Evaluasi pengendalian internal dalam sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas: studi kasus pada Paroki Santo Antonius Padua Kendal.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

ABSTRAK
EVALUASI PENGENDALIAN INTERNAL DALAM SISTEM INFORMASI
AKUNTANSI PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS
Studi Kasus pada Paroki Santo Antonius Padua Kendal
Lucia Indah Paskarani
NIM: 122114008
Universitas Sanata Dharma
Yogyakarta
2016
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengendalian internal dalam sistem
informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas yang diterapkan pada Paroki
Santo Antonius Padua Kendal. Evaluasi ini diharapkan mampu menjadi saran dan
masukan yang membangun bagi paroki agar semakin memperkuat pengendalian
internal yang ada pada paroki.
Jenis penelitian ini adalah studi kasus. Data diperoleh dengan melakukan
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ialah
mendeskripsikan sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas yang
diterapkan di Paroki Santo Antonius Padua Kendal, membandingkan penerapan
pengendalian internal sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas di
Paroki Santo Antonius Padua Kendal dengan teori pengendalian internal menurut
COSO dan Petunjuk Teknis Keuangan dan Akuntansi Paroki (PTKAP) Keuskupan
Agung Semarang, dan menguji efektivitas pengendalian internal dengan uji
kepatuhan.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan, terdapat sepuluh fungsi yang berkaitan
dengan sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas Paroki Santo
Antonius Padua Kendal, empat belas catatan akuntansi penerimaan dan pengeluaran
kas, sebelas dokumen penerimaan dan pengeluaran kas, empat prosedur penerimaan
kas dan dua prosedur pengeluaran kas; kemudian pengendalian internal dalam sistem
informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas yang diterapkan Paroki Santo
Antonius Padua Kendal belum sepenuhnya mengacu pada teori pengendalian internal
menurut COSO dan PTKAP KAS, dan pengendalian internal dalam sistem informasi
akuntansi penerimaan dan pengenluaran kas yang diterapkan Paroki Santo Antonius
Padua Kendal masih lemah, sehingga pengujian efektivitas pengendalian internal
tidak dapat dilakukan.

Kata kunci: pengendalian internal, evaluasi, penerimaan dan pengeluaran kas

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

ABSTRACT
AN EVALUATION OF INTERNAL CONTROL IN THE ACCOUNTING
INFORMATION SYSTEM OF CASH REVENUE AND CASH
EXPENDITURE
A Case Study at The Paris of Saint Anthony Padua of Kendal
Lucia Indah Paskarani
NIM: 122114008
Sanata Dharma University
Yogyakarta
2016
This research aims to evaluate the internal control in the accounting
information system of cash revenue and cash expenditure which applied at The Parish
of Saint Anthony Padua of Kendal. This evaluation is expected to give constructive
suggestion and advise for the parish in order to further strengthen the internal control.
The kind of this research is a case study. Data were obtained by interview,
observation, and documentation. Steps undertaken to achieve the purpose are
describing the accounting information system of cash revenue and cash expenditure
flow which applied at The Parish of Saint Anthony Padua of Kendal, then comparing
the application of internal control in the accounting information system of cash
revenue and cash expenditure at The Parish of Saint Anthony Padua of Kendal with
internal control theory based on COSO and Finances Technical Guidance and
Accountancy of the Parish of Archbishopric of Semarang, and examining the
effectiveness of internal control with the compliance test.
The result of this research showed that there are ten functions that connected
with acoounting information system of cash revenue and cash expenditure at The
Parish of Saint Anthony Padua of Kendal, fourteen accounting records of cash
revenue and cash expenditure, eleven documents of cash revenue and cash
expenditure, five procedures of cash revenue and two procedures of cash expenditure
at The Parish of Saint Anthony Padua of Kendal. The second result is the internal
control of accounting information system of cash revenue and cash expenditure which
applied by The Parish of Saint Anthony Padua of Kendal have not been fully focused
on internal control theory based on COSO and Finances Technical Guidance and
Accountancy of the Parish of Archbishopric of Semarang, and the third result is the
internal control of accounting information system of cash revenue and cash
expenditure which applied by The Parish of Saint Anthony Padua of Kendal still
weak, so the effectiveness of internal control of cash revenue and cash expenditure
can not be examined.
Keywords: internal control, evaluation, cash revenue and cash expenditure

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

EVALUASI PENGENDALIAN INTERNAL DALAM
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENERIMAAN DAN
PENGELUARAN KAS
Studi Kasus pada Paroki Santo Antonius Padua Kendal

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat
Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi
Program Studi Akuntansi

Oleh:
Lucia Indah Paskarani
NIM : 122114008

PROGRAM STUDI AKUNTANSI JURUSAN AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS SANATA DHARMA
YOGYAKARTA
2016

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

EVALUASI PENGENDALIAN INTERNAL DALAM
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENERIMAAN DAN
PENGELUARAN KAS
Studi Kasus pada Paroki Santo Antonius Padua Kendal

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat
Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi
Program Studi Akuntansi

Oleh:
Lucia Indah Paskarani
NIM : 122114008

PROGRAM STUDI AKUNTANSI JURUSAN AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS SANATA DHARMA
YOGYAKARTA
2016

i

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Motto dan Persembahan

Manusia mendapatkan jatah kegagalan
masing-masing
Habiskan jatah gagalmu di masa
mudamu

Untuk kedua orang tuaku, terima kasih.
Untuk kakak adikku, terima kasih.
Untuk teman-temanku, terima kasih.
Untuk penyemangatku, terima kasih pula ya 

iv

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur serta terima kasih ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang
telah melimpahkan rahmat da karunia kepada penulis sehingga dapat
menyelesaikan skripsi dengan judul “Evaluasi Pengendalian Internal dalam
Sistem Informasi Penerimaan dan Pengeluaran Kas”.
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk memenuhi salah satu syarat untuk
memperoleh gelar sarjana pada Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi,
Universitas Sanata Dharma. Penulis menyadari bahwa skripsi ini berhasil disusun
berkat bantuan, bimbingan serta dorongan dari berbagai pihak. Untuk itu dnegan
segala kerendahan hati pada kesempatan kali ini, penulis ingin mengucapkan
terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:
1.

Tuhan Yesus Kristus dan Bunda Maria atas berkat dan karunia yang tak
terhingga.

2.

Drs. Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D, rektor Universitas Sanata Dharma
yang telah memberikan kesempatan untuk belajar dan mengembangkan
kepribadian penulis.

3.

Albertus Yudi Yuniarto, S.E., M.B.A., Dekan Fakultas Ekonomi Universitas
Sanata Dharma.

