Analisis Pengaruh Disiplin Kerja dan Pengawasan Kerja terhadap Prestasi Kerja Pegawai di Universitas Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Nommensen Medan

ANALISIS PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN PENGAWASAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI DI UNIVERSITAS HURIA KRISTEN BATAK PROTESTAN (HKBP) NOMMENSEN MEDAN
TESIS Oleh ANGGUN TIUR IDA SINAGA 097019015/IM
K O LA E
C A S A R JA
SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN 2011
Universitas Sumatera Utara

S NA

H S
PA

ANALISIS PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN PENGAWASAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI DI UNIVERSITAS HURIA KRISTEN BATAK PROTESTAN (HKBP) NOMMENSEN MEDAN
TESIS
Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Magister Sains dalam Program Studi Ilmu Manajemen pada Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara
Oleh ANGGUN TIUR IDA SINAGA
097019015/IM
SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN 2011
Universitas Sumatera Utara

Judul Tesis

: ANALISIS PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN PENGAWASAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI DI UNIVERSITAS HURIA KRISTEN BATAK PROTESTAN (HKBP) NOMMENSEN MEDAN

Nama Mahasiswa : Anggun Tiur Ida Sinaga

Nomor Pokok : 097019015

Program Studi : Ilmu Manajemen

Menyetujui Komisi Pembimbing:

(Prof. Dr. Rismayani, SE., MS) Ketua
Ketua Program Studi,

(Drs. Syahyunan, M.Si) Anggota
Direktur,

(Prof. Dr. Paham Ginting, MS)

(Prof. Dr. Ir. A. Rahim Matondang, MSIE)

Tanggal lulus : 18 Agustus 2011

Universitas Sumatera Utara

Telah diuji pada Tanggal : 18 Agustus 2011

PANITIA PENGUJI TESIS

Ketua

: Prof. Dr. Rismayani, SE., MS

Anggota : 1. Drs. Syahyunan, M.Si

2. Prof. Dr. Paham Ginting, MS

3. Dr. Arlina Nurbaity Lubis, MBA

4. Dr. Prihatin Lumbanraja, MSi

Universitas Sumatera Utara

PERNYATAAN
Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis saya yang berjudul: “ANALISIS PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN PENGAWASAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI DI UNIVERSITAS HURIA KRISTEN BATAK PROTESTAN (HKBP) NOMMENSEN MEDAN”. Adalah benar hasil karya saya sendiri dan belum pernah dipublikasikan oleh siapapun juga sebelumnya.
Sumber-sumber data yang diperoleh dan digunakan telah dinyatakan secara jelas dan benar.
Medan, Agustus 2011 Yang membuat pernyataan,
Anggun Tiur Ida Sinaga
Universitas Sumatera Utara

ANALISIS PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN PENGAWASAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI DI UNIVERSITAS HURIA KRISTEN BATAK PROTESTAN (HKBP) NOMMENSEN MEDAN
ABSTRAK
Sumber daya manusia merupakan penggerak utama atas kelancaran jalannya organisasi. Di dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sumberdaya manusia memerlukan faktor-faktor pendukung diantaranya disiplin kerja dan pengawasan kerja untuk meningkatkan prestasi kerja. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Sejauhmana pengaruh disiplin kerja dan pengawasan kerja terhadap prestasi kerja pegawai di Universitas HKBP Nommensen Medan? (2) Sejauhmana pengaruh kepemimpinan terhadap disiplin kerja pegawai di Universitas HKBP Nommensen Medan?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin kerja, dan pengawasan kerja terhadap prestasi kerja pegawai di Universitas HKBP Nommensen Medan, dan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepemimpinan terhadap disiplin kerja pegawai di Universitas HKBP Nommensen Medan.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori-teori Manajemen Sumber Daya Manusia yang berkaitan dengan disiplin kerja, pengawasan kerja, prestasi kerja dan kepemimpinan. Hipotesis yang diajukan adalah 1) Disiplin kerja dan pengawasan kerja berpengaruh terhadap prestasi kerja pegawai di Universitas HKBP Nommensen Medan; dan 2) Kepemimpinan berpengaruh terhadap disiplin kerja di Universitas HKBP Nommensen Medan.
Metode penelitian adalah menggunakan sensus, jenis penelitian deskriptif kuantitatif, dan sifatnya adalah penjelasan. Populasi adalah seluruh pegawai di Biro Rektor Universitas HKBP Nommensen yang berjumlah 52 orang. Model analisis data yang digunakan untuk menjawab hipotesis pertama adalah analisis regresi berganda dan hipotesis kedua adalah analisis regresi sederhana.
Hasil penelitian pada hipotesis pertama bahwa secara serempak disiplin kerja dan pengawasan kerja berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja pegawai di Universitas HKBP Nommensen Medan. Hasil penelitian pada hipotesis kedua menunjukkan bahwa kepemimpinan mempengaruhi disiplin kerja, dan secara parsial yang paling dominan mempengaruhi prestsi kerja pegawai adalah pengawasan kerja.
Kesimpulan penelitian ini: (1) secara serempak disiplin kerja, dan pengawasan kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja pegawai di Universitas HKBP Nommensen Medan, dan secara parsial yang paling dominan adalah pengawasan kerja (2) Kepemimpinan berpengaruh terhadap disiplin kerja pegawai di Universitas HKBP Nommensen Medan.
Kata Kunci: Disiplin, Pengawasan, Prestasi.
Universitas Sumatera Utara

