Pembahasan 1. Pengujian Hipotesis HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Cuplikan komentar responden atas variabel budaya antara lain: 1.
Pelayanan di UDA baik dan administrasi tidak berbelit namun relatif sama dengan yang lain.
2. Sekarang ini pendidikan S1 saja tidak cukup, tetapi kalau boleh lanjut ke S2
dan S3, agar dapat menunjang karir. 3.
Pekerjaan dan niat yang mendorong masuk ke jenjang pendidikan S2. 4.
Jenjang pendidikan S2 memang diperlukan, jadi wajar kalau kita tempuh.
IV.2. Pembahasan IV.2.1. Pengujian Hipotesis
IV.2.1.1. Pengujian hipotesis pertama a
Kriteria pengujian hipotesis untuk uji F uji serempak yaitu untuk melihat signifikansi secara simultan pengaruh variabel terikat terhadap variabel
bebas. Pada hipotesis yang pertama menyebutkan “stimulus pemasaran program, SPP, lokasi, promosi, person, proses, dan customer service
berpengaruh terhadap keputusan mahasiswa memilih Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Darma Agung Medan”. Kriteria
pengambilan keputusan sebagai berikut: H
: ß
1,
ß
2,
ß
3,
ß
4,
ß
5,
ß
6,
ß
7
= 0, artinya program, SPP, promosi, lokasi, person, proses, customer service secara serempak tidak berpengaruh terhadap
keputusan mahasiswa dalam memilih Program Studi Magister Manajemen
Pascasarjana Universitas Darma Agung.
Universitas Sumatera Utara
H
1
: ß
1,
ß
2,
ß
3,
ß
4,
ß
5,
ß
6,
ß
7
≠ 0, artinya program, SPP, promosi, lokasi, person,
proses, customer service berpengaruh terhadap keputusan mahasiswa dalam
memilih Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana Universitas
Darma Agung. Untuk menguji hipotesis yang diajukan diterima atau ditolak digunakan
statistik, di mana bila hasil perhitungan F
hitung
lebih besar dari F
tabel
pada á = 0,05 maka hipotesis H
; tidak terdapat pengaruh signifikan dari program, SPP, promosi, lokasi, person, proses, customer service terhadap keputusan
mahasiswa dalam memilih Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana
Universitas Darma Agung ditolak dan H
1
; terdapat pengaruh signifikan dari program, SPP, promosi, lokasi, person, proses, customer service terhadap
keputusan mahasiswa dalam memilih Program Studi Magister Manajemen
Pascasarjana Universitas Darma Agung diterima. Hal ini menunjukkan bahwa variabel bebas secara bersama-sama mempengaruhi variabel
terikatnya tersebut. Sebaliknya bila F
hitung
lebih kecil dari F
tabel
pada á = 0,05 maka hipotesis H
; tidak terdapat pengaruh signifikan dari program, SPP, promosi, lokasi, person, proses, customer service terhadap keputusan
mahasiswa dalam memilih Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana
Universitas Darma Agung diterima dan H
1
ditolak. b
Uji parsial uji t untuk model analisis linier berganda ini adalah untuk melihat pengaruh masing-masing variabel bebas secara parsial. Kriteria
pengambilan keputusan dalam uji ini sebagai berikut:
Universitas Sumatera Utara
H : ß
1,
ß
2,
ß
3,
ß
4,
ß
5,
ß
6,
ß
7
= 0, artinya program, SPP, promosi, lokasi, person, proses, customer service secara partial tidak berpengaruh terhadap keputusan
mahasiswa dalam memilih Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana
Universitas Darma Agung. H
1
: ß
1,
ß
2,
ß
3,
ß
4,
ß
5,
ß
6,
ß
7
≠ 0, artinya secara parsial program, SPP, promosi,
lokasi, person, proses, customer service berpengaruh terhadap keputusan
mahasiswa dalam memilih Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana
Universitas Darma Agung Medan. Apabila nilai t
hitung
lebih besar dari t
tabel
pada tingkat á = 0,05 maka dapat diketahui secara parsial variabel-variabel bebas memberikan pengaruh nyata
terhadap variabel terikat yaitu keputusan mahasiswa maka Ho ditolak dan H
1
diterima. Sebaliknya jika nilai t
hitung
lebih kecil dari t
tabel
pada tingkat á = 0,05 maka hipotesis H
; tidak terdapat pengaruh signifikan dari program, SPP, promosi, lokasi, person, proses, customer service terhadap keputusan
mahasiswa dalam memilih Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana
Universitas Darma Agung diterima dan H
1
ditolak.
