Pengaruh Perputaran Aset terhadap Nilai Perusahan dengan Profitabilitas sebagai Variabel Mediating pada Perusahaan Industri yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

PENGARUH PERPUTARAN ASET TERHADAP NILAI
PERUSAHAAN DENGAN PROFITABILITAS SEBAGAI
VARIABEL MEDIATING PADA PERUSAHAAN
INDUSTRI YANG TERDAFTAR DI
BURSA EFEK INDONESIA

TESIS

Mahaitin Hasohan Sinaga
087017108/Akt

SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2011

Universitas Sumatera Utara

THE INFLUENCE OF TOTAL ASSETS TURNOVER ON THE
FIRM VALUE WITH PROFITABILITY AS A MEDIATING
VARIABLE FOR THE INDUSTRIAL COMPANIES
LISTED IN INDONESIA STOCK EXCHANGE

THESIS

Mahaitin Hasohan Sinaga
087017108/Akt

SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2011

Universitas Sumatera Utara

PENGARUH PERPUTARAN ASET TERHADAP NILAI
PERUSAHAAN DENGAN PROFITABILITAS SEBAGAI
VARIABEL MEDIATING PADA PERUSAHAAN
INDUSTRI YANG TERDAFTAR DI
BURSA EFEK INDONESIA

TESIS

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat
Untuk Memperoleh Gelar Magister Sains
Dalam Program Studi Akuntansi
Pada Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara

Oleh
Mahaitin Hasohan Sinaga
087017108/Akt

SEKOLAH PASCASARJANA
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2011

Universitas Sumatera Utara

Judul Tesis

:

Nama Mahasiswa
Nomor Pokok
Program Studi

:
:
:

PENGARUH PERPUTARAN ASET TERHADAP
NILAI PERUSAHAAN DENGAN PROFITABILITAS
SEBAGAI VARIABEL MEDIATING PADA
PERUSAHAAN INDUSTRI YANG TERDAFTAR DI
BURSA EFEK INDONESIA
Mahaitin Hasohan Sinaga
087017108
Akuntansi

 
 

Menyetujui
Komisi Pembimbing,

(Prof. Erlina, MSi., Ph.D., Ak.)
Ketua

(Dr. Rina Bukit, SE, MSi., Ak.)
Anggota

Ketua Program Studi,

Direktur,

(Prof. Dr. Ade Fatma Lubis, MAFIS, MBA, CPA)

(Prof. Dr. Ir. A. Rahim Matondang, MSIE)

 
 

Tanggal lulus : 18 Agustus 2011

Universitas Sumatera Utara

Telah diuji pada
Tanggal : 18 Agustus 2011

Panitia Penguji Tesis :
Ketua

: Prof. Erlina, MSi., Ph.D., Ak.

Anggota : 1. Dr. Rina Bukit, SE, MSi., Ak.
2. Prof. Dr. Ade Fatma Lubis, MAFIS, MBA, CPA
3. Iskandar Muda, SE, MSi., Ak.
4. Dra. Tapi Anda Sari Lubis, MSi., Ak.

Universitas Sumatera Utara

PERNYATAAN

Dengan ini saya menyatakan tesis yang berjudul : “Pengaruh Perputaran Aset
terhadap Nilai Perusahan dengan Profitabilitas sebagai Variabel Mediating pada
Perusahaan Industri yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia” adalah benar hasil kerja
saya sendiri dan belum dipublikasikan oleh siapa pun sebelumnya. Sumber-sumber
data dan informasi yang digunakan telah dinyatakan secara benar dan jelas.

Medan,
Agustus 2011
Yang membuat pernyataan :

(Mahaitin Hasohan Sinaga)
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Universitas Sumatera Utara

 
 

PENGARUH PERPUTARAN ASET TERHADAP NILAI
PERUSAHAAN DENGAN PROFITABILITAS SEBAGAI
VARIABEL MEDIATING PADA PERUSAHAAN
INDUSTRI YANG TERDAFTAR DI
BURSA EFEK INDONESIA

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perputaran aset terhadap
nilai perusahaan. Di samping itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui
peranan profitabilitas sebagai variabel mediating dalam hubungan antara perputaran
aset dengan nilai perusahaan.
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan
industri yang termasuk dalam Sektor Aneka Industri, Sektor Industri Barang
Konsumsi, dan Sektor Industri Dasar dan Kimia yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI). Jumlah perusahaan yang menjadi populasi adalah sebanyak 133
perusahaan. Sampel yang diambil adalah sebanyak 72 perusahaan yang ditentukan
dengan metode judgement sampling. Data yang digunakan dan diolah adalah data
laporan keuangan emiten untuk periode pengamatan tahun 2006 – 2010.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perputaran aset berpengaruh positif dan
signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa
perputaran aset dapat meningkatkan nilai perusahaan melalui mediasi profitabilitas.
Penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas mempunyai peranan mediasi penuh
(full mediation) dalam hubungan antara perputaran aset dan nilai perusahaan.
Kata Kunci : Nilai Perusahaan, Perputaran Aset, dan Profitabilitas.

Universitas Sumatera Utara

PENGARUH PERPUTARAN ASET TERHADAP NILAI
PERUSAHAAN DENGAN PROFITABILITAS SEBAGAI
VARIABEL MEDIATING PADA PERUSAHAAN
INDUSTRI YANG TERDAFTAR DI
BURSA EFEK INDONESIA

ABSTRACT
The purpose of this research is to determine the effect of the assets turnover
to firm value. Besides that, the purpose of this research is also to know the role of the
profitability as a mediating variable in the relationship between the assets turnover
and the firm value.
The population used in this research is all industrial companies which are
grouped in the Miscellaneous Industrial Sector, Consumption Goods Industrial Sector,
and Chemical Industrial Sector listed in Indonesia Stock Exchange. The companies
that became the population are as many as 133 companies. The samples taken are as
many as 72 companies and are determined by the judgement sampling method. The
datas used and processed are datas from issuers’ financial statements for the year
observation periods from 2006 – 2010.
The results of this research show that the assets turnover has a positive and
significant effect to the firm value. The results of this research also show that the
assets turnover can increase the firm value with mediation of the profitability. This
research show that profitability has a full mediating role in the relationship between
the assets turnover and the firm value.

Keywords: Firm Value, Total Assets Turnover, and Profitability.