THE INFLUENCE OF WORK DISCIPLINE AND SUPERVISION OF WORK ON EMPLOYEE OF PERFORMANCE IN HURIA KRISTEN BATAK PROTESTAN (HKBP) NOMMENSEN MEDAN UNIVERSITY
ABSTRACT
Human resources is a main factor to run a good organization. In conducting the task and responsibility, human resources need supporting factors such as discipline and supervision to improve performance. Formulation of the problem in this research are: (1) How far the influence of work discipline and supervision of work on employee of performance in HKBP Nommensen Medan University (2) How far the influence of leadership on employee discipline in HKBP Nommensen Medan university. The objective of this research is to study and analyze the influence of work discipline and supervision of work on employee of performance in HKBP Nommensen Medan University, and to and to study analyze the influence of leadership to the work discipline in HKBP Nommensen Medan University.
The theory applied are human resources management theory, which linked with job description, work discipline, work supervision, performance, and leadership. The hypotheses are 1) the work discipline and supervision of work have influence on achievement of performance of the staffs of HKBP Nommensen Medan University; 2) leadership has also influence on the climate of organization of HKBP Nommensen Medan University.
This research use the census, This research is kind of description quantitative and emphasize explanation. Population in this research is all employees in the Office of biro rektor HKBP Nommensen Medan University which numbered 52 people. To answer the hypothesis I and II the data analysis applied multiple regression and the simple regression analysis.
Research result on the first hypothesis indicate Simultaneously work discipline, and supervision work jointly affect significantly on the achievement of performance in HKBP Nommensen Medan University and partially the most dominant factor is work supervision. While the research result of the second hypothesis show that leadership affect towards employee discipline in HKBP Nommensen University.
The conclusion of this research are: (1) Simultaneously work discipline, and supervision work jointly affect significantly on the achievement of performance of the employees in HKBP Nommensen University, and partially the most dominant factor is work supervision. (2) the second hypothesis shows that leadership influences on the disclipline, this mean that discipline in HKBP Nommensen University is influenced by the leadership.
Keywords: Discipline, Supervision, Performance.
Universitas Sumatera Utara

KATA PENGANTAR
Penulis mengucapkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, yang selalu memberikan kekuatan kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan penulisan tesis ini.
Penelitian ini merupakan tugas akhir pada Program Studi Magister Ilmu Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara. Judul Penelitian yang dilakukan penulis adalah: “Analisis Pengaruh Disiplin Kerja dan Pengawasan Kerja terhadap Prestasi Kerja Pegawai di Universitas Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Nommensen Medan”.
Selama melakukan penelitian dan penulisan tesis ini, penulis banyak memperoleh bantuan moril dan material dari berbagai pihak. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada: 1. Bapak Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, DTM&H, MSc, (CTM), Sp.A(K), selaku
Rektor Universitas Sumatera Utara. 2. Bapak Prof. Dr. Ir. A. Rahim Matondang, MSIE, selaku Direktur Sekolah
Pascasarjana Universitas Sumatera Utara. 3. Bapak Prof. Dr. Paham Ginting, MS, selaku Ketua Program Studi Magister Ilmu
Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara. 4. Ibu Prof. Dr. Rismayani, SE., MS, selaku Ketua Komisi Pembimbing yang telah
membimbing dan mengarahkan penulis dalam menyelesaikan penulisan tesis ini.
Universitas Sumatera Utara

5. Bapak Drs. Syahyunan, M.Si selaku Anggota Komisi Pembimbing yang telah membimbing dan mengarahkan penulis dalam menyelesaikan penulisan tesis ini.
6. Bapak Prof. Dr. Paham Ginting, MS, Ibu Dr. Arlina Nurbaity Lubis, MBA, Ibu Dr. Prihatin Lumbanraja, MSi selaku Komisi Pembanding atas saran dan kritik yang diberikan.
7. Bapak dan Ibu Dosen serta pegawai di Program Studi Magister Ilmu Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara.
8. Para pegawai di Universitas HKBP Nommensen Medan yang telah memberikan waktu dan kesempatan kepada penulis untuk melakukan penelitian.
9. Kedua orang tua penulis, Ayahanda tercinta Mangundang Sinaga dan Ibunda tercinta Saurlina Aruan yang telah memberikan segala dukungan serta saudarasaudaraku, Abang Baringin, Adik-adikku (Mei Sonni, Renia dan Lenni), Bapauda Petrus yang senantiasa memberikan doa dan dukungan.
10. Kedua Mertua penulis, Karimin Silalahi dan Pintauli Turnip untuk segala dukungan dan doanya.
11. Suamiku tercinta, Irwansyah Silalahi yang dengan penuh kesabaran dan pengertian yang mendalam selama penulisan tesis ini serta senantiasa memberikan doa dan dukungan.
12. Seluruh teman-teman mahasiswa Angkatan XVII di Program Studi Magister Ilmu Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara (khususnya Kak Lena Tarigan, Joana Lumbangaol, Rika Ginting) atas bantuan dan kerjasamanya selama penulis menempuh studi dan penulisan tesis ini.
Universitas Sumatera Utara

Penulis menyadari tesis ini masih banyak memiliki kekurangan dan jauh dari sempurna. Namun harapan penulis semoga tesis ini bermanfaat kepada seluruh pembaca.
Semoga kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa memberkati kita semua, Amin. Medan, Agustus 2011 Anggun Tiur Ida Sinaga
Universitas Sumatera Utara

RIWAYAT HIDUP
Anggun Tiur Ida Sinaga, lahir di Kampung Tengah, Kabupaten Simalungun tanggal 11 Nopember 1979. Putri kedua dari lima bersaudara, dari pasangan Bapak Mangundang Sinaga dan Ibu Saurlina boru Aruan. Menikah dengan Irwansyah Silalahi pada tahun 2011.
Pendidikan Sekolah Dasar di SDN Nomor 095221 Sidorejo, Kabupaten Simalungun, tamat dan lulus tahun 1992. Melanjutkan pendidikan ke Sekolah Menengah Pertama di SMP Swasta Methodist Pematangsiantar, tamat dan lulus tahun 1995. Selanjutnya meneruskan pendidikan ke Sekolah Menengah Atas di SMA Budi Murni-2 Medan, tamat dan lulus tahun 1998. Menyelesaikan jenjang Diploma III Jurusan Perencanaan dan Monitoring Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, tamat dan lulus tahun 2001, selanjutnya melanjutkan kembali studi di Program Ekstensi jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, tamat dan lulus tahun 2004. Pada tahun 2009 melanjutkan pendidikan Strata 2 (S-2) pada Program Studi Magister Ilmu Manajemen di Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara, Medan.
Sejak tahun 2005 - 2007 bekerja sebagai staff Research & Development di PT. Sumatera Hakarindo, Belawan. Pada tahun 2008 dan sampai saat ini bekerja sebagai staf tenaga pengajar di jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas HKBP Nommensen.
Universitas Sumatera Utara

DAFTAR ISI

Halaman

ABSTRAK ......................................................................................................... ABSTRACT ........................................................................................................ KATA PENGANTAR....................................................................................... RIWAYAT HIDUP ........................................................................................... DAFTAR ISI ..................................................................................................... DAFTAR TABEL ............................................................................................. DAFTAR GAMBAR ........................................................................................ DAFTAR LAMPIRAN .....................................................................................

i ii iii vi vii xi xii xiii

BAB I

PENDAHULUAN.............................................................................. 1.1. Latar Belakang ............................................................................ 1.2. Perumusan Masalah .................................................................... 1.3. Tujuan Penelitian ........................................................................ 1.4. Manfaat Penelitian ......................................................................