Universitas Sumatera Utara
Tabel IV.15. Hasil Pengujian Hipotesis Pertama Model
Unstandardized Coefficients B
Std. Error
1 Constant -15.953
10.741 Program
0.161 0.087
SPP -0.192
0.191 Lokasi
0.488 0.144
Promosi 0.247
0.316 Person
-0.243 0.137
Proses 0.167
0.103 CstmrSrvc
0.762 0.201
a Dependent Variable: KeptsnMhsw Sumber: Hasil Pengolahan dengan SPSS .
Berdasarkan hasil regresi dari data primer yang diolah dengan menggunakan SPSS 15, dengan memperhatikan angka-angka yang terdapat pada Unstandardized
Coefficients B, dengan memasukkan angka-angka tersebut persamaan regresi berganda pada Bab III terdahulu maka diperoleh persamaan regresi sebagai berikut:
Y = -15.953 +
0.161X
1
- 0.192X
2
+ 0.488X
3
+ 0.247X
4
- 0.243X
5
+ 0.167X
6
+ 0.762X
7
+ ª
Dari persamaan tersebut kita lihat bahwa intersep adalah sebesar -15,953, atinya bidang regresi akan sumbu Y pada titik -15,953 jika variabel X
1
, X
2
, X
3
, X
4,
X
5
, X
6,
X
7
adalah 0. Menurut Mason 1999 hal itu tidak mungkin terjadi sebab suatu lembaga pendidikan ada lokasi, ada program maupun pegawai atau personalnya
Menurut Mason 1999 nilai koefisien positif menandakan hubungan yang searah antara variabel bebas dengan variabel terikatnya, bila variabel bebas bertambah maka
variabel terikat juga bertambah. Jika nilai koefisien negatif menandakan bahwa
Universitas Sumatera Utara
hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikatnya terbalik, jika variabel bebas bertambah maka variabel terikat akan berkurang.
Dari persamaan regresi di atas dapat kita lihat bahwa variabel bebas program, promosi, lokasi, proses, customer service berbanding lurus dengan variabel terikat
yaitu keputusan mahasiswa memilih Program Studi Magister Manajemen
Pascasarjana Universitas Darma Agung Medan. Artinya bahwa apabila terjadi kenaikan pada variabel bebas tersebut akan mengakibatkan kenaikan pada variabel
terikatnya. Sedangkan variabel bebas SPP dan person berbanding terbalik dengan
variabel terikat Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Darma
Agung Medan. Artinya bahwa apabila terjadi kenaikan pada variabel SPP tersebut dengan asumsi yang lain tetap akan mengakibatkan penurunan pada variabel
terikatnya keputusan mahasiswa memilih program studi tersebut. Bila orang-orang yang terlibat dalam proses tersebut tidak memberi perhatian yang serius terhadap
kebutuhan dan keinginan mahasiswa tersebut sebagaimana yang diharapkan maka variabel terikat akan semakin menurun.
IV.2.1.1.1. Uji determinan R
2
hipotesis pertama Koefisien determinasi Mason 1999 adalah bagian dari keragaman total
variabel tak bebas Y yang dapat diterangkan atau diperhitungkan oleh keragaman variabel bebas X.
Universitas Sumatera Utara
Tabel IV.16. Hasil Uji Determinasi Hipotesis Pertama Model
R R Square
Adjusted R Square
1 0.766
a
0.587 0.456
a. Predictor: Constant, Customer Service, Proses, Lokasi, Produk,
Personal, Promosi, Harga
b. Dependent Variabel: Keputusan Mahasiswa
Sumber: Hasil Pengolahan dengan SPSS. Nilai R Square atau koefisien determinasi pada Tabel IV.16 adalah 0,587
artinya sebesar 58,70 keputusan mahasiswa dalam memilih dapat dijelaskan oleh variabel program, SPP, promosi, lokasi, person, proses, customer service sedangkan
sisanya 41,30 dijelaskan oleh variabel bebas lainnya yang tidak diteliti antara lain sebagaimana yang diutarakan oleh Kotler 2007 faktor lain yang turut
mempengaruhi adalah pendirian orang lain serta situasi yang tidak diantisipasi. IV.2.1.1.2. Uji serempak F hipotesis pertama
Pengujian serempak dari program, SPP, promosi, lokasi, person, proses, customer service terhadap keputusan mahasiswa dalam memilih Program Studi
Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Darma Agung Medan. Tabel IV.17. Hasil Uji Serempak Hipotesis Pertama
Model Sum of
Squares df Mean
Square F
Sig.
