2.5. Osteosarkoma Periosteal
Osteosarkoma periosteal adalah jenis kedua terbanyak dari osteosarkoma permukaan jukstakortikal, terhitung sekitar 1.5 dari semua kasus
osteosarkoma. Biasanya mengenai pasien pada dekade kedua dan ketiga kehidupan, dengan karakteristik lokasi sepanjang diafisis tulang panjang, paling
sering pada bagian tibia. Prognosis untuk osteosarkoma periosteal 83 untuk angka kelangsungan hidup 5 tahun lebih baik dari osteosarkoma konvensional
tapi lebih buruk dari osteosarkoma parosteal.
11,23,26
Osteosarkoma periosteal berasal dari lapisan germinativum periosteum. Pada tumor ini predominan mengandung tulang rawan dan dengan grading
sitologi intermediate atau grade 2, grading dimana di bawah osteosarkoma konvensional tapi di atas osteosarkoma parosteal. Gambaran radiologis yang
lazim dijumpai adalah massa jaringan lunak dengan reaksi periosteal, erosi kortikal dan penebalan kortikal. Osteosarkoma periosteal sering meluas tegak
lurus dari bagian dalam korteks ke arah batas luar dari tumor.
11,23
Karena pertimbangan dalam mendiagnosa secara radiologis osteosarkoma periosteum termasuk dalam tipe-tipe lain dari osteosarkoma jukstakortikal dan
tumor-tumor kondroid periosteal. Pada osteosarkoma parosteal massa jukstakortikal menjadi padat dan kaku yang terletak di luar korteks dan terjadi
pada metafisis, sedangkan osteosarkoma periosteal biasanya lebih litik dan menyebabkan erosi dan adanya reaksi kortikal periosteal, dan terjadi pada
diafisis. Tumor-tumor kondroid periosteal adalah massa jaringan lunak juxtakortikal dengan batas yang tegas, lokai tipikal di metafisis dan mengandung
kalsifikasi melengkung sepanjang lobules tulang rawan di perifer, sebaliknya
Universitas Sumatera Utara
osteosarkoma periosteal adalah massa jaringan lunak yang luas, lokasi biasanya di diafisis dan menghasilkan erosi kortikal dan reaksi periosteal yang tegak lurus
dengan korteks.
2,11,17,18,23
Gambar 2.24. Histologi dari osteoarkoma periosteal HE, pembesaran 25x menunjukkan struktur gambaran tegak lurus dengan matriks tulang panah
melengkung dan fokus dari neoplasma tulang rawan antara periosteum luar kepala anak panah dan bagian dalam dari tumor anak panah. Makroskopis
potongan koronal dari tumor.
11
Gambar 2.25. Histologi dari osteoarkoma periosteal HE, pembesaran 25x menunjukkan gambaran tulang rawan antara periosteum luar .
19
2.6 Osteosarkoma High Grade Surface