel 1.3
Nilai Non Performing Financing Periode 2011 – 2014
(%)
BANK
BCA Syariah

BRIS

BSM

TAHUN
2011
2012
2013
2014
2011
2012
2013
2014
2011
2012
2013
2014

NPF
0.15
0.1
0.1
0.14
2.77
3
4.06
4.79
2.42
2.82
4.32
6.76

Sumber: Laporan Keuangan Perbankan Syariah
10

Pratin dan Adnan, Analisis hubungan simpanan, modal sendiri, NPL, prosentase bagi hasil
dan markup keuntungan terhadap pembiayaan pada perbankan syariah kasus pada Bank Muamalat
Indonesia (BMI), (Semarang: Tesis Bisnis dan Manajemen, 2005), h. 32- 52.
11

Peraturan Bank Indonesia Nomor: 13/13/PBI/20011. www.bi.go.id

8

Dari Tabel 1.3 diketahui bahwa rasio NPF pada 3 Bank Umum Syariah
mengalami fluktuasi selama kurun waktu 2011 – 2014. Dilihat yang memiliki NPF
paling tinggi yaitu pada BSM sebesar 2.25% periode 2012 dan NPF yang paling
rendah yaitu pada BRIS periode 2011 dan periode 2014 sebesar 0.2%. Nilai NPF
yang berfluktuasi ini tentunya akan berpengaruh terhadap kinerja perbankan syariah
karena pembiayaan bermasalah akan mengalami kesulitan pelunasan akibat adanya
faktor kesengajaan dan atau karena faktor eksternal di luar kemampuan/ kendali
nasabah peminjam. Sehingga semakin besar rasio NPF ini maka semakin besar juga
resiko yang ditanggung perusahaan dan nantinya juga akan berpengaruh negatif pada
profitabilitasnya.
Jadi upaya untuk memaksimalkan nilai Return On Asset (ROA) bank harus
dapat memperhitungkan variabel - variabel yang dapat mempengaruhinya. ROA
diduga dapat dipengaruhi oleh variabel - variabel berupa rasio keuangan yang
terdapat pada kualitas aktiva produktif dan Non Performing Financing. Sehingga,
skripsi ini mengangkat judul Pengaruh Kualitas Aktiva Produktif dan Non
Performing Financing (NPF) Terhadap Return On Asset (ROA) Perbankan
Syariah.

9

B. Identifikasi dan Pembatasan Masalah
Penelitian tentang profitabilitas sangat penting sebagai salah satu tujuan
utama dalam setiap melakukan kegiatan usaha khususnya perbankan syariah.
Penelitian ini akan meneliti tentang tingkat efisiensi dengan mengidentifikasi masalah
sebagai berikut:
1. Apa saja faktor – faktor yang mempengaruhi ROA perbankan syariah?
2. Bagaimana keadaan tingkat kinerja perbankan syariah di saat ROA
perbankan syariah dalam keadaan rendah?
3. Apa saja faktor- faktor yang membuat ROE perbankan konvensional lebih
tinggi dibandingkan ROA perbankan syariah?
Sesuai dengan judul yang di angkat, dalam pembahasan substansi dibatasi
pada faktor- faktor yang mempengaruhi ROA Perbankan Syariah. Penulis juga
membatasi masalah yang akan diteliti hanya dengan menggunakan dua variable yaitu
Kualitas Aktiva Produktif dan Non Performing Financing. Penulis juga membatasi
data penelitian yang digunakan yaitu periode triwulan 1 2011 – triwulan 3 2014 pada
3 Bank Umum Syariah yaitu BCA Syariah, BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri.

