Tempat dan Waktu Praktek Magang Waktu Pelaksanaan Metode Pelaksanaan Pembahasan

commit to user 28

BAB III TATA LAKSANA PELAKSANAAN

A. Tempat dan Waktu Praktek Magang

Kegiatan praktek magang ini dilaksanakan di PT. Sido Muncul yang beralamat Jl. Soekarno Hatta KM 28 Bergas Kab. Semarang 50552 Telp029852350910

B. Waktu Pelaksanaan

Praktek Kerja Lapang magang ini dilaksanakan pada tanggal 2–28 Februari 2009.

C. Metode Pelaksanaan

Untuk mendapatkan data selama Praktek Kerja Lapang magang ini kami menggunakan beberapa metode. Metode tersebut antara lain yaitu: 1. Observasi Mengadakan pengamatan secara langsung di PT.Sido Muncul sehingga diperoleh gambaran yang terperinci mengenai proses penyulingan minyak atsiri dan bagaimana penanganan limbah baik limbah organik maupun limbah anorganik. 2. Wawancara Wawancara dilaksanakan untuk menggali informasi tentang perusahaan dan topik yang berkaitan dengan proses penyulingan minyak atsiri dan penanganan limbah dengan menanyakan langsung kepada pihak-pihak yang terkait. 3. Studi Pustaka Studi pustaka dilakukan untuk mencari informasi atau referensi yang diperlukan guna melengkapi data. Studi pustaka ini biasanya dilaksanakan baik di perpustakaan sekolah atau kampus maupun perpustakaan di perusahaan tempat magang yaitu di perpustakaan PT.Sido Muncul commit to user 29 4. Pencatatan Mencatat data sekunder dari sumber-sumber yang dapat dipertanggung jawabkan dan mendukung kegiatan praktek magang. Jenis data sekunder antara lain data mengenai kondisi umum PT.Sido Muncul, sejarah berdirinya perusahaan, struktur organisasi perusahaan dan data lainnya yang berkaitan dengan tujuan praktek magang. commit to user 30

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

A. KEADAAN UMUM PERUSAHAAN

1. Lokasi Pabrik

Perusahaan yang bergerak dalam bidang herbal khususnya dalam pembuatan jamu ini terletak di Jalan Soekarno Hatta KM 28 kec. Bergas Ungaran-Semarang 50552 Telp 6224 580559, Fax 6224 580332 dengan e-mail : sidomunculindosat.net.id atau http:www.sidomuncul.com . Selain itu PT. Sido Muncul mempunyai kantor pemasaran yang terletak di Jalan Cipete Raya No.81 Jakarta 12410, Indonesia Telp 6221 7653535, Fax 6221 7656522 dengan e-mail: marketingsidomuncul.com . Tugas dari kantor pemasaran ini sendiri adalah memasarkan produk keluar pabrik. Jadi kantor pemasaran ini tidak memproduksi jamu. PT. Sido Muncul ini sendiri mempunyai luas tanah 27 ha dengan luas bangunan hanya 5 ha sehingga pembagian ruang dapat di atur sedemikian rupa untuk mencukupi semua bidang usaha yang dijalankan, baik perkantoran maupun pabriknya. Karena PT. Sido Muncul ini terletak di jalan raya utama Solo- Semarang yang merupakan pusat industri yang strategis maka memungkinkan proses pemasaran yang lebih cepat. Selain itu sarana transportasinya juga memadai sebab jalur tersebut merupakan jalur utama sehingga banyak wisatawan asing maupun domestik yang hendak bepergian pasti melewati pabrik jamu PT. Sido Muncul. Lokasi PT. Sido Muncul yang strategis juga mendatangkan keuntungan bagi perusahaan yaitu perusahaan lebih mudah mendapatkan sumber tenaga kerja, baik untuk keperluan kantor maupun bidang usaha lain yang di jalankan oleh PT. Sido Muncul. commit to user Komitmen dari perusahaan akan pelestarian lingkungan untuk dunia usaha mengantar PT. Sido Muncul menerima penghargaan Kehati Award untuk kategori Peduli Lestari Kehati pada tanggal 8 Maret 2001. Gambar 4.1 Kehati Award Sumber: PT.Sido Muncul, 2009 Pada tahun 2002, PT. Sido Muncul berhasil mengembangkan usahanya dengan memproduksi minyak atsiri dari bahan-bahan sisa proses ekstraksi yang segar. Setelah diambil minyak hasil pemprosesan minyak atsiri, ampasnya diambil kembali untuk diolah menjadi bahan baku pembuatan pupuk untuk pemenuhan kebutuhan pupuk perkebunan PT. Sido Muncul.

2. Usaha yang Dijalankan

PT. Sido Muncul merupakan perusahaan perseorangan, tetapi dalam perkembangannya perusahaan tersebut berubah menjadi perseroan terbatas PT. PT. Sido Muncul merupakan perusahaan berskala besar yang bergerak dibidang herbal. Untuk itu jenis usaha yang dijalankan oleh PT.Sido Muncul adalah berskala industri dengan bentuk Perseroan Terbatas PT. Dimana bentuk usaha tersebut memiliki badan hukum dengan tanggung jawab kepemilikan hanya berlaku pada perusahaan dan tanpa melibatkan harta pribadi, atau sebesar saham yang dimiliki. Sedangkan pada PT.Sido Muncul, perusahaan tersebut merupakan perusahaan keluarga yang dikembangkan secara turun temurun. Pertanggung jawaban pada bentuk usaha seperti ini sangat terbatas hanya pada modal yang diinvestasikan ke commit to user perusahaan. Jadi bila terjadi kerugian perusahaan, maka tidak berakibat kekayaan pribadi si investor terbawa.

3. Arti dan Logo PT. Sido Muncul

Nama SidoMuncul diambil dari bahasa Jawa yang mempunyai arti impian yang terwujud yaitu terwujudnya cita-cita untuk melestarikan resep- resep yang dimiliki dengan mendirikan perusahaan pembuatan jamu. Logo perusahaan PT. Sido Muncul pada awalnya berupa foto Ibu Rahmat Sulistyo dan salah seorang cucunya yaitu Irwan Hidayat yang kini menjadi Presiden Direktur PT. Sido Muncul. Namun kemudian, pada tahun 1985, logo tersebut ditambahkan dengan gambar lumpang untuk memberikan kesan tradisional.

