51 hubungannya dengan jurusan yang Ia pilih di perkuliahan yaitu Komunikasi. Bela
sangat senang mempelajari mengenai dunia broadcasting, sehingga Bela sangat senang menjalani pekerjaannya saat ini.
Selain karena faktor hobi, Bela juga mengatakan hal lain yang membuatnya memilih bekerja sambil kuliah adalah faktor kemandirian. Selagi
masih muda Bela sangat bersemangat untuk mencari uang tambahan untuk membantunya menjadi mandiri dan menikmati hasil kerja keras sendiri, agar nanti
ketika Ia sudah selesai belajar di bangku kuliah, Ia tidak perlu pusing lagi untuk mencari pekerjaan dan harus bersaing dengan para pencari kerja lainnya.
Bela tidak merasa kesulitan ketika ditanyakan mengenai pembagian waktu antara kuliah dan bekerja.Karena pekerjaan yang dipilih oleh Bela ini waktunya
sangat fleksibel dan bisa disesuaikan dengan jadwal kuliahnya. Pimpinan tempat Bela bekerjapun sangat memahami hal ini karena dulunya pimpinannya tersebut
pun menjalani hal yang sama dengan para bawahannya. Orang tua Bela sangat mendukung kegiatan Bela saat ini karena hal yang
dilakukan Bela ini merupakan kegiatan yang positif.Selain hobinya tersalurkan, bakatnya pun dapat di asahnya dengan baik.Sama seperti orang tua yang lainnya,
asalkan kegiatannya
bekerja sampingan
ini tidak
membuatnya mengenyampingkan tugas utamanya sebagai mahasiswa, maka orang tua sangat
memberikan izin kepada anak-anaknya.
4.3 Pilihan Bekerja Remaja Perempuan Pada Era Postmodern di Kota
Medan
Pada umumnya pilihan bekera pada perempuan terjadi ketika mereka sudah benar-benar merasa memerlukan pekerjaan.Contohnya ketika seorang
Universitas Sumatera Utara
52 perempuan yang telah selesai mengerjakan studinya di perkuliahan.Setelah
mendapat gelar sebagai sarjana tentunya mereka berbondong-bondong untuk mencari pekerjaan yang mereka cita-citakan sejak awal.Menjadi pegawai
kantoran, pegawai di sebuah Bank ternama, menjadi seorang guru, ataupun bagi mereka yang senang berbisnis.Tetapi tidak semua perempuan melakukannya
setelah mereka mendapatkan gelar sarjana, ada sebagian perempuan yang mencari pekerjaan justru ketika mereka sedang berada dibangku kuliah.
Keputusan untuk mencari pekerjaan ketika sedang menyandang status sebagai mahasiswi tentu tidaklah mudah. Mereka harus teliti untuk menentukan
pekerajaan apa yang dapat mereka ambil tetapi tidak merusak jadwal wajib mereka sebagai mahasiswi diperkuliahan. Tentunya setiap perusahaan selalu
memiliki jadwal bekerja yang full time setiap harinya. Dengan jadwal yang umumnya dimulai dari senin hingga jumat, dan jadwal yang selalu dibuat dari
pukul 08.00 pagi hingga pukul 17.00 sore, membuat para mahasiswi yang berniat untuk bekerja pun dengan berat hati mencari lagi perusahaan-perusahaan lain
yang tidak memiliki jadwal seperti itu. Ternyata banyak juga mereka dapati perusahaan yang memiliki jadwal bekerja yang tidak selalu dimulai dari pagi dan
diakhiri di sore hari. Beberapa perusahaan juga membuat jadwal sift untuk karyawannya. Jadwal ini biasa disebut dengan istilah part time.Seperti jadwal
yang dimiliki oleh perusahaan tempat informan Bella bekerja sebagai penyiar radio.
“Kalau untuk membagi waktu antara bekerja dan kuliah saya, sejauh ini saya tidak mendapati masalah apa
–apa.Karena jadwal saya sebagai penyiar radio di sini tidak mewajibkan saya bekerja
dari pagi sampai sore, tetapi hanya waktu yang dibutuhkan selama
Universitas Sumatera Utara
53 saya siaran.Contohnya hanya dua sampai empat jam.Jadi bekerja
sebagai penyiar kebanyakan statusnya adalah part time. ”
Selain di perusahaan media contohnya radio, jadwal seperti ini banyak
digunakan oleh perusahaan yang bergerak dibidang makanan dan minuman.Para karyawan dapat memilih waktu bekerja dengan dua system waktu, pagi sampai
siang dan siang sampai malam hari.Ini memudahkan untuk para pencari kerja yang pada umumnya adalah seorang mahasiswa.Dimana para mahasiswa yang
pada pagi harinya kuliah tentunya dapat memilih bekerja pada waktu sore hingga malam hari.Begitu juga sebaliknya.Para mahasiswa yang mengambil jadwal
kuliah pada malam hari tentunya dapat mengambil pekerjaan pada pagi harinya. Pilihan bekerja tidak hanya dilakukan dalam perusahaan saja.Banyak jenis
perusahaan yang dapat digeluti oleh seseorang.Masih banyak jenis pekerjaan lainnya, seperti yang dijalani oleh para informan dalam penelitian.Menjadi
seorang guru private, seorang guru piano, maupun berbisnis, semua dapat dilakukan oleh seseorang yang memutuskan untuk menjalani kuliah sambil
bekerja.Tentunya jenis pekerjaan yang mereka pilih pun bukan jenis pekerjaan yang dapat menyita waktu mereka.Pada umumnya mereka yang memilih jenis
pekerjaan ini adalah semata karena hobi maupun bakat yang ada dalam diri mereka.Banyak yang menjadikan hobi atau bakat yang mereka punya untuk
dihasilkan menjadi pundi-pundi penghasilan, dan yang pasti jenis pekerjaan ini selalu dikerjakan dengan senang hati.
Dari hasil pemikiran di atas tentunya sangat erat kaitannya dengangaya hidup yang saat ini sudah menjadi prioritas di kalangan remaja. Tetapi remaja
yang mampu menempatkan gaya hidupnya dengan baik di tengah masyarakat akan mampu membendung gaya hidup yang berlebihan. Orang-orang cenderung
Universitas Sumatera Utara
54 menilai postmodern menghasilkan gaya hidup hedonisme, menipisnya kesadaran
akan nilai-nilai kesucian, dan lain sebagainya. Tetapi sebenarnya, postmodern tidak identik dengan sikap hidup yang demikian.Sikap hidup negatif tersebut
merupakan salah satu hasil dari penafsiran falsafah postmodern.
4.4 Jenis Pekerjaan Yang Semakin Bertambah