Universitas Sumatera Utara

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala
rahmat dan karunia-Nya yang telah diberikan kepada penulis sehingga penulisan tesis
ini dapat diselesaikan dengan baik. Meskipun masih terdapat kekurangan disana sini
baik dari segi isi maupun cara penyajiannya karena keterbatasan kemampuan yang
penulis miliki, namun penulis akan tetap berusaha untuk memperbaiki diri lebih baik
lagi di masa yang akan datang dan berharap tesis ini dapat memberikan kontribusi dan
manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan khususnya di bidang ilmu akuntansi.
Proses penulisan tesis ini tidak terlepas dari dukungan, bantuan, dan
bimbingan dari berbagai pihak baik berupa moril maupun materil. Maka dalam
kesempatan ini izinkanlah penulis untuk menyampaikan rasa terima kasih dan
penghargaan yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terlibat dan turut
membantu penulis dalam menyelesaikan tesis ini terutama kepada :
1. Bapak Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, DTM&H., M.Sc(CTM), Sp.A(K), selaku
Rektor Universitas Sumatera Utara atas kesempatan yang diberikan untuk
mengikuti dan menyelesaikan pendidikan magister di Universitas Sumatera Utara.
2. Bapak Prof. Dr. Ir. A. Rahim Matondang, MSIE, selaku Direktur Sekolah
Pascasarjana Universitas Sumatera Utara atas kesempatan yang diberikan untuk
mengikuti dan menyelesaikan pendidikan magister di Universitas Sumatera Utara.
3. Ibu Prof. Dr. Ade Fatma Lubis, MAFIS, MBA, CPA, selaku Ketua Program
Studi Magister Akuntansi atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti dan
menyelesaikan pendidikan magister di Universita Sumatera Utara.

Universitas Sumatera Utara

4. Ibu Prof. Erlina, M.Si., Ph.D., Ak. dan Ibu Dr. Rina Bukit, SE, M.Si, Ak. selaku
ketua dan anggota komisi pembimbing yang telah memberikan banyak saran dan
masukan dalam penulisan tesis ini.
5. Ibu Prof. Dr. Ade Fatma Lubis, MAFIS, MBA, CPA, Ibu Dra. Tapi Anda Sari
Lubis, M.Si., Ak., dan Bapak Iskandar Muda, SE, M.Si. Ak. selaku tim penguji
tesis atas saran dan masukan untuk kesempurnaan penulisan tesis ini.
6. Seluruh staf pengajar Program Magister Akuntansi atas segala ilmu dan
pengetahuan yang telah diberikan.
7. Seluruh staf administrasi Program Magister Akuntansi.
8. Ibunda tercinta Dorina Purba dan mertua saya Ny. H. Damanik br Saragih yang
telah banyak memberikan doa dan dukungan kepada penulis.
9. Istri tercinta Yusniar Damanik, S.Psi yang memberikan dukungan dan doa demi
tercapai cita-cita kita. Anak-anakku Justine Philia Sinaga, Elbert Passion Sinaga,
dan Agatha Consuela Sinaga yang memberikan semangat kepada papanya.
10. Bapak Darwin Lie, SE, MM selaku pimpinan, Bapak L. Siregar, SE, MSi, Bapak
Yansen Siahaan, SE, MAcct, dan seluruh rekan-rekan staf pengajar dan
administrasi yang ada di STIE Sultan Agung Pematangsiantar atas segala
dukungan sehingga penulis tetap semangat untuk dapat melanjutkan studi ke
jenjang yang lebih tinggi.
11. Bapak Raja P. Sirait selaku Direktur Utama PT. Miduk Arta yang telah
memberikan keringanan waktu untuk bisa mengikuti pendidikan serta rekanrekan di kantor yang selalu memberikan dukungan semangat dan motivasi hingga

Universitas Sumatera Utara

bisa menyelesaikan pendidikan ini khususnya di saat-saat penyelesaian tugas
akhir.
12. Teman-teman selama pendidikan, Bapak Bantu Tampubolon, Alben Panjaitan,
Guntur Pangaribuan, Rahima Purba, Ari Pratania, Riantri Barus, Enika Diana,
Arlina Pratiwi, Fenny Monica, Emilia Lestari, Irma Herliza, Eva Simatupang,
Santi Sitohang yang telah banyak meluangkan waktunya untuk saling membantu
selama mengikuti perkuliahan.
13. Dan semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu atas dukungan,
bantuan, dan doanya sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis ini.
Akhirnya peneliti mengharapkan kiranya tesis ini merupakan usaha yang
diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan hasil yang bermanfaat bagi kita
semua dan bagi peneliti sendiri.

Medan, Agustus 2011
Peneliti,

Mahaitin Hasohan Sinaga

Universitas Sumatera Utara

RIWAYAT HIDUP
Nama

: Mahaitin Hasohan Sinaga

Tempat/Tanggal Lahir

: Pematangsiantar, 9 Juli 1966

Agama

: Kristen

Status

: Menikah

Orang tua
Ayah
Ibu

:
: Alm. J. Samsudin Sinaga
: Dorina Purba

Istri

: Yusniar Damanik, SPsi

Anak

: Justine P. Sinaga, Elbert P. Sinaga, dan
Agatha C. Sinaga

Alamat

: Jl. Linggarjati No. 92, P. Siantar

Pendidikan

:

Pekerjaan

:

 SD GKPS I, Jl. Asahan, P. Siantar, lulus tahun
1979.
 SMP Negeri 1, P. Siantar, lulus tahun 1982.
 SMA Negeri 3, P. Siantar, lulus tahun 1985.
 Strata 1, Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi,
Universitas Padjadjaran, Bandung, lulus tahun
1992.
 Strata 2, Sekolah Pascasarjana, Universitas
Sumatera Utara, Medan, lulus tahun 2011.

 Internal Audit Officer PT. Asian Agri, Medan
(1993 – 1995).
 Accounting Supervisor PT. Nugra Santana, Jakarta
(1995 – 1998).
 Kantor Akuntan Edward B. Bangun, Jakarta (1998
– 2001).
 Staf Ahli Walikota Pematangsiantar (2001 – 2003).
 Dosen Tetap Yayasan/Staf Pengajar di STIE Sultan
Agung, P. Siantar (2002 – Sekarang).
 Kepala Akuntansi PT. Miduk Arta, P. Siantar (2004
– sekarang).