10

C. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan sebelumnya, maka penelitian
ini bermaksud menganalisis seberapa besarkah pengaruh KAP dan NPF terhadap
ROA. Dalam penelitian ini, peneliti akan menguji dengan menggunakan metode
statistik analisis berganda. Adapun permasalahan- permasalahan pokok yang diangkat
dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut:
1. Apakah Kualitas Aktiva Produktif (KAP) dan Non Performing Financing (NPF)
berpengaruh secara simultan atau tidak terhadap Return On Asset (ROA)?
2. Apakah Kualitas Aktiva Produktif (KAP) dan Non Performing Financing (NPF)
berpengaruh secara parsial atau tidak terhadap Return On Asset (ROA)?
3. Bagaimana model yang terbangun dari hubungan

Kualitas Aktiva Produktif

(KAP) dan Non Performing Financing (NPF) terhadap Return On Asset (ROA)
secara bersama ataupun secara parsial?
D. Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini adalah:
1. Untuk menganalisis apakah Kualitas Aktiva Produktif (KAP) dan Non
Performing Financing (NPF) berpengaruh secara simultan atau tidak terhadap
Return On Asset (ROA).
2. Untuk menganalisis apakah Kualitas Aktiva Produktif (KAP) dan Non
Performing Financing (NPF) berpengaruh secara parsial atau tidak terhadap
Return On Asset (ROA).

11

3. Untuk membangun model yang terbentuk dari hubungan Kualitas Aktiva
Produktif (KAP) dan Non Performing Financing (NPF) terhadap Return On Asset
(ROA) secara bersama dan secara parsial.
E. Manfaat Penelitian
Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pihakpihak sebagai berikut:
a. Bagi Bank Umum Syariah, penelitian ini dapat dijadikan sebagai landasan
dalam membuat keputusan untuk meningkatkan profitabilitasnya.
b. Bagi investor, penelitian ini dapat menjadi acuan dan informasi sebagai bahan
pertimbangan dalam berinvestasi. Dengan demikian, para investor tidak akan
sembarangan dalam menginvestasikan dananya.
c. Bagi masyarakat, penelitian ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat
sebagai calon nasabah untuk menggunakan produk dan jasa di perbankan
syariah.
d. Bagi akademik, penelitian ini dapat menjadi tambahan referensi keilmuan di
bidang ekonomi syariah sehingga dapat menambah pengetahuan dan wawasan
terkait variabel yang dapat mempengaruhi profitabilitas serta dapat menjadi
bahan rujukan untuk penelitian selanjutnya.

12

F. Review Studi Terdahulu
Tabel 1.4
Ringkasan Penelitian Terdahulu

No.
1.

Identitas
R. Ade Sasongko Pramudhito Teknik
(C2A006100),

Metode

Hasil

Analisis:

regresi Variabel-variabel

Jurusan berganda dengan OLS.

simultan

secara

berpengaruh

Manajemen, Fakultas Ekonomi Variabel: Variabel x (CAR, terhadap ROA dengan nilai
dan

Bisinis,

Universitas FDR, NPF, BOPO, NCOM) signifikansi F dibawah 0,05.

Diponegoro, Tahun 2013.

variabel y (ROA).

CAR, BOPO, FDR, dan
NCOM berpengaruh secara

Judul: Analisis Pengaruh CAR,
signifikan terhadap ROA
FDR, NPF, BOP, dan NCOM
dengan nilai signifikansi t
terhadap

Profitabilitas

Bank
lebih

kecil

dari

0,05.

Umum Syariah di Indonesia.
Sedangkan

NPF

tidak

signifikan terhadap ROA
Sumber Data: Laporan Kuangan
dengan nilai t lebih besar
Publikasi

Triwulan

Periode
dari 0,05. Nilai koefisien

2008-2012

Bank

Muamalat,
determinasi (Adjusted R2)

Bank Syarian Mandiri, Bank
model

regresi

59,6%.

Hal

sebesar

Mega Syariah, dan Bank BRI
ini

berarti

13

Syariah.

variabel independen dapat
menjelaskan
terhadap

pengaruhnya

ROA

sebesar

59,6%. Sisanya dijelaskan
oleh variabel lain yang tidak
dijelaskan dalam penelitian
ini.
Perbedaan Penelitian: Terletak pada subtansinya. Pada penelitian ini penulis membahas tentang
Kualitas Aktiva Produktif yang dapat mempengaruhi rasio ROA dan teknik analisis menggunakan
model regresi data panel.
Persamaan Penelitian: Penelitian ini sama-sama menggunakan variabel y yaitu ROA dan sama-sama
menggunakan variabel x yaitu NPF. Objek penelitian nya juga sama yaitu pada laporan keuangan
BSM dan BRIS.
2.

Hendra

Gunawan Teknik

(108081000011),

Analisis:

Jurusan linier berganda.

