Ruang Lingkup Entertaintment Departemen di Hotel Fungsi dan Tujuan Entertaintment

Operasional dari setiap bagian di Entertaintment merupakan tanggung jawab dari manajer yang membawahi secara langsung bagian tersebut.
Nite club dalam operasionalnya selalu menyajikan musik yang fresh serta mengikuti trend dikalangan remaja yang menjadi sasaran utama untuk menarik tamu ditempat
mereka.

2.3 Ruang Lingkup Entertaintment Departemen di Hotel


Entertaintment di hotel biasanya merupakan departemen sendiri yang dipimpin seorang HOD Head Of Departmen , seorang HOD bertanggung jawab secara
langsung dengan General Manager dan dia juga melakukan koordinasi dengan HOD lainnya seperti Food and Beverage Department dan juga Sales Marketing Department
dalam mempromosikan apa-apa saja yang dimiliki Entertaintment tersebut. Promosi dilakukan tidak hanya untuk tamu di hotel, namun juga setiap orang
umum . Dengan menawarkan sebagai anggota tetap pengunjung di tempat hiburan di hotel tersebut. Karena jika hanya mengharapkan pengunjung dari dalam hotel profit
yang akan diraih sangat sedikit. Pangsa pasar diluar sangat menjanjikan mengingat belum terlalu banyak tempat hiburan di kota Medan ini yang benar-benar menyajikan
hiburan tanpa menyimpang dari pengertian apa itu sebuah tempat hiburan. Menurut
English Tourist Boards pada tahun 1985, daya tarik hiburan wisata untuk mendukung wisatawan misalnya English Heritage memiliki konser dan mock
battle dan monumen-monumen yang dilindungi – Trust house forte, selama lebih dari 20 tahun telah menawarkan music at leisure, konser biasanya diadakan di hotel-hotel
dan akomodasi disediakan dengan harga yang terjangkau. Yang lebih sering, hotel
Universitas Sumatera Utara
maupun kelompok hotel menawarkan paket akomodasi dan tiket untuk show konser sebagai kelebihan dari hotel lainnya.

2.4 Fungsi dan Tujuan Entertaintment


Berbicara tentang fungsi dari Entertaintment sendiri sangat luas bahkan sekarang ini kebutuhan akan Entertaintment tidak lagi merupakan hal yang lux,
kesibukan orang yang menyita banyak waktu menjadikan hiburan merupakan hal yang pokok khususnya bagi para profesional muda yang ingin mencari suasana baru dari
kejenuhan aktifitas mereka sehari-hari. Dalam
mendukung kegiatan
Entertaintment adalah Bar yang menyajikan minuman yang beralkohol dan yang tidak beralkohol. Menurut literature Eropa
disebutkan bahwa istilah Bar berasal dari bahasa Inggris barre. Diperkenalkan oleh Shakespeare tahun 1952. Barre berasal dari kalangan masyarakat menengah yang
diartikan sebagai sekat penghalang atau meja dari makanan yang disajikan kepada tamu. Perkembangan zaman telah membawa perubahan kepada istilah bar, sehingga
seperti yang kita kenal sekarang. Bar merupakan tempat menjual makanan dan minuman yang mengandung alkohol bagi umum dengan tujuan komersial. Pengertian
lain dari Bar ialah Counter Desk atau meja pemisah antara pembuat minuman bartender dengan tamu yang memesan. Bar dalam hotel selain tempat hiburan juga
merupakan pelengkap sarana hotel yang disediakan untuk tumu dalam menikmati fasilitas yang ada serta rekreasi bagi tamu yang menginap tersebut.
Kebutuhan sekarang menuntut akan pelayanan yang diberikan oleh pihak jasa hiburan harus professional dan sesuai dengan apa yang diinginkan oleh tamu
Universitas Sumatera Utara
pengunjung , setiap tamu yang datang menginginkan servis yang baik dan memuaskan dari waiter maupun suasana yang santai. Setiap jasa hiburan harus bisa bersaing dalam
memberikan pelayanan mereka bila tidak ingin kehilangan pelanggan. Ada istilah bahwa tumu itu adalah raja, walaupun sebenarnya kita tidak perlu
terlalu memenjakan tamu tersebut. Kita hanya perlu memberikan apa yang memang harus diberikan kepada setiap pengunjung yang datang. Terutama pengunjung tetap
yang harus dilayani dengan baik. Dalam
hal ini
image tamu harus dijaga agar mereka tidak merasa dikecewakan atas pelayanan yang didapat. Sering memang kita lihat kasus seperti ini, dimana
kesalahan dari pihak hotel dapat membuat atau mengurangi pelanggan yang datang. Misalnya waiter yang kurang ramah dalam melayani atau kesalahan dalam menghitung
jumlah tagihan yang harus dibayar oleh tamu.

2.5 Pelayanan yang diberikan di Tempat Hiburan


Dokumen yang terkait

Dokumen baru