Bentuk Penelitian Teknik Pengumpulan Data

24

BAB II METODE PENELITIAN

2.1 Bentuk Penelitian

Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian penjelasan explanatory research yaitu menjelaskan suatu hubungan antara variabel-variabel melalui pengujian hipotesis 31 31 Imam Ghozali,Model Persamaan Struktural, Konsep dan Aplikasi Dengan Program AMOS Ver. 5.0.Edisi II.Semarang : Badan Penerbit UNDIP, 2005, Hal. 2. . Jenis penelitian ini dipilih karena tujuan yang hendak dicapai mencakup usaha-usaha yang menjelaskan hubungan dan pengaruh yang terjadi antar variabel yang diteliti yang dilakukan dengan mengumpulkan data melalui survey terhadap konsumenpelanggan maskapai penerbangan domestik Lion Air dan alat pengumpul data yang pokok digunakan adalah kuesioner. Berdasarkan hipotesis dalam rancangan penelitian ini ditentukan variabel- variabel yang dipergunakan dalam penelitian. Ada tiga variabel yaitu variabel kualitas pelayanan, kepuasan konsumen dan loyalitas pelanggan. Selanjutnya menentukan instrumen berdasarkan variabel penelitian dan kemudian menentukan sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan kuesioner. Data yang terkumpul diolah dengan menggunakan alat analisis deskriptif dan kuantitatif. Teknik analisa yang dipergunakan untuk menganalisis data adalah analisis regresi linier berganda dua varibel bebas. Hasil analisa kemudian diinterpretasikan dan langkah terakhir disimpulkan serta diberikan saran. 25 2.2 Lokasi dan Waktu Penelitian 2.2.1 Lokasi Penelitian Penelitian dilakukan pada penumpang maskapai penerbangan domestik Lion Air yang berada di Bandara Internasional Kualanamu, Medan. Beralamatkan di Jl. Bandara Internasional Kualanamu, Medan, Sumatera Utara Kode Pos 20157.

2.2.2 Waktu Penelitian

Pelaksanaan waktu penelitian dilaksanakan dari Bulan November 2014 sampai dengan selesai. Tabel 3 Jadwal Kegiatan Penelitian No Kegiatan Tahun 2014 Tahun 2015 Nov Des Feb Mar Apr Mei Jun Jul 1. Observasi awal 2. Pengajuan Judul Outline 3. Penyusunan Proposal 4. Seminar Proposal 5. Perbaikan Proposal 6. Pengajuan Surat Izin Penelitian 7. Pelaksanaan Observasi Penelitian 8. Penyusunan Skripsi 9. Sidang Skripsi 2.3 Populasi dan Sampel 2.3.1 Populasi Menurut Sugiyono, populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyeksubyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya 32 32 Prof. DR. Sugiyono, Statistika Untuk Penelitian, Bandung : Penerbit Alfabeta, 2013, Hal. 61. . 26

2.3.2 Sampel

Menurut Sugiyono, sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut 33 Menurut Wiratna Sujarweni jumlah anggota sampel sering dinyatakan dengan ukuran sampel. Jumlah sampel yang diharapkan 100 mewakili populasi adalah jumlah anggota populasi itu sendiri. Untuk penelitian jumlah populasi yang terlalu banyak akan kita ambil untuk dijadikan sampel dengan harapan jumlah sampel yang kita ambil dapat mewakili populasi yang ada. Untuk menentukan ukuran sampel bisa menggunakan Rumus Slovin . Sampel dilakukan karena keterbatasan peneliti dalam melakukan penelitian baik dari segi dana, waktu, tenaga, dan jumlah populasi yang sangat banyak. Oleh karena itu, sampel yang diambil harus betul-betul representatif. 34 33 Ibid, Hal. 62. 34 V. Wiratna Sujarweni, Belajar Mudah SPSS Untuk Penelitian Skripsi, Tesis, Disertasi Umum, Yogyakarta: Global Media Informasi, 2008, hlm. 10 . . Rumus Slovin adalah sebagai berikut: � = � 1 + � + � 2 � = 150 1 + 150 + 0,05 2 � = 150 1 + 150 �0,0025 = 109,09 Dimana: n : Ukuran sampel N : Populasi e 2 : prosentase kesalahan pengambilan sampel yang masih diinginkan. 27 Sampel yang akan diambil dalam penelitian ini adalah sebanyak 120 responden.

2.3.3 Teknik Sampling

Adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah : a. Purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu, yakni dengan cara memberikan kuisioner kepada setiap responden yang ditemui dan pernah menggunakan jasa maskapai penerbangan Lion Air b. Sampling incidental adalah teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data 35 .

2.4 Teknik Pengumpulan Data

Dalam penelitian ini untuk memperoleh data atau informasi, keterangan- keterangan yang diperlukan penulis menggunakan teknik pengumpulan data sebagi berikut : 1. Pengumpulan Data Primer Yaitu pengumpulan data yang dilakukan secara langsung ke lokasi penelitian. Data primer tersebut dilakukan dengan cara sebagai berikut : 35 Sugiyono,op. cit.,Hal.67-68. 28 a. Metode angket Kuesioner yaitu teknik pengumpulan data dengan memberikan daftar pertanyaan sacara tertutup yang telah disediakan kepada responden. b. Observasi yaitu teknik pengumpulan data dengan pengamatan langsung objek penelitian dengan mencatat gejala-gejala yang ditemukan dilapangan untuk melengkapi data-data yang diperlukan sebagai acuan yang berkenaan dengan topik penelitian. 2. Pengumpulan Data Sekunder Yaitu pengumpulan data yang dilakukan melalui : a. Penelitian kepustakaan yaitu pengumpulan data yang diperoleh dengan menggunakan berbagai literature seperti buku-buku karya ilmiah, pendapat para ahli yang memiliki relevansi dengan masalah yang diteliti. b. Studi dokumentasi yaitu pengumpulan data yang diperoleh melalui pengkajian dan penelaahan terhadap catatan tertulis maupun dokumen- dokumen yang berkaitan dengan masalah yang diteliti dengan instansi terkait. 2.5 Instrumen penelitian 2.5.1 Skala Pengukuran

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

117 3866 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 1027 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 924 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

20 617 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

26 772 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

60 1320 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

65 1214 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

20 803 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

31 1084 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

41 1316 23