1 1 7 7 7

BAB II TINJAUAN PUSTAKA .................................................................... 2.1. Penelitian Terdahulu ................................................................... 2.2. Teori tentang Disiplin Kerja........................................................ 2.2.1. Pengertian dan Jenis-jenis Disiplin Kerja .................................. 2.2.2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Disiplin Kerja ..................... 2.2.3. Manfaat Disiplin Kerja ............................................................ 2.2.4. Pelaksanaan Disiplin Kerja ....................................................... 2.3. Teori tentang Pengawasan Kerja ........................................................ 2.3.1. Pengertian dan Tujuan Pengawasan Kerja ............................... 2.3.2. Tipe-tipe Pengawasan Kerja..................................................... 2.3.3. Proses Pengawasan Kerja .......................................................

9 9 10 10 13 19 20 21 21 23 24

Universitas Sumatera Utara

2.3.4. Karakteristik Pengawasan yang Efektif..................................... 2.4. Teori tentang Prestasi Kerja ...............................................................
2.4.1. Pengertian Prestasi Kerja......................................................... 2.4.2. Penilaian Prestasi Kerja............................................................ 2.4.3. Tujuan Penilaian Prestasi Kerja ................................................ 2.4.4. Faktor-faktor Penilaian Prestasi Kerja ...................................... 2.4.5. Metode Penilaian Prestasi Kerja .............................................. 2.5. Teori tentang Kepemimpinan ............................................................. 2.5.1. Pengertian Kepemimpinan ...................................................... 2.5.2. Beberapa Pendekatan Teori Kepemimpinan ............................ 2.6. Kerangka Berpikir....................................................................... 2.7. Hipotesis......................................................................................

26 27 27 28 32 33 35 36 36 39 42 46

BAB III METODOLOGI PENELITIAN ...................................................... 3.1. Metode Penelitian....................................................................... 3.1.1. Pendekatan Penelitian....................................................... 3.1.2. Jenis Penelitian........................................................................
3.1.3. Sifat Penelitian ........................................................................
3.2. Lokasi dan Waktu Penelitian ...................................................... 3.3. Populasi dan Sampel ................................................................... 3.4. Teknik Pengumpulan Data.......................................................... 3.5. Jenis dan Sumber Data ................................................................ 3.6. Identifikasi dan Definisi Operasional Variabel...........................
3.6.1. Identifikasi Variabel Hipotesis Pertama ........................... 3.6.2. Identifikasi Variabel Hipotesis Kedua.............................. 3.6.3. Operasionalisasi Variabel Penelitian................................. 3.7. Uji Validitas dan Reliabilitas ...................................................... 3.7.1. Pengujian Validitas Instrumen..........................................
3.7.1.1. Uji validitas instrumen variabel disiplin kerja ..

47 47 47 47
47
48 48 49 49 50 50 50 50 52 52 52

Universitas Sumatera Utara

3.7.1.2. Uji validitas instrumen variabel pengawasan kerja ...................................................................
3.7.1.3. Uji validitas instrumen variabel prestasi kerja .. 3.7.1.4. Uji validitas instrumen variabel kepemimpinan 3.7.2. Pengujian Reliabilitas Instrumen...................................... 3.8. Model Analisis Data.................................................................... 3.8.1. Model Analisis Regresi Berganda untuk Hipotesis Pertama ............................................................................ 3.8.2. Model Analisis Regresi Sederhana untuk Hipotesis Kedua ............................................................................... 3.9. Uji Asumsi Klasik ....................................................................... 3.9.1. Uji Normalitas .................................................................. 3.9.2. Uji Multikolinieritas ......................................................... 3.9.3. Uji Heteroskedastisitas .....................................................

53 54 55 55 57
57
60 62 62 62 63

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ...............................
4.1. Hasil Penelitian ...........................................................................
4.1.1. Sejarah Singkat Universitas Huria Kristen Batak Protestan Nommensen Medan ..........................................
4.1.2. Visi dan Misi Universitas HKBP Nommensen Medan… .
4.1.3. Struktur Organisasi Universitas HKBP Nommensen Medan.................................................................................
4.1.4. Karakteristik Responden ...................................................
4.1.4.1. Karakteristik responden berdasarkan usia.........
4.1.2.2. Karakteristik responden berdasarkan pendidikan .........................................................
4.1.2.3. Karakteristik responden berdasarkan golongan ............................................................
4.1.2.4. Karakteristik responden berdasarkan masa kerja..........................................................
4.1.5. Penjelasan Responden atas Variabel Penelitian ...............
4.1.5.1. Penjelasan responden atas variabel disiplin kerja ...................................................................

64 64
64 72
78 79 79
80
80
81 82
82

Universitas Sumatera Utara

4.1.5.2. Penjelasan responden atas variabel pengawasan kerja ................................................................... 84
4.1.5.3. Penjelasan responden atas variabel prestasi kerja ................................................................... 86
4.1.5.4. Penjelasan responden atas variabel kepemimpinan ................................................... 89
4.1.6. Pengujian Hipotesis Pertama ............................................ 92
4.1.6.1. Pengujian asumsi klasik hipotesis pertama ....... 92
4.1.6.2. Hasil análisis regresi berganda hipotesis pertama .............................................................. 95
4.1.6.3. Koefisien determinasi (R-Square)..................... 97
4.1.6.4. Uji secara serempak hipotesis pertama ............. 98
4.1.6.5. Uji secara parsial ............................................... 99
4.1.7. Pengujian Hipotesis Kedua............................................... 101
4.1.7.1. Pengujian asumsi klasik hipotesis kedua .......... 101
4.1.7.2. Hasil regresi sederhana hipotesis kedua............ 104
4.1.7.3. Koefisien determinasi (R-Square)..................... 104
4.1.7.4. Uji t- secara parsial terhadap hipotesis kedua ... 106
4.2. Pembahasan................................................................................. 107
4.2.1. Pengaruh Disiplin Kerja dan Pengawasan Kerja terhadap Prestasi Kerja Pegawai di Universitas HKBP Nommensen Medan.......................................................... 107
4.2.2. Pengaruh Kepemimpinan terhadap Disiplin Kerja Pegawai di Universitas HKBP Nommensen Medan…. ... 110

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN ......................................................... 5.1. Kesimpulan ................................................................................. 5.2. Saran............................................................................................