4.

Drs. YP. Supardiyono, M.Si., Akt., QIA, Ketua Program Studi Akuntansi
Universitas Sanata Dharma.

5.

Ilsa Haruti Suryandari, S.E., S.I.P., M.Sc., Ak., dosen pembimbing skripsi
yang telah membantu dan membimbing penulis menyelesaikan skripsi.

6.

Dr. Fr. Ninik Yudianti, M.Acc., dosen pembimbing akademik yang telah
mendampingi dan membimbing penulis dari awal kuliah hingga saat ini.

7.

Romo Laurentius Suhar Dwi Budi Prasetyo, Pr, Romo Paroki Santo Antonius
Padua Kendal yang telah memberikan ijin penulis untuk penelitian di Gereja.

8.

Theresia Erni Kurniati, Yulius Bambang Wijanarko, dan Yohana Menik
Aryani sebagai Bendahara I, Bendahara II dan Bendahara II Gereja yang telah
meluangkan tenaga dan waktu untuk diwawancarai serta memberikan data

vii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

berupa catatan akuntansi dan dokumen transaksi yang dibutuhkan penulis
selama penelitian.
9.

Seluruh dosen Program Studi Akuntansi Universitas Sanata Dharma yang
telah memberikan seluruh ilmu di setiap mata kuliah.

10. Orang tuaku, Babe Anton dan Mami Christine yang tak henti-hentinya selalu
mendukung secara finansial dan mendoakan penulis selama penulisan skripsi.
11. Kakakku Putri, dan adikku Nita atas semangat dan doa untuk penulis.
12. Sepupuku Doni dan Ivan yang telah ikut mendukung penulis selama menulis
skripsi.
13. Kekasihku, Dewangga Bagaskoro, atas cinta dan kesabarannya, serta
kekuatan yang diberikan kepada penulis menjelang pendadaran. Jangan kapok
yak 
14. Teman Mudika, Aga dan Hendra yang sudah ikut membantu penulis survei
data dan konfirmasi data di Keuskupan Agung Semarang.
15. Teman-teman Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAKS) angkatan 2014
yang telah mengajari penulis arti kerja sama dan berorganisasi kepada
penulis.
16. Teman-teman Akuntansi 2012 atas kebersamaan dan kekerabatan yang telah
dibangun selama kuliah, serta doa dan dukungan yang kalian berikan.
17. Teman-teman kelas MPAT F yang senantiasa menyemangati, mendukung
dan mendorong penulis untuk menyelesaikan skripsi ini.
18. Teman-teman

Gandroeng

Choir,

yang

dengan

keceriaannya

turut

menyemangati dan mendukung penulis disaat jenuh dan nyaris putus asa
dalam menyelesaikan skripsi.
19. Teman-teman terbaik: Mika, Lave, Ranti, Mita, Falen yang tak pernah bosan
terus menyemangati dan mendukung penulis dengan segala upaya dalam
‘memaksa’ penulis untuk segera menyelesaikan skripsi.
20. Teman-teman Fasilitator KEK III DIY: Mas Sylvan, Mas Galih, Mbak
Ganesh, Mas Dion, dan Stella yang sudah meluangkan waktu untuk
menyemangati penulis pada hari pendadaran 

viii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR ISI

Halaman
HALAMAN JUDUL .....................................................................................

i

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ............................................

ii

HALAMAN PENGESAHAN........................................................................

iii

HALAMAN PERSEMBAHAN ...................................................................

iv

HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS ......................

v

HALAMAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA TULIS ....................

vi

HALAMAN KATA PENGANTAR ............................................................. vii
HALAMAN DAFTAR ISI ...........................................................................

x

HALAMAN DAFTAR TABEL ................................................................... xiii
HALAMAN DAFTAR GAMBAR ............................................................... xv
ABSTRAK .................................................................................................... xvii
ABSTRACT ....................................................................................................xviii
BAB I

BAB II

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah ....................................................

1

B. Rumusan Masalah ..............................................................

5

C. Batasan Masalah ................................................................

5

D. Tujuan Penelitian ...............................................................

6

E. Manfaat Penelitian .............................................................

6

F. Sistematika Penulisan ........................................................

7

LANDASAN TEORI

x

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

A. Organisasi Nirlaba .............................................................

9

B. Sistem ................................................................................. 14
C. Informasi ............................................................................ 17
D. Sistem Informasi Akuntansi ............................................... 19
E. Kas ..................................................................................... 28
F. Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Kas .................... 29
G. Evaluasi .............................................................................. 39
H. Pengendalian Internal ........................................................ 40
I. Pengendalian Internal Penerimaan Kas ............................. 58
J. Pengendalian Internal Pengeluaran Kas ............................. 60
K. Bagan Alir .......................................................................... 62
L. Pengujian Efektivitas Pengendalian ................................... 63
BAB III

METODE PENELITIAN
A. Jenis Penelitian .................................................................. 68
B. Subjek dan Objek Penelitian .............................................. 68
C. Tempat dan Waktu Penelitian ............................................ 69
D. Data yang Diperlukan ........................................................ 69
E. Populasi dan Sampel ........................................................... 70
F. Teknik Pengumpulan Data ................................................. 71
G. Teknik Analisis Data ......................................................... 72

BAB IV

GAMBARAN UMUM ORGANISASI
A. Sejarah dan Perkembangan Paroki .................................... 92
B. Profil Paroki ....................................................................... 101

xi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

C. Tujuan Paroki ..................................................................... 105
D. Struktur Dewan Paroki ....................................................... 106
BAB V

HASIL TEMUAN LAPANGAN DAN PEMBAHASAN
A. Deskrispsi Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan
dan Pengeluaran Kas pada Paroki Santo Antonius Padua
Kendal ................................................................................ 111
B. Perbandingan Pengendalian Internal Sistem Informasi
Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran Kas Paroki Santo
Antonius Padua Kendal dengan Teori Pengendalian
Internal Menurut COSO dan PTKAP ................................ 160
C. Pengujian Efektivitas Pengendalian Internal Sistem
Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran Kas
dengan Uji Kepatuhan ....................................................... 181

BAB VI

PENUTUP
A. Kesimpulan ........................................................................ 184
B. Keterbatasan Penelitian ...................................................... 185
C. Saran .................................................................................. 185

