Valuasi Ekonomi Kegiatan Penambangan Galian C terhadap kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Aceh Utara

VALUASI EKONOMI KEGIATANPENAMBANGAN GALIAN C TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
DI KABUPATEN ACEH UTARA
DISERTASI
Oleh
RUSYDI NIM.068106010
Program Doktor ( S3 ) Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL)
SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN 2014
Universitas Sumatera Utara

VALUASI EKONOMI KEGIATAN PENAMBANGAN GALIAN C TERHADAP KESEJAHTERAAN
MASYARAKATDI KABUPATEN ACEH UTARA
DISERTASI
Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Doktor dalam Program Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan pada Sekolah Pascasarjana
Universitas Sumatera Utara dibawah pimpinan Rektor Universitas Sumatera Utara Prof.Dr.dr. Syahril Pasaribu. DTM&H,M.Sc, (CTM),SP.A(K) untuk dipertahankan
dihadapan sidang Terbuka Senat Universitas Sumatera Utara
Oleh
RUSYDI NIM.068106010
Program Doktor ( S3 ) Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL)
SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN 2014
Universitas Sumatera Utara

Judul Disertasi
Nama Mahasiswa Nomor Induk Mahasiswa Program Studi

: VALUASI

EKONOMI

KEGIATAN

PENAMBANGAN GALIAN C TERHADAP

KESEJAHTERAAN

MASYARAKAT

DI

KABUPATEN ACEH UTARA

: RUSYDI

: 068106010

: Doktor (S3) Pengelolaan Sumberdaya Alam dan

Lingkungan

Menyetujui Komisi Pembimbing

(Prof. Dr. Ir. A.Rahim Matondang, MSIE) Promotor

(Prof . Dr. Ramli,SE,. MS) Co-Promotor

(Dr . Ishak Hasan, M.Si) Co-Promotor

Ketua Program Studi

Direktur

(Prof.Dr.Retno Widhiastuti.,MS)

(Prof.Dr.Erman Munir.,M.Sc)

Tanggal Lulus: 8 April 2014

Universitas Sumatera Utara

Telah diuji pada ujian terbuka (Promosi)

Tanggal

: 8 April 2014

PANITIA PENGUJI DISERTASI

Pimpinan sidang
Ketua Anggota

: Prof. Dr.dr. Syahril Pasaribu, DTM&H, M.Sc, (CTM) Sp.A(K) (Rektor Universitas Sumatera Utara)
: Prof. Dr.A.Rahim Matondang, MSIE (USU Medan) : Prof. Dr. Ramli.SE., MS (USU Medan) : Dr.Ishak Hasan., M.Si (UNSYIAH Banda Aceh) : Prof. Dr.Ir.Sumono (USU Medan) : Prof. Dr.Retno Widhiastuti.,MS (USU Medan) : Prof. Dr.Ritha Dalimunthe.,M.Si (USU Medan) : Dr.Apridar.SE.,M.Si (UNIMAL Lhokseumawe)

Universitas Sumatera Utara

PERNYATAAN
Judul Disertasi
“VALUASI EKONOMI KEGIATAN PENAMBANGAN GALIAN C TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
DI KABUPATEN ACEH UTARA”
Dengan ini penulis menyatakan bahwa disertasi ini disusun sebagai syarat untuk memperoleh gelar Doktor Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan pada Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara adalah benar merupakan karya penulis sendiri.
Adapun pengutipan-pengutipan yang penulis lakukan pada bagian-bagian tertentu dari karya orang lain dalam penulisan disertasi ini, telah penulis cantumkan sumbernya secara jelas sesuai dengan norma, kaidah, dan etika penulisan imiah.
Apabila dikemudian hari ternyata ditemukan seluruh atau sebagain disertasi ini bukan karya penulis sendiri atau adanya plagiat dalam bagian-bagian tertentu, penulis bersedia menerima sanksi pencabutan gelar akademik yang penulis sandang dan sanksisanksi lainnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku .
Medan, 8 April 2014 Penulis,
Rusydi
Universitas Sumatera Utara

VALUASI EKONOMI KEGIATAN PENAMBANGAN GALIAN C TERHADAP
KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN ACEH UTARA
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui valuasi ekonomi kegiatan penambangan galian C terhadap kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Aceh Utara, sehingga penambangan yang tidak mendukung kelangsungan kehidupan masa depan dapat dikurangi dan bisa meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat. Penelitian dilakukan di beberapa kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara provinsi Aceh . Parameter yang diamati ada beberapa variabel, terbukanya lapangan kerja, kerusakan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini juga menggunakan model regresi untuk melihat pengaruh valuasi ekonomi dampak lingkungan penambangan terhadap kesejahteraan masyarakat, dan nilai yang harus dibayar pengusaha pada Pemerintah daerah dengan motode menghitung ongkos produksi dan unit rent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak kegiatan penambangan galian C yang terdiri dari variabel terbukanya lapangan kerja berpengaruh positif terhadap kesejahteraan masyarakat, sedangkan kerusakan lingkungan menunjukkan pengaruh negatif terhadap kesejahteraan masyarakat sesuai dengan hipotesis yang diajukan. Dan hasil kelayakan pengutipan biaya pasir sebesar Rp.80.000/truk dan untuk Koral dengan biaya Rp.120.000/truk sedangkan untuk biaya kerikil sebesar Rp.124.000/truk. Model regresi menunjukkan bahwa variabel terbukanya lapangan kerja menunjukkan pengaruh sebesar 62 %, sedangkan kerusakan lingkungan berpengaruh sebesar 49 % terhadap kesejahteraan masyarakat. Sedangkan pengaruh total dari kedua variabel yaitu terbukanya lapangan kerja , kerusakan lingkungan terhadap kesejahteraan masyarakat adalah sebesar 39 %. Dengan demikian kesejahteraan masyarakat dengan adanya pengaruh dari dampak kegiatan penambangan mempunyai pengaruh positif.
Kata kunci : Valuasi ekonomi, kegiatan penambangan galian C, kesejahteraan masyarakat
Universitas Sumatera Utara