113 113 114

DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................ 116

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR TABEL

Nomor

Judul

Halaman

1.1. Jumlah Kehadiran Pegawai Universitas HKBP Nommensen Medan Tahun 2007 – 2010 ................................................................................... 3

1.2. Tingkat Penyelesaian Tugas Tepat Waktu Tiap Unit Kerja di Universitas HKBP Nommensen Medan ............................................... 5

3.1. Populasi dan Sampel. ................................................................................ 48

3.2. Operasional Variabel Penelitian................................................................ 51

3.3. Hasil Uji Validitas Instrumen Variabel Disiplin Kerja ............................. 53

3.4. Hasil Uji Validitas Instrumen Variabel Pengawasan Kerja ...................... 53

3.5. Hasil Uji Validitas Instrumen Variabel Prestasi Kerja ............................. 54

3.6. Hasil Uji Validitas Instrumen Variabel Kepemimpinan ........................... 55

3.7. Hasil Uji Reliabilitas Instrumen Variabel ................................................. 56

4.1. Karakteristik Responden Berdasarkan Usia.............................................. 79

4.2. Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan ................................... 80

4.3. Karakteristik Responden Berdasarkan Golongan ..................................... 80

4.4. Karakteristik Responden Berdasarkan Masa Kerja................................... 81

4.5. Hasil Uji Multikolinieritas Hipotesa Pertama ........................................... 94

4.6. Hasil Uji Koefisien Regresi Berganda Hipotesis Pertama........................ 96

4.7. Nilai Koefisien Determinasi Hipotesis Pertama ....................................... 97

4.8. Uji F Hipotesis Pertama ............................................................................ 98

4.9. Uji Parsial Hipotesis Pertama ................................................................... 99

4.10. Hasil Uji Koefisien Hipotesis Kedua ........................................................ 104

4.11. Nilai Koefisien Determinasi Hipotesis Kedua .......................................... 105

4.12. Uji Parsial Hipotesis Kedua ...................................................................... 106

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR GAMBAR

Nomor

Judul

Halaman

2.1. Kerangka Berpikir Hipotesis Pertama dan Kedua .................................... 46

4.1. Struktur Organisasi Universitas HKBP Nommensen Medan ................... 78

4.2. Hasil Uji Normalitas Hipotesis Pertama ................................................... 93

4.3. Hasil Uji Heteroskedastisitas Hipotesis Pertama ...................................... 95

4.4. Hasil Uji Normalitas Hipotesis Kedua...................................................... 102

4.5. Hasil Uji Heteroskedastisitas Hipotesis Kedua......................................... 103

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR LAMPIRAN

Nomor

Judul

Halaman

1. Karakteristik Responden .......................................................................... 119

2. Pengujian Validitas dan Reliabilitas ......................................................... 121

3. Pengujian Hipotesis Pertama .................................................................... 132

4. Pengujian Hipotesis Kedua ....................................................................... 135

Universitas Sumatera Utara

ANALISIS PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN PENGAWASAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI DI UNIVERSITAS HURIA KRISTEN BATAK PROTESTAN (HKBP) NOMMENSEN MEDAN
ABSTRAK
Sumber daya manusia merupakan penggerak utama atas kelancaran jalannya organisasi. Di dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sumberdaya manusia memerlukan faktor-faktor pendukung diantaranya disiplin kerja dan pengawasan kerja untuk meningkatkan prestasi kerja. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Sejauhmana pengaruh disiplin kerja dan pengawasan kerja terhadap prestasi kerja pegawai di Universitas HKBP Nommensen Medan? (2) Sejauhmana pengaruh kepemimpinan terhadap disiplin kerja pegawai di Universitas HKBP Nommensen Medan?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin kerja, dan pengawasan kerja terhadap prestasi kerja pegawai di Universitas HKBP Nommensen Medan, dan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepemimpinan terhadap disiplin kerja pegawai di Universitas HKBP Nommensen Medan.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori-teori Manajemen Sumber Daya Manusia yang berkaitan dengan disiplin kerja, pengawasan kerja, prestasi kerja dan kepemimpinan. Hipotesis yang diajukan adalah 1) Disiplin kerja dan pengawasan kerja berpengaruh terhadap prestasi kerja pegawai di Universitas HKBP Nommensen Medan; dan 2) Kepemimpinan berpengaruh terhadap disiplin kerja di Universitas HKBP Nommensen Medan.
Metode penelitian adalah menggunakan sensus, jenis penelitian deskriptif kuantitatif, dan sifatnya adalah penjelasan. Populasi adalah seluruh pegawai di Biro Rektor Universitas HKBP Nommensen yang berjumlah 52 orang. Model analisis data yang digunakan untuk menjawab hipotesis pertama adalah analisis regresi berganda dan hipotesis kedua adalah analisis regresi sederhana.
Hasil penelitian pada hipotesis pertama bahwa secara serempak disiplin kerja dan pengawasan kerja berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja pegawai di Universitas HKBP Nommensen Medan. Hasil penelitian pada hipotesis kedua menunjukkan bahwa kepemimpinan mempengaruhi disiplin kerja, dan secara parsial yang paling dominan mempengaruhi prestsi kerja pegawai adalah pengawasan kerja.
Kesimpulan penelitian ini: (1) secara serempak disiplin kerja, dan pengawasan kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja pegawai di Universitas HKBP Nommensen Medan, dan secara parsial yang paling dominan adalah pengawasan kerja (2) Kepemimpinan berpengaruh terhadap disiplin kerja pegawai di Universitas HKBP Nommensen Medan.
Kata Kunci: Disiplin, Pengawasan, Prestasi.
Universitas Sumatera Utara