DAFTAR PUSTAKA ................................................................................... 188
LAMPIRAN .................................................................................................. 190

xii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR TABEL

Halaman
Tabel 3.1 Penjelasan Teori PI pada Sistem Penerimaan dan Pengeluaran
Kas PSAPK berdasarkan PI menurut COSO Komponen
Lingkungan Pengendalian ........................................................... 75
Tabel 3.2 Penjelasan Teori PI pada Sistem Penerimaan dan Pengeluaran
Kas PSAPK berdasarkan PI menurut COSO Komponen
Penilaian Risiko........................................................................... 77
Tabel 3.3 Penjelasan Teori PI pada Sistem Penerimaan dan Pengeluaran
Kas PSAPK berdasarkan PI menurut COSO Komponen
Informasi dan Komunikasi .......................................................... 78
Tabel 3.4 Penjelasan Teori PI pada Sistem Penerimaan dan Pengeluaran
Kas PSAPK berdasarkan PI menurut COSO Komponen
Aktivitas Pengendalian................................................................ 79
Tabel 3.5 Penjelasan Teori PI pada Sistem Penerimaan dan Pengeluaran
Kas PSAPK berdasarkan PI menurut COSO Komponen
Pemantauan ................................................................................. 83
Tabel 3.6 Tabel Besarnya Sampel Minimum untuk Pengujian
Pengendalian ............................................................................... 87
Tabel 3.7 Stop-or-go Decision .................................................................... 88
Tabel 3.8 Attribute Sampling for Determining Stop-or-go Sample size and
Upper Precision Limit Population Occurance Rate Base On

xiii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Sample Result ..............................................................................

89

Tabel 5.1 Hasil Analisis Implementasi PI pada Sistem Penerimaan dan
Pengeluaran Kas di PSAPK berdasarkan PI COSO pada
Komponen Lingkungan Pengendalian ........................................

161

Tabel 5.2 Hasil Analisis Implementasi PI pada Sistem Penerimaan dan
Pengeluaran Kas di PSAPK berdasarkan PI COSO pada
Komponen Penilaian Risiko .......................................................

164

Tabel 5.3 Hasil Analisis Implementasi PI pada Sistem Penerimaan dan
Pengeluaran Kas di PSAPK berdasarkan PI COSO pada
Komponen Aktivitas Pengendalian ............................................

166

Tabel 5.4 Hasil Analisis Implementasi PI pada Sistem Penerimaan dan
Pengeluaran Kas di PSAPK berdasarkan PI COSO pada
Komponen Informasi dan Komunikasi ......................................

169

Tabel 5.5 Hasil Analisis Implementasi PI pada Sistem Penerimaan dan
Pengeluaran Kas di PSAPK berdasarkan PI COSO pada
Komponen Pemantauan .............................................................

xiv

175

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR GAMBAR

Halaman
Gambar 2.1

Hubungan Sistem Informasi Akuntansi dengan
Sistem yang Lebih Besar dan Lebih Kecil ............................. 24

Gambar 4.1

Skema Pelayanan Pastoral DPSAPK ..................................... 110

Gambar 5.1

Flowchart Prosedur Pencatatan Penerimaan Kolekte
Gereja Wilayah ...................................................................... 140

Gambar 5.2

Flowchart Prosedur Pencatatan Penerimaan Kolekte
Gereja Paroki .........................................................................141

Gambar 5.3

Flowchart Prosedur Pencatatan Penerimaan Kolekte
Gereja Paroki (lanjutan) ........................................................ 142

Gambar 5.4

Flowchart Prosedur Pencatatan Penerimaan Persembahan
Bulanan Umat ........................................................................ 143

Gambar 5.5

Flowchart Prosedur Pencatatan Penerimaan Persembahan
Bulanan Umat (lanjutan) ........................................................ 144

Gambar 5.6

Flowchart Prosedur Pencatatan Penerimaan Persembahan
Bulanan Umat (lanjutan) ........................................................ 145

Gambar 5.7

Flowchart Prosedur Pencatatan Penerimaan Devosionalia.... 146

Gambar 5.8

Flowchart Prosedur Pencatatan Penerimaan Devosionalia
(lanjutan)................................................................................. 147

Gambar 5.9

Flowchart Prosedur Pencatatan Penerimaan Sumbangan
Umat ....................................................................................... 148

xv

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Gambar 5.10 Flowchart Prosedur Pencatatan Penerimaan Sumbangan
Umat (lanjutan)....................................................................... 149
Gambar 5.11 Flowchart Prosedur Pencatatan Penerimaan Sumbangan
Teks Missa.............................................................................. 150
Gambar 5.12 Flowchart Prosedur Pencatatan Penerimaan Sumbangan
Teks Missa (lanjutan) ............................................................. 151
Gambar 5.13 Flowchart Prosedur Pencatatan Penerimaan Hasil Kebun..... 152
Gambar 5.14 Flowchart Prosedur Pencatatan Penerimaan Hasil Kebun
(lanjutan) ................................................................................ 153
Gambar 5.15 Flowchart Prosedur Pencatatan Pengeluaran Biaya Tim
Kerja ....................................................................................... 154
Gambar 5.16 Flowchart Prosedur Pencatatan Pengeluaran Biaya Tim
Kerja (lanjutan) ...................................................................... 155
Gambar 5.17 Flowchart Prosedur Pencatatan Pengeluaran Biaya Tim
Kerja (lanjutan) ...................................................................... 156
Gambar 5.18 Flowchart Prosedur Pencatatan Pengeluaran Biaya
Kepanitiaan ............................................................................ 157
Gambar 5.19 Flowchart Prosedur Pencatatan Pengeluaran Biaya
Kepanitiaan (lanjutan) ............................................................ 158
Gambar 5.20 Flowchart Prosedur Pencatatan Pengeluaran Biaya
Kepanitiaan (lanjutan) ............................................................ 159