 

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR ISI
 

ABSTRAK

...........................................................................................................i

ABSTRACT ..............................................................................................................ii
KATA PENGANTAR..............................................................................................iii
RIWAYAT HIDUP ..................................................................................................vi
DAFTAR ISI.............................................................................................................vii
DAFTAR TABEL ....................................................................................................ix
DAFTAR GAMBAR................................................................................................x
DAFTAR LAMPIRAN ............................................................................................xi
BAB I

PENDAHULUAN ....................................................................................1
1.1. Latar Belakang Masalah .....................................................................1
1.2. Rumusan Masalah ..............................................................................7
1.3 Tujuan Penelitian.................................................................................7
1.4. Manfaat Penelitian..............................................................................8
1.5. Originalitas Penelitian .......................................................................8

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA ..........................................................................13
2.1. Landasan Teori ...................................................................................13
2.1.1. Nilai Perusahaan......................................................................14
2.1.2. Perputaran Aset ......................................................................18
2.1.3. Profitabilitas ...........................................................................18
2.2. Tinjauan Peneliti Terdahulu (Theoritical Mapping) ..........................21

BAB III KERANGKA KONSEP DAN HIPOTESIS ..........................................26
3.1. Kerangka Konsep ...............................................................................26
3.2. Hipotesis Peneltian ............................................................................32
BAB IV METODE PENELITIAN ......................................................................33
4.1. Jenis Penelitian ...................................................................................33
4.2. Lokasi Penelitian ................................................................................33
4.3. Populasi dan Sampel...........................................................................34
4.4. Metode Pengumpulan Data ................................................................36
4.5. Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel .................................36
4.6. Metode Analisis Data .........................................................................39

Universitas Sumatera Utara

BAB V

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ...................................52
5.1. Hasil Penelitian ...............................................................................52
5.1.1. Statistik Deskriptif ..............................................................52
5.1.2. Pengujian Asumsi Klasik ....................................................56
5.1.2.1. Uji Normalitas ........................................................56
5.1.2.2. Uji Heteroskedastisitas ...........................................62
5.1.2.3. Uji Autokorelasi .....................................................64
5.1.2.4. Uji Multikolinearitas ..............................................65
5.1.3. Hasil Analisis Data .............................................................66
5.1.4. Pengujian Hipotesis ............................................................76
5.1.4.1. Pengujian Hipotesis 1..............................................76
5.1.4.2. Pengujian Hipotesis 2..............................................77
5.2. Pembahasan Hasil Penelitian ..........................................................79
5.2.1. Pengaruh Perputaran Aset Terhadap Nilai Perusahaan..........79
5.2.2. Pengaruh Perputaran Aset Terhadap Nilai Perusahaan
melalui Profitabilitas .............................................................80

BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN .............................................................86
6.1. Kesimpulan ......................................................................................86
6.2. Keterbatasan Penelitian ....................................................................88
6.3. Saran-saran .......................................................................................88

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR TABEL
No.

Judul

Halaman

1.1.

Data Kinerja PT. Astra International Tbk (ASII) dan PT, Astra
Otoparts Tbk (AUTO) Semester I Tahun 2009 dan 2010 ...................

4

2.1.

Tinjauan Peneliti Terdahulu .................................................................

23

4.1.

Daftar Proses Seleksi Pengambilan Sampel Penelitian ........................

35

4.2.

Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel ...................................

39

4.3.

Bentuk Transformasi Data ...................................................................

43

5.1.

Statistik Deskriptif Sebelum Transformasi ..........................................

53

5.2.

Uji Kolmogorov-Smirnov Sebelum Transformasi ...............................

58

5.3.

Statistik Deskriptif Sesudah Transformasi ...........................................

60

5.4.

Uji Kolmogorov-Smirnov Sesudah Transformasi ...............................

62

5.5.

Uji Autokorelasi ...................................................................................

66

5.6.

Uji Multikolinearitas ...........................................................................

64

5.7.

Koefisien Determinasi Persamaan 1 ....................................................

67

5.8.

Koefisien Beta Persamaan 1 .................................................................

68

5.9.

Koefisien Determinasi Persamaan 2 ....................................................

69

5.10. Koefisien Beta Persamaan 2 .................................................................

70

5.11. Koefisien Determinasi Persamaan 3 ....................................................

71

5.12. Koefisien Beta Persamaan 3 .................................................................

72

5.13. Koefisien Determinasi Persamaan 4 ....................................................

73

5.14. Koefisien Beta Persamaan 4 .................................................................

74

5.15. Ringkasan Uji Signifikansi ...................................................................

78

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR GAMBAR

No.

Judul

Halaman

3.1.

Kerangka Konseptual ...........................................................................

28

4.1.

Posisi Angka Durbin Watson ...............................................................

45

4.2.

Model Jalur Pengaruh Perputaran Aset terhadap Nilai Perusahaan
dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Mediating .............................

49

Ilustrasi Pengaruh Tidak Langsung dengan Menghitung Selisih
Antara Dua Koefisien Regresi ..............................................................

50

Ilustrasi Pengaruh Tidak Langsung dengan Mengalikan Dua
Koefisien Regresi .................................................................................

51

Hasil Uji Normalitas dengan Normal P-P Plot Sesudah
Transformasi .........................................................................................

57

Hasil Uji Normalitas dengan Pendekatan Histogram Sesudah
Transformasi ........................................................................................

60

Hasil Uji Normalitas dengan Normal P-P Plot Sesudah
Transformasi ........................................................................................

61

5.4.

Hasil Uji Normalitas dengan Scatter Plot Sesudah Transformasi .......

63

5.5.

Interval Uji Autokorelasi ......................................................................

65

5.6.

Besar Pengaruh Antar-Variabel Sebelum Pengujian Pengaruh Tidak
Langsung ..............................................................................................

82

Besar Pengaruh Antar-Variabel Sesudah Pengujian Pengaruh Tidak
Langsung ..............................................................................................

83

4.3.

4.4.

5.1.

5.2.

5.3.

5.7.

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR LAMPIRAN
No. Lampiran

Judul

Halaman

Lampiran 1.

Daftar Emiten Sektor Industri di Bursa Efek Indonesia
per 15 April 2011

94

Lampiran 2.

Proses Pengambilan Sampel

97

Lampiran 3.

Daftar Rekapitulasi Total Aset Turnover

101

Lampiran 4.

Daftar Rekapitulasi Total Basic Earnings Power Ratio

103

Lampiran 5.

Daftar Rekapitulasi Nilai Perusahaan (Tobin’s Q)

105

Lampiran 6.

Statistik Deskriptif Sebelum Transformasi

107

Lampiran 7.

Histogram Hasil Uji Normalitas Total Aset Turnover,
Total Basic Earnings Power Ratio, dan Nilai
Perusahaan Sebelum Transformasi.

107

Lampiran 8.

Uji Kolmogorov-Smirnov Sebelum Transformasi

109

Lampiran 9.

Statistik Deskriptif Sesudah Transformasi

109

Lampiran 10.

Uji Kolmogorov-Smirnov Sesudah Transformasi

110

Lampiran 11.

Model Summary Uji Autokorelasi

110

Lampiran 12.

Model Summary Uji Multikolineraritas

111

Lampiran 13.

Koefisien Determinasi Persamaan Regresi 1.

111

Lampiran 14.

Koefisien Beta Persamaan Regresi 1.

111

Lampiran 15.

Koefisien Determinasi Persamaan Regresi 2.

112

Lampiran 16.

Koefisien Beta Persamaan Regresi 2.