4. Visi dan Misi Perusahaan

Ä Visi Menjadikan industri jamu yang dapat memberikan manfaat pada masyarakat dan lingkungan. Ä Misi a. Meningkatkan mutu pelayanan di bidang herbal tradisional b. Mengembangkan researchpenelitian yang berhubungan dengan pengembangan pengobatan menggunakan bahan-bahan alami. c. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membina kesehatan melalui pola hidup sehat, pemakaian bahan-bahan alami dan pengobatan secara tradisional. d. Ikut mendorong pemerintahan intansi resmi agar lebih berperan dalam pengembangan pengobatan tradisional. commit to user

B. MANAJEMEN PERUSAHAAN

1. Struktur Organisasi

Inti pengorganisasian adalah pengaturan segala sesuatu dalam rangka kerja sama menuju pada sasaran yang telah diterapkan, tidak pernah berhenti sekejap pun selama ada kegiatan. Meskipun organisasi itu sendiri sudah dianggap cukup tetap, tetapi dalam kegiatan-kegiatannya selalu ada hal-hal yang memerlukan pengaturan baik pengaturan baru meupun penyempurnaan dari yang lama, pergantian alat dan perlengkapan, fasilitas, sarana dan lain- lain, mutasi, promosi, reorganisasi, yang semuanya itu menghendaki adanya aturan-aturan atau pengorganisasian. Jadi fungsi pengorganisasian lebih luas dari sekedar membentukmembuat struktur, dan merinci pekerjaan. Pengorganisasian bertujuan untuk menciptakan suasana kerja yang harmonis, efektif dan efisien, maka semua kegiatan akan bekerja sesuai dengan wewenang dan tanggung jawabnya. Dalam sistem pembagian wewenang dan tanggung jawabnya dapat dibagi menjadi tiga macam yaitu: a. Wewenang garis yaitu sistem hubungan wewenang dari pihak atasan membagikan sebagian wewenangnya kepada pihak bawahan dan pihak bawahan memberikan sebagian wewenangnya kepada pihak bawahannya lagi dan begitu seterusnya berdasarkan garis pada bagian atasnya dan bertanggung jawab langsung mengenai tugas yang diberikan pada atasan. b. Wewenang staf yaitu mempunyai tugas membantu petugas staf dalam mencapai tujuan. Petugas staf terdiri dari ahli yang mempunyai disiplin ilmu tertentu. Petugas staf tidak bertanggung jawab terhadap keberhasilan dalam saran dan ide yang diberikannya. c. Wewenang fungsional yaitu merupakan pendelegasian wewenang dari petugas lini atau staf yang dilakukan. Petugas yang mempunyai wewenang fungsional mempunyai tanggung jawab atas keberhasilan atas tugas yang diberikan. commit to user Dalam struktur organisasi di PT. Sido Muncul kedudukan tertinggi adalah pemilik perusahaan atau dewan komisaris, tepat di bawahnya adalah presiden direktur. Berdasarkan struktur organisasi di atas maka PT. Sido Muncul menganut sistem organisasi garis. Penggunaan sistem ini dikarenakan adanya beberapa keuntungan, seperti yang dikatakan oleh Terry dan Rue, 1985, antara lain bahwa kekuasaan tertinggi dipegang oleh pemimpin, pelaksanaannya sederhana dan mudah dimengerti oleh bawahan, masing- masing pekerja bertanggung jawab hanya pada atasannya. Kelemahan dari sistem ini adalah beban yang berat dari pihak atasan, memberi inisiatif bawahan, adanya kecenderungan dari atasan untuk bertindak secara otoriter dan memerlukan adanya pengawasan dengan keahlian yang bermacam-macam karena pemimpin harus mengawasi semua bagian. Menyikapi kelemahan tersebut maka dibutuhkan keterbukaan sehingga tercipta hubungan kerja yang serasi diantara atasan dan bawahan untuk memperoleh hasil yang terbaik. p e rp u st a ka a n .u n s. a c. id d ig ilib .u n s. a c. id c o m m it t o u ser 3 5 Gambar 2.2 Struktur Organisasi PT. Sido Muncul Sumber : PT.SidoMuncul, 2009 Dewan komisaris Presiden direktur Internal audit Direktur pabrik Manager produksi Manager PPC Manager QA Manager RD Manager lingkungan Manager teknik Manager budidaya pertanian Ka.Bagian Produksi Jamu Ka.Bagian Produksi ManMin Ka.Bagian Produksi CPOB Ka.Bag. Laborat Ka.Bag. QC Ka.Bag. environment Ka.Bag. proses Ka.Bag. Maintentance Ka.Bag. Laborat Ka.Bag. teknik mekanik Ka.Bag. teknik listrik Ka.Bag. utility Direktur umum Manager umum Ka.Bag. personalia Ka.Bag. Logistik Ka.Bag. security Ka.Bag. PrwtPren Bangunan Ka.Bag. Atlas Ka.Bag. Hub.Indu stri Direktur keuangan Manager keuangan Manager akuntansi Manag er Pembe lian Ka.Bag. pembiayaan Ka.Bag. Perpajakan Akuntansi Ka.Bag. Akuntansi Keuangan Biaya Ka.Bag. Anggaran Ka.Bag. Pengolahan Data commit to user a. Dewan Komisaris Merupakan pemilik sekaligus pemimpin tertinggi dalam perusahaan yang bertugas memimpin, memberikan bimbingan, membuat dan menentukan kebijakan serta bertanggung jawab seutuhnya terhadap perusahaan yang dimilikinya. b. Presiden Direktur Merupakan pemilik sekaligus pemimpin dalam perusahaan yang bertugas - Memimpin dan mengkoordinasi seluruh kegiatan yang ada di perusahaan baik ke dalam maupun ke luar. - Menentukan kebijaksanaan perusahaan, baik yang bersifat umum maupun khusus - Bertindak atas nama perusahaan dalam kegiatan perusahaan maupun luar perusahaan, baik berhubungan dengan instalasi lain maupun segala sesuatu yang menyangkut keperluan perusahaan. - Mendelegasikan sebagian tugas dan tanggung jawab kepada masing-masing bagian. Bertanggung jawab langsung kepada Dewan Komisaris. Dalam pelaksanaan tugasnya, Presiden Direktur dibantu oleh Internal Audit yang mengawasi pelaksanaan administrasi dan menilai hasil laporan dan mengawasi job direction serta mendelegasikan karyawan untuk masing-masing bagian. Bertanggung jawab pada Presiden Direktur. c. Direktur Pabrik Tugasnya adalah mengkoordinasi semua kegiatan yang dilaksanakan di pabrik dari proses penerimaan bahan baku, pemprosesan hingga produk keluar dari gudang. Bertanggung jawab langsung kepada Presiden Direktur. commit to user Untuk menjalankan kebijaksanaannya tersebut maka direktur pabrik dibantu oleh manager produksi, manager PPC, manager QA, manager RD, manager lingkungan, manager teknik dan manager budidaya pertanian. Kesemua bagian tersebut bertanggung jawab pada kepada Direktur Pabrik d. Direktur Umum Tugasnya adalah mengkoordinasi semua kegiatan yang berhubungan dengan ketenaga kerjaan dan membuat peraturan bagi karyawan. Bertanggung jawab langsung kepada Presiden Direktur. Untuk menjalankan kebijaksanaannya tersebut maka direktur umum dibantu oleh manager umum, yang bertanggung jawab langsung kepada Direktur Umum. e. Direktur Keuangan Tugasnya adalah mengkoordinasi semua kegiatan keuangan, merencanakan anggaran perusahaan, membuat draf gaji, dan menentukan kebijakan pengeluaran dan pemasukan perusahaan. Bertanggung jawab langsung kepada Presiden Direktur. Untuk menjalankan kebijaksanaannya tersebut maka direktur keuangan dibantu oleh manager keuangan, manager akuntansi, dan manager pembelian. Ketiga bagian tersebut bertanggung jawab kepada Direktur Keuangan. f. Manager Produksi Tugasnya antara lain yaitu - Mengkoordinasikan semua kegiatan produksi termasuk memberikan bimbingan dan pengawasan secara langsung kepada bawahan buruh pabrik termasuk bagian kemasan agar proses produksi berjalan lancar, tepat waktu, tepat sasaran dengan harapan agar produktivitas dan efisien dapat commit to user ditingkatkan sehingga laba yang diperoleh perusahaan dapat dimaksimalkan. - Membuat rencana produksi sesuai dengan target pemasaran serta jadual produksi. - Mengkoordinasi jalannya proses produksi meliputi kualitas dan jenis produksi yang dibuat serta produk baru maupun pengembangan produk yang ditetapkan oleh bagian laboratorium. - Bekerjasama dengan begian laboratorium dalam pelaksanaan proses produksi. Bertanggung jawab langsung kepada Direktur Pabrik. Untuk menjalankan kebijaksanaannya tersebut maka manager produksi dibantu oleh Ø Ka. Bag. Produksi Jamu Tugasnya adalah membuat rencana sesuai dengan target pemasaran serta jadual produksi, mengkoordinasi jalannya proses produksi yang meliputi kualitas produk dan jenis produk yang dibuat serta produk baru maupun pengembangan produk yang ditetapkan bagian laboratorium. Serta bertanggung jawab atas seluruh jalannya proses produksi jamu. Bertanggung jawab langsung kepada Manager Produksi. Ø Ka. Bag. Produksi Makanan dan Minuman Tugasnya adalah membuat rencana sesuai dengan target pemasaran serta jadual produksi, mengkoordinasi jalannya proses produksi yang meliputi kualitas produk dan jenis produk yang dibuat serta produk baru maupun pengembangan produk yang ditetapkan bagian laboratorium. Serta bertanggung jawab atas seluruh jalannya proses produksi makanan dan minuman. Sebab PT. SidoMuncul tidak hanya memproduksi jamu saja, tetapi juga commit to user memproduksi produk makanan. Bertanggung jawab langsung kepada Manager Produksi. Ø Ka. Bag. Produksi CPOB Tugasnya adalah bertangung jawab atas jalannya proses pembuatan