xvi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

ABSTRAK
EVALUASI PENGENDALIAN INTERNAL DALAM SISTEM
INFORMASI AKUNTANSI PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS
Studi Kasus pada Paroki Santo Antonius Padua Kendal
Lucia Indah Paskarani
NIM: 122114008
Universitas Sanata Dharma
Yogyakarta
2016
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengendalian internal dalam sistem
informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas yang diterapkan pada Paroki
Santo Antonius Padua Kendal. Evaluasi ini diharapkan mampu menjadi saran dan
masukan yang membangun bagi paroki agar semakin memperkuat pengendalian
internal yang ada pada paroki.
Jenis penelitian ini adalah studi kasus. Data diperoleh dengan melakukan
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan
ialah mendeskripsikansistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas
yang diterapkan di Paroki Santo Antonius Padua Kendal, membandingkan
penerapan pengendalian internal sistem informasi akuntansi penerimaan dan
pengeluaran kas di Paroki Santo Antonius Padua Kendal dengan teori
pengendalian internal menurut COSO dan Petunjuk Teknis Keuangan dan
Akuntansi Paroki (PTKAP) Keuskupan Agung Semarang, dan menguji efektivitas
pengendalian internal dengan uji kepatuhan.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan, terdapat sepuluh fungsi yang
berkaitan dengan sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas
Paroki Santo Antonius Padua Kendal, empat belas catatan akuntansi penerimaan
dan pengeluaran kas, sebelas dokumen penerimaan dan pengeluaran kas, empat
prosedur penerimaan kas dan dua prosedur pengeluaran kas; kemudian
pengendalian internal dalam sistem informasi akuntansi penerimaan dan
pengeluaran kas yang diterapkan Paroki Santo Antonius Padua Kendal belum
sepenuhnya mengacu pada teori pengendalian internal menurut COSO dan
PTKAP KAS, dan pengendalian internal dalam sistem informasi akuntansi
penerimaan dan pengenluaran kas yang diterapkan Paroki Santo Antonius Padua
Kendal masih lemah, sehingga pengujian efektivitas pengendalian internal tidak
dapat dilakukan.

Kata kunci: pengendalian internal, evaluasi, penerimaan dan pengeluaran kas

xvii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

ABSTRACT
AN EVALUATION OF INTERNAL CONTROL IN THE ACCOUNTING
INFORMATION SYSTEM OF CASH REVENUE AND CASH
EXPENDITURE
A Case Study at The Paris of Saint Anthony Padua of Kendal
Lucia Indah Paskarani
NIM: 122114008
Sanata Dharma University
Yogyakarta
2016
This research aims to evaluate the internal control in the accounting
information system of cash revenue and cash expenditure which applied at The
Parish of Saint Anthony Padua of Kendal. This evaluation is expected to give
constructive suggestion and advise for the parish in order to further strengthen the
internal control.
The kind of this research is a case study. Data were obtained by interview,
observation, and documentation. Steps undertaken to achieve the purpose are
describing the accounting information system of cash revenue and cash
expenditure flow which applied at The Parish of Saint Anthony Padua of Kendal,
then comparing the application of internal control in the accounting information
system of cash revenue and cash expenditure at The Parish of Saint Anthony
Padua of Kendal with internal control theory based on COSO and Finances
Technical Guidance and Accountancy of the Parish of Archbishopric of
Semarang, and examining the effectiveness of internal control with the
compliance test.
The result of this research showed that there are ten functions that
connected with acoounting information system of cash revenue and cash
expenditure at The Parish ofSaint Anthony Padua of Kendal, fourteen accounting
records of cash revenue and cash expenditure, eleven documents of cash revenue
and cash expenditure, five procedures of cash revenue and two procedures of cash
expenditure at The Parish of Saint Anthony Padua of Kendal. The second result
isthe internal control of accounting information system of cash revenue and cash
expenditure which applied by The Parish of Saint Anthony Padua of Kendal have
not been fully focused on internal control theory based on COSO and Finances
Technical Guidance and Accountancy of the Parish of Archbishopric of
Semarang, and the third result is the internal control of accounting information
system of cash revenue and cash expenditure which applied by The Parish of
Saint Anthony Padua of Kendal still weak, so the effectiveness of internal control
of cash revenue and cash expenditure can not be examined.

Keywords: internal control, evaluation, cash revenue and cash expenditure

xviii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Organisasi secara umum dimengerti sebagai suatu tempat atau
wadah yang berisi sekumpulan orang dengan tujuan, visi, dan misi yang
sama, serta saling bekerja sama untuk mencapai tujuan dan visi serta misi
tersebut. Organisasi sendiri dibedakan menjadi dua jenis, yaitu organisasi
berorientasi laba (profit oriented) maupun organisasi berorientasi bukan
laba (non-profit oriented). Gereja dipandang sebagai suatu organisasi yang
tidak berorientasi laba/nirlaba, dengan mengutamakan pelayanan dan
pengabdian kepada masyarakat satu sama lain.
Gereja sebagai organisasi nirlaba memiliki kegiatan manajemen,
baik yang berkaitan dengan sumber daya manusia maupun keuangan.
Setiap organisasi, baik berorientasi laba maupun tidak berorientasi laba,
memiliki laporan keuangan yang jelas dan sesuai dengan standar akuntansi
keuangan yang berlaku. Terdapat dua hal yang perlu diperhatikan gereja
dalam pengelolaan keuangan gereja yang baik, meliputi cara gereja
mengelola keuangannya dan mengupayakan informasi keuangan gereja.
Gereja membutuhkan dana untuk mengelola dan mengupayakan serta
melaksanakan tugas dan panggilannya, dan dalam mengupayakan
perolehan dana serta mengatur penggunaannya, gereja memerlukan
manajemen keuangan yang baik.

1

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
2

Pada dasarnya, akuntansi merupakan kegiatan mengolah transaksitransaksi keuangan menjadi informasi keuangan yang siap pakai. Kegiatan
dalam proses akuntansi terdiri dari pencatatan, penggolongan, peringkasan,
pelaporan, dan proses analisis data keuangan dari suatu organisasi. Proses
akuntansi tersebut pada akhirnya akan menghasilkan informasi keuangan
berupa laporan keuangan yang berguna bagi pihak internal organisasi
sebagai dasar dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan
keuangan,

dan

bagi

pihak

eksternal

organisasi

dalam

menilai,

mengevaluasi, menganalisis dan memonitor.
Berhasil atau tidaknya suatu organisasi dapat terlihat dari
pengendalian internal yang dilakukan oleh organisasi tersebut. Suatu
organisasi akan beroperasi dengan baik jika memiliki pengendalian
internal yang baik dan efektif. Pengendalian internal yang efektif akan
membantu manajemen dalam mengendalikan kegiatan penerimaan dan
pengeluaran kas sehingga dapat mencegah terjadinya kesalahan dan
penyelewengan. Pengendalian internal berfungsi untuk menjaga kekayaan
organisasi, memeriksa ketelitian dan keandalan data akuntansi, mendorong
efisiensi, dan mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen (Warren,
Reeve, dan Fees, 1999:183). Baik buruknya pelaksanaan pengendalian
internal sangat berpengaruh terhadap laporan keuangan yang dihasilkan.
Jika pengendalian internal buruk maka akan membuka peluang
dilakukannya penyelewengan atau kecurangan yang dapat membentuk
manipulasi, pelanggaran jabatan, pencurian, dan penggelapan. Sebaliknya,