THE INFLUENCE OF WORK DISCIPLINE AND SUPERVISION OF WORK ON EMPLOYEE OF PERFORMANCE IN HURIA KRISTEN BATAK PROTESTAN (HKBP) NOMMENSEN MEDAN UNIVERSITY
ABSTRACT
Human resources is a main factor to run a good organization. In conducting the task and responsibility, human resources need supporting factors such as discipline and supervision to improve performance. Formulation of the problem in this research are: (1) How far the influence of work discipline and supervision of work on employee of performance in HKBP Nommensen Medan University (2) How far the influence of leadership on employee discipline in HKBP Nommensen Medan university. The objective of this research is to study and analyze the influence of work discipline and supervision of work on employee of performance in HKBP Nommensen Medan University, and to and to study analyze the influence of leadership to the work discipline in HKBP Nommensen Medan University.
The theory applied are human resources management theory, which linked with job description, work discipline, work supervision, performance, and leadership. The hypotheses are 1) the work discipline and supervision of work have influence on achievement of performance of the staffs of HKBP Nommensen Medan University; 2) leadership has also influence on the climate of organization of HKBP Nommensen Medan University.
This research use the census, This research is kind of description quantitative and emphasize explanation. Population in this research is all employees in the Office of biro rektor HKBP Nommensen Medan University which numbered 52 people. To answer the hypothesis I and II the data analysis applied multiple regression and the simple regression analysis.
Research result on the first hypothesis indicate Simultaneously work discipline, and supervision work jointly affect significantly on the achievement of performance in HKBP Nommensen Medan University and partially the most dominant factor is work supervision. While the research result of the second hypothesis show that leadership affect towards employee discipline in HKBP Nommensen University.
The conclusion of this research are: (1) Simultaneously work discipline, and supervision work jointly affect significantly on the achievement of performance of the employees in HKBP Nommensen University, and partially the most dominant factor is work supervision. (2) the second hypothesis shows that leadership influences on the disclipline, this mean that discipline in HKBP Nommensen University is influenced by the leadership.
Keywords: Discipline, Supervision, Performance.
Universitas Sumatera Utara

BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Peranan sumber daya manusia dalam suatu organisasi sangatlah penting.
Sumber daya manusia merupakan penggerak utama atas kelancaran jalannya organisasi. Sumber daya manusia merupakan satu-satunya sumber daya yang memiliki akal, perasaan, keinginan, kemampuan, keterampilan, pengetahuan, dorongan, daya, dan karya. Semua potensi sumber daya manusia ini sangat berpengaruh terhadap upaya organisasi dalam pencapaian tujuan. Oleh karena itu, semua hal yang mencakup sumber daya manusia/pegawai tersebut harus menjadi perhatian penting bagi pihak manajemen, agar para pegawai mempunyai prestasi kerja yang tinggi sehingga tujuan organisasi dapat tercapai secara efektif dan efisien.
Banyak faktor yang dapat meningkatkan prestasi kerja pegawai diantaranya disiplin kerja yang tinggi dan pengawasan kerja yang baik dan lainnya. Disiplin kerja meliputi kepatuhan pegawai pada jam kerja, taat pada peraturan/tata tertib yang ada, patuh terhadap instruksi dari atasan, menggunakan peralatan kerja sesuai prosedur kerja yang telah ditentukan serta memelihara fasilitas/peralatan kerja sesuai prosedur yang telah ditentukan. Disiplin kerja yang tinggi akan meningkatkan prestasi kerja sedangkan disiplin kerja yang rendah akan menimbulkan penurunan produktivitas dan prestasi kerja pegawai.
Universitas Sumatera Utara

Kegiatan pendisiplinan yang dilaksanakan bertujuan untuk mendorong para pegawai agar mengikuti berbagai standar dan aturan, sehingga penyelewenganpenyelewengan dapat dicegah. Sasaran pokoknya adalah untuk mendorong pegawai datang tepat waktu. Jika pegawai datang ke kantor tepat waktu dan melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang diembannya dan taat pada peraturan organisasi sehingga diharapkan prestasi kerja pegawai meningkat.
Selain disiplin kerja, pengawasan kerja juga memegang peranan yang sangat penting dalam upaya meningkatkan prestasi kerja pegawai. Orang yang paling tepat melaksanakan pengawasan kerja tentu pimpinan langsung para pegawai tersebutHal ini disebabkan pimpinan yang paling tahu dan paling dekat dengan para pegawainya. Pengawasan kerja yang baik dapat berdampak baik pula terhadap pegawainya. Tindakan pengawasan penting dilakukan sebagai suatu usaha pengamatan, penilaian, mengoreksi dan mengevaluasi pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Universitas Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Nommensen Medan merupakan institusi perguruan tinggi swasta yang telah berdiri sejak tahun 1954 sebagai respon atas permintaan masyarakat dan tugas pelayanan yang diemban khususnya di bidang pendidikan untuk menghasilkan lulusan yang bermutu, beriman, berakhlak, yang tanggap terhadap tantangan lokal dan global. Dalam melaksanakan dan mewujudkan tujuannya, Universitas HKBP Nommensen Medan tentunya harus didukung sumber daya manusia yang terampil dan handal salah satunya adalah pegawai. Untuk memperoleh perilaku pegawai yang mendukung organisasi,
Universitas Sumatera Utara

Universitas HKBP Nommensen Medan perlu menciptakan disiplin kerja yang tinggi.

Dengan disiplin kerja yang tinggi maka pegawai akan memiliki tingkat kesadaran

yang tinggi pula datang tepat waktu, melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang

diemban sebaik mungkin dan taat pada peraturan organisasi.

Sehubungan dengan disiplin kerja di Universitas HKBP Nommensen, dalam

pelaksanaan tugas sehari-hari masih terdapat beberapa pegawai yang kurang disiplin.