112

Lampiran 17.

Koefisien Determinasi Persamaan Regresi 3.

112

Lampiran 18.

Koefisien Beta Persamaan Regresi 3.

113

Lampiran 19.

Koefisien Determinasi Persamaan Regresi 4.

113

Lampiran 20.

Koefisien Beta Persamaan Regresi 4.

113

Universitas Sumatera Utara

 
 

PENGARUH PERPUTARAN ASET TERHADAP NILAI
PERUSAHAAN DENGAN PROFITABILITAS SEBAGAI
VARIABEL MEDIATING PADA PERUSAHAAN
INDUSTRI YANG TERDAFTAR DI
BURSA EFEK INDONESIA

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perputaran aset terhadap
nilai perusahaan. Di samping itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui
peranan profitabilitas sebagai variabel mediating dalam hubungan antara perputaran
aset dengan nilai perusahaan.
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan
industri yang termasuk dalam Sektor Aneka Industri, Sektor Industri Barang
Konsumsi, dan Sektor Industri Dasar dan Kimia yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI). Jumlah perusahaan yang menjadi populasi adalah sebanyak 133
perusahaan. Sampel yang diambil adalah sebanyak 72 perusahaan yang ditentukan
dengan metode judgement sampling. Data yang digunakan dan diolah adalah data
laporan keuangan emiten untuk periode pengamatan tahun 2006 – 2010.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perputaran aset berpengaruh positif dan
signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa
perputaran aset dapat meningkatkan nilai perusahaan melalui mediasi profitabilitas.
Penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas mempunyai peranan mediasi penuh
(full mediation) dalam hubungan antara perputaran aset dan nilai perusahaan.
Kata Kunci : Nilai Perusahaan, Perputaran Aset, dan Profitabilitas.

Universitas Sumatera Utara

PENGARUH PERPUTARAN ASET TERHADAP NILAI
PERUSAHAAN DENGAN PROFITABILITAS SEBAGAI
VARIABEL MEDIATING PADA PERUSAHAAN
INDUSTRI YANG TERDAFTAR DI
BURSA EFEK INDONESIA

ABSTRACT
The purpose of this research is to determine the effect of the assets turnover
to firm value. Besides that, the purpose of this research is also to know the role of the
profitability as a mediating variable in the relationship between the assets turnover
and the firm value.
The population used in this research is all industrial companies which are
grouped in the Miscellaneous Industrial Sector, Consumption Goods Industrial Sector,
and Chemical Industrial Sector listed in Indonesia Stock Exchange. The companies
that became the population are as many as 133 companies. The samples taken are as
many as 72 companies and are determined by the judgement sampling method. The
datas used and processed are datas from issuers’ financial statements for the year
observation periods from 2006 – 2010.
The results of this research show that the assets turnover has a positive and
significant effect to the firm value. The results of this research also show that the
assets turnover can increase the firm value with mediation of the profitability. This
research show that profitability has a full mediating role in the relationship between
the assets turnover and the firm value.

Keywords: Firm Value, Total Assets Turnover, and Profitability.

Universitas Sumatera Utara

BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Penelitian
Perusahaan memiliki tujuan yang bermacam-macam. Ada yang berpendapat
bahwa tujuan perusahaan adalah untuk memperoleh laba yang sebesar-besarnya.
Pendapat lain mengatakan tujuan perusahaan adalah meningkatkan nilai perusahaan
demi untuk kemakmuran pemiliknya. Dikatakan makmur apabila pemegang saham
memperoleh keuntungan dari setiap lembar saham atas investasi yang ditanamkannya.
Keuntungan yang diperoleh antara lain bisa berasal dari laba bersih perusahaan dan
bisa berasal dari peningkatan harga saham di bursa efek. Meningkatnya harga saham
perusahaan berarti meningkatnya nilai perusahaan itu sendiri (market value of the
firm). Nilai perusahaan yang semakin meningkat mengindikasikan kemakmuran
pemegang saham juga semakin meningkat.
Modigliani dan Miller (1958) dalam manajemen keuangan modern
menyatakan bahwa nilai suatu perusahaan semata-mata tergantung pada penghasilan
di masa yang akan datang (future earnings stream). Oleh karenanya informasi
mengenai keberhasilan suatu perusahaan dalam memperoleh laba akan sangat
menentukan nilai perusahaan. Di samping itu, nilai perusahaan juga akan tercermin
dari harga sahamnya (Fama, 1978 dalam Wahyudi dan Pawestri, 2006). Semakin
tinggi harga suatu saham, semakin tinggi pula nilai perusahaan. Harga saham yang
dimaksud adalah harga pasar saham dari suatu perusahaan yang terbentuk karena

Universitas Sumatera Utara

bertemunya sisi permintaan dan penawaran pada saat terjadi transaksi di bursa saham.
Oleh karenanya harga saham dianggap merupakan cerminan dari nilai perusahaan
yang sesungguhnya. Nilai perusahaan itu sendiri merupakan nilai wajar yang
menggambarkan persepsi investor terhadap emiten bersangkutan atau dengan
perkataan lain bahwa nilai perusahaan merupakan harga yang bersedia dibayar oleh
calon pembeli apabila perusahaan tersebut dijual.
Harga saham tidak semata-mata hanya ditentukan oleh pertemuan antara sisi
penawaran dan permintaan di bursa saham, namun analisis sekuritas juga secara tidak
langsung turut berpengaruh dalam penentuan harga saham (Fabozzi, 1999). Ada dua
analisis yang digunakan dalam analisis sekuritas yaitu analisis fundamental dan
analisis teknikal. Analisis fundamental memfokuskan perhatian pada hal-hal yang
berhubungan dengan kondisi keuangan suatu perusahaan dengan tujuan untuk
mengetahui sifat-sifat dasar dan karakteristik operasional dari perusahaan sedangkan
analisis teknikal secara umum memfokuskan perhatian pada perubahan volume dan
harga pasar sekuritas.
Analisis fundamental biasanya diukur dengan menggunakan rasio-rasio
keuangan yaitu rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio profitabilitas, rasio solvabilitas,
dan rasio pasar. Rasio-rasio inilah yang biasanya dipakai oleh analis/investor untuk
menganalisis dan memprediksi harga saham. Analisis teknikal diukur dengan
beberapa indikator antara lain inflasi, nilai tukar mata uang, dan resiko pasar
(Pasaribu, 2008).
Selain dengan melakukan analisis fundamental dan teknikal, analisis ekonomi
dan analisis industri juga sering dilakukan untuk memprediksi harga saham. Dengan