ECONOMIC VALUATIONACTIVITY QUARRYING C MINING ON WELFARE SOCIETY IN THE DISTRICT NORTH ACEH ABSTRACT
The economic valuation of mining quarrying C on welfare in North Aceh district, to support the sustainaibility and improve the welfare of sociaty. The study was conducted in places in North districs Aceh. The observed parameters are work opportunities, environmental degradation, and social welfare. This studyalso uses a regression model to see the effect of the economic valuation of the environmental impact of mining on public welfare, and the value to be paid to the local government employers using the cost of production and the unit rent. The results of budget showedthat the impact of mining quarring C consists of variable work opportunities a possitive effect on the welfare of the community eccording hyphothesis . The resulting feasibility citations sales cost sand Rp.80.000/tucts cost of sant and coral at a cost to Rp.120.000/tructs while for the cost of Rp.124.000/truct gravel. The regression model showed that the work opportunities demontrate the effect by 62 % , while the effect of environmental damage by 49 % against the public welfare. While the total effect of the two variables work opportunities environmental damage to the walfare of society is at 39 %. Thus the publict welfare with the influence of the impact of mining activities a positive effect.
Keyword: economic valuation, miningactivities quarrying C, the public welfare
Universitas Sumatera Utara

RIWAYAT HIDUP
Penulis dilahirkan di Kabupaten Aceh Utara, Aceh Pada Tanggal 31 Desember 1966, dari Abu bernama Abubakar Umar dan ibu Raflah Hasan , sebagai Anak keenam dari enam bersaudara. Tahun 1995 penulis melanjutkan pendidikan Sarjana S1 di Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh Lhokseumawe, lulus tahun 1999. Pada tahun 2001 penulis mendapatkan kesempatan mengikuti Program S2 pada Program Ilmu Ekonomi, Universitas Padjadjaran Bandung, Lulus tahun 2003. Kemudian pada tahun 2007 penulis mengikuti Program S3 pada Program Sumberdaya Alam dan Lingkungan , Universitas Sumatera Utara. Beasiswa Pendidikan Pascasarjana diperoleh dari Bantuan Pendidikan dari APBA Pemerintah Aceh , dan juga pada tahun 2008 memperoleh Beasiswa luar negeri dari Program Sandwich Dirjen Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia dengan tujuan Universitas Kebangsaan Malaysia. Penulis menikah pada tanggal 14 Agustus 1994 dengan Kiswarada ,SE,dan dikarunia 2 orang anak, Alwin Rusydi yang lahir pada tanggal 24 Desember 1995, dan Salsabila Rusydi, lahir 14 Maret 2000. Penulis bekerja karang ini di Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, sejak bulan Oktober tahun 2000 hingga sekarang.
Universitas Sumatera Utara

KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kita kehidupan yang layak dipermukaan bumi ini. Selawat dan salam kita persembahkan pada Rasulullah Muhammad SAW yang telah membawa sertakan kita pada jalan yang lurus dan benar. Berkat tersebut penulis dapat menyelesaikan penelitian dan penulisan disertasi ini yang berjudul “Valuasi Ekonomi Kegiatan Penambangan Galian C terhadap kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Aceh Utara”
Pada kesempatan ini penulis menyampaikan rasa hormat dan ucapan terimakasih yang sedalam-dalamnya serta penghargaan kepada :
1. Bapak Prof.Dr.dr. Syahril Pasaribu, DTM&H, M.Sc, (CTM), Sp.A(K), Rektor Universitas Sumatera Utara yang telah memberikan kesempatan kepada penulis mengikuti Program Studi Doktor Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan.
2. Bapak Prof. Dr.Erman Munir.M.Sc, Direktur Sekolah Pasca Sarjana Universitas Sumatera Utara, yang telah memberikan kesempatan kepada penulis menjadi peserta Program Studi Doktor Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan.
3. Ibu Prof.Dr. Retno Widhiastuti,MS, Selaku Ketua Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan sekaligus sebagai Penguji, atas bimbingan penuh dan selalu memberi dorongan bagi penulis
Universitas Sumatera Utara

untuk dapat menyelesaikan Doktor, arahan serta saran-saran perbaikan sehingga penulis dapat menyelesaikan disertasi ini. 4. Bapak Prof.Dr.Ir.A.Rahim Matondang, MSIE, selaku Promotor, atas bimbingan penuh dan Motivasi yang luar biasa, arahan serta saran-saran perbaikan, serta beliau bersedia mengunjungi lokasi penelitian penulis di Aceh sehingga penulis dapat menyelesaikan disertasi ini. 5. Bapak Prof.Dr.Ramli,SE.,MS, selaku Co-Promotor, atas bimbingannya ,arahan yang tidak kenal lelah dan kesabaran dalam membimbing penyusunan disertasi dari awal demi kesempurnaan disertasi ini. 6. Bapak Dr.Ishak Hasan.,M.Si sebagai Co-Promotor yang sementar lagi akan memperoleh guru Besar selalu membimbing dengan penuh semangat, mendorong dan memberi kesempatan untuk membedah disertasi beliau sehingga banyak referensi yang bisa membantu penulisan disertasi ini. 7. Bapak Prof.Dr.Ir.Sumono dan Ibu Prof. Dr. Ritha F.Dalimunthe.,M.Si selaku penguji atas kesedian waktu dan memberikan penilaian maupun saran-saran yang sangat baik demi penyempurnaan penulisan disertasi ini. 8. Bapak Dr. Apridar.SE.,M.Si, selaku Rektor Universitas Malikussaleh yang telah memberikan kesempatan menyelesaikan pendidikan program Doktor (S3) pada Program Doktor Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Universitas Sumatera Utara dan merangkap selaku penguji
Universitas Sumatera Utara

luar yang telah meluangkan waktunya memberikan penilaian, saran dan masukan sehingga disertasi ini menjadi lebih baik. 9. Seluruh Staf pengajar , Bapak Dr.Delvian.SP,.MP selaku sekretaris Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan lingkungan dan Staf administrasi Ibu Maya, Ibu Putri dan Bapak Amin pada Program Studi pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan yang telah banyak membantu. 10. Prof.A. Hadi Arifin. SE.,M.Si Mantan Rektor Universitas Malikussaleh, pada masa periode sebagai rektor, telah memberi izin kepada penulis untuk mengikuti program Doktor (S3) Pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan Universitas Sumatera Utara. 11. Dekan fakultas ekonomi universitas Malikussaleh serta para pembantu dekan yang telah memberi dorongan dalam menyelesaikan pendidikan pada program Doktor (S3) Pengelolaan Sumberdaya alam dan lingkungan. 12. Bapak Tarmizi.A.Karim mantan Bupati Aceh Utara, Mantan PJ Gubernur Aceh dan saat ini Dirjen PMD Kementerian Dalam Negeri RI di Jakarta, telah banyak membantu, membimbing dan memotivasi pada penulis untuk melanjutkan pendidikan Doktor hingga selesai 13. Kementerian Pendidikan dan Kebudayan DIKTI Jakarta, yang telah memberikan beasiswa Program SANDWICH kepada penulis di University Kebangsaan Malaysia (UKM ).
Universitas Sumatera Utara

14. Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan Pemerintah Kota Lhokseumawe yang telah membantu biaya pendidikan untuk penulis sehingga dapat menyelesaikan disertasi ini.
15. Terimakasih juga saya ucapkan pada Prof.Dr.Jamaluddin,SH.,M.Hum, Dr.Syarifuddin Hasyim,SH.,MH, Drs.Ayub,M.Si, Dr.Asnawi, Dr Tarmizi Abbas, Dr.Murhaban, Jullimursyida.Ph.D,Dr.Sulaiman,SH,MH, Dr.Khalsiah Dr.M.Nazaruddin, dr.Gani Puteh, Dr.Ir.Khusrizal, T.Nazaruddin,SH.M.Hum, Dr.Nasrun, Dahlan A.Rahman,M.Si Dr.Yusra, Dr.Mawardati, Dr.Alwi,Adnan,SE.,M.Siyang telah membantu penulis dalam penulisan disertasi ini
16. Seluruh teman teman Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, Khusunya teman seperjuangan mahasiswa S3 Angkatan 2006/2007. Dr.Rinidar, Dr.Tertia
17. Keluarga, Doa dan ucapan terimakasih dan penghargaan setinggitingginya kepada kedua orang tua penulis (Almarhum)Tgk. Abubakar Umar dan (Almarhummah) Tgk. Raflah Hasan yang telah melahirkan dan membesarkan penulis, memberikan bimbingan, doa dan dorongan moril, serta keluarga besar penulis Marzuki, Nurjannah, Hasnah Abubakar,Basaruddin Abubakar, Aminah Abubakar,Drs.Atqia Abubakar, Lukman Abubakar dan mertua penulis Ramli Daud (Almarhum), Aminah Hanan serta Atikah,SE , Nellita,S.Pd, Liliyanti,S.Pd yang telah banyak memanjatkan doa untuk cepat selesainya studi bagi penulis.
Universitas Sumatera Utara

18. Isteriku tercinta Kiswarada, SE, dan kedua anakku tersayang , Alwin Rusydi, Salsabila Rusydi dan keponakanku Linda yang dengan sabar dan tabah telah banyak berkorban baik moril maupun materil, memberikan semangat selama penulis mengikuti perkuliahan, melaksanakan penelitian hingga penyelesaian penulisan disertasi ini, penulis ucapkan banyak terimakasih.
Disertasi ini masih jauh dari sempurna. Kritik dan saran akan penulis terima dengan besar hati dan rasa syukur. Semoga disertasi ini memberi manfaat kepada yang membacanya, dan ikut menambah khasanah ilmu pengetahuan . Semoga Allah
SWT memberikan balasan pahala kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan moril maupun materil kepada penulis selama menjalankan perkuliahan, penelitian, sampai dengan penyusunan disertasi. Amin
Medan, 8 April 2014 Rusydi
Universitas Sumatera Utara

DAFTAR ISI

Halaman

ABSTRAK................................................................................................. ABSTRACT................................................................................................. RIWAYAT HIDUP................................................................................... KATA PENGANTAR.............................................................................. DAFTAR ISI ............................................................................................. ....... DAFTAR TABEL ..................................................................................... ...... DAFTAR GAMBAR ................................................................................ ....... DAFTAR LAMPIRAN .....................................................................................

i ii iii iv ix xii xv xvii

BAB I.

PENDAHULUAN ................................................................................1 1.1. Latar Belakang.............................................................................1 1.2. Perumusan Masalah.....................................................................8 1.3. Tujuan Penelitian.........................................................................9 1.4. Manfaat penelitian .............................................................. ......10 1.5. Novelty .............................................................................. .......10 1.6. Kerangka pemikiran penelitian .................................................11 1.7. Hipotesis ................................. .................................................11

BAB II. 2.3.

TINJAUAN PUSTAKA .....................................................................13 2.1. Penelitian Terdahulu .................................................................13 2.2. Penambangan Galian C ................................... .........................17
Perkembangan Pengelolaan Bahan Galian C ...........................18 Dampak Penambangan Galian C ........................................................20
Dampak Kegiatan Pertambangan terhadap Lingkungan ...........22 2.4. Industri Pertambangan ..............................................................26 2.5. Valuasi ekonomi .......................................................................29
Valuasi Ekonomi dampak lingkungan.......................................33 2.6. Metode Valuasi Ekonomi .........................................................36
2.6.1. Valuasi Ekonomi dengan pendekatan fungsi Permintaan ......................................................................36
2.6.2. Valuasi Ekonomi dengan pendekatan bukan Fungsi permintaan .........................................................39
2.7. Kesejahteraan Masyarakat.........................................................49 2.8 Pengertian ongkos produksi dalam jangka pendek ...................51

BAB III. METODE PENELITIAN....................................................................53 3.1. Tempat dan Waktu Penelitian ...................................................53 3.2. Gambaran umum lokasi penelitian............................................54

Universitas Sumatera Utara

3.3. Populasi dan sampel ..................................................................55 3.3.1 Populasi ..................................................................... ......55 3.3.2 Sampel ....................................................................... ......55
3.4. Tehnik pengumpulan data .................................................. ......57 3.5. Jenis dan sumber data ....................................................... .......59 3.6. Variabel dan parameter penelitian ............................................60 3.7. Pengujian Validitas dan Relibialitas..........................................63
3.7.1. Uji Validitas.....................................................................63 3.7.2. Uji Reliabitas ..................................................................64 3.8. Pengujian hipotesis ....................................................................65 3.8.1 Pengujian secara parsial (Uji t).......................................65 3.8.2 Pengujian secara simultas (Uji F)...................................65 3.8.3Uji hipotesis perhitungan ongkos produksi............. ..........66 3.9. Analisis Data .............................................................................66
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ..................................76
4.1. Keadaan Geografis Lokasi Penelitian........................................76 4.1.1 Ketersedian Sumberdaya Galian C................................78 4.1.2 Kondisi Sosial Ekonomi ................................................78 4.1.2.1. Kondisi Sosial...................................................78 4.1.2.2. Kondisi Ekonomi ..............................................79
4.2. Karakteristik Responden ...........................................................80 4.3. Analisis Valuasi Ekonomi di Lokasi Penambangan
Galian C di Kab Aceh Utara......................................................95 4.3.1............................................................................... Tanggapan
responden terhadap terbukanya Lapangan kerja pada kegiatan penambangan Galian C .........................................................................95 4.3.2 Tanggapan Masyarakat terhadap Kerusakan Lingkungan .................................................................101 4.5. Pertimbangan Responden terhadap kesejahteraan Masyarakat Lingkungan penambangan Galian Cdi Kabupaten Aceh Utara......................................................113 Peningkatan pendapatan yang diterima oleh Pekerja tambang 113 4.6. Analisis Hasil Uji Validitas dan Realibilitas ...........................124 4.6.1 Analisi hasil uji Validitas.............................................124 4.6.2 Analisis Hasil uji Realibilitas ......................................126 4.7. Pengaruh Langsung.....................................................................................127 4.7.1.Pengaruh terbukanya lapangan kerja Terhadap Kesejahteraan Masyarakat.......................................127 4.7.2 Pengaruh Kerusakan Lingkungan Terhadap Kesejahteraan Masyarakat.......................................128 4.7.3 Pengaruh terbukanya lapangan kerja dan,
Universitas Sumatera Utara