Hal ini tercermin dari tingkat kehadiran pegawai di kantornya setiap harinya, seperti

pegawai yang sering terlambat masuk kerja, pulang sebelum waktunya dengan alasan

yang tidak jelas bahkan sering tanpa sepengetahuan pimpinan, meninggalkan kantor

pada jam kerja atau bahkan tidak hadir ke kantor dengan berbagai alasan. Hal ini

dapat menghambat dalam pelaksanaan penyelesaian tugas. Kondisi tersebut di atas

diduga karena belum adanya sanksi yang tegas terhadap pelanggaran disiplin kerja.

Berdasarkan data dari Universitas HKBP Nommensen Medan, maka

diperoleh laporan yang berkaitan dengan jumlah kehadiran pegawai dalam 4 tahun

terakhir. Data kehadiran tersebut dapat dilihat pada Tabel 1.1 berikut ini:

Tabel 1.1. Jumlah Kehadiran Pegawai Universitas HKBP Nommensen Medan Tahun 2007-2010

Tepat Tahun waktu
(Orang)

Rata-rata (%) Terlambat (%) Terlambat Tidak Hadir (%)
(menit)

2007 2008 2009 2010

42 80,77 7 13,46 32 40 76,92 9 17,31 35 39 75,00 11 21,15 28 39 75,00 12 23,08 30

3 5,77 3 5,77 2 3,85 1 1,92

Sumber: Universitas HKBP Nommensen Medan, 2010 (Data Diolah)

Total Jumlah Pegawai
52 52 52 52

Persentase
100,00 100,00 100,00 100,00

Universitas Sumatera Utara

Berdasarkan data pada Tabel 1.1, terlihat adanya perbaikan pada tingkat kehadiran pegawai. Namun hal ini belum diiringi dengan perbaikan tingkat keterlambatan pegawai. Pihak Universitas HKBP Nommensen Medan perlu menyadari bahwa masih dibutuhkan waktu dan proses untuk memperbaiki disiplin kerja pegawai. Untuk menanggulangi hal di atas, Universitas HKBP Nommensen Medan harus mampu untuk menyatukan persepsi atau cara pandang pegawai dalam rangka mencapai tujuan organisasi.
Selain disiplin kerja, pengawasan kerja juga akan meningkatkan prestasi kerja pegawai. Pengawasan kerja yang baik dapat berdampak baik juga terhadap pegawainya dalam meningkatkan prestasi kerja. Meskipun pengawasan kerja telah dilaksanakan di Universitas HKBP Nommensen Medan, ketidaktepatan waktu dalam menyelesaikan tugas-tugas yang sudah dipercayakan kepada pegawai masih sering terjadi, hal ini terjadi karena laporan-laporan kerja yang dikirim dikembalikan dan harus diperbaiki sehingga mengalami keterlambatan dari waktu yang telah ditetapkan. Kondisi ini diduga karena pimpinan sering tidak berada di tempat, sehingga pengawasan kerja yang dilakukan pimpinan untuk mengadakan penilaian kurang dilakukan, dan pengawasan diberikan pimpinan sebatas melihat laporan-laporan kerja dari pegawai sehingga tindakan koreksi tidak dilakukan pimpinan.
Berdasarkan data dari Universitas HKBP Nommensen Medan, maka diperoleh laporan yang berkaitan dengan tingkat penyelesaian tugas tepat waktu. Data tingkat penyelesaian tugas tepat waktu tersebut dapat dilihat pada Tabel 1.2, berikut ini:
Universitas Sumatera Utara

Tabel 1.2. Tingkat Penyelesaian Tugas Tepat Waktu Tiap Unit Kerja di Universitas HKBP Nommensen Medan

No.

Unit Kerja

Tingkat Penyelesaian Tugas Tepat Waktu

1 Biro Administrasi Akademik (WR I)

90%

2 Biro Keuangan

60%

3 Biro Kepegawaian/Personalia (WR II)

60%

4 Administrasi umum/BAU

90%

5 Sekretariat

90%

6 Protokoler

90%

7 Biro kemahasiswaan (WR III)

90%

8 Bagian Humas dan Kerohanian (WR IV)

60%

Sumber: Universitas HKBP Nommensen Medan, 2010 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 1.2, di atas diketahui bahwa tingkat penyelesaian tugas

untuk Biro Keuangan, Biro kepegawaian/Personalia, dan Bagian Humas dan

Kerohanian hanya 60% saja. Hal ini dapat dikatakan bahwa penyelesaian tugas-tugas

yang diberikan kepada para pegawai dilaksanakan masih kurang maksimal dan tidak

selesai sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Kondisi ini diduga masih

kurangnya pengawasan kerja yang dilakukan oleh pimpinan sehubungan dengan

penyelesaian tugas-tugas. Sedangkan biro administrasi akademik, administrasi umum,

sekretariat, protokoler, biro kemahasiswaan, tingkat penyelesaian tugas sudah cukup

bagus yakni tingkat penyelesaian tugas 90%. Hal ini menunjukkan bahwa prestasi

kerja di masing-masing bagian tersebut sudah cukup baik.

Disiplin kerja yang rendah dan pengawasan kerja yang kurang baik dapat

berpengaruh pada rendahnya prestasi kerja pegawai. Selain diduga karena belum

adanya sanksi yang tegas terhadap pelanggaran disiplin juga berkaitan dengan faktor

kepemimpinan. Sebagian pegawai merasa perhatian pimpinan Universitas HKBP

Universitas Sumatera Utara

Nommensen Medan terhadap pegawai masih kurang, terutama perhatian untuk mendengarkan keluhan dan masukan dari pegawai. Demikian pula dengan masalah komunikasi pimpinan, karena sebahagian pegawai beranggapan pimpinan kurang komunikatif. Kurangnya perhatian pimpinan kepada pegawai dan kurang komunikatif nya pimpinan kepada pegawai dapat berpengaruh pada disiplin kerja pegawai.
Tercapai atau tidaknya tujuan suatu organisasi sangat ditentukan oleh kemampuan dan wibawa seorang pemimpin dalam melaksanakan kepemimpinannya yaitu mempengaruhi serta mengarahkan tingkah laku bawahannya. Untuk mendapatkan disiplin yang baik, maka pemimpin harus memberikan kepemimpinan yang baik pula. Kepemimpinan seorang pimpinan dalam organisasi dapat menguatkan dan melemahkan motivasi orang-orang yang dipimpin. Jika motivasi tersebut tertuju yang baik, sesuai dengan rencana kerja organisasi, maka diharapkan prestasi kerja yang akan dicapai menjadi lebih baik dan sumber daya manusia yang dipimpin berdisiplin tinggi.
Oleh karena itu, penelitian mengenai hal ini sangat penting dan besar peranannya guna memberikan masukan bagi Universitas HKBP Nommensen Medan, khususnya mengenai kondisi sumber daya manusia sehingga dapat membantu menentukan langkah pengelolaan sumber daya manusia yang baik dan untuk menentukan strategi sumber daya manusia di masa yang akan datang.
Universitas Sumatera Utara

