h. 298-299. Kedudukan Hukum dalam Memenuhi Undangan Resepsi Pernikahan

63

BAB IV ANALISIS PUTUSAN PENGADILAN AGAMA BOGOR

NOMOR: 583Pdt.G2012PA.Bgr A. Profil Pengadilan Agama Bogor 1. Sejarah Pembentukan dan Dasar Hukum 1 Pengadilan Agama Bogor adalah salah satu lembaga yang berada di lingkungan peradilan Negara, yang dijamin kemerdekaannya dalam menjalankan kewenangannya, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang Peradilan Agama. Kehadiran Pengadilan Agama Bogor dirasakan oleh masyarakat sejak agama Islam masuk di Kota Bogor, meskipun belum berupa suatu lembaga formal dalam masyarakat, tetapi telah terdapat norma-norma yang diperkenalkan pemuka-pemuka agama Islam Kota Bogor. Kemudian pada masa setelah kemerdekaan, Pengadilan Agama semakin terlihat jelas dengan adanya kepercayaan masyarakat terhadap pemuka-pemuka agama Islam Kota Bogor untuk diberi wewenang sebagai tempat menyelesaikan masalah. Pengadilan Agama Bogor dibentuk berdasarkan Staatsblaad 1882 Nomor 53 dengan nama Raad Agama Penghulu Landraad. Kemudian terjadi perubahan nama menjadi Pengadilan Agama dan perubahan wilayah hukum serta lokasi Pengadilan Agama berdasarkan KEPPRES Nomor 85 Tahun 1996 tanggal 1 Nopember 1996. 1 Arsip Pengadilan Agama Bogor, didapat pada tanggal 12 Desember 2013. Pertama kali Pengadilan Agama Bogor berkantor di serambi masjid Kelurahan Empang, Kecamatan Kota Bogor Selatan, dari tahun 1953 sampai tahun 1972, kemudian pindah ke Kelurahan Sempur, Kecamatan Kota Bogor Tengah, dari tahun 1972 sampai tahun 1983, lalu pindah ke jalan Sambu ini dibangun pada tahun 1979 di atas tanah seluas 150 m 2 , melalui anggaran DIP Departemen Agama tahun 19791980 nomor: 20XX1979 yang dilaksanakan oleh PTCV Murni Jaya dengan biaya Rp. 90.243.000,- Sembilan puluh juta dua ratus empat puluh tiga ribu rupiah. Kemudian pada tahun 1982 dilaksanakan perluasan sehingga luas tanah seluruhnya menjadi 550 m 2 dan luas bangunan seluruhnya menjadi 250 m 2 . Perluasan diperoleh dari DIP tahun 1982 Nomor 65XXV382 selesai dibangun tanggal 11 Maret 1982 dengan biaya Rp. 9.568.000,- Sembilan juta lima ratus enam puluh delapan ribu rupiah, dimana saat itu keadaan gedung sudah sangat memprihatinkan dan letaknya yang berada di samping terminal bus Baranangsiang Kota Bogor sangat tidak kondusif untuk daerah perkantoran. Selanjutnya Wali Kota Bogor dengan suratnya Nomor: 590BA 1-Aset2005 tanggal 15 juli 2005 memberikan pinjaman kantor Departemen Tenaga Kerja untuk dipergunakan sebagai kantor Pengadilan Agama Bogor. Pengadilan Agama Bogor pada saat itu berkantor di jalan Dadali II No. 2 Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor menempati bekas kantor Departemen Tenaga Kerja kurang lebih seluas 600 m 2 yang berdiri di atas tanah seluas 1050 m 2 . Yaitu sejak bulan Januari 2006 sampai dengan bulan april 2010. Berdasarkan DIPA Nomor: 0053.0005-01.0XI2007 tanggal 31 Desember 2006, Pengadilan Agama Bogor mendapat dana sebesar Rp. 4.380.000.000,- empat milyar tiga ratus delapan puluh juta rupiah untuk pengadaan tanah kantor Pengadilan Agama Bogor, dan pada tanggal 5 juli 2007 telah dilakukan Transaksi jual beli antara Panitia pengadaan Tanah Pengadilan agama Bogor dengan pemilik tanah, tanah seluas 2900 m 2 terletak di jalan Ring Road Yasmin, dipinggir Jalan besar yang rencananya dilalui tol Sentul-Dramaga dan berada di lingkungan elit Perumahan Yasmin, lokasi ini sangat strategis, mudah dijangkau dari berbagai arah. Kemudian pada Bulan September 2008 dibangunlah Gedung Pengadilan Agama Bogor Tahap Pertama 1 yang telah mendapatkan dana dari DIPA Nomor : 0053.0005- 01.0XII2008 tanggal 31 Desember 2007 sebesar Rp.3.827.750.000,- Tiga milyar delapan ratus dua puluh tujuh juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah yang kemudian dilanjutkan dengan Pembangunan Gedung Pengadilan Agama Bogor Tahap Kedua 2, Dengan dana DIPA Nomor : 0053.0005-0l.2XII2009 tanggal, 31 Desember 2008 sebesar Rp.3.519.000.000,- Tiga milyar lima ratus sembilan belas juta rupiah yang selesai pembangunannya bulan Desember 2009 mencapai 100 . 2. Yuridiksi atau Wilayah Hukum 2 Menurut pasal 4 ayat 1 Undang-undang Nomor 7 Tahun 1989 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006, suatu Pengadilan Agama 2 Arsip Pengadilan Agama Bogor, didapat pada tanggal 12 Desember 2013. mempunyai wewenang relative atau wilayah hukum. Dalam hal ini Pengadilan Agama Bogor mempunyai wilayah hukum meliputi enam kecamatan, yaitu: NAMA KECAMATAN NAMA KELURAHAN 1. Kecamatan Bogor Tengah a. Paledang b. Gudang c. Babakan Pasar d. Tegallega e. Babakan f. Sempur g. Pabaton h. Cibogor i. Panaragan j. Kebon Kelapa k. Ciwaringin 2. Kecamatan Bogor Timur a. Sindangsari b. Sindangrasa c. Tajur d. Katulampa e. Baranangsiang f. Sukasari 3. Kecamatan Bogor Utara a. Tegalgundil b. Bantarjati c. Ciluar d. Cibuluh. e. Tanah Baru