1 Regression 16.146
7 2.307
4.469 0.003 Residual
11.354 22
0.516
Total 27.5
29
a. Predictor: Constant, Customer Service, Proses, Lokasi, Produk,
Personal, Promosi, Harga
b. Dependent Variabel: Keputusan Mahasiswa
Sumber: Hasil Pengolahan dengan SPSS.
Universitas Sumatera Utara
Berdasarkan hasil pengujian secara serempak pada hipotesis pertama seperti yang terlihat pada Tabel IV.17 maka diketahui nilai F
hitung
sebesar 4,469 dan F
tabel
dengan á = 0,05 adalah sebesar 2,46. Hal itu menunjukkan bahwa F
hitung
lebih besar dari F
tabel
. Artinya adalah bahwa dari hasil perhitungan tersebut keputusan mahasiwa
dalam memilih Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Darma
Agung dipengaruhi oleh program, SPP, promosi, lokasi, person, proses, customer service lembaga tersebut.
Dengan demikian H ; tidak terdapat pengaruh signifikan dari program, SPP,
promosi, lokasi, person, proses, customer service terhadap keputusan mahasiswa
dalam memilih Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Darma
Agung ditolak dan H
1
; terdapat pengaruh signifikan dari program, SPP, promosi, lokasi, person, proses, customer service terhadap keputusan mahasiswa dalam
memilih Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Darma Agung
diterima. Ada pengaruh signifikan variabel bebas terhadap variabel terikat. IV.2.1.1.3. Uji parsial t hipotesis pertama
Uji pengaruh variabel program, SPP, promosi, lokasi, person, proses, customer service terhadap keputusan mahasiswa dalam memilih program studi dapat
dilihat pada Tabel IV.18 di bawah ini.
Universitas Sumatera Utara
Tabel IV.18. Uji Parsial Hipotesis Pertama
Model Unstandardized
Coefficients Standardized
Coefficients t
Sig. B
Std. Error Beta
1 Constant -15.953
10.741 -1.485
0.152 Program
0.161 0.087
0.2689 1.854
0.077 SPP
-0.192 0.191
-0.163 -1.003
0.327 Lokasi
0.488 0.144
0.473 3.382
0.003 Promosi
0.247 0.316
0.115 0.78
0.444 Person
-0.243 0.137
-0.257 -1.775
0.09 Proses
0.167 0.103
0.233 1.612
0.121 CostumerService
0.762 0.201
0.566 3.782
0.001 a Dependent Variable: Keputusan Mahasiwa
Sumber: Hasil Pengolahan dengan SPSS Tabel di atas menggambarkan variabel mana dari variabel tersebut yang
dominan secara parsial mempengaruhi keputusan mahasiswa dalam memilih program studi. Dari tabel tersebut dapat kita lihat pengaruh secara parsial dari masing-masing
variabel bebas terhadap variabel terikat dengan membandingkan t
hitung
dengan t
tabel
pada á = 0,05 sebagaimana digambarkan di bawah ini pada Tabel IV.19 di mana lokasi, dan customer service secara parsial berpengaruh nyata terhadap keputusan
mahasiswa dalam memilih program studi pada á = 0,05. Hal ini dapat dilihat dari nilai signifikan dalam tabel untuk kedua variabel tersebut lebih kecil dari 0,05 serta
t
hitung
t
tabel
. Sedangkan variabel program mempunyai t
hitung
t
tabel
tetapi nilai signikansinya di atas 0,05 yaitu sebesar 0,077 artinya variabel tersebut akan
berpengaruh signifikan terhadap keputusan mahasiswa dalam memilih program studi pada á = 0,10.
Universitas Sumatera Utara
Dari Tabel IV.19 berikut, variabel lokasi yang strategis dekat dengan pusat kota, pusat perbelanjaan, perkantoran, rumah sakit dan tempat bekerja mahasiswa
secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan mahasiswa untuk memilih Program Studi Magister Manajemen Universitas Darma Agung Medan. Hal itu
terlihat dari nilai standardized coefficient beta 0,473 dan t
hitung
yang lebih besar dari t
tabel
dengan signifikansi 0,003.