Manajemen, Fakultas Ekonomi Variabel:
dan

Bisnis,

Hidayatullah

Regresi Variabel

UIN
Jakarta,

Syarif (Murabahah,

berpengaruh positif terhadap

Variabel

x profitabilitas dengan nilai

Mudharabah, 0,001. Variabel mudharabah

Tahun NPF).

2013.

Variabel y (ROA)

berpengaruh
terhadap
dengan

Judul: Analisis Pengaruh Jumlah

murabahah

Sedangkan

negatif
profitabilitas
nilai
variabel

0,000.
Non

14

Pembiayaan

Murabahah,

Performing Financing tidak

Mudharabah, dan NPF terhadap

berpengaruh

terhadap

Profitabilitas.

profitabilitas dengan nilai
0,642.

Sumber

Data:

Data

laporan-

laporan keuangan, media situs
internet

seperti

www.bsm.co.id,

www.bi.go.id,
dan

yang

lainnya, serta riset kepustakaan.
Perbedaan Penelitian: Terletak pada subtansinya. Pada penelitian ini penulis membahas tentang
Kualitas Aktiva Produktif yang dapat mempengaruhi rasio ROA dan teknik analisis menggunakan
model regresi data panel.
Persamaan Penelitian: Penelitian ini sama-sama menggunakan variabel x yaitu NPF dan variabel y
yaitu ROA dan objek penelitian nya sama yaitu pada laporan keuangan BSM.
3.

Anitasari,

Jurusan

ekonomi, Teknik

Analisis:

Regresi Penelitian ini menunjukkan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Data Panel.
Jurnal STEI Tazkia, tahun 2011.

bahwa hasil analisis regresi

Variabel: Variabel x (KAP, panel dengan model Fixed
NPF,

TA,

NOM,

dan Effect

didapatkan

bahwa

Judul:Pengaruh KAP, NPF, TA, BOPO). Variabel y (ROA).

KAP berpengaruh positif

NOM, dan BOPO terhadap ROA

dan

perbankan syariah studi kasus

ROA,

signifikan
NPF

terhadap

berpengaruh

15

BMI, BSM, BMS, BRIS pada

positif dan tidak signifikan

tahun 2009 – 2011.

terhadap variabel dependen
ROA, Total Assey (TA)

Sumber Data: Publikasi laporan

berpengaruh

keuangan perbankan syariah.

namun

negative

tidak

terhadap

signifikan

ROA,

berpengaruh

NOM

positif

dan

signifikan terhadap ROA,
dan

BOPO

negative

berpengaruh

dan

signifikan

terhadap variabel dependen
ROA.
Hasil analisis dari model
Fixed Effect menunjukkan
bahwa

secara

simultan

(bersama – sama) variabel
KAP, NPF, TA, NOM, dan
BOPO

mempunyai

pengaruh yang signifikan
terhadap

ROA

pada

perbankan dengan nilai R-

16

Squared 0,966776 (96,76%)
dan

sisanya

3,3224%

dijelaskan oleh variabel lain
yang tidak digunakan dalam
penelitian ini.
Perbedaan Penelitian:. 1 Objek penelitian nya berbeda, penulis menggunakan laporan keuangan
perbankan syariah yaitu pada bank BCA Syariah dan 3 variabel x yang berbeda yaitu TA, NOM, dan
BOPO.
Persamaan Penelitian: Penelitian ini sama-sama menggunakan variabel x yaitu KAP dan NPF, dan
variabel y yaitu ROA. Penulis juga menggunakan teknik analisis regresi data panel. Penulis juga
menggunakan 2 objek penelitian yang sama yaitu BSM dan BRIS.
4.

Shopi
Jurusan

Guspita

(04390035), Teknik

Muamalat,

Analisis:

Fakultas berganda.

Regresi Variabel LTA berpengaruh
positif

dan

Syariah, Universitas Islam Negeri Variabel: Variabel x (LTD, dengan
Sunan

Kalijaga

Yogyakarta, LAD, FDR).

Tahun 2008.

