Penyempurnaan Produk Akhir Prosedur Penelitian dan Pengembangan
59 data penelitian dengan melalui pengamatan terhadap objek yang diteliti. Metode
observasi akan lebih baik bila digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data penelitian yang berupa perilaku, kegiatan atau perbuatan yang sedang dilakukan
oleh subyek penelitian Johni Dimyati, 2013:92. Menurut Trianto bahwa metode observasi dalam sebuah penelitian diartikan sebagai pemusat perhatian terhadap
sesuatu objek dengan melibatkan seluruh indera untuk mendapatkan data. Peranan yang paling penting dalam menggunakan metode observasi adalah pengamat.
Pengamat harus jeli dalam mengamati adalah menatap kejadian, gerak dan proses terhadap objek penelitian Trianto, 2010:277.
Metode observasi yang digunakan peneliti adalah pengamatan langsung terhadap proses belajar di kelas kelompok A Taman Kanak-kanak Nasional
Samirono saat pembelajaran berlangsung. Metode ini juga dilakukan sebagai bahan awal peneliti memperoleh informasi tentang permasalahan pembelajaran di
lokasi penelitian. 2.
Metode Wawancara Wawancara merupakan proses tanya jawab terkait suatu permasalahan tertentu
yang terlihat pada saat observasi. Wawancara digunakan peneliti untuk menemukan permasalahan-permasalahan yang harus diteliti. Menurut Sugiyono
2013 wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data apabila peneliti ingin melakukan studi pendahuluan untuk menemukan permasalahan yang harus
diteliti, dan juga apabila peneliti ingin mengetahui hal-hal dari responden yang lebih mendalam dan jumlah respondennya sedikitkecil Sugiyono, 2013:194.
Adapun menurut Nana Syaodih Sukmadinata wawancara merupakan salah satu
60 bentuk teknik pengumpulan data yang banyak dilakukan dalam penelitian
deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Wawancara dilaksanakan secara lisan dalam pertemuan tatap muka, tujuannya untuk menghimpun data dari
individu atau kelompok Nana Syaodih Sukmadinata, 2015:216. Wawancara dilakukan kepada guru kelas kelompok A dan Kepala Sekolah TK
Nasional Samirono. Wawancara ini bersifat tidak terstruktur, guna mendukung peneliti melengkapi data informasi permasalahan pada penelitian. Dari hasil
wawancara yang di dapat, peneliti dapat mengambil kesimpulan dan melakukan perencanaan pengembangan media yang sesuai untuk menyelesaikan masalah
belajar yang ada. 3.
Metode AngketKuesioner Kuesioner atau angket merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan
dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya Sugiyono, 2013:199. Menurut Trianto 2010:265
penggunaan angket adalah metode pengumpulan data, instrumennya sesuai dengan nama metodenya. Bentuk lembaran angket dapat berupa sejumlah
pertanyaan tertulis, tujuannya untuk memperoleh informasi dari responden tentang apa yang dialami.
Angket digunakan saat melakukan validasi ahli materi dan validasi ahli media, serta anak didik kelompok A user pengguna. Angket untuk validasi ahli materi
digunakan untuk memperoleh data tentang kualitas materi berisi aspek materi belajar angka, bangun datar geometri, warna dan alat komunikasi dan aspek
penyajian materi yang diisi oleh dosen PG-PAUD FIP UNY.