Universitas Sumatera Utara

pendekatan top down yaitu analisis saham dimulai dengan melakukan analisis
ekonomi kemudian melakukan analisis industri dan terakhir melakukan analisis
keuangan perusahaan/fundamental (Kisdhihartono, 2009).
Analisis ekonomi mempelajari tentang kondisi perekonomian sekarang secara
umum dan pengaruhnya di waktu yang akan datang. Ukuran yang digunakan dalam
analisis ekonomi adalah ukuran aktivitas ekonomi seperti produk domestik bruto
(PDB), inflasi, tingkat bunga, dan fluktuasi nilai tukar. Sementara itu analisis industri
mempelajari keadaan kompetitif dari suatu sektor industri dalam hubungannya dengan
yang lain serta mengidentifikasi perusahaan-perusahaan yang mempunyai potensi
pada suatu sektor industri tertentu. Indikator penting dalam analisis industri adalah
penjualan, laba, dividen, struktur modal, regulasi, dan inovasi.
Sehubungan dengan analisis industri dimana penjualan dan laba sebagai
indikator, ada fenomena yang terjadi di Bursa Efek Indonesia dimana harga saham
suatu perusahaan seringkali bereaksi setiap kali ada publikasi atas pencapaian
penjualan atau laba suatu perusahaan. Salah satu contoh, ketika PT Astra International
Tbk (ASII) mengumumkan bahwa perusahaan meraih pendapatan Rp 129,99 triliun,
atau meningkat 31,93% dibanding pendapatan di 2009 dan laba bersih melejit 43%
(Kontan, 25 Februari 2011), harga saham ASII langsung bereaksi dari harga
pembukaan Rp 51.400,- pada tanggal 25 Februari 2011 ditutup menjadi Rp 51.550,pada hari yang sama. Harga saham ini terus meningkat hingga mencapai Rp 54.000,pada penutupan tanggal 28 Februari 2011 (http://finance.yahoo.com).
Contoh kasus lain, tanggal 21 Februari 2010 PT. Astra Otoparts Tbk (AUTO)
mengeluarkan pernyataan bahwa perseroan membidik kenaikan pendapatan tahun ini

Universitas Sumatera Utara

minimal Rp 5,79 triliun, angka ini naik 10% jika dibandingkan dengan pendapatan
perseroan tahun lalu (www.etrading.co.id). Pada hari yang sama, pasar langsung
bereaksi dimana harga pada sesi pembukaan adalah Rp 12.900,- dan pada tanggal 24
Februari 2010 naik menjadi 13.950,- pada sesi penutupan. Dari kedua contoh kasus di
atas terlihat bahwa harga saham langsung naik seiring dengan meningkatnya
perolehan penjualan dan laba (profit). Karena nilai perusahaan diukur dengan harga
saham, maka dapat dikatakan bahwa dengan meningkatnya harga saham maka nilai
perusahaan pun meningkat.
Secara fundamental, rasio keuangan untuk kedua perusahaan di atas dapat
dilihat pada Tabel 1.1. di bawah.
Tabel 1.1.
Rasio Keuangan PT. Astra International Tbk dan PT. Astra Otoparts Tbk
Tahun 2009 dan 2010
(dalam jutaan rupiah)
ASII
AUTO
2009
2010
2009
2010
Total Assets
88,938,000
112,857,000
4,644,939
5,585,852
Total Debt
40,006,000
54,168,000
1,262,292
1,482,705
Total Equities
39,894,000
49,310,000
3,208,778
3,860,827
Total Sales
98,526,000
129,991,000
5,265,798
6,255,109
EBIT
12,756,000
14,725,000
419,991
573,115
TATO
110.78%
115.18%
113.37%
111.98%
BEPR
14.34%
13.05%
9.04%
10.26%
PBV (per Dec, 31)
3.52
4.48
1.38
2.79
Sumber: www.idx.co.id dan www.finance.yahoo.com
Tabel 1.1. menunjukkan bahwa nilai perusahaan yang diukur dengan price
book value (PBV) untuk ASII dan AUTO meningkat pada tahun 2010 dibanding
dengan tahun 2009 namun kenaikan ini tidak seiring dengan kenaikan perputaran
aset/total assets turnover (TATO). Perputaran aset dalam hal ini adalah rasio total

Universitas Sumatera Utara

penjualan dibandingkan dengan total aset. Demikian juga kenaikan nilai perusahaan
tidak seiring dengan kenaikan profitabilitas. Dalam hal ini profitabilitas diukur dengan
basic earnings power ratio (BEPR).
Secara fundamental, terlihat bahwa rasio perputaran aset dan profitabilitas
untuk kedua emiten di atas tidak memperlihatkan pengaruh yang konsisten terhadap
nilai perusahaan. Hasil ini berbeda dengan realita yang terjadi di pasar. Namun
beberapa penelitian sebelumnya menyimpulkan bahwa perputaran aset mempunyai
pengaruh terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian Ichsan (2009) dan Widodo
(2007) menyatakan bahwa assets turnover memiliki pengaruh positif dan signifikan
terhadap harga saham.
Walaupun hasil penelitian Ichsan (2009) menyimpulkan bahwa assets turnover
memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, namun koefisien
determinasi (r2) hanya sebesar 1,08%. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh assets
turnover terhadap nilai perusahaan adalah sangat kecil atau dapat dikatakan bahwa
pengaruhnya hampir tidak nyata. Oleh karenanya penelitian ini ingin menguji kembali
seberapa besar pengaruh assets turnover terhadap nilai perusahaan dan apakah
pengaruh di atas signifikan atau tidak. Penelitian ini juga ingin menguji apakah
pengaruh di atas disebabkan oleh karena ada mediasi dari variabel lain.
Hasil penelitian lain Kusmayadi (2009) menyimpulkan bahwa total assets
turnover memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Selanjutnya,
hasil penelitian Hidayati (2010) menyatakan bahwa profitabilitas yang diukur dengan
return on equity memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan
(price book value). Berdasarkan kesimpulan ini, karena perputaran aset berpengaruh