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
3

jika pengendalian internal baik maka segala bentuk kecurangan yang akan
terjadi dapat diminimalkan, sehingga dapat dihasilkan laporan keuangan
yang dapat dipercaya.
Berdasarkan penelitian Coe dan Ellis dalam The Wall Street Journal
(dikutip dari skripsi “Evaluasi Pengendalian Internal Penerimaan dan
Pengeluaran Kas untuk Organisasi Non Profit” oleh Priyanti, Dian Emi)
mengidentifikasi bahwa terdapat kelemahan dalam pengendalian internal
di lembaga negara, local, dan nirlaba. Pengujian dilakukan terhadap 127
kasus di North Carolina, dimana Negara, daerah, dan pejabat dituntut
akibat kejahatan keuangan karena melaporkan pengendalian yang tidak
terinci. Pengujian menetapkan bahwa 38,6 persen kejahatan adalah hasil
dari pemisahan tugas yang tidak tepat. 12,6 persen merupakan hasil dari
pengendalian pembelian yang lemah, dan 11,8 persen tidak terdeteksi
karena tidak dilakukan audit.
Lebih lanjut (Priyanti, 2014) dikutip dari Duncan, 1999, The Wall
Street Journal melaporkan bahwa Roma Katolik dan imam diosesan
administrator menggelapkan uang gereja lebih dari $3,5 juta selama
periode tiga tahun. Pencurian ini dikaitkan karena tidak adanya audit dan
menggunakan sistem yang berlandaskan kepercayaan atau iman seseorang
dalam mengendalikan arus kas. Staf (dikutip dari Duncan, 1999)
melaporkan bahwa Ellen Cook, mantan bendahara Gereja Episkopal
Centre di New York menggelapkan $2.200.000 antara tahun 1990 dan
1995. Cook mampu mengalihkan uang karena ia memiliki kendali atas

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
4

audit dan melanggar kebijakan gereja, yakni mengisi, memeriksa formulir
permintaan, dan menandatanganinya sendiri. MBCB (dikutip dari Duncan,
1999) melaporkan bahwa gereja-gereja di Amerika Serikat telah menjadi
korban penipuan atau penggelapan uang. Pada tahun 1996, ditemukan
sekretaris keuangan gereja telah menggelapkan uang lebih dari $700.000
selama periode tiga tahun. Selama waktu ini, setiap individu percaya
mampu mengambil sekitar 33 persen dari penerimaan kas gereja tanpa
terdeteksi.
Berdasarkan

pemaparan

tersebut,

dapat

disimpulkan

bahwa

pengendalian internal sangat penting dan perlu diaplikasikan dalam suatu
organisasi nirlaba seperti gereja. Gereja merupakan salah satu organisasi
nirlaba yang memiliki beberapa karakteristik dan sering kurang memahami
pentingnya pengaplikasian pengendalian internal. Beberapa karakteristik
tersebut adalah tidak adanya kepemilikan saham, tidak adanya pengukur
kinerja secara keseluruhan, dan sering dikelola oleh paraprofesional yang
menyediakan layanan yang ditawarkan oleh organisasi (Priyanti, 2014).
Para profesional biasanya tidak memiliki latar belakang manajemen bisnis
dan akuntansi sehingga pengendalian internal sangat dibutuhkan dalam
kegiatan operasional gereja (Duncan, 1999).
Paroki Santo Antonius Padua Kendal (PSAPK) pada awalnya
merupakan paroki administratif yang berinduk pada Paroki Santo Martinus
Weleri, kemudian resmi menjadi paroki mandiri pada tahun 2012.
Meskipun tergolong sebagai paroki baru, Paroki Santo Antonius Padua

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
5

Kendal sudah memiliki pengendalian internal penerimaan kas, namun
dalam proses berjalannya, pengendalian internal penerimaan kas tersebut
belum pernah dievaluasi oleh pihak manapun. Berdasarkan latar belakang
tersebut, saya mengambil judul “Evaluasi Pengendalian Internal dalam
Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan dan Pengeluaran Kas” Studi
Kasus pada Paroki Santo Antonius Padua Kendal.
B. Rumusan Masalah
Rumusan masalah yang ingin dibahas dalam penelitian ini adalah:
1. Bagaimana sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas
pada Paroki Santo Antonius Padua Kendal?
2. Apakah penerapan sistem informasi akuntansi penerimaan dan
pengeluaran kas pada Paroki Santo Antonius Padua Kendal sudah
sesuai dengan teori pengendalian internal menurut COSO yang sudah
disesuaikan dengan pengendalian internal menurut Petunjuk Teknis
Keuangan dan Akuntansi Paroki (PTKAP) Keuskupan Agung
Semarang?
3. Apakah pengendalian internal sistem informasi akuntansi penerimaan
dan pengeluaran kas di Paroki Santo Antonius Padua Kendal sudah
berjalan dengan efektif?
C. Batasan Masalah
Sistem informasi akuntansi memiliki beberapa siklus yang terdapat
dalam suatu organisasi. Penelitian ini hanya berfokus pada pengevaluasian
seberapa efektif pengendalian internal pada penerimaan dan pengeluaran

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
6

kas yang meliputi penerimaan kolekte, persembahan, dan sumbangan serta
pembayaran gaji, pembelian barang devosional dan pembayaran biayabiaya yang telah dibangun sebelumnya oleh paroki.
D. Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengevaluasi apakah
pelaksanaan pengendalian internal penerimaan dan pengeluaran kas pada
Paroki Santo Antonius Padua Kendal sudah berjalan dengan baik dan
layak dengan melihat batasan berupa dokumen, catatan akuntansi, fungsi
laporan, dan prosedur yang baik dalam gereja.
E. Manfaat Penelitian
1. Bagi Universitas Sanata Dharma
Penelitian ini diharapkan mampu menjadi referensi dan bahan
informasi untuk penelitian yang akan datang, dan menambah
kepustakaan mengenai evaluasi pengendalian internal dalam sistem
informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas pada gereja
(organisasi nirlaba).
2. Bagi Paroki Santo Antonius Padua Kendal
Hasil dari penelitian ini diharapkan mampu menjadi saran dan
informasi, serta masukan yang bermanfaat bagi tim keuangan Paroki
Santo Antonius Padua

Kendal untuk menilai sistem yang sudah

dijalankan oleh paroki. Selain itu, juga mampu digunakan sebagai
referensi untuk mengembangkan dan menjalankan sistem dengan
lebih baik lagi.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
7

3. Bagi Penulis
Penelitian ini sebagai wujud implementasi dari materi yang
telah penulis dapat selama perkuliahan, dan juga mampu memberikan
pengetahuan baru bagi penulis mengenai pengendalian internal dalam
sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas.
F. Sistematika Penulisan
BAB I

: PENDAHULUAN
Bab ini membahas mengenai latar belakang masalah,
rumusan masalah, batasan masalah, tujuan penelitian,
manfaat penelitian, dan sistematika penulisan.