Tabel IV.19. Perbandingan Hasil Uji Parsial dengan t
tabel
pada Hipotesis Pertama
Model t
hitung
T
tabel pada
Hasil perbandingan
Sig. á=0,05
Constant -1.485
2,042 t
hitung
t
tabel
0.152 Program
1.854 2,042
t
hitung
t
tabel
0.077 SPP
-1.003 2,042
t
hitung
t
tabel
0.327 Lokasi
3.382 2,042
t
hitung
t
tabel
0.003 Promosi
0.780 2,042
t
hitung
t
tabel
0.444 Person
-1.775 2,042
t
hitung
t
tabel
0.090 Proses
1.612 2,042
t
hitung
t
tabel
0.121 Customer Service
3.782 2,042
t
hitung
t
tabel
0.001 Sumber: Hasil Pengolahan dengan SPSS.
Dari Tabel IV.19 di atas variabel customer service yaitu sikap dan tingkah laku yang diberikan oleh staf, pihak manajemen, yayasan dan tenaga edukatif
berpengaruh signifikan terhadap keputusan mahasiswa memilih Program Studi Magister Manajemen Universitas Darma Agung Medan. Hal itu terlihat dari nilai
standardized coefficient beta 0,566 dan t
hitung
yang lebih besar dari t
tabel
dengan signifikansi 0,001. Artinya jika kondisis variabel yang lain tidak berubah maka secara
parsial variabel customer service berpengaruh nyata dalam mempengaruhi keputusan mahasiswa untuk memilih.
Universitas Sumatera Utara
Dengan demikian Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana
Universitas Darma Agung Medan sebenarnya mempunyai keunggulan dalam hal lokasi dan customer service yang dimilikinya, karena kedua hal tersebut secara
terpisah berpengaruh nyata pada keputusan mahasiswa memilih. Artinya pada kondisi sekarang ini lokasi dan customer service mampu mempengaruhi keputusan
mahasiswa untuk memilih Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana
Universitas Darma Agung Medan. Adapun variabel program dari Tabel IV.19 mempunyai t
hitung
1,854 yang lebih besar dari t
tabel
2,042 hal ini menunjukkan bahwa variabel tersebut secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan mahasiswa memilih pada signifikan 0,077
bukan pada á = 0,05. Jadi walaupun pada variabel ini t
hitung
t
tabel
tapi pada á = 0,05 secara parsial tidak berpengaruh signifikan pada keputusan mahasiswa memilih.
Dari Tabel IV.19 di atas variabel SPP mempunyai nilai t
hitung
yang negatif yaitu -1,003 artinya bahwa variabel SPP maupun variabel person bertolak belakang
dengan variabel bebas keputusan mahasiswa dalam memilih program studi. Artinya ada keinginan untuk memilih program studi tersebut tetapi biaya pendaftaran, biaya
hidup, biaya pendidikan menjadi pertimbangan yang bertolak belakang. Namun bila hal ini diperhatikan pihak pengelola maka akan menjadi pertimbangan mahasiswa
dalam mengambil keputusan memilih program studi tersebut. Maka perlu bagi lembaga untuk mengkaji kebijakan SPP yang diterapkan sehingga variabel tersebut
dapat secara signifikan dalam mempengaruhi keputusan mahasiswa.
Universitas Sumatera Utara
Begitu juga variabel personal dari Tabel IV.19 di atas sebesar -1,775 artinya dari definisi operasional yang diberikan bahwa tenaga edukatif, pihak manajemen,
staf dan yayasan menjadi pertimbangan yang bertolak belakang. Namun bila hal ini diperhatikan pihak pengelola maka akan menjadi pertimbangan mahasiswa dalam
mengambil keputusan memilih program studi tersebut. Maka perlu bagi lembaga untuk mengkaji kembali
tenaga edukatif, pihak manajemen, staf dan yayasan dan kebijakan apa yang lebih baik untuk diterapkan sehingga variabel tersebut dapat
secara signifikan dalam mempengaruhi keputusan mahasiswa. Dari Tabel IV.19 di atas variabel promosi tidak berpengaruh signifikan secara
parsial artinya informasi yang diterima melalui surat kabar, radio, spanduk, brosur, papan reklame maupun internet tidak berpengaruh secara signifikan terhadap
keputusan mahasiswa memilih. Hal itu terlihat dari nilai t
hitung
0,780 yang lebih kecil
dari nilai t
tabel
2,042dan juga tingkat signifikansi perhitungan sebesar 0,444. Artinya bila keadaan lain tetap maka secara parsial variabel promosi tidak berpengaruh
terhadap keputusan mahasiswa memilih pada á = 0,05. Adapun variabel proses dari Tabel IV.19 juga tidak berpengaruh secara
signifikan terhadap keputusan mahasiswa memilih, artinya bahwa mulai dari prosedur penerimaan, pendaftaran, sampai perkuliahan tidak berpengaruh secara signifikan
terhadap keputusan mahasiswa tersebut. Hal ini perlu ditingkatkan oleh lembaga sehingga berpengaruh signifikan dalam mempengaruhi keputusan mahasiswa
memilih program studi tersebut. Dengan demikian tidak semua variabel tersebut
Universitas Sumatera Utara
di atas berpengaruh secara parsial terhadap keputusan mahasiswa dalam memilih program studi tersebut, hanya beberapa variabel saja.