Kerusakan Lingkungan Terhadap Kesejahteraan Masyarakat ...................................................................................129
4.7.4. Pengaruh tidak Langsung dan jumlah Total Pengaruh.........................................................................132 4.7.5. Pengaruh terbukanya kesempatan kerja (X1) Terhadap Kesejahteraan Masyarakat (Y) Melalui Kerusakan Lingkungan (X2) ......................................134 4.7.6. Harga yang harus dibayar dalam setiap pengambilan Galian C oleh Pengusaha khususnya Pasir, Kerikil dan Koral…………………………………………………..134 4.7.7. Uji t (Pengjian secara Parsial)...................................................................152 4.7.8.Uji F Pengujian Hipotesis secara Simultan …...........................................153
Pembahasan .............................................................................155
5.1. Pengaruh terbukanya lapangan kerja terhadap kesejahteraan masyarakat .................................................................155 5.2. Pengaruh kerusakan lingkungan terhadap kesejahteraan masyarakat
........................................................................ .........................156 5.3. Pengaruh terbukanya lapangan kerja dankerusakan lingkunganterhadap kesejahteraan masyarakat kesejahteraan ………………………........................................157 5.4 Pengaruh tidak langsung (indirect Effect) dan jumlah
Total pengaruh (total effect) ...................................................158 5.5 Pengaruh terbukanya kesempatan kerja (X1) terhadap
Kesejahteraan masyarakat (Y) melalui kerusakan Lingkungan ........................................................................ .....159 5.6 Harga yang harus dibayar dalam setiap pengambilan galian C oleh pengusaha khususnya pasir,kerikil dan koral ................................................................................... .....159 5.7 Temuan teoritis .................................................................. .....163
BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN ..................................................... .......167 6.1 Kesimpulan ........................................................................ .....167 6.2 Saran .................................................................................. .....169
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................... ......171 LAMPIRAN
Universitas Sumatera Utara

VALUASI EKONOMI KEGIATAN PENAMBANGAN GALIAN C TERHADAP
KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN ACEH UTARA
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui valuasi ekonomi kegiatan penambangan galian C terhadap kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Aceh Utara, sehingga penambangan yang tidak mendukung kelangsungan kehidupan masa depan dapat dikurangi dan bisa meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat. Penelitian dilakukan di beberapa kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara provinsi Aceh . Parameter yang diamati ada beberapa variabel, terbukanya lapangan kerja, kerusakan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini juga menggunakan model regresi untuk melihat pengaruh valuasi ekonomi dampak lingkungan penambangan terhadap kesejahteraan masyarakat, dan nilai yang harus dibayar pengusaha pada Pemerintah daerah dengan motode menghitung ongkos produksi dan unit rent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak kegiatan penambangan galian C yang terdiri dari variabel terbukanya lapangan kerja berpengaruh positif terhadap kesejahteraan masyarakat, sedangkan kerusakan lingkungan menunjukkan pengaruh negatif terhadap kesejahteraan masyarakat sesuai dengan hipotesis yang diajukan. Dan hasil kelayakan pengutipan biaya pasir sebesar Rp.80.000/truk dan untuk Koral dengan biaya Rp.120.000/truk sedangkan untuk biaya kerikil sebesar Rp.124.000/truk. Model regresi menunjukkan bahwa variabel terbukanya lapangan kerja menunjukkan pengaruh sebesar 62 %, sedangkan kerusakan lingkungan berpengaruh sebesar 49 % terhadap kesejahteraan masyarakat. Sedangkan pengaruh total dari kedua variabel yaitu terbukanya lapangan kerja , kerusakan lingkungan terhadap kesejahteraan masyarakat adalah sebesar 39 %. Dengan demikian kesejahteraan masyarakat dengan adanya pengaruh dari dampak kegiatan penambangan mempunyai pengaruh positif.
Kata kunci : Valuasi ekonomi, kegiatan penambangan galian C, kesejahteraan masyarakat
Universitas Sumatera Utara

ECONOMIC VALUATIONACTIVITY QUARRYING C MINING ON WELFARE SOCIETY IN THE DISTRICT NORTH ACEH ABSTRACT
The economic valuation of mining quarrying C on welfare in North Aceh district, to support the sustainaibility and improve the welfare of sociaty. The study was conducted in places in North districs Aceh. The observed parameters are work opportunities, environmental degradation, and social welfare. This studyalso uses a regression model to see the effect of the economic valuation of the environmental impact of mining on public welfare, and the value to be paid to the local government employers using the cost of production and the unit rent. The results of budget showedthat the impact of mining quarring C consists of variable work opportunities a possitive effect on the welfare of the community eccording hyphothesis . The resulting feasibility citations sales cost sand Rp.80.000/tucts cost of sant and coral at a cost to Rp.120.000/tructs while for the cost of Rp.124.000/truct gravel. The regression model showed that the work opportunities demontrate the effect by 62 % , while the effect of environmental damage by 49 % against the public welfare. While the total effect of the two variables work opportunities environmental damage to the walfare of society is at 39 %. Thus the publict welfare with the influence of the impact of mining activities a positive effect.
Keyword: economic valuation, miningactivities quarrying C, the public welfare
Universitas Sumatera Utara

BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Total permintaan umat manusia sejagat raya terhadap sumberdaya alam dan jasa-
jasa lingkungan di dunia khususnya di Indonesia telah melampaui daya dukung bumi dalam menyediakan (memproduksi) segenap sumberdaya alam dan jasa-jasa lingkungan, sementara jumlah penduduk serta pendapatan masyarakat semakin meningkat (Dahuri 2012). Oleh karena itu, permintaan barang dan jasa di masa mendatang akan terus meningkat pula yang semakin tidak dapat dipenuhi lagi dari hasil-hasil pendayagunaan sumberdaya alam. Sebagai konsekuensinya, tuntutan untuk memanfaatkan sumberdaya alam dimasa mendatang juga akan meningkat. Beberapa kenyataan yang terjadi dalam lingkungan kita saat ini diantaranya peningkatan jumlah penduduk, kegiatan industri, pencemaran, ketersediaan air bersih, pengelolaan secara berlebihan dan faktor penting lainnya. Semua faktor faktor ini merupakan komponen yang saling terkait dalam berkehidupan saat ini.
Untuk mencapai optimalisasi pemanfaatan sumberdaya alam diperlukan adanya neraca sumberdaya alam dan lingkungan yang memerlukan penilaian ekonomi (valuasi ekonomi) terhadap cadangan pemanfaatan sumberdaya alam dan juga diarahkan bagaimana pengelolaan sumberdaya tersebut tepat guna dan seefesien mungkin dengan tidak mengurangi sumberdaya untuk generasi mendatang (sustainable development).
Pembangunan merupakan upaya sadar untuk mengelola dan memanfaatkan sumberdaya guna meningkatkan mutu kehidupan masyarakat. Pertumbuhan ekonomi yang merupakan indikator keberhasilan suatu pembangunan seringkali digunakan untuk
Universitas Sumatera Utara

mengukur kualitas hidup manusia sehingga semakin tinggi nilai pertumbuhan ekonomi maka semakin tinggi pula taraf kualitas hidup manusia. Semakin cepat pertumbuhan ekonomi akan semakin banyak barang sumberdaya yang diperlukan dalam proses produksi yang pada giliranya akan mengurangi ketersediaan sumberdaya alam sebagai bahan baku yang tersimpan pada sumberdaya alam yang ada. Jadi semakin berpacunya pembangunan ekonomi dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat berarti semakin banyak barang sumberdaya yang diambil dari dalam bumi dan akan semakin sedikitlah jumlah persedian sumberdaya alam tersebut. Disamping itu pembangunan ekonomi yang cepat dibarengi pembangunan instalasi-instalasi pengolah maka akan tercipta pula pencemaran yang merusak sumberdaya alam dan juga manusia itu sendiri ( Suryanto, 2009).
Pembangunan sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pada dasarnya merupakan kegiatan pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan hidup yang akan berdampak pada perubahan fungsi lingkungan hidup. Oleh karenanya, pola dan caracara membangunlah yang akan menentukan besaran dampak yang akan terjadi pada lingkungan hidup ( Djajadiningrat, 2011 ).
Pengelolaan lingkungan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia. Karena itu aspek kesehatan yang merupakan salah satu faktor utama kesejahteraan manusia , juga termasuk dalam pengelolaan lingkungan (UU No 4 Tahun 1982).
Kegiatan usaha penambangan akan mampu menghasilkan dampak positif dan dipastikan mengakibatkan dampak negatif. Dampak positif dalam bentuk peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar, menciptakan peluang kerja, timbulnya kegiatan perekonomian baru harus dikembangkan. Dan dampak negatif dapat berbentuk polusi dan
Universitas Sumatera Utara

limbah, dapat menimbulkan gangguan penyakit, timbulnya debu dan kebisingan serta kerusakan lingkungan di bidang sosial dan budaya (Sukandarrumidi, 2010 ). Dalam proses penambangan galian C seluruh pengusaha diharap selalu memperhatikan baku mutu ( KepMenLH No.48/MENLH/11/1996) adapun untuk debu batas baku mutu yang seharusnya 90 ) laser diode, kebisingan baku mutu yang ditetapkan sebesar 55) desibel meter, serta untuk kekeruhan air sungai tidak melebihi yang ditetapkan sebesar 5 turbiti meter.
Kegiatan pertambangan yang merupakan kegiatan padat teknologi dan padat modal, merupakan sumber devisa negara. Perputaran ekonomi pada saat proyek berlangsung sudah tentu akan merangsang pertumbuhan sektor perekonomian terkait. Tersedia dan terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat setempat walaupun kehadiran masyarakat pendatang untuk ikut berkompetisi tak dapat di hindari. Dengan masuknya berbagai ragam budaya dan pola hidup setiap orang yang telibat dalam proyek pertambangan ini, secara bertahap akan mempengaruhi pola kehidupan sosial dan budaya masyarakat setempat(Rissamasu et al., 2012) .
Pengelolaan lingkungan hidup di Aceh pada masa yang akan datang menjadi kunci keberhasilan atas penataan ruang untuk menjamin keberlanjutan fungsi lingkungan hidup. Seperti yang diamanatkan dalam Undang-Undang No.11 tahun 2006 (UUPA) Bab XX pasal 141 (1) Perencanaan pembangunan Aceh /Kabupaten/Kota disusun secara komprehensif sebagai bagian perencanaan pembangunan nasional. Pernyataan ini dipertegas dalam pasal 142 (1) Pemerintah Aceh mempunyai kewenangan menetapkan norma, standar dan prosedur penataan ruang dalam penyusunan Rencana Tata Ruang
Universitas Sumatera Utara

Wilayah Aceh (RTRW) dan Kabupaten/Kota (RTRK) dengan memperhatikan pembangunan berkelanjutan dan kelestarian lingkungan hidup .
Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UU PA) ini akan menjadi payung hukum atas pelaksanaan desentralisasi dan otonomi serta memperhatikan pembangunan berkelanjutan dan kelestarian lingkungan hidup di Aceh, dalam pembangunan dimasa yang akan datang perlu dilihat bagaimana membangun hubungan timbal balik antara manusia dengan komponen-komponen alam harus berlangsung dalam batas keseimbangan, apabila hubungan timbal balik tersebut terlaksana tidak seimbang, maka akan mengakibatkan adanya kerusakan lingkungan fisik, ekonomi, sosial dan budaya ( Sumarwoto, 1991).
Sebagai provinsi yang mengandalkan sumberdaya alam baik di laut maupun di darat sebagai andalan masa depan (Renstra Aceh Tahun 2001-2005) kawasan dan lahan penambangan di Aceh merupakan masalah baru dalam lingkungan dan keberlanjutan pembangunan, seperti rentan terhadap erosi dan longsor serta hilangnya sumberdaya air dimasa yang akan datang . Dan mudahnya pengambilan sumberdaya alam di Aceh yang tidak terlepas dari longgarnya kebijakan-kebijakan dan kurangnya valuasi ekonomi dalam sektor penambangan galian C seperti yang disebutkan dalam Undang-undang no 11 Tahun 1967 yang mengatur tentang ketentuan-ketentuan pokok pertambangan, menurut undangundang tersebut bahan golongan galian C adalah bahan galian tidak strategis dan vital, yang pengelolaannya diberikan oleh Pemerintah daerah dengan mengeluarkan surat izin pertambangan daerah.
Kabupaten Aceh Utara merupakan salah satu kabupaten yang memiliki lokasi penambangan galian C di Provinsi Aceh, ini tidak terlepas dari giatnya sektor penggunaaan bahan galian C untuk pembangunan yang begitu pesat dewasa ini. Saat ini, luas area galian
Universitas Sumatera Utara