obat yang baik sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan baik dari perusahaan maupun dari menteri kesehatan. Bertanggung jawab langsung kepada Manager Produksi. g. Manager PPC Tugasnya adalah membuat rencana sesuai dengan target pemasaran serta jadual produksi, mengkoordinasi jalannya proses produksi yang meliputi kualitas produk dan jenis produk yang dibuat serta produk baru maupun pengembangan produk yang ditetapkan bagian laboratorium. Bertanggung jawab secara langsung kepada Direktur Pabrik. h. Manager QA Tugasnya adalah mengkoordinasi, meneliti serta menetapkan standar produk mulai dari bahan baku hingga produk jadi, serta membuat dokumen dan laporan internal produk. Bertanggung jawab langsung kepada Direktur Pabrik. Untuk menjalankan kebijaksanaannya tersebut maka manager QA dibantu oleh Ø Ka. Bag. Laboratorium Tugasnya antara lain - mengadakan penelitian dan pengembangan produk baru - mengawasi pelaksanaan teknis produksi - mengawasi kualitas produksi - menetapkan standar produksi - membuat dokumen produksi - membuat laporan internal produksi commit to user - menetapkan standar kadar air Bertanggung jawab langsung kepada Manager QA. Ø Ka. Bag. QC - mengawasi simplisia produksi penyortiran, pemcucian, pengeringan - menetapkan standar bahan baku dan standar produksi - melakukan penelitian pada bahan baku dan produk jadi Bertanggung jawab langsung kepada Manager QA. i. Manager R D Tugasnya antara lain yaitu mengadakan penelitian dan pengembangan produk baru, mengawasi pelaksanaan teknis dan kualitas produksi, menetapkan standar bahan baku dan produk jadi, serta membuat laporan internal produksi. Bertanggung jawab langsung kepada Direktur Pabrik. j. Manager Lingkungan Tugasnya antara lain yaitu mengkoordinasi serta bertanggung jawab pada kebersihan lingkungan pabrik terutama ruang produksi, kebersihan peralatan serta proses sanitasi agar limbah tiak mengganggu lingkungan sekitar. Bertanggung jawab langsung kepada Direktur Pabrik Untuk menjalankan kebijaksanaannya tersebut maka manager lingkungan dibantu oleh Ø Ka. Bag. Environment Tugasnya adalah mengkoordinasi dan bertanggung jawab atas kebersihan alat-alat produksi agar tidak menimbulkan kontaminasi pada waktu pemprosesan, serta bertanggung jawab pada baik buruknya kerja mesin. Bertanggung jawab langsung kepada Manager Lingkungan commit to user Ø Ka. Bag. Proses Tugasnya adalah mengkoordinasi serta bertanggung jawab atas kebersihan bahan pada waktu pemprosesan, sehingga tidak mudah terkontaminasi oleh benda-benda asing. Bertanggung jawab langsung kepada Manager Lingkungan. Ø Ka. Bag. Maintenance Control Bertanggung jawab langsung kepada Manager Lingkungan. Ø Ka. Bag. Public Relation Human Resource Development Bertanggung jawab langsung kepada Manager Lingkungan. k. Manager Teknik Tugasnya adalah bertanggung jawab terhadap kelancaran mesin atau peralatan produksi, dengan memelihara mesin-mesin, menyediakan suku cadang, mengusulkan penambahan mesin-mesin baru. Bertanggung jawab langsung kepada Direktur Pabrik. Untuk menjalankan kebijaksanaannya tersebut maka manager lingkungan dibantu oleh Ø Ka. Bag. Teknik Mekanik Tugasnya yaitu mengkoordinasi serta bertanggung jawab atas kerusakkan dan perbaikan peralatan mesin dalam pemprosesan. Bertanggung jawab langsung kepada Manager Tenik. Ø Ka. Bag. Teknik Listrik Tugasnya adalah mengkoordinasi serta bertanggung jawab atas penyaluran aliran listrik atau sumber energi ke semua bagian, terutama bagian pemprosesan. Bertanggung jawab langsung kepada Manager Teknik. commit to user Ø Ka. Bag. Utility Tugasnya adalah mengkoordinasi dan bertanggung jawab atas kerusakkan dan perbaikan peralatan selama pemprosesan berlangsung. Bertanggung jawab langsung kepada Manager Teknik. l. Manager Budidaya Pertanian Tugasnya adalah bertanggung jawab dan menjaga serta melestarikan berbagai macam tanaman obat yang terdapat pada perkebunan obat PT.Sido Muncul. Bertanggung jawab langsung kepada Direktur Pabrik. m. Manager Umum Menangani semua kegiatan yang bersifat umum semua bidang usaha yang dijalankan terutama yang berhubungan dengan ketenaga kerjaan. Bertanggung jawab langsung kepada Direktur Pabrik. Untuk menjalankan kebijaksanaannya tersebut maka manager umum dibantu oleh Ø Ka. Bag. Personalia Mengkoordinasi semua hal yang berhubungan dengan ketenaga kerjaan meliputi perencanaan, pengelolaan, tenaga kerja di semua bidang usaha yang dijalankan perusahaan termasuk bagian administrasi. Bertanggung jawab langsung kepada Manager Umum. Ø Ka. Bag. Logistik Bertangung jawab atas jumlah banyak sedikitnya bahan baku yang masuknya yang digunakan dalam proses produksi, serta bertanggung jawab atas keluar masuknya produk yang diproduksi. Bertanggung jawab langsung kepada Manajer Umum. commit to user Ø Ka. Bag. Security Bertanggung jawab atas keamanan lingkungan pabrik, mencatat keluar masuknya barang dari pemasok ke pabrik dan membuat surat pengantar bagi tamu. Bertanggung jawab langsung kepada Manajer Umum. Ø Ka. Bag. Perawatan dan Perencanaan bangunan Tugasnya adalah menjaga kebersihan dan merawat bangunan pabrik agar tetap bersih dan tidak mudah rusak, serta merencanakan pembangunan gedung perluasan bangunan pabrik sesuai dengan kebutuhan. Bertanggung jawab langsung kepada Manager Umum. Ø Ka. Bag. Atlas Tugasnya adalah merencanakan tata letak bangunan yang hendak dibangun sesuai dengan alur produksinya. Bertanggung jawab langsung kepada Manager Umum. Ø Ka. Bag. Hubungan Industri Bertanggung jawab atas kelancaran hubungan industri antara produsen dengan distributor maupun dengan konsumen, sehingga tercipta hubungan yang selaras dan seimbang yang saling menguntungkan. Bertanggung jawab langsung kepada Manajer Umum. n. Manager Keuangan Mengkoordinasi semua kegiatan di bagian keuangan, termasuk didalamnya membuat anggaran, diposisi transaksi keuangan, membuat laporan realisasi anggaran, membuat draf gaji, serta membuat laporan secara berkala untuk mengetahui perkembangan usaha yang dijalankan. Bertanggung jawab pada langsung kepada Direktur Keuanagan. Untuk menjalankan kebijaksanaannya tersebut maka manager umum dibantu oleh commit to user Ø Ka. Bag. Pembiayaan Tugasnya membantu manager keuangan dalam menjalankan tugas-tugasnya seperti membuat laporan anggaran belanja untuk perusahaan. Bertanggung jawab langsung kepada manager keuangan. Ø Ka. Bag. Perpajakan dan Akuntanasi Mengkoordinasi semua kegiatan di bagian keuangan, termasuk didalamnya membuat anggaran, diposisi transaksi keuangan, membuat laporan realisasi anggaran, membuat draf gaji, serta membuat laporan secara berkala untuk mengetahui perkembangan usaha yang dijalankan, serta merinci biaya yang dikeluarkan untuk pembayaran pajak. Bertanggung jawab langsung kepada Manager Keuangan. o. Manager Akuntansi Tugasnya adalah membuat laporan secara berkala untuk mengetahui perkembangan usaha yang dijalankan membantu kepala bagian administrasi dalam membuat pembukuan baik dalam pembuatan faktur-faktur pembelian dan pemesanan barang dari perusahaan lain. Termasuk didalamnya membuat anggaran, diposisi transaksi keuangan, membuat laporan realisasi anggaran, membuat draf, bertanggung jawab langsung kepada Direktur Keuangan. Untuk menjalankan kebijaksanaannya tersebut maka manager umum dibantu oleh Ø Ka. Bag. Akuntansi Keuangan Biaya Mengkoordinasi semua kegiatan di bagian keuangan, termasuk didalamnya membuat anggaran, diposisi transaksi keuangan, membuat laporan realisasi anggaran, membuat draf gaji, serta membuat laporan secara berkala untuk mengetahui commit to user perkembangan usaha yang dijalankan. Bertanggung jawab langsung kepada Manager Akuntansi. Ø Ka. Bag. Anggaran Membantu kepala bagian admistrasi dalam menjalankan tugas-tugasnya seperti membuat laporan anggaran untuk perusahaan. Bertanggung jawab langsung kepada Manager akuntansi. Ø Ka. Bag. Pengolahan Data Mengkoordinasi semua hal yang berhubungan dengan ketenaga kerjaan meliputi perencanaan, pengelolaan, tenaga kerja di semua bidang usaha yang dijalankan perusahaan termasuk bagian administrasi seperti perencanaan anggaran produksi, pembuatan pembukuan dalan proses distribusi produk, dan lain- lain. Bertanggung jawab langsung kepada Manager Akuntansi. p. Manager Pembelian Menangani semua kegiatan pembelian untuk keperluan toko meliputi jumlah barang, dari produsen, pemasoksuplier, maupun dari gudang penyimpanan jika produk tersebut merupakan produk yang dihasilkan perusahaan sendiri. Untuk itu dalam menjalankan kegiatannya berhubungan langsung dengan dengan bagian produksi, penggudangan maupun penjualan. Bertanggung jawab pada langsung kepada Direktur Keuangan.