Variabel y (ROA)

signifikan,

nilai

2.971>2.021

sebesar
dan

signifikansi 0,005. Variabel
LAD berpengaruh negatif

Judul: Pengaruh Rasio Likuiditas

dan

siginifikan

Terhadap Profitabilitas.

ditunjukkan

nilat

yang
thitung-

2.371 lebih kecil ttable -2.021
Sumber Data: Menggunakan data

dan signnifikansi 0,022, dan

17

sekunder yang diperoleh dari

variabel

FDR

tidak

publikasi laporan keuangan Bank

berpengaruh dan signifikan

Syariah Mandiri tahun 2004-

dengan nilai thitung lebih

2007, dengan jumlah sampel 48.

kecil dari ttabel(6.56,2.021)
dengan tingkat signifikansi
0,515.

Namun

simultan
independen

secara
variabel

berpengaruh

terhadap variabel dependen
dengan nilai Fhitungsebesar
2.946 lebih besar Ftabel2.84
dan

tingkat

signifikansi

0,043.
Perbedaan Penelitian: Terletak pada subtansinya. Pada penelitian ini penulis membahas tentang
Kualitas Aktiva Produktif dan Non Performing Financing yang dapat mempengaruhi rasio ROA
dengan metode analisis regresi data panel.
Persamaan Penelitian: Penelitian ini sama-sama menggunakan variabel y yaitu ROA dan objek
penelitian yang sama yaitu BSM.

18

G. Sistematika Penulisan
Untuk memudahkan dan memberi arahan dalam penulisan, serta memberi alur
pemikiran yang tersusun secara sistematis, maka penulisan disusun dengan
sistematika sebagai berikut:
BAB I PENDAHULUAN
Bab ini merupakan bab awal yang mendukung bab- bab selanjutnya. Bab ini
berisi paparan mengenai latar belakang masalah yang diangkat melalui
identifikasi masalah, kemudian dilanjutkan dalam bentuk pembatasan masalah
dan rumusan masalah yang berbentuk pertanyaan. Selanjutnya, dijabarkan lagi
melalui tujuan dan manfaat penelitian, review studi terdahulu, dan sistematika
penulisan.
BAB II LANDASAN TEORI
Bab ini memaparkan landasan teori yang digunakan dalam penelitian, yaitu
Kualitas Aktiva Produktif, Non Performing Fianancing serta Return On Asset
(ROA) pada 3 Bank Umum Syariah. Landasan teori tersebut diperoleh dari
berbagai studi literatur yang berkaitan dengan topik penelitian. Pada bab ini
juga akan di bahas mengenai kerangka pemikiran penelitian ini.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
Pada bab ini dijelaskan mengenai metodologi yang digunakan dalam
penelitian secara lebih detail. Pada bab ini menyajikan data penelitian, berupa
deskripsi data berkenaan dengan variabel yang diteliti secara objektif.

19

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Bab ini berisi mengenai analisis dan interpretasi hasil temuan yang diperoleh
selama proses penelitian. Bab ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah
dan tujuan penelitian yang telah dikemukakan penulis.
BAB V PENUTUP
Bab ini berisikan kesimpulan atas penjelasan - penjelasan yang sebelumnya
telah dijabarkan. Setelah itu, penulis akan member saran mengenai
permasalahan yang terkait.
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

BAB II
LANDASAN TEORI
A. Bank
1. Pengertian Bank
Bank dalam menjalankan usahanya menghimpun dana dari masyarakat dan
menyalurkannya kembali dalam berbagai alternatif investasi. Sehubungan dengan
fungsi penghimpun dana ini, bank sering pula disebut dengan lembaga kepercayaan.
Sejalan dengan karakteristik usahanya tersebut, maka bank merupakan suatu segmen
usaha yang kegiatannya banyak diatur oleh pemerintah. Pengaturan secara ketat oleh
penguasa moneter terhadap kegiatan perbankan ini tidak terlepas dari perannya dalam
melaksanakan kebijakan moneter. Bank dapat mempengaruhi jumlah uang beredar
yang merupakan salah satu sasaran pengaturan oleh penguasa moneter dengan
menggunakan berbagai piranti kebijakan moneter.1
Menurut PSAK No.31 tentang Akuntansi Perbankan, Bank adalah suatu lembaga
yang berperan sebagai perantara keuangan (financial intermediary) antara pihak –
pihak yang memerlukan dana (deficit unit), serta sebagai lembaga yang berfungsi
memperlancar lalu lintas pembayaran. Falsafah yang mendasari kegiatan usaha bank
adalah kepercayaan masyarakat. Hal ini tampak dari kegiatan pokok bank yang
menerima simpanan dari masyarakat yang kelebihan dana dalam bentuk giro,
tabungan serta deposito berjangka dan memberikan kredit kepada pihak yang
memerlukan dana.
1

Dahlan Siamat, Manajemen Lembaga Keuangan ( Jakarta: FEUI, 2005), h. 275.