C di Kabupaten Aceh Utara mencapai 187,81 hektar yang berada di 9 lokasi titik sebaran

galian yang disajikan pada tabel 1.1

Tabel 1.1. Lokasi dan luas area penambangan galian C di Kabupaten Aceh Utara

No Nama Kecamatan
1. Sawang 2. Kuta Makmur 3. Simpang Kramat3 4. Langkahan 1 5. Tanah Luas 4 6. Nisam Antara 7. Cot Girek 8. Paya Bakong 9. Nisam

Jumlah titik galian C
3 3
3 1 1 1

Luas Area Area galian (ha)
25 16,1
14,7 5 20,4 4,05 1,37 0,505 100,68

Jumlah

20

Sumber : Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, 2011.

187,81

Pendapatan daerah yang diperoleh dari kegiatan usaha penambangan galian C di

Kabupaten Aceh Utara selama kurun waktu 2007 sampai dengan tahun 2011 terdiri dari

pendapatan retribusi izin usaha dan pajak pengambilan dan penggalian bahan galian C yang

dapat dilihat pada tabel 1.2 .

Tabel 1.2. Data restribusi pendapatan izin usaha dari sektor usaha pertambangan

pertambangan bahan galian golongan C di Kabupaten Aceh Utara tahun

2007-2011

Tahun

Restribusi Daerah

Target

Realisasi

2007 Restribusi Izin Usaha Pertambangan

5.000.000,- 5.780.000,-

Bahan Galian golongan C

2008 Restribusi Izin Usaha Pertambangan

6.000.000,- 3.477.000,-

Bahan Galian golongan C

2009 Restribusi izin Usaha Pertambangan

8.400.000,- 9.248.160,-

Bahan Galian golongan C

2010 Restribusi izin Usaha Pertambangan bahan 21.454.000,- 18.461.400,-

galian golongan C

2011 Restribusi izin Usaha Pengambilan dan

57.600.000,- 14.022.600,-

Penggalian Bahan galian golongan C

Sumber : DPKKD Kabupaten Aceh Utara, 2012.

Universitas Sumatera Utara

Data tersebut menunjukkan bahwa pada tahun 2007 dan tahun 2009, realisasi pendapatan dari pajak sektor penambangan galian C melampaui target yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Utara. Namun demikian pada tahun 2010 dan 2011 realisasi pendapatan pajak mengalami penurunan.
Kegiatan penambangan galian C di Kabupaten Utara selama ini telah menyokong memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten Aceh Utara. Meskipun demikian, kegiatan penambangan galian C ini juga memberikan dampak kerusakan lingkungan terutama disekitar lokasi penambangan galian C. Beberapa dampak lingkungan yang terjadi berkaitan dengan keberadaan penambangan galian C dapat dikaji dari dua sisi positif dan negatif (Hasibuan, 2006). Dampak positif yang ditimbulkan dari penambangan bahan galian C diantaranya :
a. Terserapnya tenaga kerja. b. Menambah pendapatan asli daerah (PAD) dengan kewajiban pengusaha
membayar restribusi dan iuran-iuran lain . c. Memperlancar transportasi , karena yang tadinya jalan penduduk setempat hanya
merupakan jalan setapak, maka diupayakan pengusaha untuk membuat jalan yang lebih lebar agar dapat dilewati oleh kenderaan pengangkut bahan galian.
Dampak negatif berupa resiko akibat penambangan bahan golongan galian C. Dari proses pengangkutan hasil galian baik berupa pasir, kerikil dan batu inilah yang mengakibatkan terjaditnya kerusakan jalan bahkan menimbulkan lubang-lubang besar bekas galian C yang kedalamannya mencapai tiga sampai empat meter, dan apabila bekas galian ini tidak direklamasi oleh pengusaha mengakibatkan lingkungan sekitarnya menjadi
Universitas Sumatera Utara

rusak. Rona awal lahan yang sebelumnya merupakan kebun tanaman budidaya seperti, padi, pisang dan bambu serta tumbuh-tumbuhan lain yang terletak dipinggiran sungai, akibat dilakukan penambangan didasar maka apabila terjadi banjir dan sungai meluap mengakibatkan tanaman-tanaman budidaya tersebut tenggelam dan semakin melebarnya pinggiran sungai.
Dengan jumlah penduduk di Kabupaten Aceh Utara sensus tahun 2010 sebanyak 529.751 jiwa menjadi potensi pengembangan perekonomian dan pembangunan, sehingga sangat penting memperhatikan daya dukung dan nilai sumberdaya alam yang menjadi sumberdaya utama keberlangsungan (sustainability) kehidupan. Hasil valuasi ini nantinya dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan arah dan strategi serta kebijakan pembangunan pada masa yang akan datang. Dalam upaya mengelola lingkungan dan mengembangkan kesejahteraan masyarakat (community development) yang menjadi konsep pembangunn internasional, maka dipandang perlu dilakukan penelitian Valuasi Ekonomi kegiatan penambangan terhadap kesejahteraan masyarakat.
1.2. Perumusan Masalah Kondisi dan adanya laju pertumbuhan penduduk yang besar akan dapat memacu
tekanan terhadap lahan. Dalam pengelolaan sumberdaya alam, terjadi perubahan pengelolaan dari monokultur menjadi campuran dan ini mulai terlihat mulai tahun 2005. Berdasarkan hal tersebut maka permasalahan yang dijumpai antara lain adalah : a. Apakah terbukanya lapangan kerja, kerusakan lingkungan berpengaruh terhadap
kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Aceh Utara .
Universitas Sumatera Utara