2. Ketenagakerjaan

a. Cara Perekrutan Karyawan

Pada umumnya sumber tenaga kerja dapat digolongkan menjadi beberapa bagian yaitu: commit to user a. Sumber dari dalam perusahaan, bila ada lowongan di perusahaan itu maka pegawai yang telah ada di pilih dan diangkat untuk mengisinya. b. Sumber dari luar perusahaan Temen-temen pegawai perusahaan, badan-badan tenaga kerja, lembaga-lembaga pendidikan, iklan, dan sumber-sumber lain. Di PT. Sido Muncul tenaga kerja yang diperoleh umumnya berasal dari luar perusahaan, sebab perusahaan secara langsung membuka lowongan pekerjaan. Sehingga bagi karyawan yang hendak mendaftarkan diri cukup mendatangi kantor secara langsung untuk menanyakan sendiri tentang adanya lowongan pekerjaan. Jika memang terdapat lowongan pekerjaan, maka pelamar dapat segera mengirim surat lamaran ke kepala bagian personalia dan yang akan memperhitungkan apabila tenaga kerja tersebut mempunyai kriteria yang dibutuhkan oleh perusahaan. Khusus untuk karyawan staf kepala bagian, kriteria juga berdasarkan pada hasil tes tertulis maupun wawancara. Sedangkan untuk tenaga produksi, pada umumnya karyawan yang diterima melalui perantara dari karyawan yang sudah bekerja maupun mitra bisnis perusahaan tanpa melalui iklan lowongan kerja. Tenaga kerja yang diterima sebagai pegawai akan ditempatkan sesuai dengan jenis bagian yang dipilih saat melamar, jika tidak maka penempatan disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki. Tenaga kerja dapat diterima sebagai pegawai tetap setelah bekerja selama 2 tahun, dan tenaganya masih dibutuhkan oleh perusahaan. Sedangkan tenaga kontrak, mereka wajib memperbaharui kontrak tersebut setiap 2 tahun sekali.