20

21

Jenis – jenis perbankan di Indonesia dapat ditinjau dari berbagai segi, antara lain:2
a. Dilihat dari segi jenisnya, menurut UU RI No.10 Tahun 1998 maka jenis
perbankan terdiri atas:
1. Bank Umum, yaitu bank yang melaksanakan kegiatan usahanya secara
konvensional dan atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya
memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.
2. Bank Perkreditan Rakyat (BPR), yaitu bank yang melaksanakan kegiatan
usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam
kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu – lintas pembayaran.
b. Dilihat dari segi kepemilikannya, dibagi menjadi:
1. Bank milik Pemerintah merupakan bank yang akte pendirian maupun
modalnya dimiliki oleh pemerintah, sehingga seluruh keuntungan bank ini
dimiliki oleh pemerintah pula.
2. Bank milik Swasta Nasional merupakan bank yang seluruh atau sebagian
besarnya dimiliki oleh swasta nasional serta akte pendiriannya pun didirikan
oleh swasta, begitu pula pembagian keuntungannya yang diambil oleh swasta
pula. Dalam Bank milik Swasta Nasional termasuk pula bank – bank yang
dimiliki oleh badan usaha yang berbentuk koperasi.
3. Bank milik Asing merupakan cabang dari bank yang ada diluar negeri, baik
milik swasta asing maupun pemerintah suatu Negara.

2

Kasmir, Manajemen Perbankan, ( Jakarta: Raja Grafindo Persada,2004), h. 20.

22

4. Bank milik campuran merupakan bank yang kepemilikan sahamnya dimiliki
oleh pihak asing dan pihak swasta nasional. Dimana kepemilikan sahamnya
secara mayoritas dipegang oleh warga Negara Indonesia.
c. Dilihat dari segi statusnya:
a. Bank Devisa merupakan bank yang dapat melaksanakan transaksi keluar
negeri atau yang berhubungan dengan mata uang asing secara keseluruhan.
b. Bank Non – Devisa merupakan bank yang belum mempunyai izin untuk
melaksanakan transaksi sebagai bank devisa, sehingga tidak dapat
melaksanakan transaksi seperti halnya bank devisa.
d. Dilihat dari segi cara menentukan harga:
a. Bank berdasarkan prinsip konvensional
b. Bank berdasarkan prinsip syariah
2. Fungsi Bank
Bank umum sebagai lembaga intermediasi keuangan memberikan jasa– jasa
keuangan baik kepada unit surplus maupun unit defisit. Bank melaksanakan fungsi
dasar, yaitu fungsi pokok bank diantaranya:3
a. Menyediakan mekanisme dan alat pembayaran yang lebih efisien dalam kegiatan
ekonomi
b. Menciptakan uang
c. Menghimpun dana dan menyalurkan kepada masyarakat
d. Menawarkan jasa – jasa keuangan lain.
3

Dahlan Siamat, Manajemen Lembaga Keuangan ( Jakarta: FEUI, 2005), h. 276.

23

Dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga perantara, bank mendasarkan
kegiatan usahanya pada kepercayaan masyarakat. Maka bank juga disebut sebagai
lembaga kepercayaan masyarakat (agent of trust). Selain itu bank juga berfungsi bagi
pembangunan perekonomian nasional (agent of development) dalam rangka
meningkatkan pemerataan, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas nasional.4