b. Bagaimana pengaruh tidak langsung terbukanya lapangan kerja terhadap kesejahteraan masyarakat melalui kerusakan lingkungan di Kabupaten Aceh Utara .
c. Bagaimana pengaruh total variabel kegiatan penambangan galian C terhadap kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Aceh Utara .
d. Berapa harga yang harus dibayar pengusaha pada pemerintah selaku agen yang memperhatikan kepentingan umum.
e. Bagaimana persepsi masyarakat terhadap kebijakan pengelolaan lingkungan kegiatan penambangan galian C di masa yang akan datang
f. Bagaimana pemanfaatan sumberdaya alan galian C secara ekonomis, adil dan berkelanjutan
1.3. Tujuan Penelitian Tujuan dari pada penelitian adalah untuk melakukan penilaian ekonomi (Economic
Valuation ) penambangan galian C terhadap kesejahteraan masyarakat dan merumuskan sebuah kebjakan, alternatif dalam rangka pengelolaan kawasan penambangan galian C di masa yang akan datang . Untuk mencapai tujuan umum, secara spesifik tujuan dari penelitian ini adalah untuk : a. Mengetahui dampak terbukanya lapangan kerja dan kerusakan lingkungan terhadap
kesejahteraan masyarakat dikabupaten Aceh Utara b. Menganalisis pengaruh tidak langsung terbukanya lapangan kerja terhadap
kesejahteraan masyarakat melalui kerusakan lingkungan di Kabupaten Aceh Utara. c. Untuk melihat bagaimana pengaruh total variabel kegiatan penambangan galian C
terhadap kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Aceh Utara
Universitas Sumatera Utara

d. Mengetahui berapaharga yang harus dibayar dalam setiap pengambilan galian C oleh pengusaha khususnya pasir ,kerikil dan koral.
e. Mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terhadap kebijakan pengelolaan lingkungan penambangan galian C di masa yang akan datang .
f. Menganalis pemanfaatan sumberdaya alam galian C secara ekonomis, adil dan keberlanjutan
1.4 ManfaatPenelitian Dengan adanya kegiatan penelitian ini, maka diharapkan memberikan beberapa
manfaat sebagai berikut : a. Informasi mengenai dampak penambangan galian C terhadap kesejahteraan masyarakat
di Kabupaten Aceh Utara. b. Adanya pengetahuan bagi masyarakat umum tentang fungsi lingkungan dalam
penambangan galian C. c. Sebagai masukan dan pertimbangan untuk menentukan penyusunan kebijakan dalam
pengambilan keputusan penggalian galian C dan pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan secara menyeluruh. d. Adanya dasar patokan bagi penelitian lebih lanjut dalam bidang yang sama untuk pengembangan pengetahuan. e. Sebagai bahan masukan bagi pemerintah daerah dalam pemanfaatan sumberdaya alam galian C.
Universitas Sumatera Utara

1.5. Novelty Dampak kegiatan penambangan banyak dilakukannamun kebanyakan berorientasi
pada research yang mengarah pada tingkat kerusakan dan pencemaran lingkungan seperti tingkat kekeruhan air, kebisingan dan banyaknya debu yang berterbangan tetapi bukan pada dampak yang diakibatkan dari hasil penambangan terhadap kesejahteraan masyarakat dan harga yang diperoleh baik masyarakat atapun pemerintah daerah.
Hasil analisis Valuasi ekonomi kegiatan penambangan galian C perlu dilakukan untuk melihat seberapa besar biaya yang harus dibayar pengusaha untuk kesejahteraan Masyarakat dan menggunakan metode rumus penghitungan nilai rent yang sesuai akan menghasilkan biaya yang tepat untuk perlindungan lingkungan .
Universitas Sumatera Utara

1.6 Kerangka Berpikir Penelitian.

Pemasalahan
Kegiatan Penambangan galian C
-Pengambilan Pasir -Pengambilan Koral - Pengambilan Kerikil

Kerusakan Lingkungan

Pencemaran air Berdebu Kebisingan

Valuasi ekonomi

Harga Kebijakan Pengelolaan

Terbuka lapangan
kerja
Mata Pencarian Terpenuhi kebutuhan
hidup

Pemanfaatan SDA galian C - Ekonomis - Berkeadilan - Berkelanjutan

Kesejahteraan
Gambar 1. Kerangka berpikir penelitian
1.7 Hipotesis Berdasarkan tujuan penelitian yang ingin dicapai maka dapat dirumuskan hipotesis
penelitian sebagai berikut : Ho. Terbukanya lapangan kerja tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat . Ha. Terbukanya lapangan kerja berpengaruh positif terhadap kesejahteraan
masyarakat .
Universitas Sumatera Utara

Ho. Kerusakan lingkungan tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat .
Ha. Kerusakan lingkungan berpengaruh positif terhadap kesejahteraan masyarakat.
Universitas Sumatera Utara

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Penelitian terdahulu Studi terdahulu mengenai kajian dampak lingkungan kegiatan penambangan pasir,
kerikil dan koral cukup intensif dilakukan khususnya di dalam negeri, faktor penyebab tingginya tingkat bahaya erosi adalah karena penambangan pasir yang tidak megindahkan konservasi tanah dan lahan serta faktor geografis dan geologis daerah penelitian. Dugaan erosi yang terjadi pada lokasi penambangan pasir adalah total dugaan erosi yang terjadi 87.660,76 ton/ tahun (Yudhistira, 2008). tingkat bahaya erosi berdasarkan Keputusan Ditjen Reboisasi dan Rehabilitasi Departemen Kehutanan No.041/Kpts/V/1998 adalah moderat dan ringan.
Raden (2010) mengemukakan bahwa dampak penambangan batubara di Kutai Karta Negara menyimpulkan bahwa pertambangan batubara memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat disekitar perusahaan; yaitu meningkatkan pendapatan per bulan, memberikan peluang kerja dan peluang usaha sehingga dapat memperbaiki ekonomi masyarakat.
Kegiatan penambangan pasir yang dilakukan menimbulkan dampak terhadap lingkungan yaitu dampak fisik dan dampak sosial ekonomi. Dampak fisik lingkungan yaitu adanya tebing-tebing bukit yang rawan longsor, kurangnya debit air permukaan/ mata air, rusaknya jalan, polusi udara. Dampak sosial ekonomi penyerapan tenaga kerja karena sebagian masyarakat bekerja menjadi tenaga kerja di penambangan pasir; adanya pemasukan bagi pemilik tanah yang dijual atau disewakan untuk diambil pasirnya dengan harga tinggi, banyaknya pendatang yang ikut menambang sehingga dapat menimbulkan
Universitas Sumatera Utara