IV.2.1.2. Pengujian hipotesis kedua Hipotesis kedua yang mengatakan “stimulus lingkungan sosial dan budaya
berpengaruh terhadap keputusan mahasiswa memilih Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Darma Agung Medan”. H0: ß
L1,
ß
L2
= 0, artinya lingkungan sosial budaya tidak berpengaruh terhadap keputusan mahasiswa dalam
memilih Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Darma
Agung. H
1
: ß
L1,
ß
L2
≠ 0, artinya lingkungan sosial budaya berpengaruh terhadap
keputusan mahasiswa dalam memilih Program Studi Magister Manajemen
Pascasarjana Universitas Darma Agung Medan. Untuk menguji hipotesis yang diajukan diterima atau ditolak digunakan
statistik. Kriteria pengambilan keputusan pada pengujian ini adalah bila hasil perhitungan F
hitung
lebih besar dari F
tabel
pada á = 0,05 maka hipotesis H ; tidak
terdapat pengaruh signifikan dari lingkungan sosial budaya terhadap keputusan
mahasiswa dalam memilih Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana
Universitas Darma Agung Medan ditolak dan H
1
; terdapat pengaruh signifikan dari lingkungan sosial dan budaya terhadap keputusan mahasiswa dalam memilih
Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Darma Agung Medan
diterima. Sebaliknya jika F
hitung
lebih kecil dari F
tabel
pada á = 0,05 maka hipotesis H
; tidak terdapat pengaruh signifikan dari lingkungan sosial dan budaya terhadap
keputusan mahasiswa dalam memilih Program Studi Magister Manajemen
Universitas Sumatera Utara
Pascasarjana Universitas Darma Agung diterima dan H
1
ditolak. Hal tersebut akan diperlihatkan pada tabel yang akan disajikan selanjutnya.
Pada persamaan regresi berganda hipotesis kedua ini maka bila variabel X
L1
dan X
L2
sama dengan nol, maka persamaan regresi akan memotong sumbu Y pada titk 0,072. Sedangkan nilai koefisien ß
L1
= 0,301 dan nilai koefisien ß
L2
= 0,516 di mana kedua koefisien tersebut masing-masing mempunyai nilai yang positif,
artinya sama bila variabel bebas meningkat maka variabel terikatnya juga turut meningkat Mason, 1999.
Tabel IV.20. Hasil Pengujian Hipotesis Kedua
Model Unstandardized
Coefficients Standardized
Coefficients
B Std. Error
Beta
1 Constant 0.072 1.367
Sosial 0.301
0.202 0.232
Budaya 0.516
0.134 0.595
a Dependent Variable: Keputusan Mahasiswa Sumber: Hasil Pengolahan dengan SPSS
Hasil persamaan regresi dari data primer variabel bebas lingkungan sosial dan budaya dengan variabel terikat keputusan mahasiswa sebagai berikut:
Y = 0,072 + 0,301X
L1
+ 0,516X
L2
+ ª IV.2.1.2.1. Uji determinan R
2
hipotesis kedua Koefisien determinasi Mason, 1999 adalah bagian dari keragaman total
variabel tak bebas Y yang dapat diterangkan atau diperhitungkan oleh keragaman variabel bebas X dapat dilihat pada Tabel IV.21 di bawah ini:
Universitas Sumatera Utara
Tabel IV.21. Hasil Uji Determinasi Hipotesis Kedua Model
R R Square
Adjusted R Square
1 0.752
a
0.566 0.533
a Predictors: Constant, Lingkungan b Dependent Variable: Keputusan Mahasiswa
Sumber: Hasil Pengolahan dengan SPSS. Nilai R Square atau koefisien determinasi pada Tabel IV.21 adalah 0,566
artinya keputusan mahasiswa dalam memilih dapat dijelaskan oleh variabel lingkungan sosial dan budaya sebesar 56.60 sedangkan sisanya 43,40 dijelaskan
oleh variabel bebas lainnya yang tidak diteliti yaitu pribadi, psikologis serta sikap dan pendirian orang lain maupun faktor situasi yang tidak diantisipasi oleh konsumen.
