Unit Analisis Unit analisis adalah hal-hal yang diperhitungkan menjadi subjek penelitian Informan Peneliti memilih informan dengan teknik purposive sampling. Teknik

37

3.3 Unit Analisis dan Informan

3.3.1 Unit Analisis Unit analisis adalah hal-hal yang diperhitungkan menjadi subjek penelitian

atau keseluruhan unsur yang menjadi fokus penelitian Bungin, 2007. Dalam penelitian ini yang menjadi unit analisis atau objek kajiannya adalah mahasiswai yang melakukan perilaku dugem di Kota Medan yaitu di Kelab Malam Entrance Music Temple, Elegant KTV, dan New Zone.

3.3.2 Informan Peneliti memilih informan dengan teknik purposive sampling. Teknik

purposive sampling adalah salah satu teknik menentukan informan yang paling umum di dalam penelitian kualitatif, yaitu menentukan kelompok peserta yang menjadi informan sesuai dengan kriteria terpilih yang relevan dengan masalah penelitian tertentu. Ukuran sampel purposif sering kali ditentukan atas dasar teori kejenuhan titik dalam pengumpulan data saat data baru tidak lagi membawa wawasan tambahan untuk pertanyaan penelitian. Namun informan berikutnya akan ditentukan bersamaan dengan perkembangan review dan analisis hasil penelitian saat pengumpulan data berlangsung Bungin, 2007. Pemilihan informan tidak selalu wakil dari seluruh objek penelitian, tetapi yang penting informan memiliki pengetahuan yang cukup serta mampu menjelaskan masalah penelitian. Informan penelitian diperoleh melalui key person karena peneliti sudah memahami informasi awal tentang objek penelitian maupun informan penelitian, sehingga hanya membutuhkan key person untuk melakukan wawancara atau observasi. Universitas Sumatera Utara 38 Adapun kriteria informan dalam penelitian ini adalah: 1. Pengunjung yang berstatus mahasiswai, 2. Pengunjung yang berstatus mahasiswai yang berumur 18-24 tahun, 3. Pengunjung yang berstatus mahasiswai dengan frekuensi kunjungan ke kelab malam tersebut minimal satu kali dalam seminggu. Dalam penelitian ini ditentukan dua jenis informan, yaitu: 1. Informan Kunci Informan kunci dalam penelitian ini adalah para mahasiswai yang melakukan perilaku dugem yang berumur 20-23 tahun dan melakukan aktivitas dugem minimal satu kali dalam seminggu. Dalam penelitian ini, mahasiswai yang menjadi informan kunci sebanyak 10 orang yaitu Aji, Andri, Pratama, Luis, Dita, Dino, Andi, Galih, Jack, Dera. 2. Informan Biasa Informan biasa dalam penelitian ini bisa siapa saja yang dianggap sesuai dan bisa dijadikan sebagai informan. Dalam penelitian ini yang menjadi informan biasa adalah para personil manajemen dari tiga kelab malam yaitu Entrance, Elegant, dan New Zone sebanyak 3 orang meliputi 1 karyawan kelab malam Entrance, 1 karyawan Elegant, dan 1 karyawan New Zone, Kasi Hiburan Bidang ODTW Disbudpar Medan yaitu Bapak Bagindo Uno Harahap, Ibu Dewi, dan Ibu Santi.

3.4 Teknik Pengumpulan Data