1.2. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas, perumusan masalah dalam penelitian ini
sebagai berikut: 1. Sejauhmana pengaruh disiplin kerja dan pengawasan kerja terhadap prestasi kerja
pegawai di Universitas HKBP Nommensen Medan? 2. Sejauhmana pengaruh kepemimpinan terhadap disiplin kerja pegawai
di Universitas HKBP Nommensen Medan?
1.3. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah:
1. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin kerja, dan pengawasan kerja terhadap prestasi kerja pegawai di Universitas HKBP Nommensen Medan.
2. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepemimpinan terhadap disiplin kerja pegawai di Universitas HKBP Nommensen Medan.
1.4. Manfaat Penelitian Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Sebagai bahan masukan bagi Universitas HKBP Nommensen Medan dalam mengelola sumber daya manusia melalui disiplin kerja, pengawasan kerja dan prestasi kerja pegawai.
2. Sebagai sumber informasi tambahan bagi pihak akademisi untuk menambah khazanah ilmu pengetahuan dan memperkaya penelitian ilmiah di Sekolah
Universitas Sumatera Utara

Pascasarjana Universitas Sumatera Utara, khususnya di Program Studi Magister Ilmu Manajemen. 3. Sebagai tambahan pengetahuan dan wawasan bagi peneliti dalam bidang ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia, khususnya mengenai pengaruh disiplin kerja, dan pengawasan kerja terhadap prestasi kerja pegawai di Universitas HKBP Nommensen Medan. 4. Sebagai bahan referensi bagi peneliti selanjutnya yang ingin mengkaji masalah yang sama di masa mendatang.
Universitas Sumatera Utara

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Penelitian Terdahulu Winanto (2009) melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Pengawasan
Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Prestasi Kerja Karyawan CV. Mugiharjo Kragilan Boyolali”. Penelitian tersebut menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan sensus, dan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, daftar pertanyaan (kuisioner) dan studi dokumentasi untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan pengawasan kerja terhadap prestasi kerja. Persamaan dengan penelitian ini adalah pada variabel bebasnya yaitu disiplin kerja dan pengawasan kerja dan variabel terikat yaitu prestasi kerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengawasan kerja dan disiplin kerja memberi sumbangan terhadap peningkatan maupun penurunan prestasi kerja secara signifikan. Artinya, semakin tinggi disiplin dan pengawasan kerja maka akan semakin tinggi pula prestasi kerja karyawan di CV Mugiharjo Kragilan Boyolali dan begitu juga sebaliknya. Sedangkan secara parsial variabel pengawasan kerja berpengaruh dominan terhadap prestasi kerja.
Nurhaida (2010) melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Lingkungan Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Prestasi Kerja Pegawai Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta Wilayah I Nanggroe Aceh Darussalam Sumatera Utara”. Kesamaan dalam penelitian tersebut adalah merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dan
9
Universitas Sumatera Utara

kuesioner sebagai alat pengumpul data utama. Sedangkan perbedaannya adalah variabel bebas yang diteliti adalah 2 (dua), yaitu lingkungan kerja, dan disiplin kerja. Sedangkan pada penelitian ini variabel bebasnya adalah disiplin kerja dan pengawasan kerja. Hasil penelitian pada hipotesis pertama menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan disiplin kerja secara serempak maupun secara parsial berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja, dan secara parsial yang berpengaruh paling dominan adalah disiplin kerja. Sedangkan hasil penelitian pada hipotesis kedua menunjukkan kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja.
2.2. Teori tentang Disiplin Kerja 2.2.1. Pengertian dan Jenis-jenis Disiplin Kerja
Disiplin berasal dari bahasa latin yaitu diciplina yang berarti latihan atau pendidikan, kesopanan, dan kerohanian serta pengembangan tabiat. Disiplin menitikberatkan pada bantuan kepada pegawai untuk mengembangkan sikap yang baik terhadap pekerjaan sehingga akan mempercepat tercapainya tujuan organisasi. Dalam kaitannya dengan pekerjaan Nitisemito (2000) menyatakan bahwa “Disiplin kerja merupakan suatu sikap, tingkah laku dan perbuatan yang sesuai dengan peraturan dari organisasi baik tertulis maupun tidak tertulis”.
Siswanto (2006) menyatakan bahwa “Disiplin kerja sebagai suatu sikap menghormati, menghargai, patuh, dan taat terhadap peraturan-peraturan yang berlaku baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis serta sanggup menjalankannya dan tidak mengelak menerima sanksi-sanksi apabila ia melanggar tugas dan wewenang yang
Universitas Sumatera Utara

diberikan kepadanya”. Selanjutnya menurut Sutrisno (2009) bahwa “Disiplin menunjukkan suatu kondisi atau sikap hormat yang ada pada diri karyawan terhadap peraturan dan ketepatan perusahaan”. Selanjutnya, menurut Wursanto (2000) bahwa “Disiplin adalah suatu ketaatan karyawan terhadap suatu aturan atau ketentuan yang berlaku dalam perusahaan atas dasar adanya suatu kesadaran atau keinsyafan bukan adanya unsur paksaan”.
Singodimedjo (2000) menyatakan disiplin adalah sikap kesediaan dan kerelaan seseorang untuk memahami dan mentaati norma-norma peraturan yang berlaku disekitarnya”. Kemudian, menurut Moekijat (2005) menyatakan bahwa “Disiplin adalah kesanggupan diri menguasai diri yang diatur”. Sedangkan menurut Fathoni (2006) menyatakan bahwa “Disiplin adalah kesadaran dan kesediaan seseorang mentaati semua peraturan perusahaan dan norma-norma sosial yang berlaku”. Sedangkan menurut Heidjrachman dan Husnan (2000) bahwa “Disiplin adalah setiap perorangan dan juga kelompok yang menjamin adanya kepatuhan terhadap perintah dan berinisiatif untuk melakukan suatu tindakan yang diperlukan seandainya tidak ada perintah”.
Disiplin adalah tindakan manajemen untuk memberikan semangat kepada pelaksanaan standar organisasi, ini adalah pelatihan yang mengarah pada upaya membenarkan dan melibatkan pengetahuan-pengetahuan sikap dan perilaku pegawai sehingga ada kemauan pada diri pegawai untuk menuju pada kerja sama dan prestasi yang lebih baik (Werther dan Davis, 2003). Sedangkan menurut Sastrohadiwiryo (2003) menyatakan bahwa “disiplin kerja dapat didefenisikan sebagai suatu sikap
Universitas Sumatera Utara