b. Sistem Penggajian

Sistem penggajian di PT.Sido Muncul dibagi menjadi dua bagian commit to user a. Mingguan Sistem ini berlaku bagi karyawan harian karyawan bagian produksi. Penggajian biasanya diberikan pada hari Jumat dan besarnya gaji yang diterima dalam satu bulan disesuaikan dengan UMK dari daerah setempat dan ditambah dengan uang makan per hari sebesar Rp12.000,-. Besarnya pendapatan tersebut, merupakan gaji pokok bagi karyawan. b. Bulanan Sistem ini berlaku bagi karyawan kantor atau setiap kepala bagian usaha dimana gaji ini diberikan di akhir bulan.

c. Sistem Pengembangan Tenaga Kerja

Ä PT. Sido Muncul tidak memberlakukan promosi dan mutasi. Kebijaksanaan tersebut sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan. Ä PT. Sido Muncul juga memberikan sanksi kepada karyawan interdispliner. Sebelumnya sering diadakan atau diberi pengarahan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Jika pun ada karyawan yang terkena PHK yang berhubungan dengan adanya pelanggaran peraturan, maka perusahaan tidak akan memberikan pesangon dan sebagai gantinya perusahaan hanya akan memberikan gaji yang menjadi jatahnya selama mereka bekerja di PT. Sido Muncul. Sedangkan apabila mereka mengundurkan diri, maka perusahaan akan memberikan pesangon. Ä Hak dan Kewajiban Karyawan Karyawan di PT. Sido Muncul mempunyai hak 1. Mendapatkan gaji sesuai dengan ketentuan Sistem penggajian pada PT. Sido Muncul dibagi menjadi dua yaitu mingguan dan bulanan. Untuk tenaga produksi akan diberikan setiap minggunya dengan gaji per commit to user bulan sebesar UMK dan ditambah dengan uang makan sebesar Rp 12.000,-. Sedangkan untuk karyawan staf atau kantor, gaji yang didapat akan diberikan setiap bulannya. Sedangkan ketentuan lembur terhitung jika karyawan bekerja melebihi jam kerja pada umumnya 08.00 – 16.30 WIB, dengan ketentuan setiap 1 jam pertama mendapatkan tambahan gaji sebesar Rp 10.000,- dan 1jam berikutnya akan diberikan tambahan beberapa persen lagi dari gaji 1 jam pertama. 2. Memperoleh kenyamanan saat bekerja Untuk memperoleh hasil kerja yang maksimal, maka kenyamanan saat bekerja harus diperhatikan. Contoh kenyamanan saat bekerja dengan adanya penggunaan peralatan yang memberikan kemudahan dalam bekerja, misalnya sepeda yang digunakan untuk menyalurkan sampel bahan-bahan dari tempat satu ke tempat yang lain yang jarak tiap tempatnya cukup jauh. Contoh lain adalah penggunaan pengaman saat bekerja seperti penggunaan masker, sarung tangan maupun penutup kepala pada karyawan yang bekerja dibagian pemprosesan dan pengepakkan produk. 3. Mendapatkan jatah uang makan Pemberian jatah uang makan kepada karyawan diberikan setiap harinya sebesar Rp 12.000,- 4. Mendapatkan uang pesangon Uang pesangon hanya akan diberikan untuk karyawab yang mengundurkan diri maupun yang di PHK atas dasar- dasar yang kuat. Besarnya uang pesangon ini biasanya disesuaikan dengan UU terbaru tahun 2004 tentang PHK commit to user yang dilakukan atas dasar alasan mendesak atau atas permintaan pekerja. Sedangkan untuk pekerja atau karyawan yang di PHK atas dasar penyelewengan peraturan, maka perusahaan tidak akan memberikan uang pesangon tetapi sebagai gantinya perusahaan hanya akan memberikan uang gaji yang menjadi gaji pokoknya selama bekerja di PT.Sido Muncul. 5. Mendapatkan bonus pada akhir tahun Pada akhir tahun, perusahaan akan memberikan bonus kepada semua karyawannya baik karyawan produksi maupun staf kantor. Biasanya bonus ini diberikan dalam bentuk uang THR maupun dalam bentuk makanan ringan seperti kue, sirup, dan lain-lainnya. 6. Mendapatkan pelayanan kesehatan Bagi karyawan PT.Sido Muncul, perusahaan akan memberikan pelayanan kesehatan untuk setiap pengaduan dari karyawan berupa tersedianya poliklinik. Dan apabila poliklinik tidak dapat mengatasi masalah karyawannya maka perusahaan akan merujuk karyawanya ke Rumah Sakit dan biaya ditanggung oleh perusahaan. Kewajiban karyawan secara keseluruhan sudah tertuang dalam peraturan yang ditetapkan oleh perusahaan. Peraturan tersebut harus dipatuhi oleh semua karyawan tanpa ada perkecualian. Pada dasarnya peraturan yang menyangkut kewajiban karyawan di setiap bagian adalah sama. Peraturan tersebut antara lain yaitu 1. Kewajiaban untuk mematuhi dan melaksanakan semua perintah dan kebijaksanaan atasan dengan penuh tanggung jawab. commit to user 2. Selama bekerja karyawan tidak diperbolehkan meninggalkan tempat tugasnya tanpa ijin dari atasannya. 3. Selama jam kerja karyawan harus menggunakan pakaian yang telah diberikan oleh perusahaan seragam sesuai dengan bagiannya dan tidak diperkenankan memakai perhiasan yang mencolok serta memakai make up yang berlebihan. - Warna merah : Bagian Peracikan - Warna hijau : Bagian Giling - Warna biru : Bagian Sanitasi 4. Setiap karyawan harus ikut bertanggung jawab atas terpeliharanya keamanan barang perusahaan baik barang dagangan maupun perlengkapan perusahaan. Apabila diketahui ada gejala yang mengganggu terpeliharanya keamanan tersebut harus segera dilaporkan pada atasan. 5. Setiap karyawan tidak dibenarkan mengedarkan atau menempelkan selebaran pamflet gambar, dan sebagainya yang dapat mengganggu ketertiban umum dan bertentangan dengan tata susila. 6. Setiap karyawan tiak diperkenankan makan atau minum serta merokok pada ruangan kerja karena dapat mengakibatkan kontaminasi produk. 7. Setiap karyawan yang bekerja di ruang produksi hanya diperkenankan untuk bekerja sesuai dengan bagiannya masing-masing. Setiap peraturan tersebut di semua bagian terdapat peraturan yang bersifat khusus. Biasanya peraturan tersebut dipasang commit to user ditempel pada dinding tempat karyawan tersebut bekerja. Pada bagian produksi peraturan yang bersifat khusus di tempel pada papan sehingga terlihat jelas oleh semua karyawan bagian produksi. Contoh peraturan tersebut diantaranya adalah larangan makan di ruang produksi, ketentuan untuk mencuci tangan dan kaki setiap masuk ruang produksi, pemakaian alas kaki serta peraturan agar setiap karyawan memakai celemek dan penutup kepala. Peraturan tersebut harus dipatuhi dan dipertanggung jawabkan pada atasan. Jika peraturan tersebut dilanggar maka perusahaan akan mengenakan sanksi melalui teguran sampai pada tindakan pemecatan.

