Variabel Dependen Variabel Independen

39

BAB III METODE PENELITIAN

3.1 Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Menurut Juliandi 2013:56 penelitian dalam permasalahan deskriptif merupakan penelitian yang berupaya untuk mengkaji dan menjelaskan bagaimana suatu variabel independenmempengaruhi variabel dependen.

3.2 Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Bank Negara Indonesia Cabang Medan.Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan November 2016 -Januari 2017.

3.3 Batasan Operasional

Batasan operasional adalah menjelaskan karakteristik dari obyek kedalam elemen-elemen yang dapat diobservasi yang menyebabkan konsep dapat diukur dan dioperasionalkan ke dalam penelitian.Erlina, 2011.

3.3.1 Variabel Dependen

Variabel dependen merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel sebab atau variabel bebas Erlina, 2011. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah : Kinerja karyawan perbankanadalah tingkat pencapaian hasil atas pelaksanaan tugas tertentu, dalam Universitas Sumatera Utara 40 mewujudkan sasaran, tujuan, misi dan visi suatu organisasi, serta tingkat pencapaian hasil dalam rangka mewujudkan tujuan perusahaan perbankan.

3.3.2 Variabel Independen

Variabel independen merupakan variabel yang mempengaruhi perubahan dalam variabel dependen. Variabel independen dalam penelitian ini adalah : 1. Konflik peran ganda adalah sebagai suatu bentuk konflik peran dalam diri seseorang yang muncul karena adanya tekanan peran dari pekerjaan yang bertentangan dengan tekanan peran dari keluarga. 2. Profesionalisme adalah tanggung jawab yang didasarkan kepada tugas dan peraturan yang berlaku di tempat individu tersebut bekerja di lembaga keuangan. 3. Kepuasan kerja adalah bentuk emosional positif yang mencerminkan respon terhadap pengaruh situasi kerja, penilaian kerja, atau pengalaman kerja Tabel 3.1 Operasionalisasi Variabel Penelitian NO Variabel Penelitian Defenisi Dimensi Indikator Skala 1 Profesionalisme Karyawan Perbankan Tanggung jawab yang didasarkan kepada tugas dan peraturan yang berlaku di tempat individu tersebut bekerja di lembaga keuangan. Pengabdian pada profesi 1. Memliki Dedikasi yang tinggi 2. Loyal terhadap perkerjaan dan perusahaan Likert Kewajiban Sosial 1. Wajib melayani setiap keluhan dan permintaan nasabah 2. Terciptanya Universitas Sumatera Utara 41 kenyamanan nasabah. Kemandirian 1. Mampu mengambil keputusan sendiri 2. Mampu menyelesaikan masalah pekerjaan dengan kemampuan sendiri Keyakinan terhadap profesi 1. Selalu melaksanakan pekerjaan dengan tingkat ketelitian yang tinggi 2. Memiliki sikap dan prilaku yang baik dan sopan. Hubungan dengan sesama profesi 1. Saling membantu melayani nasabah 2. Saling membimbing dan memberitahu Universitas Sumatera Utara 42 2 Konflik Peran Ganda Sebagai suatu bentuk konflik peran dalam diri seseorang yang muncul karena adanya tekanan peran dari pekerjaan yang bertentangan dengan tekanan peran dari keluarga. Konflik Pekerjaan- Keluarga Work Interfering With Family 1. Malas melakukan dan mengikuti kegiatan keluarga 2. Beban pekerjaan yang berat menciptakan kesulitan dalam mengontrol emosi 3. Sulit menikmati waktu bersantai dan istirahat dirumah karena pekerjaan kantor yang masih banyak 4. Lebih banyak waktu dihabiskan untuk pekerjaan kantor 5. Lebih mementingkan pekerjaan kantor 6. Peran sebagai orang tua tidak dilaksanakan dengan baik karena kesibukan pekerjaan kantor Likert Konflik Keluarga – Pekerjaan Family Interfering With Work 1. Waktubersama keluarga yang banyak mengurangi waktu untuk bekerja 2. Lebih mementingkan urusan keluarga dibandingkan dengan pekerjaan kantor 3. Sulit berkonsentrasi ketika bekerja karena fikiran terganggu dengan keadaan yang terjadi di Universitas Sumatera Utara 43 lingkungan keluarga 4. Tidak mampu menyelesaikan pekerjaan kantor dengan baik yang diakibatkan oleh fokusyang lebih banyak pada keluarga 5. Letih saat beraktivitas dilingkungan keluarga mengakibatkan produktivitas kerja menjadi rendah 6. Masalah yang terjadi dilingkungan keluarga megakibatkan emosional karyawan sulit untuk dikontrol 3 Kepuasan Kerja Bentuk emosional positif yang mencerminkan respon terhadap pengaruh situasi kerja, penilaian kerja, atau pengalaman kerja Upah 1. Gaji sesuai dengan beban pekerjaan dan jam kerja 2. Pembagian bonus berdasarkan keadilan Likert Supervisi 1. Pimpinan memberikan jalan keluar terhadap setiap masalah kerja yang dihadapi karyawan 2. Pimpinanmemb erikan pengarahan kerja dengan cara yang baik Promosi 1. Promosi sesuai dengan prestasi pekerjaan 2. Perusahaan mendesain Universitas Sumatera Utara 44 jenjang karir yang jelas atau transparan Rekan Kerja 1. Memiliki rekan kerja yang solid dalam bekerja sama. 2. Adanya komunikasi yang baik dengan rekan kerja. Pekerjaan Itu Sendiri 1. Pekerjaan didistribusikan secara tepatdan merata 2. Pekerjaan tidak monoton 4 Kinerja Karyawan Tingkat pencapaian hasil atas pelaksanaan tugas tertentu, dalam mewujudkan sasaaran, tujuan, misi dan visi suatu organisasi, serta tingkat pencapaian hasil dalam rangka mewujudkan tujuan perusahaan perbankan. Kualitas 1. Melakukan pekerjaan sesuai dengan prosedur aturan yang berlaku 2. Mampu menyelesaikan pekerjaan tanpa kesalahan Likert Universitas Sumatera Utara 45 Kuantitas 1. Mampu mencapai target pekerjaan yang ditentukan 2. Mampu menyelesaikan setiap pekerjaan secara tepat waktu 3. Tingkat penggunaan sumber daya organsiasi 4. Mengambil tindakan dalam menghadapi masalah pekerjaan secara tepat 5. Memiliki gagasan penyelesaian pekerjaan yang menguntungkan perusahaan Sikap 1. Disiplin dalam bekerja 2. Dapat dipercaya 3. Selalu bersikap jujur 4. Selalu senang membantu setiap nasabah Sumber :Arens, et al 2012; Simanjuntak 2005; Nelson and Quick 2006, Ibrahim dan Afaf 2008; Supriatna 2012

3.5 Skala Pengukuran Variabel