BAB II

: LANDASAN TEORI
Bab ini membahas teori-teori yang digunakan sebagai
dasar dalam menilai, mengevaluasi, menganalisis, dan
menggambarkan mengenai pengendalian internal dalam
sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran
kas.

BAB III

: METODE PENELITIAN
Bab ini menguraikan jenis penelitian, subjek dan objek
penelitian, tempat dan waktu penelitian, data yang
diperlukan, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis
data.

BAB IV

: GAMBARAN UMUM ORGANISASI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
8

Bab ini membahas mengenai gambaran umum paroki yang
terdiri dari sejarah pendirian paroki, struktur organisasi,
tugas, wewenang, dan tanggung jawab dari bagian
bendahara, akuntansi, dan kasir paroki.
BAB V

: HASIL TEMUAN LAPANGAN DAN PEMBAHASAN
Bab

ini

menguraikan

sistem

informasi

akuntansi

penerimaan dan pengeluaran kas yang diterapkan paroki,
membandingkan penerapan pengendalian internal yang
diterapkan dengan teori pengendalian internal menurut
COSO dan Petunjuk Teknis Keuangan dan Akuntansi
Paroki (PTKAP) Keuskupan Agung Semarang. Dalam bab
ini akan dijelaskan pula kelemahan dan kekurangan dari
pengendalian internal yang ada pada Paroki Santo
Antonius Padua Kendal, menguji efektivitas pengendalian
internal penerimaan dan pengeluaran kas yang diterapkan
dalam paroki, dan
BAB VI

: PENUTUP
Bab ini membahas kesimpulan mengenai pengevaluasian
yang terkait dengan rumusan masalah, keterbatasan
penelitian, dan saran serta komentar penulis yang
bermanfaat bagi paroki.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB II
LANDASAN TEORI
A. Organisasi Nirlaba
1. Definisi Organisasi Nirlaba
Organisasi nirlaba adalah suatu organisasi yang bersasaran
pokok mendukung suatu isu atau perihal di dalam menarik perhatian
publik untuk suatu tujuan tidak komersil, tanpa ada perhatian terhadap
hal-hal yang bersifat mencari laba (moneter). Organisasi nirlaba
meliputi gereja, sekolah negeri, rumah sakit dan klinik umum,
organisasi politis, bantuan masyarakat dalam hal perundangundangan, organisasi jasa sukarelawan, serikat buruh, asosiasi
profesional, institusi riset, museum, dan beberapa petugas pemerintah.
Menurut PSAK No. 45, organisasi nirlaba memperoleh sumber daya
dari sumbangan para anggota dan para penyumbang lain yang tidak
mengharapkan imbalan apapun dari organisasi tersebut (Mahsun
2011:187).
2. Karakteristik Organisasi Nirlaba
a. Ciri-ciri Organisasi Nirlaba
Organisasi nirlaba memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1) Sumber daya entitas yang berasal dari para penyumbang yang
tidak mengharapkan pembayaran kembali atau manfaat
ekonomi yang sebanding dengan jumlah sumber daya yang
diberikan.

9

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
10

2) Menghasilkan barang dan/atau jasa tanpa bertujuan memupuk
laba, dan kalau suatu entitas menghasilkan laba, maka
jumlahnya tidak pernah dibagikan kepada para pendiri atau
pemilik entitas tersebut.
3) Tidak ada kepemilikan seperti lazimnya pada organisasi bisnis,
dalam arti bahwa kepemilikan dalam organisasi nirlaba tidak
dapat dijual, dialihkan, atau ditebus kembali, atau kepemilikan
tersebut tidak mencerminkan proporsi pembagian sumber daya
entitas pada saat likuidasi atau pembubaran entitas (Priyanti,
2014).
b. Tujuan Organisasi Nirlaba
Organisasi nirlaba tidak memiliki tujuan mendapatkan laba.
Secara umum tujuan dari organisasi nirlaba adalah menyediakan
layanan bagi masyarakat. Tujuan dari organisasi nirlaba adalah
untuk membantu masyarakat luas yang tidak mampu khususnya
dalam hal ekonomi (Priyanti, 2014).
Pada organisasi nirlaba, penganggaran merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari perencanaan organisasi khususnya
perencanaan

program

dan

kegiatan.

Secara

garis

besar,

penganggaran diawali dengan penyusunan visi, misi, dan tujuan
strategis organisasi dalam jangka panjang. Selanjutnya, tujuan
strategis tersebut dijabarkan lebih terperinci dalam program dan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
11

kegiatan jangka pendek maupun jangka menengah berupa program
kerja tahunan.
Di dalam program kerja tahunan, dijabarkan masingmasing kegiatan yang akan dilakukan yang mendukung tujuan
startegis organisasi dan dilengkapi dengan perhitungan kebutuhan
dana. Perhitungan kebutuhan dana organisasi untuk menjalankan
kegiatannya sering disebut dengan penganggaran.
Proses perencanaan secara garis besar digambarkan sebagai
berikut: pencatatan dimulai setelah ada transaksi keuangan yang
terjadi selama pelaksanaan kegiatan organisasi. Pencatatan
dilakukan berdasarkan dokumen transaksi keuangan yang diterima
bagian keuangan dari pihak lain yang melakukan transaksi
keuangan dengan organisasi. Pencatatan seharusnya dilakukan
secara harian setelah ada transaksi keuangan. Pencatatan dilakukan
untuk semua transaksi yang terjadi baik transaksi melalui kas,
bank, dan transaksi lainnya bukan kas dan bank (Priyanti, 2014).
c. Sumber Dana Organisasi Nirlaba
Organisasi nirlaba banyak yang bergerak di bidang sosial
sehingga tidak mencari keuntungan dalam setiap kegiatan yang
diadakan. Sumber dana organisasi nirlaba pada dasarnya jauh lebih
luas daripada organisasi laba. Organisasi nirlaba mendapatkan
sumber dana yang berasal dari sumbangan ataupun sumber lain
yang tidak direncanakan sebelumnya oleh organisasi nirlaba.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
12

d. Perbedaan Organisasi Nirlaba dengan Organisasi Laba
Apabila dibandingkan dengan organisasi laba, organisasi
nirlaba memiliki beberapa perbedaan seperti berikut:
1) Pendirian badan-badan yang berorientasi laba dimaksudkan
untuk