Universitas Sumatera Utara

terhadap profitabilitas dan profitabilitas berpengaruh terhadap nilai perusahaan, maka
diperkirakan bahwa profitabilitas mampu memediasi hubungan atau pengaruh
perputaran aset terhadap nilai perusahaan. Oleh karenanya penelitian ini ingin menguji
pengaruh mediasi profitabilitas dalam hubungan antara perputaran aset terhadap nilai
perusahaan. Penelitian mengenai mediasi profitabilitas masih jarang dilakukan
khususnya untuk melihat hubungan antara perputaran aset dengan nili perusahaan.
Penelitian-penelitian yang mengambil penjualan sebagai variabel independen
sebelumnya telah banyak dilakukan, namun secara spesifik yang menggunakan rasio
penjualan khususnya rasio penjualan terhadap total aset sebagai variabel independen
belum banyak dilakukan. Penelitian ini mencoba mengambil rasio perputaran aset
sebagai variabel independen dan untuk variabel dependen penelitian ini mengambil
nilai perusahaan. Penelitian-penelitian sebelumnya banyak menggunakan price book
value sebagai parameter nilai perusahaan, tetapi penelitian ini memilih rasio Tobin’s
Q sebagai parameter. Alasan memilih rasio Tobin’s Q karena rasio ini memberikan
informasi yang lebih akurat dibandingkan dengan price book value. Rasio ini
memasukkan unsur-unsur kewajiban dan total aset dalam penghitungannya, tidak
hanya menghitung nilai pasar dari ekuitas.
Untuk variabel mediating, penelitian ini mengambil basic earnings power
ratio sebagai parameter karena rasio ini memberikan informasi yang lebih akurat
mengenai keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan laba dibandingkan dengan
menggunakan return on equity atau return on assets yang mengambil laba bersih
sebagai dasar penghitungan. Laba bersih belum tentu mencerminkan keberhasilan

Universitas Sumatera Utara

perusahaan dalam menghasilkan laba karena masih ada unsur-unsur extraordinary
items di dalamnya.

1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang penelitian yang telah dikemukakan di atas, maka
rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:
a.

Apakah perputaran aset berpengaruh terhadap nilai perusahaan?

b.

Apakah perputaran aset berpengaruh terhadap nilai perusahaan melalui
profitabilitas?

1.3. Tujuan Penelitian
Berdasarkan latar belakang dan perumusan masalah di atas, maka penelitian
ini bertujuan untuk:
a.

Menganalisis dan mendapatkan bukti empiris mengenai pengaruh perputaran aset
terhadap nilai perusahaan.

b.

Menganalisis dan mendapatkan bukti empiris mengenai pengaruh perputaran aset
terhadap nilai perusahaan melalui profitabilitas.

1.4. Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan akan memberikan manfaat kepada pihak-pihak yang
membutuhkan yaitu :
1. Bagi peneliti, hasil penelitian ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan
kepada peneliti tentang pengaruh perputaran aset terhadap nilai perusahaan baik

Universitas Sumatera Utara

pengaruh secara langsung maupun melalui mediasi profitabilitas pada perusahaan
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
2. Bagi investor, sebagai bahan masukan dan pertimbangan dalam mengambil
keputusan untuk berinvestasi karena dengan mengetahui pengaruh dari perputaran
aset dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan dapat memberikan gambaran
mengenai nilai perusahaan yang sesungguhnya.
3. Bagi manajemen perusahaan, sebagai bahan masukan dan pertimbangan dalam
pengambilan keputusan khususnya untuk meningkatkan nilai perusahaan dengan
mengetahui pengaruh perputaran aset dan profitabilitas perusahaan terhadap nilai
perusahaan.
4. Bagi peneliti selanjutnya, penelitian ini diharapkan dapat melengkapi temuan
empiris sebagai bahan referensi dan sumber informasi dalam melakukan penelitian
selanjutnya khususnya di bidang ilmu akuntansi dan keuangan.

1.5. Originalitas Penelitian
Ada beberapa hal yang membedakan penelitian ini dengan penelitian
sebelumnya dengan topik kajian yang sama, yaitu :
a.

Variabel yang Diteliti
Variabel independen yang diteliti oleh Ichsan (2009) adalah current ratio,

total assets turnover, debt to equity ratio dan return on investment sedangkan variabel
dependennya adalah harga saham. Variabel independen yang diteliti oleh Widodo
(2007) adalah total assets turnover, inventory turnover, return on assets, return on
equity, earnings per share, dan price book value dengan harga saham sebagai variabel

Universitas Sumatera Utara

dependen. Variabel independen yang diteliti oleh House dan Benefield (1995) adalah
sales growth dan income growth sedangkan variabel dependennya adalah harga pasar.
Ketiga penelitian terdahulu ini yang meneliti pengaruh perputaran aset (total assets
turnover) maupun penjualan terhadap harga pasar saham. Dalam penelitian ini
perputaran aset digunakan sebagai sebagai variabel independen. Belum banyak yang
secara spesifik meneliti pengaruh perputaran aset terhadap nilai perusahaan.
Variabel independen yang diteliti oleh Kusmayadi (2009) adalah profit
margin, total assets turnover, dan equity multiplier sedangkan variabel dependennya
adalah profitability (return on equity). Pada umumnya return on assets atau return on
equity digunakan sebagai parameter profitabilitas. Penelitian ini mengambil basic
earnings power ratio sebagai parameter profitabilitas.
Variabel independen yang diteliti oleh Hidayati (2010) adalah debt to equity
ratio, dividend payout ratio, return on equity, dan size, sedangkan variabel
dependennya adalah price book value. Variabel independen yang diteliti oleh Defrizal
(2005) adalah return on assets, debt to equity ratio, earnings per share, dan net profit
margin, sedangkan variabel dependennya adalah price book value. Banyak penelitian
sebelumnya mengambil price book value sebagai parameter dan belum banyak yang
mengambil rasio Tobin’s Q sebagai parameter nilai perusahaan.
Penelitian-penelitian terdahulu di atas pada umumnya hanya melihat pengaruh
variabel independen terhadap variabel dependen dan tidak meneliti adanya pengaruh
mediasi. Dalam penelitian ini perputaran aset digunakan sebagai variabel independen
sedangkan variabel dependennya adalah nilai perusahaan dan profitabilitas dignakan
sebagai variabel mediating. Alasan memilih perputaran aset sebagai variabel

Universitas Sumatera Utara

independen adalah karena sesuai dengan definisinya bahwa perputaran aset adalah
untuk mengukur seberapa besar tingkat efektivitas/efisiensi perusahaan dalam
menggunakan asetnya maka dengan semakin efektif atau efisien suatu perusahaan
akan mampu meningkatkan nilai perusahaan. Di samping itu semakin efektif atau
efisien suatu perusahaan maka akan mampu meningkatkan profitabilitas. Alasan
memilih profitabilitas sebagai variabel mediating adalah karena perputaran aset
memiliki pengaruh terhadap profitabilitas dan profitabilitas juga memiliki pengaruh
terhadap nilai perusahaan.
Dengan demikian perbedaan pada penelitian ini dibandingkan dengan
penelitian-penelitian sebelumnya dapat disimpulkan sebagai berikut:


Penelitian ini mengambil perputaran aset (total assets turnover) sebagai variabel
independen dan profitabilitas (basic earnings power ratio digunakan sebagai
parameter) sebagai variabel mediating serta nilai perusahaan yang dihitung
dengan rasio Tobin’s Q sebagai variabel dependen.