B. Bank Syariah
1. Pengertian Bank Syariah
Di Indonesia, regulasi mengenai bank syariah tertuang dalam UU No. 21 tahun
2008 tentang perbankan syariah. Bank syariah adalah bank yang menjalankan
kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah dan menurut jenisnya terdiri atas Bank
Umum Syariah ( BUS ), Unit Usah Syariah ( UUS), dan Bank Pembiayaan Rakyat
Syariah (BPRS ).5
Bank syariah adalah bank yang beroperasi dengan tidak mengandalkan pada
bunga. Bank Islam atau biasa disebut bank tanpa bunga, adalah lembaga

keuangan

yang operasional dan produknya dikembangkan berlandaskan pada Al-Qur’an dan
Hadits Nabi SAW. Dengan kata lain, Bank Islam adalah lembaga keuangan yang
usaha pokoknya memberikan pembiayaan dan jasa – jasa lainnya dalam lalu lintas
pembayaran serta peredaran uang yang pengoperasiannya disesuaikan dengan syariah
4
5

Malayu SP. Hasibuan, Dasar – dasar perbankan ( Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2005), h. 4.
Andri Soemitra, Bank dan Lembaga Keuangan Syariah, ( Jakarta: Penerbit Kencana, 2009),

cet- 1, h. 61.

24

Islam.6 Dalam tata cara bermuamalat dijauhi praktik – praktik yang dikhawatirkan
mengandung unsur– unsur riba untuk diisi dengan kegiatan – kegiatan investasi atas
dasar bagi hasil dan pembiayaan perdagangan.
Yang membedakan antara bank Islam dengan bank konvensional adalah pada
prinsip dasar operasinya yang tidak menggunakan bunga akan tetapi menggunakan
prinsip bagi hasil, jual beli dan prinsip lain yang sesuai dengan syariah Islam, karena
bunga diyakini mengandung unsur ribu yang diharamkan (dilarang) oleh agama
Islam.
Bank syariah

didirikan dengan tujuan

untuk mempromosikan dan

mengembangkan penerapan prinsip – prinsip Islam dan tradisinya ke dalam transaksi
keuangan dan perbankan serta bisnis yang terkait. Prinsip utama

yang diikuti oleh

bank syariah adalah:
a.

Larangan riba (bunga) dalam berbagai bentuk transaksi.

b. Melakukan kegiatan usaha dan perdagangan berdasarkan perolehan pendapatan
dan keuntungan yang sah (revenue sharing profit).
c. Memberikan zakat sebagai salah satu instrument dalam perhitungan pembagian
keuntungan dan laporan keuangan.7

Muhammad, Manajemen Bank Syari’ah, ( Yogyakarta: UPP AMP YKPN, 2005 ).
Zainul Arifin, Memahami Bank Syariah, Lingkup, Peluang, Tantangan dan
Prospek,(Jakarta: Penerbit Alfabet, 2002), h. 3.
6

7

25

2. Fungsi dan Peran Bank Syariah
Fungsi dan peran bank syariah adalah sebagai berikut:8
a.

Manajer investasi bank syariah dapat mengelola investasi dana nasabah.

b. Investor, bank syariah dapat menginvestasikan dana yang dimilikinya maupun
dana nasabah yang dipercayakan kepadanya.
c. Penyedia jasa keuangan dan lalu lintas pembayaran, bank syariah dapat
melakukan kegiatan – kegiatan jasa – jasa layanan perbankan sebgaimana
lazimnya.
d. Pelaksanaan kegiatan sosial, sebagai cirri yang melekat pada entitas keuangan
syariah, bank Islam juga memiliki kewajiban untuk mengeluarkan dan mengelola
(menghimpun, mengadministrasikan, mendistribusikan) zakat serta dana – dana
sosial lainnya.
3. Sumber Pendapatan Bank Syariah
Portofolio pembiayaan pada bank komersial menempati posisi terbesar, pada
umumnya sekitar 55% - 60% dari total aktiva. Dari pembiayaan yang dikeluarkan
atau disalurkan bank diharapkan dapat mendapatkan hasil. Tingkat penghasilan dari
pembiayaan (yield on financing) merupakan tingkat penghasilan tertinggi bagi bank.
Dengan demikian, sumber pendapatan bank syariah dapat diperoleh dari:
a. Bagi hasil atas kontrak mudharabah dan kontrak musyarakah.
b. Keuntungan atas kontrak jual – beli.

8

43.

Heri Sudarsono, Bank dan Lembaga Keuangan Syariah, ( Yogyakarta: Ekonisia 2008), h.