d. Jam Kerja

Jumlah karyawan PT. Sido Muncul secara keseluruhan adalah 3000 orang. PT. Sido Muncul beroperasi selama 300 hari per tahun dan per harinya selama 8 jam. Jam kerja efektif antara hari Senin sampai dengan hari Jumat, sedangkan hari Sabtu dan Minggu digunakan untuk perbaikan dan pemeliharaan peralatan. Berdasarkan waktu pembagian kerjanya, PT. Sido Muncul membagi dua kelompok kerja yaitu karyawan produksi dan karyawan staf. Pembagian jam kerja pun dibedakan berdasarkan kelompok kerja, antara lain: 1. Karyawan staf yaitu karyawan yang tidak menangani proses produksi secara langsung. Jam kerja karyawan staf dari mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 16.30 WIB. Disamping karyawan tetap, PT.Sido Muncul juga memiliki beberapa tenaga ahli sebagai konsultan misalnya saja untuk bidang riset, perpajakan, agronomi dan lain-lain. 2. Karyawan produksi, yakni karyawan yang menangani proses produksi secara langsung. Jam kerja karyawan produksi dibagi menjadi tiga shif dan bekerja secara bergantian dengan pengaturan sebagai berikut: commit to user - Shif I : pukul 06.30 – 14.30 WIB - Shif II : pukul 14.30 – 22.30 WIB - Shif III : pukul 22.30 – 06.30 WIB Jam di luar kerja tersebut dianggap sebagai jam lembur dengan sistem penggajian dihitung perjam kerja lembur. Untuk 1 jam pertama, karyawan mendapatkan tambahan gaji sebesar Rp 10.000,- sedangkan untuk 1 jam berikutnya akan mendapatkan tambahan beberapa persen dari besarnya pendapatan selama 1 jam pertama. Setiap hari karyawan memperoleh istirahat selama 1 jam pada jam 12.00 sd 13.00 WIB bersamaan dengan waktu makan siang dan sholat khusus untuk karyawan yang beragama islam. Dalam upaya untuk meningkatkan hubungan kerjasama antara karyawan biasanya, PT. Sido Muncul mengadakan kegiatan bersama yang melibatkan seluruh karyawan PT.Sido Muncul. Misalnya saja kegiatan peringatan hari kemerdekaan 17 Agustus yang diadakan secara rutin setiap tahunnya.

e. Fasilitas Perusahaan

Fasilitas yang diberikan oleh PT. Sido Muncul untuk memperlancar poses produksi antara lain yaitu 1. Jaminan Sosial - Kesehatan: kotak P3K, Asuransi Kesehatan ASKES - Mess sebagai tempat tinggal bagi karyawan yang berdomisili diluar kota. - Asuransi tenaga kerja atau Jamsostek dimana setiap karyawan tetap didaftarkan menjadi peserta termasuk didalamnya asuransi kematian dan asuransi keselamatan kerja. commit to user - Keselamatan kerja karyawan disediakan alat-alat berupa sepatu, masker,sarung tangan, dan penutup kepala. 2. Kehidupan Spiritual Karyawan Sarana ibadah berupa mushola yang berada di lingkungan perusahaan 3. Sarana Transportasi Perusahaan menyediakan beberapa bus sebagai sarana transportasi bagi karyawan yang jarak tempat tinggalnya jauh dari perusahaan. 4. Fasilitas Penunjang Fasilitas penunjang yang diterima oleh karyawan adalah sarana penghubung yaitu telepon dan fax air phone.

C. PERALATAN YANG DIGUNAKAN

1. Spesifikasi Peralatan yang Digunakan

Faktor pendukung lancarnya proses produksi adalah tersedianya peralatan dan mesin yang baik, baik manual maupun otomatis. Pada dasarnya alat dan mesin yang digunakan mempunyai spesifikasi dan kapasitas tersendiri. Mesin dan peralatan yang digunakan ada yang berdiri sendiri tetapi ada juga komponen alat yang menyertai sebagai kesatuan unit dalam proses produksi. Mesin dan alat yang digunakan antara lain: a. Nama alat : Mesin Penyangrai Ä Fungsi : Untuk menyangrai bahan baku tertentu, misal jahe, kunyit, kencur, dan lain sebagainya agar kadar air yang terkandung pada bahan dapat berkurang. Ä Spesifikasi commit to user - Kapasitas : 50 kgtabung b. Nama alat : Mesin Penggiling Ä Fungsi : Untuk memecah bahan baku atau simplisia untuk menjadi pecahan-pecahan kasar memperkecil volum bahan c. Nama alat : Mesin Penghalus Vacum Penggiling Raymond Ä Fungsi : Untuk memecah bahan atau simplisia yang sudah berupa pecahan kasar menjadi serbuk halus yang lolos saring 80 mesh tekstur lebih halus Ä Spesifikasi - Kapasitas : 100 kg d. Nama alat : Masin pengayak Ä Fungsi : Untuk mengayak bahan yang sudah menjadi serbuk, sehingga dapat lolos dari saringan 80 mesh dan 100 mesh. Ä Spesifikasi - Kapasitas : 50 kg e. Nama alat : Mesin pencampur Ä Fungsi : Untuk mencampur bahan serbuk yang telah diayak sehingga menjadi homogen. Ä Spesifikasi - Kapasitas : ± 200 kg commit to user f. Nama alat : Mesin Pengering cabinet drier Ä Fungsi : Untuk mengeringkan bahan yang sudah jadi Ä Jumlah : 2 buah g. Nama alat : Mesin Pengisi Serbuk Ä Fungsi : Untuk menakar dan mengisikan jamu serbuk ke dalam kemasan dalam kertas ersat secara semi manual. Ä Spesifikasi - Kapasitas : 4 kg h. Nama alat : Mesin Pengelas Ä Fungsi : Untuk mengelas atau merekatkan kemasan yang terbuat dari kemasan metalize. Ä Jumlah : 6 buah Ä Spesifikasi - Temperatur : 90 C – 100 C i. Nama alat : Incenerator Ä Fungsi : Membakar sisa pembungkus yang terbuat dari alumunium yang sudah tidak terpakai, sehingga dapat didaur ulang. Ä Jumlah alat : 1 buah Ä Spesifikasi - Bahan bakar : Petrodisel - Temperatur : 1200 C commit to user j. Nama alat : Traktor bighoe Ä Fungsi : Untuk mengolah atau membalik tumpukkan sisa-sisa produsi jamu ampas produksi yang dijadikan pupuk organik agar tumpukkan tersebut mendapatkan sinar matahari yang cukup. Ä Jumlah alat : 3 buah Ä Spesifikasi - Bahan bakar : Solar k. Nama alat : Power Boiler Ä Fungsi : Sebagai sumber energi panas yang berupa uap air, yang digunakan untuk memanaskan ketel bahan sewaktu proses penyulingan berlangsung. Ä Jumlah : 1 buah Ä Spesifikasi - Temperatur : 100 C l. Nama alat : Ketel Bahan Ä Fungsi : Menampung bahan yang akan didestilasi Ä Jumlah : 12 buah Ä Spesifikasi - Kapasitas : 1200 kg hari m. Nama alat : Kondensator Ä Fungsi : Sebagai pendingin dan sebagai saluran tempat commit to user mengalirnya uap air yang masih bercampur dengan minyak atsiri. ÄJumlah : 12 buah n. Nama alat : Sparator Ä Fungsi : Sebagai tempat untuk memisahkan air dan minyak. Setelah terbentuk dua lapisan yaitu lapisan atas minyak dan lapisan bawah air, maka air akan dikeluarkan melalui keran dibagian bawah. Ä Jumlah : 7 buah