konflik. Adanya ketakutan sebagian masyarakat karena penambangan pasir yang berpotensi longsor sehingga sewaktu-waktu bisa mengenai lahan dan pemukiman mereka, apalagi bila turun hujan.
Rissamsu et al (2012) mengemukakan hasil penelitiannya tentang Pengelolaan penambangan bahan galian golongan C, menjelaskan secara garis besar dapat dibagi menjadi beberapa kegiatan yaitu; penentuan lokasi penambangan pasir, reklamasi/ rehabilitasi lahan pasca penambangan, pengendalian erosi. Tujuan akhir dari penambangan adalah mengatasi kerusakan lingkungan yang ada, mengendalikan laju erosi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 1. Pengelolaan penambangan bahan golongan C dilakukan dengan pemberian izin baik
pada pengusaha maupun pemilik hak ulayat. Sosialisasi dilakukan tentang pentingnya izin penambangan untuk menekan kerusakan lingkungan terutama pada pengusaha penambangan yang rakyat (tanpa izin) yang tersebar. 2. Belum ada kawasan khusus untuk penambangan bahan galian golongan C karena belum ada inventarisasi wilayah penambangan, belum ada peraturan daerah, dan dinas terkait lebih fokus pada bidang energi. 3. Inventarisasi usaha di lokasi penambangan, pemberian izin, penambangan masih menitikberatkan pada unsur penerimaan pajak dan retribusi, Upaya Pengelolaan ingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) belum menjadi syarat bagi pengusaha penambang. 4. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaan diantaranya adalah peraturan daerah belum ada, kemampuan SDM aparat, status ekonomi dan tingkat pendidikan.
Universitas Sumatera Utara

Hidayat (2011) menyatakan kegiatan penambangan pasir menimbulkan dampak terhadap lingkungan yaitu dampak fisik dan dampak sosial ekonomi. Dampak fisik lingkungan yaitu adanya tebing-tebing bukit yang rawan longsor, kurangnya debit air permukaan/ mata air, rusaknya jalan, polusi udara. Dampak sosial ekonomi penyerapan tenaga kerja karena sebagian masyarakat bekerja menjadi tenaga kerja di penambangan pasir, adanya pemasukan bagi pemilik tanah yang dijual atau disewakan untuk diambil pasirnya dengan harga tinggi, banyaknya pendatang yang ikut menambang sehingga dapat menimbulkan konflik. adanya ketakutan sebagian masyarakat karena penambangan pasir yang berpotensi longsor sehingga sewaktu-waktu bisa mengenai lahan dan pemukiman.
Sedangkan (Hasibuan, 2006) menjelaskan hasil penelitiannya tentang dampak Penambangan bahan galian C terhadap lingkungan , menjelaskan bahwa banyak usaha penambangan tidak memiliki izin yaitu dari jumlah data yang dimiliki sebanyak 53 usaha penambangan yang memiliki izin hanya 16 yang memiliki izin, oleh karena itu dapatlah diprediksi bagaimana pengusaha penambangan yang belum memiliki izin, seperti Surat izin Penambangan daerah tersebut melakukan usahanya tanpa menghirau untuk tetap memelihara lingkungan, maupun kewajiban untuk membayar pajak kepada pemerintah daerah.
Sebelum penambangan dilakukan , maka permukaan tanah harus terlebih dahulu dilakukan lin clearing, (Hasibuan, 2006) yaitu mengambil lapisan permukaan tanah lebih kurang 1 (satu) meter, untuk diasingkan atau disimpan dan apabila penambangan telah selesai, maka tanah yang diasingkan tersebut ditimbun kembali untuk menutupi bekas penambangan tetap dapat ditanami tanaman pertanian, hal ini penting diperhatikan sehubungangan dengan ketentuan Peraturan Pemerintah No.150 tahun 2000 tentang
Universitas Sumatera Utara

pengendalian kerusakan tanah untuk produksi Biomasa terhadap bekas galian didarat yang menimbulkan lubang-lubang besar.
Kegiatan Penambangan bahan galian C khusunya pasir, kerikil, batu, selain mempunyai dampak positif juga mempunyai dampak negatif, dampak negatif diantaranya : a). Lingkungan fisik sampai aktif mengalami perubahan b). Terjadinya perubahan permukaan lahan galian c). Rusaknya jalan yang menjadi sarana transportasi penduduk setempat yang akan terjadi pencemaran udara pada musim kemarau.
Valuasi ekonomi lahan pertanian selain berfungsi sebagai penghasil jasa lingkungan juga menghasilkan komoditas pertanian. Nilai jasa lingkungan yang terdiri lahan sawah sebesar 85,4 % dan lahan kering masing sebesar 72,1% dari nilai ekonomi totalnya (Irawan, 2007). Hal ini menunjukkan sistem usahatani lahan sawah menghasilkan jasa lingkungan yang jauh lebih tinggi dari pada nilai padi yang dihasilkannya. Konversi lahan sawah akan lebih banyak mendatangkan kerugian dalam bentuk hilangnya berbagai manfaat jasa lingkungan daripada biaya untuk mengelolanya. Oleh karena itu konversi lahan pertanian untuk pembangunan sarana dan prasarana sebaiknya memprioritaskan lahan kering daripada lahan sawah.
2.2 Penambangan Galian C Industri penambangan, merupakan salah satu industri yang diandalkan pemerintah
Indonesia untuk mendatangkan devisa; selain mendatangkan devisa industri pertambangan juga menyedot lapangan kerja dan bagi Kabupaten dan Kota merupakan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kegiatan penambangan merupakan suatu kegiatan yang
Universitas Sumatera Utara

meliputi: eksplorasi, eksploitasi, pengolahan/ pemurnian, pengangkutan mineral/ bahan tambang.
Industri penambangan selain mendatangkan devisa dan menyedot lapangan kerja juga rawan terhadap pengrusakan lingkungan. Banyak kegiatan penambangan yang mengundang sorotan masyarakat sekitarnya karena pengrusakan lingkungan, apalagi penambangan tanpa izin yang selain merusak lingkungan juga membahayakan jiwa penambang karena keterbatasan pengetahuan si penambang dan juga karena tidak adanya pengawasan dari dinas instansi terkait (Yudhistira, 2008 ).
Pertambangan adalah sebagian atau seluruh tahapan kegiatan dalam rangka penelitian, pengelolaan dan pengusahaan mineral dan batubara yang meliputi penyelidikan umum, eksplorasi, studi kelayakan, konstruksi, penambangan, pengolahan dan pemurnian, pengangkutan dan penjualan, serta kegiatan pasca tambang (Ris

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

76 1891 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

28 497 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

28 438 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

9 265 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

19 381 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

31 582 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

25 511 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

10 323 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

15 502 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

26 594 23