Pengaruh dari variabel independen perputaran aset terhadap nilai perusahaan
dengan profitabilitas sebagai variabel mediating belum pernah dilakukan oleh
peneliti-peneliti sebelumnya.



Penelitian ini menghitung pengaruh langsung variabel independen terhadap
variabel dependen dan juga menghitung pengaruh tidak langsung variabel
independen terhadap variabel dependen melalui mediasi variabel mediating.

Universitas Sumatera Utara

b. Obyek Penelitian
Obyek penelitian yang dilakukan oleh Ichsan (2009) adalah seluruh
perusahaan industri farmasi yang tercatat di Bursa Efek Jakarta pada tahun 2002 –
2004. Obyek penelitian yang dilakukan oleh Widodo (2007) adalah seluruh
perusahaan yang termasuk dalam kelompok Jakarta Islamic Index yang tercatat di
Bursa Efek Jakarta pada tahun 2003 – 2005. Obyek penelitian yang dilakukan oleh
House dan Benefield (1995) adalah seluruh perusahaan simluasi yang beroperasi di
United States of America pada tahun 1992 –1993. Obyek penelitian yang dilakukan
oleh Kusmayadi (2009) adalah seluruh perusahaan food and beverage yang tercatat di
Bursa Efek Indonesia pada tahun 2007. Obyek penelitian yang dilakukan oleh
Hidayati (2010) adalah seluruh perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek
Indonesia pada tahun 2005 – 2007. Dan obyek penelitian yang dilakukan oleh Defrizal
(2005) adalah seluruh perusahaan property yang tercatat di Bursa Efek Jakarta pada
tahun 2002 – 2004 kecuali perusahaan sektor keuangan dan asuransi.
Berbeda dengan penelitian ini, data yang diambil adalah perusahaanperusahaan yang termasuk dalam sektor Industri Dasar dan Kimia, Industri Barang
Konsumsi, dan Aneka Industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Alasan
pengambilan data hanya kepada sektor industri dikarenakan:


Bursa Efek Indonesia telah mengelompokkan emiten yang termasuk kelompok
industri ke dalam tiga sektor yaitu sektor Industri Dasar dan Kimia, sektor
Industri Barang Konsumsi, dan sektor Aneka Industri.

Universitas Sumatera Utara



penelitian ini fokus kepada perusahaan-perusahaan industri saja yang benar-benar
merupakan perusahaan yang memproses hasil produksinya mulai dari bahan baku
hingga menjadi barang jadi.



peneliti yakin interpretasi terhadap analisis laporan keuangan pun relatif lebih
homogen apabila menggunakan data dari perusahaan sejenis/sesama industri.

c.

Periode Pengumpulan Data
Penelitian ini menggunakan data terakhir laporan keuangan yang diterbitkan

oleh emiten Industri Dasar dan Kimia, Industri Barang Konsumsi, dan Aneka Industri
yang tercatat di Bursa Efek Indonesia yaitu dari tahun 2006 sampai dengan 2010.
Laporan keuangan yang dimaksud adalah laporan keuangan yang diaudit oleh auditor
independen dan dipublikasikan oleh Bursa Efek Indonesia.

Universitas Sumatera Utara

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Landasan Teori
Pemegang saham maupun calon investor sangat berkepentingan terhadap
laporan keuangan yang diumumkan secara periodik oleh pihak manajemen. Laporan
keuangan ini merupakan informasi yang sangat mendasar untuk menilai kinerja
keuangan perusahaan. Kinerja keuangan yang dimaksud dapat dinilai dengan
menggunakan rasio-rasio keuangan. Dengan adanya rasio keuangan, para pengguna
laporan keuangan dapat menghitung dan menginterpretasikan ukuran-ukuran
kewajiban, likuiditas, profitabilitas, manajemen aset, dan nilai pasar perusahaan. Ada
5 jenis rasio keuangan yang biasa digunakan untuk menilai kinerja perusahaan
(Atmaja, 2008), yaitu:
a.

Leverage ratio, yaitu rasio yang memperlihatkan berapa hutang yang digunakan
perusahaan.

b.

Liquidity ratio, untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi
kewajiban-kewajiban yang jatuh tempo.

c.

Effectivity/efficiency atau turnover atau assets management ratio, mengukur
seberapa efisiensi/efektivitas perusahaan dalam mengelola aktivanya.

d.

Profitability ratio, mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan laba.

e.

Market value ratio, memperlihatkan bagaimana perusahaan dinilai oleh investor
di pasar modal.

Universitas Sumatera Utara

Dengan adanya rasio-rasio keuangan, pengguna laporan keuangan dapat
melihat hubungan antara item-item pada laporan keuangan. Hubungan antara itemitem ini dapat digunakan untuk memprediksi nilai suatu perusahaan. Pada penelitian,
untuk melihat pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen dengan
mediasi variabel mediating, rasio perputaran aset (total assets turnover) yang
merupakan salah satu dari effectivity/efficiency ratio diambil sebagai variabel
independen, nilai perusahaan yang dinilai dengan market value ratio diambil sebagai
variabel dependen, dan profitability ratio digunakan sebagai variabel mediating.
Parameter yang digunakan untuk nilai perusahaan adalah Tobin’s Q ratio yaitu
nilai pasar dengan membandingkan nilai pasar saham suatu perusahaan yang terdaftar
di pasar keuangan dengan nilai penggantian aset (asset replacement value)
perusahaan. Parameter yang digunakan untuk rasio profitabilitas adalah basic
earnings power ratio (BEPR) yaitu persentase dari laba sebelum bunga dan pajak
yang diperoleh dari total aset yang dimiliki perusahaan.

2.1.1. Nilai Perusahaan
Nilai perusahaan dapat didefinisikan sebagai nilai wajar perusahaan yang
menggambarkan persepsi investor terhadap emiten bersangkutan. Menurut Husnan
dan Pudjiastuti (2004) nilai perusahaan merupakan harga yang bersedia dibayar oleh
calon pembeli apabila perusahaan tersebut dijual. Sedangkan menurut Keown, et al.
(2007) nilai perusahaan merupakan nilai pasar atas surat berharga hutang dan ekuitas
perusahaan yang beredar. Harga yang bersedia dibayar oleh calon pembeli diartikan
sebagai harga pasar atas perusahaan itu sendiri. Di bursa saham, harga pasar berarti

Universitas Sumatera Utara

harga yang bersedia dibayar oleh investor untuk setiap lembar saham perusahaan.
Oleh karenanya dapat dikatakan bahwa nilai perusahaan adalah merupakan persepsi
investor terhadap perusahaan yang selalu dikaitkan dengan harga saham.
Harga saham yang tinggi membuat nilai perusahaan juga tinggi. Nilai
perusahaan yang tinggi akan diikuti oleh tingginya kemakmuran pemegang saham
(Brigham dan Houston, 2006). Nilai perusahaan yang tinggi menjadi keinginan para
pemilik perusahaan sebab dengan nilai perusahaan yang tinggi menunjukkan tingkat
kemakmuran pemegang saham juga tinggi. Nilai perusahaan yang tinggi akan
membuat pasar percaya tidak hanya pada kinerja perusahaan saat ini namun juga pada
prospek perusahaan di masa depan.
Menurut Suharli (2006), ada beberapa pendekatan yang biasa dilakukan untuk
menilai perusahaan, di antaranya:
a.