2. Mekanisme Kerja Mesin

a. Mesin Penyangrai Gambar 4.3 Mesin Penyangrai Keterangan: 1. Inlet 2. Silinder dalam bak penampung bahan 3. Kompor 4. Tabung minyak pompa commit to user Prinsip kerja alat ini adalah produk dimasukkan ke dalam silinder dalam, kemudian ditutup dan dipanasi dengan pemanas yang berupa kompor gas. Kemudian diradiasikan ke silinder dalam untuk mematangkan produk. Bersamaan pemanas diaktifkan, silinder dalam diputar diputar pula agar didapatkan pemanasan pemasakkan produk yang merata, dengan menekan tombol motor listrik. Berputarnya silinder pemasak degerakkan oleh motor listrik melalui transmisi puly dan belt. Untuk mendapatkan kualitas produk masak yang baik perlu dikontrol setiap saat dengan interval waktu 5-10 menit. b. Mesin Penggiling Gambar 4.4 Mesin Penggiling Disc Mill Keterangan: 1. Inlet 2. Penutup gigi penggiling 3. Kunci penguat 4. Tuas penggiling 5. Ban pemutar 6. Dinamo pemutar 7. Tempat keluar bahan Prinsip kerja alat ini adalah menggiling simplisia dengan menggerakkan roda gigi penggilas dengan rotor sehingga bahan simplisia tertahan oleh gigi penggilas dan bahan menjadi hancur. commit to user c. Mesin Penghalus Vacum Penggiling Raymond Gambar 4.5 Mesin Penghalus Vacum Penggiling Raymond Keterangan : 1. Inlet 2. Badan penggiling 3. penguat pengeras 4. Dinamo motor pengerak 5. Slang ban penggerak 6. Kipas penyedot alat vacum 7. Rotor penggerak kipas 8. Tong penampung bahan 9. Tabung 10. Penampung debu Prinsip kerja alat ini adalah menggunakan roda penggilas yang digerakkan melalui perputaran roda gandeng dari rotor. Hasil gilasan yang halus diserap oleh alat vakum ke tempat penampungan, sedangkan hasil gilasan yang kasar akan tergiling kembali. d. Mesin Pengayak Gambar 4.6 Mesin Pengayak commit to user Keterangan: 1. Penutup alat 2. Penahan ayakan 3. Roda penggerak 4. Ban penggerak 5. Ayakan 6. Tempat hasil ayakan 7. Motor penggerak Mesin ini bekerja dengan gerakan berulang-ulang, sehingga bahan yang lolos ayakan akan jatuh ke tempat penampungan di bawahnya. e. Mesin Pencampur Mixer Gambar 4.7 Mesin Pencampur Mixer Keterangan: 1. Tempat bahan yang dicampur 2. Tuas pengaduk 3. Ban penggerak 4. Outlet 5. Dinamo motor penggerak Mesin ini bekerja dengan cara mengaduk bahan yang berada dalam wadah dengan menggunakan pengaduk yang berupa bahan anti karat stainless steel dan berbentuk tulang ikan yang disebut dengan agigator yang berputar pada porosnya. Sehingga bahan menjadi homogen. commit to user f. Mesin Pengering Cabinet Drier Gambar 4.8 Mesin Pengering Cabinet Drier Keterangan: 1. Pengontrol alat 2. Badan pengering 3. Pintu penutup 4. Rak Mesin ini bekerja dengan cara menghembuskan udara dengan kipas melalui pemanas biasanya berupa kumparan. Udara yang telah dipanasi akan melalui baki-baki yang berisi bahan yang dikeringkan di atasnya. Penghantaran panas ini dilakukan dengan cara konveksi. Air pada bahan akan diuapkan oleh udara panas sehingga bahan menjadi kering. g. Mesin Pengisi serbuk Gambar 4.9 Mesin Pengisi Serbuk commit to user Keterangan: 1. Corong 2. Piringan berputar 3. Tempat keluarnya serbuk 4. Kemasan Mesin ini dirancang sedemikian rupa sehingga takaran berat serbuk yang dihasilkan sama antara lubang yang satu dengan lubang lainnya. Lubang-lubang ini terletak pada piringan yang berputar dengan takaran masing-masing ± 7 gram. Serbuk yang jatuh kemudian masuk ke dalam alat yang telah disiapkan secara manual. h. Mesin Pengelas Gambar 4.10 Mesin Pengelas Keterangan: 1. Alat pengatur suhu 2. Tempat pengelas 3. Pijakan kaki Mesin pengelas digunakan untuk mengelas kemasan yang terbuat dari kemasan metalize. Apabila pegas yang menghubungkan antara kedua lempeng besi tempat kemasan pada mesin ini diinjak maka kemasan akan merekat dan apabila pegas dilepaskan maka proses commit to user pengelasan berakhir. Suhu yang digunakan yaitu antara 90 C-100 C. Bila terlalu panas, lempeng besi disikat dengan air. i. Incenerator Gambar 4.11 Incenerator Prinsip kerja alat ini adalah mesin dipanaskan terlebih dahulu dengan bahan bakar petrodisel, kemudian bahan dimasukkan ke dalam bak penampung bahan. Setelah mesin panas hingga mencapai suhu 1200 C, maka sisa pembungkus yang telah dimasukkan ke dalam bak penampung bahan akan terbakar dengan sendirinya. Dalam proses pembuangan asap, alat tersebut menggunakan prinsip gaya gravitasi. Di mana asap yang dihasilkan dari proses pembakaran tersebut akan dikeluarkan menuju kebawah dan akan dibuang ke tanah. Sehingga diharapkan dapat menggurangi polusi udara. j. Bighoetraktor Prinsip kerja alat ini adalah mesin dihidupkan dengan berbahan bakar solar, kemudian dikendalikan dengan satu pengendali dan beberapa tombol secara otomatis. Sehingga penggaruk dapat melakukan gerakkan sesuai dengan perintah kendali. commit to user k. Power Boiler Prinsip kerja alat ini adalah air dimasukkan terlebih dahulu bak penampung air yang berada didalam mesin tersebut. Kemudian mesin dihidupkan dengan disel sebagai sumber energi, sehingga air menjadi mendidih pada suhu 100 C. Setelah air mendidih, uap air yang terbentuk akan disalurkan ke ketel bahan melalui pipa yang terbuat dari besi. l. Ketel Bahan Prinsip kerja alat ini adalah bahan yang akan didestilasi dimasukkan ke dalam ketel bahan. Kapasitas ketel bahan per satu kali penyulingan adalah 120kg. Ketika bahan dimasukkan, ketel bahan harus dalam keadaan dingin, setelah itu bahan dimasukkan dan ditambah dengan air hingga semua bahan tercelup. Setelah itu ketel ditutup rapat dan bahan siap untuk didestilasi. m. Kondensator Prinsip kerja alat ini adalah sebagai pipa tempat mengalirnya uap air yang terbentuk yang masih bercampur dengan minyak atsiri dan sebagi pendingin selama proses destilasi berlangsung. n. Sparator Prinsip kerja alat ini adalah sebagi tempat penampung minyak atsiri yang terbentuk yang masih bercampur dengan uap air. Sehingga setelah didiamkan didinginkan pada suhu ruang selama beberapa jam maka akan terbentuk dua lapisan. Lapisan atas adalah minyak sedangkan lapisan bawah adalah air, sehingga air akan dikeluarkan melalui keran dan minyak atsiri hasil penyulingan dapat diambil. commit to user