memperoleh

keuntungan

sebanyak-banyaknya,

sedangkan organisasi nirlaba tidak semata-mata mengejar
keuntungan

tetapi

lebih

banyak

untuk

memenuhi

kebutuhan/kepentingan umum.
2) Sumber pendapatan dan permodalan dari organisasi yang
berorientasi laba adalah penjualan barang dan jasa, sedangkan
organisasi nirlaba memperoleh pendapatan dari donatur,
subsidi, iuran anggota, pinjaman, dan lain-lain.
3) Jenis barang dan jasa yang disediakan oleh organisasi nirlaba
bersifat khas, oleh karena itu tidak ada di pasaran sehingga
tidak ada harga yang dapat digunakan untuk mengukur nilai
barang dan jasa itu secara objektif, contohnya ialah pendidikan.
3. Organisasi Nirlaba Gereja
Veranda (2014:7) menjelaskan, Gereja memperoleh sumber
daya dari sumbangan para anggota dan para penyumbang lainnya serta
gereja tidak mengharapkan imbalan apapun dari organisasi. Gereja
adalah persekutuan orang-orang yang percaya dan telah dipanggil
Allah dari kegelapan menuju terangNya yang ajaib untuk dijadikan
milikNya. Gereja merupakan persekutuan orang-orang yang percaya

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
13

dan mengaku bahwa Yesus adalah juru selamat dunia dan manusia.
Uskup mengemban tanggung jawab memelihara seluruh keuskupan,
yang disebut gereja dan menunjuk para imam sebagai pastor yang
mewakilinya melayani komunitas-komunitas lokal yang lebih kecil,
yang sekarang disebut sebagai paroki.
Dikutip dari Kitab Hukum Kanonik nomor 515 (Veranda,
2014:8), paroki ialah jemaat tertentu kaum beriman kristiani yang
dibentuk secara tetap dalam gereja partikular dan yang reksa
pastoralnya dibawah otoritas uskup dan dipercayakan kepada pastor
paroki sebagai gembalanya sendiri. Kesimpulannya ialah paroki
merupakan persekutuan umat Katolik yang dibentuk secara tetap
dalam lingkup keuskupan dengan batas-batas geografis yang
ditentukan oleh uskup dan yang reksa pastoralnya dipercayakan
kepada pastor bersama dengan dewannya. Paroki dibagi secara
teritorial dalam lingkungan-lingkungannya. Dewan paroki merupakan
badan pengurus paroki, dimana para pastor bersama-sama dengan
wakil-wakil umat memikirkan, merencanakan, dan melaksanakan
segala sesuatu yang perlu untuk mewartakan sabda Tuhan,
membagikan rahmat Allah dan membimbing umat supaya dapat
menghayati iman dan mengamalkannya dalam masyarakat.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
14

B. Sistem
1. Definisi Sistem
Terdapat dua kelompok pendekatan dalam mendefinisikan
sistem, yaitu yang menekankan pada prosedurnya dan yang
menekankan pada komponen atau elemennya. Pendekatan sistem yang
lebih menekankan pada prosedur mendefinisikan sistem sebagai
berikut: “suatu sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedurprosedur yang saling berhubungan berkumpul bersama-sama untuk
melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran
yang tertentu”, sedangkan pendekatan sistem yang merupakan
jaringan kerja dari prosedur lebih menekankan urut-urutan operasi di
dalam sistem (Lilis dan Sri, 2014).
Setiawati (2012:3) berpendapat bahwa sistem merupakan
serangkaian bagian yang saling tergantung dan bekerja sama untuk
mencapai tujuan tertentu. Suatu sistem pasti tersusun dari sub-sub
sistem yang lebih kecil yang juga saling tergantung dan bekerja sama
untuk mencapai tujuan.
Pendapat lain mengatakan bahwa sistem adalah rangkaian dari
dua atau lebih komponen-komponen yang saling berhubungan, yang
berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan (Romney, 2003).
Hartono

(2005:2)

mengatakan

bahwa

sistem

dapat

didefinisikan dengan pendekatan prosedur dan dengan pendekatan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
15

komponen. Sistem merupakan kumpulan dari elemen-elemen yang
berinteraksi untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu.
Menurut Winarno (2006:1.3) sistem adalah sekumpulan
komponen yang saling bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu,
yang terdiri dari input (masukan), process (pemrosesan), dan output
(keluaran).
Pendapat lain menjelaskan sistem sebagai suatu unsur yang
memenuhi dua syarat, yang pertama adalah memiliki bagian-bagian
yang saling berinteraksi dengan maksud untuk mencapai suatu tujuan
tertentu, sedangkan yang kedua memiliki input, proses, dan output
yang saling berhubungan dan terkait satu dengan yang lain (Septian,
2015).
Dari beberapa pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa
sistem merupakan unsur-unsur yang saling berhubungan dan saling
berkembang membentuk komponen berupa input, proses, dan output
yang bekerja bersama untuk mencapai suatu tujuan.
2. Karakteristik Sistem
Jogiyanto (2005) memaparkan suatu sistem mempunyai
karakteristik atau sifat-sifat tertentu, yaitu:
a. Komponen Sistem
Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling
berinteraksi, yang artinya saling bekerja sama membentuk
suatu kesatuan.

Komponen-komponen sistem atau elemen-

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
16

elemen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian
dari sistem. Setiap subsistem mempunyai karakteristik dari
sistem

yang

menjalankan

suatu

fungsi

tertentu

dan

mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.
b. Batasan sistem
Batasan sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu
sistem dengan sistem lainnya atau dengan lingkungan luarnya.
c. Lingkungan luar sistem
Lingkungan di luar suatu sistem adalah apapun di luar batas
dari sistem yang mempengaruhi sistem operasi.
d. Penghubung sistem
Penghubung sistem merupakan media yang menghubungkan
antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya. Melalui
penghubung ini kemungkinan sumber-sumber daya mengalir
dari satu subsistem ke subsistem lainnya.
e. Masukan sistem
Masukan sistem adalah energi yang dimasukan ke dalam
sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan dan
masukan signal maintenance input yang merupakan energi
yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat berjalan. Signal
input adalah energi yang diproses untuk mendapatkan keluaran
dari sistem.
f. Keluaran sistem

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
17

Keluaran sistem adalah energi yang diolah dan diklasifikasikan
menjadi keluaran yang berguna. Keluaran dapat merupakan
masukan untuk subsistem yang lain.
g. Pengolahan sistem
Pengolahan atau proses merupakan perubahan dari masukan
menjadi keluaran. Proses ini mungkin dilakukan oleh mesin,
manusia dan komputer. Suatu sistem dapat mempunyai suatu
bagian pengolah atau sistem itu sendiri sebagai pengolahnya.
h. Sasaran sistem
Suatusistem mempunyai sasaran atau tujuan, kalau sistem tidak
mempunyai sasaran maka sistem tidak akan ada. Suatu sistem
dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya.
Sasaran sangat berpengaruh pada masukan dan keluaran yang
dihasilkan.
C. Informasi
1.

