C. Kerangka Berpikir
1. Pengaruh Dimensi Ekonomi dalam CSR terhadap Nilai Perusahaan
Manufaktur yang terdaftar di BEI Periode 2013 dan 2014
Dimensi ekonomi dari Corporate Social Responsibility tidak hanya melaporkan keuangan atau neraca perusahaan saja, tetapi meliputi
dampak ekonomi dari kegiatan operasional secara langsung maupun tidak langsung yang dilakukan oleh perusahaan. Dampak tersebut dipengaruhi
oleh beberapa faktor, diantaranya ialah produk, pelayanan dan kepercayaan. Perusahaan yang menghasilkan produk berkualitas dan
pelayanan yang baik dapat menarik konsumen dan meningkatkan kepercayaan konsumen, sehingga dapat meningkatkan pendapatan.
Dengan demikian, dimensi ekonomi dalam CSR dapat mempengaruhi nilai perusahaan.
2. Pengaruh Dimensi Lingkungan dalam CSR terhadap Nilai
Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di BEI Periode 2013 dan 2014
Sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang RI No. 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup pada pasal 67,
“Setiap orang berkewajiban memelihara kelestarian fungsi lingkungan hidup serta mengendalikan pencemaran dan atau kerusakan lingkungan
hidup”. Pasal 68, “setiap orang yang melakukan usaha dan atau kegiatan wajib: a memberikan informasi yang tekait dengan perlindungan dan
pengelolaan lingkungan hidup secara benar, akurat, terbuka dan tepat waktu, b menjaga keberlanjutan fungsi lingkungan hidup, dan c
mentaati ketentuan tentang baku mutu lingkungan hidup dan atau kriteria baku ke
rusakan lingkungan hidup.” Dalam undang-undang tersebut dapat disimpulkan bahwa perusahaan dalam menjalankan kegiatannya wajib
untuk menjaga dan memelihara kelangsungan lingkungan hidup. Jika perusahaan semakin baik dalam melakukan tanggung jawab sosial
dalam bidang lingkungan, maka investor akan mengetahui bahwa perusahaan tersebut peduli terhadap lingkungan. Dampak tersebut
memberikan manfaat jangka panjang seperti bertambahnya investasi perusahaan. Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa dimensi
lingkungan dalam CSR berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
3. Pengaruh Dimensi Tenaga Kerja dalam CSR terhadap Nilai
Perusahaan Manufatur yang terdaftar di BEI Periode 2013 dan 2014
Indikator ini berkaitan dengan pekerja dalam perusahaan. Perusahaan dituntut untuk menjaga keselamatan pekerjanya, memperlakukannya
secara adil, menghargai pekerja dan melakukan pembagian hasil keuntungan perusahaan. Hal ini diyakini mampu menarik dan
mempertahankan tenaga kerja untuk bekerja dengan baik dan meningkatkan kompetensinya. Tenaga kerja yang berkompeten sangat
penting karena mampu meningkatkan produktivitas, memperbanyak inovasi, meningkatkan efisiensi biaya sehingga dimensi tenaga kerja
dalam CSR berpengaruh terhadap nilai perusahaan.