menghormati, menghargai, patuh, dan taat terhadap peraturan-peraturan yang berlaku baik yang tertulis maupun tidak tertulis serta sanggup menjalankannya dan tidak mengelak untuk menerima sanksi-sanksinya apabila ia melanggar tugas dan wewenang yang diberikan kepadanya”.
Berdasarkan pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa disiplin kerja adalah suatu keadaan tertib di mana keadaan seseorang atau sekelompok orang yang tergabung dalam organisasi tersebut berkehendak mematuhi dan menjalankan peraturan-peraturan perusahaan baik yang tertulis maupun tidak tertulis dengan dilandasi kesadaran dan keinsyafan akan tercapainya suatu kondisi antara keinginan dan kenyataan yang diharapkan agar para pegawai memiliki sikap disiplin yang tinggi dalam bekerja sehingga prestasi kerjanya meningkat.
Selanjutnya, tujuan disiplin kerja adalah untuk meningkatkan efisiensi kerja semaksimal mungkin dengan cara mencegah pemborosan waktu dan energi. Disiplin kerja dibutuhkan untuk tujuan organisasi yang lebih jauh, guna menjaga efisiensi dan mencegah dan mengoreksi tindakan-tindakan individu dalam itikad tidak baik terhadap kelompok. Sastrohadiwiryo (2003) menyatakan bahwa:
Secara khusus tujuan disiplin kerja para pegawai, antara lain: 1) Agar para pegawai menepati segala peraturan dan kebijakan ketenagakerjaan maupun peraturan dan kebijakan organisasi yang berlaku, baik tertulis maupun tidak tertulis, serta melaksanakan perintah manajemen dengan baik, 2) Pegawai dapat melaksanakan pekerjaan dengan sebaik-baiknya serta mampu memberikan pelayanan yang maksimum kepada pihak tertentu yang berkepentingan dengan organisasi sesuai dengan bidang pekerjaan yang diberikan kepadanya, 3) Pegawai dapat menggunakan, dan memelihara sarana dan prasarana, barang dan jasa organisasi dengan sebaik-baiknya, 4) Para pegawai dapat bertindak dan berpartisipasi sesuai dengan norma-norma yang
Universitas Sumatera Utara

berlaku pada organisasi, 5) Pegawai mampu menghasilkan prestasi kerja yang tinggi sesuai dengan harapan organisasi, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Selanjutnya, menurut Sutrisno (2009) menyatakan bahwa: Tujuan disiplin kerja yang baik akan tercermin pada suasana, yaitu: 1) tingginya rasa kepedulian karyawan terhadap pencapaian tujuan perusahaan, 2) tingginya semangat dan gairah kerja dan inisiatif para karyawan untuk melaksanakan pekerjaan, 3) besarnya rasa tanggung jawab para karyawan untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, 4) berkembangnya rasa memiliki dan rasa solidaritas yang tinggi dikalangan karyawan, 5) meningkatnya efisiensi dan produktivitas kerja pada karyawan. Berdasarkan tujuan disiplin kerja maka disiplin kerja pegawai harus ditegakkan dalam suatu organisasi. Tanpa dukungan disiplin pegawai yang baik, sulit bagi organisasi untuk mewujudkan tujuannya. Jadi, kedisiplinan adalah kunci keberhasilan suatu perusahaan/organisasi untuk mencapai tujuannya. 2.2.2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Disiplin kerja Disiplin kerja dapat dilihat sebagai sesuatu yang besar manfaatnya bagi kepentingan organisasi maupun bagi para pegawainya. Disiplin kerja yang tinggi merupakan harapan bagi setiap pimpinan kepada bawahan, dan pemimpin mempunyai pengaruh langsung atas sikap kebiasaan yang diperoleh pegawai. Kebiasaan itu ditentukan oleh pemimpin, baik dengan iklim atau suasana kepemimpinan maupun melalui contoh diri pribadi. Oleh karena itu, untuk mendapatkan disiplin yang baik, maka pimpinan harus memberikan kepemimpinan yang baik pula. Menurut Hasibuan (2005) menyatakan bahwa “Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kedisiplinan pegawai suatu organisasi, diantaranya: 1) Tujuan
Universitas Sumatera Utara

dan kemampuan, 2) Keteladanan pimpinan, 3) Balas jasa, 4) Keadilan, 5) Waskat, 6) Sanksi hukuman, 7) Ketegasan, 8) Hubungan kemanusiaan”. Berdasarkan faktorfaktor yang mempengaruhi disiplin kerja dapat dijelaskan bahwa: 1. Tujuan dan Kemampuan
Tujuan dan kemampuan ikut mempengaruhi tingkat kedisiplinan pegawai. Tujuan yang akan dicapai harus jelas dan ditetapkan secara ideal serta cukup menantang bagi kemampuan karyawan. Hal ini berarti bahwa tujuan (pekerjaan) yang dibebankan kepada pegawai harus sesuai dengan kemampuan pegawai bersangkutan, agar pegawai bekerja dengan sungguh-sungguh dan disiplin dalam mengerjakannya. 2. Teladan Pimpinan Teladan pim

Dokumen yang terkait

Dokumen baru

Analisis Pengaruh Disiplin Kerja dan Pengawasan Kerja terhadap Prestasi Kerja Pegawai di Universitas Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Nommensen Medan