26

c. Hasil sewa atas kontrak Ijarah.
d. Fee dan biaya administrasi atas jasa – jasa lainnya.

C. Laporan Keuangan
Laporan keuangan adalah laporan yang menunjukkan posisi keuangan
perusahaan pada saat ini atau dalam satu periode tertentu, maksudnya adalah kondisi
keuangan terkini adalah keadaan keuangan perusahaan pada tanggal tertentu (untuk
neraca) dan periode tertentu (untuk laporan laba – rugi).
Biasanya laporan keuangan dibuat per periode misalnya tiga bulan atau enam
bulan untuk kepentingan internal perusahaan. Sementara itu, untuk laporan luas
dilakukan satu tahun sekali. Selalin itu dapat diketahui posisi perusahaan terkini
setelah menganalisis laporan keuangan tersebut dianalisis.9
Menurut Harahap, “Menguraikan pos – pos laporan keuangan menjadi unit
informasi yang lebih kecil dan melihat hubungannya yang bersifat signifikan atau
yang mempunyai makna antara satu dengan yang

lain baik antara data kuantitatif

maupun data non kuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui kondisi keuangan
lebih dalam yang sangat penting dalam proses menghasilkan keputusan yang tepat”.10
Dari pernyataan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa laporan perusahaan
pada suatu periode tertentu, dan hasil usahanya pada periode tertentu digunakan oleh
pihak - pihak yang membutuhkan laporan tersebut baik pihak intern maupun pihak
9

Kasmir, Pengantar Manajemen Keuangan, ( Jakarta: Prenada Media Group, 2010), h.66.
Sofyan Syafri Harahap, Analisis Kritis atas Laporan Keuangan, ( Jakarta: PT. Raja
Grafindo Persada, 2008), h. 190.
10

27

ekstern perusahaan. Laporan keuangan merupakan sumber informasi yang sangat
penting untuk mengetahui dan menganalisa keadaan keuangan dari suatu perusahaan
dan dari hasil analisis

Dokumen yang terkait

Analisi pengaruh dana pihak ketiga (DPK) dan non performing financing (NPF) terhadap pembiayaan yang disalurkan serta imlekasinya pada return on assets (ROA) di Bank Muamalat Indonesia

2 38 96

Analisis inlfansi, Sertifikat Bank Indonesia syariah (SBSIS) dan pasar uang antra bank syariah (PUAS) tehadap financing deposit ratio (FDR) serta inplikasinya kepada return on assets (ROA) Bank Syariah di Indonesia

2 10 155

Pengaruh financing to deposit ratio (FDR) dan return on asset (ROA) terhadap return bagi hasil deposito mudharabah: studi pada PT. Bank muamalat Indonesia, Tbk

0 4 1

Pengaruh rentabilitas terhadap kualitas aktiva produktif pada PT.Bank Syariah Indonesia

4 25 88

Pengaruh financing to deposit ratio, pendapatan bagi hasil dan total asset terhadap profitabilitas industri perbankan syariah di Indonesia

0 9 108

Pengaruh kualitas aktiva produktif dan non performing financing terhadap return on asset perbankan syariah (Studi Pada 3 Bank Umum Syariah Tahun 2011 – 2014)

6 70 0

Pengaruh kualitas aktiva produktif dan non performing financing terhadap return on asset perbankan syariah : Studi pada 3 bank umum syariah Tahun 2011 – 2014

3 10 116

Pengaruh capital adequacy ratio (car), non performing financing (npf), danan pohak ketiga (dpk), sertifikat bank umum syariah (sbis) terhadap penyaluran pembiayaan bank umum syariah periode 2009-2015

0 8 116

Analisis inflasi, gross domestic product, net performing financing, biaya operasional dan pendapatan operasional, net margin terhadap return on asset perbankan syariah di Indonesia periode 2010-2013

0 4 111

Pengaruh non performing financing dan dana pihak ketia terhadap return on assets : (studi kasus pada PT.Bank Rakyat Indonesia Syariah Periode 2008-2012)

1 5 1

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

92 2564 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

34 664 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

32 565 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

15 363 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

23 492 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

42 835 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

38 742 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

12 465 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

19 677 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

29 819 23