Pendekatan laba antara lain metode rasio tingkat laba atau Price Earning Ratio.

b.

Pendekatan arus kas antara lain metode diskonto arus kas.

c.

Pendekatan dividen antara lain metode pertumbuhan dividen.

d.

Pendekatan aktiva antara lain metode penilaian aktiva.

e.

Pendekatan harga saham.

f.

Pendekatan Economic Value Added (EVA).
Penelitian ini tidak membahas keseluruhan pendekatan di atas tetapi mencoba

meneliti nilai perusahaan dengan pendekatan harga saham dengan menggunakan rasio
Tobin’s Q. Alasan memilih rasio Tobin’q dalam penelitian ini untuk mengukur nilai
perusahaan adalah karena penghitungan rasio Tobin’s Q lebih rasional mengingat
unsur-unsur kewajiban juga dimasukkan sebagai dasar penghitungan.

Universitas Sumatera Utara

Nilai perusahaan dalam beberapa literatur yang dihitung berdasarkan harga
saham disebut dengan beberapa istilah di antaranya:
1. Price to Book Value (PBV) yaitu perbandingan antara harga saham dengan nilai
buku saham.
2. Market to Book Ratio (MBR) yaitu perbandingan antara harga pasar saham dengan
nilai buku saham.
3. Market to Book Assets Ratio yaitu ekpektasi pasar tentang nilai dari peluang
investasi dan pertumbuhan perusahaan yaitu perbandingan antara nilai pasar aset
dengan nilai buku aset.
4. Market Value of Equity yaitu nilai pasar ekuitas perusahaan menurut penilaian para
pelaku pasar. Nilai pasar ekuitas adalah jumlah ekuitas (saham beredar) dikali
dengan harga per lembar ekuitas.
5. Enterprise value (EV) yaitu nilai kapitalisasi market yang dihitung sebagai nilai
kapitalisasi pasar ditambah total kewajiban ditambah minority interest dan saham
preferen dikurangi total kas dan ekuivalen kas.
6. Price Earnings Ratio (PER) yaitu harga yang bersedia dibayar oleh pembeli
apabila perusahaan itu dijual. PER dapat dirumuskan sebagai PER = Price per
Share / Earnings per Share. Menurut Tandelilin (2001) dalam Sari (2005) bahwa
pendekatan PER merupakan pendekatan yagn lebih populer dipakai di kalangan
analisis saham dan para praktisi. Pendekatan PER disebut juga pendekatan
multiplier dimana investor akan menghitung berapa kali nilai earnings yang
tercermin dalam harga suatu saham.

Universitas Sumatera Utara

7. Tobin’s Q yaitu nilai pasar dari suatu perusahaan dengan membandingkan nilai
pasar suatu perusahaan yang terdaftar di pasar keuangan dengan nilai penggantian
aset (asset replacement value) perusahaan.
Salah satu versi Tobin’s Q yang dimodifikasi dan disederhanakan oleh Chung
& Pruitt (1994) terhadap rumus yang dibuat oleh Lindenberg & Ross (1981) dalam
Wolfe (2003) adalah:
q = Total Market Value of Firm / Total Asset Value
atau
q = (MVS + D) / TA
dimana :
q

= Tobin’s Q

MVS = Market value of all outstanding shares, i.e. the firm’s Stock Price *
Outstanding Shares.
D

= Total Debt

TA

= Firm’s Assets
Rumus untuk pengukuran rasio ini ditulis ulang menjadi:
(Current Price x Total Shares) + Total Liabilities
Tobin’s Q Ratio = -------------------------------------------------------------Total Assets
Jika nilai pasar semata-mata merefleksikan asset yang tercatat suatu

perusahaan maka Tobin’s Q akan sama dengan 1. Jika Tobin’s Q lebih besar dari 1,
maka nilai pasar lebih besar dari nilai asset perusahaan yang tercatat. Hal ini
menandakan bahwa saham overvalued. Apabila Tobin’s Q kurang dari 1, nilai

Universitas Sumatera Utara

pasarnya lebih kecil dari nilai tercatat asset perusahaan. Ini menandakan bahwa saham
undervalued.
2.1.2. Perputaran Aset
Salah satu ukuran yang terpenting untuk mengukur perputaran semua aset
yang dimiliki perusahaan dan mengukur berapa jumlah penjualan yang diperoleh dari
tiap rupiah aset yang dimiliki adalah rasio perputaran aset (total assets turnover).
Total assets turnover merupakan rasio yang digunakan untuk menilai efektivitas dan
intensitas aset dalam menghasilkan penjualan (Wild, at al, 1997). Cara menghitungnya
adalah dengan membagi total pendapatan atau penjualan dengan rata-rata total aset
perusahaan atau dirumuskan sebagai total assets turnover = total penjualan / rata-rata
total aset. Rasio ini sangat berguna untuk menghitung nilai penjualan yang dihasilkan
perusahaan dari setiap rupiah asetnya. Semakin besar rasio total assets turnover suatu
perusahaan maka dapat dikatakan bahwa kinerja

Dokumen yang terkait

Pengaruh Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan dengan Profitabilitas sebagai Variabel Moderasi Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

4 68 88

PENGARUH PERPUTARAN MODAL KERJA TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN INDUSTRI PERKEBUNAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

4 14 21

Pengaruh Perputaran Piutang Terhadap Profitabilitas Perusahaan Pada Industri Makanan & Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI)

0 5 106

Pengaruh Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Moderating Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

0 15 88

Pengaruh Perputaran Piutang Terhadap Profitabilitas Perusahaan Pada Industri Makanan & Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI)

0 1 11

Pengaruh Perputaran Piutang Terhadap Profitabilitas Perusahaan Pada Industri Makanan & Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI)

0 0 2

Pengaruh Perputaran Piutang Terhadap Profitabilitas Perusahaan Pada Industri Makanan & Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI)

0 1 8

Pengaruh Perputaran Piutang Terhadap Profitabilitas Perusahaan Pada Industri Makanan & Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI)

0 0 19

PENGARUH STRUKTUR MODAL, PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN PROFITABILITAS SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

0 1 7

PENGARUH PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAN DENGAN PROFILE PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia) Repository - UNAIR REPOSITORY

0 0 15