Pengertian Informasi
Informasi merupakan data yang sudah diolah sehingga berguna
untuk pembuatan keputusan (Winarno, 2006:1.6). Data adalah
representasi suatu objek. Data yang telah diperoleh kemudian diolah
untuk digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan
strategis. Data yang belum diolah belum dapat digunakan untuk
pengambilan keputusan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
18

Romney (2014:4) berpendapat bahwa informasi merupakan
data yang telah dikelola dan diproses untuk memberikan arti dan
memperbaiki proses pengambilan keputusan.
Informasi adalah hasil proses atau hasil pengolahan data,
meliputi hasil gabungan, analisis, penyimpulan, dan pengolahan
sistem informasi komputerisasi. Selain itu, informasi adalah data yang
telah diatur dan diproses untuk memberikan arti (Mardi, 2011:5).
Dari pengertian-pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa
informasi merupakan

data yang diolah kemudian menjadi bentuk

yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerima, mampu
menggambarkan suatu kejadian (event), dan kesatuan nyata (fact and
entity) serta digunakan dalam pengambilan keputusan strategis.
2.

Karakteristik Informasi
Lebih lanjut Mardi (2011:5) menjelaskan bahwa ada enam
karakteristik yang membuat suatu informasi berguna dan memiliki arti
bagi pengambilan keputusan, yaitu sebagai berikut.
a. Relevan, informasi harus memiliki makna yang tinggi sehingga
tidak menimbulkan keraguan bagi yang menggunakannya dan
dapat digunakan secara tepat untuk membuat keputusan.
b. Andal, suatu informasi harus memiliki keterandalan yang tinggi,
informasi yang dijadikan alat pengambil keputusan merupakan
kejadian nyata dalam aktivitas perusahaan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
19

c. Lengkap, informasi tersebut harus memiliki penjelasan runtut
dan jelas dari setiap aspek peristiwa yang diukurnya.
d. Tepat waktu, setiap informasi harus dalam kondisi yang update
dan tidak dalam bentuk yang usang sehingga penting untuk
digunakan sebagai pengambilan keputusan.
e. Dapat dipahami, informasi yang disajikan dalam bentuk yang
jelas akan memudahkan orang dalam menginterpretasikannya.
f. Dapat diverifikasi, informasi tersebut tidak memiliki arti yang
ambigu, memiliki kesamaan pengertian bagi pemakainya.
D. Sistem Informasi Akuntansi
1.

Definisi Sistem Informasi Akuntansi
Sistem informasi akuntansi merupakan kumpulan sumber
daya, seperti manusia dan peralatan, yang dirancang untuk mengubah
data keuangan dan data lainnya ke dalam bentuk informasi (Bodnar,
2006:3). Sistem informasi akuntansi melakukan hal tersebut entah
dengan sistem manual maupun melalui sistem terkomputerisasi.
Romney (2014:10) menjelaskan sistem informasi akuntansi
merupakan suatu sistem yang mengumpulkan, mencatat, menyimpan,
dan mengolah data untuk menghasilkan informasi bagi pengambil
keputusan.
Mardi (2011:4) mengatakan bahwa sistem informasi akuntansi
adalah susunan berbagai dokumen, alat komunikasi, tenaga pelaksana,

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
20

dan berbagai laporan yang didesain untuk mentransformasikan data
keuangan menjadi informasi.
Lilis Setiawati (2011:4) berpendapat, sistem informasi
akuntansi merupakan sistem yang bertujuan mengumpulkan dan
memproses data serta melaporkan informasi yang berkaitan dengan
transaksi keuangan.
Sumber lain mengatakan bahwa sistem informasi akuntansi
adalah

suatu

komponen

organisasi

yang

mengumpulkan,

mengklasifikasi, mengolah, menganalisa, dan mengkomunikasikan
informasi finansial dan pengambilan keputusan yang relevan kepada
pihak-pihak di luar perusahaan, (kantor pajak, investor,

Dokumen yang terkait

Evaluasi kualitas fungsi auditor internal dalam meningkatkan efektivitas pengendalian internal bank (Studi kasus Bank Permata Cabang Medan)

1 53 92

Evaluasai sistem informasi akutansi penerimaan dan pengeluaran kas dana program bantuan operasional sekolah (BOS) dan bantuan operasional pendidikan (BOP) sebagai penyedia informasi untuk pengendalian internal pada sekolah menengah pertama negeri (SMPN) 1

8 58 142

Rancang bangun sistem informasi manajemen berbasis web pada penerimaan dan pengeluaran zakat infaq dan sadaqah (studi kasus: masjid Jami' Baitul Mughi)

4 29 208

Pengaruh efektivitas penggunaan dan kepercayaan atas teknologi sistem informasi akuntansi terhadap kinerja auditor internal : studi pada auditor di Jakarta

1 24 121

Rancang bangun sistem informasi penerimaan karyawan berbasis WEB: studi kasus PT Desalite Esbang Jaya

19 75 269

Perancangan sistem informasi akuntansi pada organisasi nirlaba: studi kasus di Yayasan Islam Hanifa

1 5 88

Pengaruh internal audit dan sistem informasi akuntansi terhadap pengendalian internal : (studi kasus pada Bank BUMN di Wilayah Bandung yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

1 14 65

Pengaruh budaya organisasi terhadap pengendalian internal dengan sistem informasi akuntansi sebagai variabel intervening : (survey pada KPP di Kanwil Jawa Barat I)

1 13 96

Pengaruh budaya organisasi terhadap sistem nformasi akuntansi dan implikasinya pada pengendalian internal (survey pada 10 KPP Bandung Kanwil Jawa Barat I0

0 2 1

Pengaruh sistem informasi akuntansi dan audit sistem informasi terhadap pengendalian internal :(studi kasus pada PT.Telkom, tbk)

33 196 107

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

96 2696 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

35 698 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

32 588 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

15 384 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

23 525 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

42 883 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

42 803 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

13 493 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

19 730 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

30 871 23