Kotler 2007 menyatakan bahwa “perilaku pembelian konsumen dipengaruhi oleh faktor budaya, sosial, pribadi dan psikologis. Yang mempunyai pengaruh paling luas
dan paling dalam adalah faktor-faktor budaya”. IV.2.1.2.2. Uji serempak F hipotesis kedua
Kriteria pengujian hipotesis dengan yaitu untuk melihat signifikansi secara simultan variabel terikat terhadap variabel bebas. Berdasarkan hasil pengujian secara
serempak pada hipotesis pertama seperti yang terlihat pada Tabel IV.22 maka diketahui nilai F
hitung
sebesar 17,58 dan F
tabel
dengan á = 0,05 adalah sebesar 4,17.
Universitas Sumatera Utara
Tabel IV.22. Hasil Uji F Hipotesis Kedua
Model Sum of
Squares df
Mean Square
F Sig.
1 Regression 103.794 2
51.497 17.58
0.000
a
Residual 79.706
27 2.952
Total 183.5
29
a Predictors: Constant, Lingkungan b Dependent Variable: Keputusan Mahasiswa
Sumber: Hasil Pengolahan dengan SPSS. Dengan demikian H
; tidak terdapat pengaruh signifikan dari lingkungan sosial dan budaya terhadap keputusan mahasiswa dalam memilih Program Studi
Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Darma Agung Medan ditolak dan H
1
; terdapat pengaruh signifikan dari lingkungan sosial dan budaya terhadap keputusan
mahasiswa dalam memilih Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana
Universitas Darma Agung Medan diterima. Artinya dengan á = 0,05 secara signifikan lingkungan sosial dan budaya mempengaruhi keputusan mahasiswa memilih
Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Darma Agung Medan.
IV.2.1.2.3. Uji parsial t hipotesis kedua Uji pengaruh variabel sosial dan budaya secara parsial seperti dalam tabel
berikut:
Universitas Sumatera Utara
Tabel IV.23. Hasil Uji Parsial t Hipotesis Kedua
Model Unstandardized
Coefficients Standardized
Coefficients
B Std. Error
Beta t
Sig.
1 Constant 0.072 1.367
0.053 0.958
Sosial 0.301
0.202 0.232
1.495 0.147
Budaya 0.516
0.134 0.595
3.839 0.001
a Dependent Variable: Keputusan Mahasiswa Sumber: Hasil Pengolahan dengan SPSS.
Dari Tabel IV.23 di atas maka dapat kita membandingkan nilai t
hitung
dengan t
tabel
pada masing-masing variabel bebas seperti pada Tabel IV.24 di bawah ini. Secara parsial variabel budaya berpengaruh signifikan terhadap keputusan mahasiswa
memilih, di mana hal ini ditunjukkan oleh nilai t
hitung
sebesar 3,839 melebihi nilai t
tabel
2,042
Tabel IV.24. Perbandingan Hasil Uji Parsial dengan t
tabel
pada Hipotesis Kedua
Model t
hitung
T
tabel pada
á =0,05
Hasil Perbandingan
Sig.
Constant 0.053
2,042 t
hitung
t
tabel
0.958 Sosial
1.495 2,042
t
hitung
t
tabel
0.147 Budaya
3.839 2,042
t
hitung
t
tabel
0.001 Sumber: Hasil Pengolahan dengan SPSS.
Dari tabel di atas dengan á = 0,05 variabel budaya dengan indikator
pengetahuan, keyakinan serta kebiasaan dan kapabilitas pada hipotesis kedua berpengaruh signifikan terhadap keputusan mahasiswa memilih Program Studi
Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Darma Agung Medan. Sedangkan variabel sosial dengan indikator persepsi, pekerjaan serta jabatan secara parsial tidak
Universitas Sumatera Utara
berpengaruh signifikan terhadap keputusan mahasiswa memilih Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Darma Agung Medan.
Universitas Sumatera Utara