D. PENYEDIAAN BAHAN BAKU

1. Bahan Baku yang Dipergunakan

Pada saat ini PT. Sido Muncul menggunakan kurang lebih 150 jenis bahan. Bahan tersebut meliputi rimpang, akar, daun, bunga, buah, dan juga biji. Produk andalan dari PT. Sido Muncul antara lain adalah Tolak Angin. Bahan- bahan yang digunakan untuk pembuatan produk Tolak Angin antara lain yaitu a. Jahe Sifat khas jahe disebabkan adanya minyak atsiri dan oleoresin jahe. Aroma harum jahe disebabkan oleh minyak atsiri, sedangkan oleoresinnya menyebabkan rasa pedas. Minyak atsiri dapat diperoleh atau diisolasi dengan destilasi uap dari rhizoma jahe kering. Ekstrak minyak jahe berbentuk cairan kental berwarna kehijauan sampai kuning, berbau harum tetapi tidak memiliki komponen pembentuk rasa pedas. Kandungan minyak atsiri dalam jahe kering sekitar 1 – 3 persen. Komponen utama minyak atsiri jahe yang menyebabkan bau harum adalah zingiberen dan zingiberol. Oleoresin jahe banyak mengandung komponen pembentuk rasa pedas yang tidak menguap. Komponen dalam oleoresin jahe terdiri atas gingerol dan zingiberen, shagaol, minyak atsiri dan resin. Pemberi rasa pedas dalam jahe yang utama adalah zingerol. Penelitian modern telah membuktikan secara ilmiah berbagai manfaat jahe, antara lain : • Menurunkan tekanan darah. Hal ini karena jahe merangsang pelepasan hormon adrenalin dan memperlebar pembuluh darah, akibatnya darah mengalir lebih cepat dan lancar dan memperingan kerja jantung memompa darah. • Membantu pencernaan, karena jahe mengandung enzim pencernaan yaitu protease dan lipase, yang masing-masing mencerna protein dan lemak.. • Gingerol pada jahe bersifat antikoagulan, yaitu mencegah penggumpalan darah. Jadi mencegah tersumbatnya pembuluh darah, penyebab utama stroke, dan commit to user serangan jantung. Gingerol juga diduga membantu menurunkan kadar kolesterol. • Mencegah mual, karena jahe mampu memblok serotonin , yaitu senyawa kimia yang dapat menyebabkan perut berkontraksi, sehingga timbul rasa mual. Termasuk mual akibat mabok perjalanan. • Membuat lambung menjadi nyaman, meringankan kram perut dan membantu mengeluarkan angin. • Jahe juga mengandung antioksidan yang membantu menetralkan efek merusak yang disebabkan oleh radikal bebas di dalam tubuh Anonim e , 2010 b. Madu Meningkatkan kadar serapan kalsium dalam badan. Dapat meningkatkan hemoglobin dan dapat mencegah dari serangan anemia. Bila dicampurkan sedikit cuka ia dapat merawat arthirik sendi. Kegunaan madu secara luaran juga dapat mempercepatkan lagi proses penyembuhan. Dapat meningkatkan pengeluaran gastrointestinal untuk merawat ulcer. Sumber laxative yang natural dan lembut. Sumber utama vitamin dan mineral yang kaya. Sumber tenaga yang hebat dan semulajadi tidak seperti gula pasir yang memudaratkan Madu asli mengandungi enzim-enzim hidup yang amat diperlukan manusia untuk meningkatkan fungsi tubuh badan ke tahap optima. Seperti mana kandungan-kandungan yang dihasilkan lebah yaitu madu, royal jelly, bee pollen, propolis terdapat bahan-bahan hebat yang tidak dapat dikenal pasti. Lebih menarik lagi, bahan-bahan ini tidak boleh ditiru atau dihasilkan secara sintetik oleh makmal. Ini bermakna madu tidak boleh dihasilkan oleh makmal secara olahan kimia. Madu hanya boleh didapati pada sarang lebah itu sendiri Anonim f , 2010 c. Cengkeh Bunga cengkeh Syzygium aromaticum selain mengandung minyak atsiri, juga mengandung senyawa kimia yang disebut eugenol, asam oleanolat, commit to user asam galotanat, fenilin, karyofilin, resin dan gom.Sebagai obat tradisional khasiat cengkeh adalah mengatasi sakit gigi , sinusitis, mual dan muntah, kembung, masuk angin, sakit kepala, radang lambung, batuk, terlambat haid, rematik, campak, dan lain-lain. Kuncup bunga dan daun cengkeh yang telah dikeringkan dapat dimanfaatkan untuk mengatasi penyakit perut kembung. Kuncup bunga cengkeh, sebagaimana disebutkan bagian RD PT Sido Muncul, mengandung minyak atsiri 15-20 persen, eugenol 85-95 persen, sedikit eugenol asetat, B- kariofilena, B-kariofilena oksida, B-humulena, B-humulena epoksida, kuersetin, turunan-turunan kemferol, zat-zat tannin, asam-asam fenolik karboksilat seperti asam galat, asam prokatekuat, dsb, sedikit sterol dan sterol glikosida, furfural, metil amil keton, dan vanillin. Daunnya memiliki kandungan yang sama dengan kuncup bunga. Cuma kandungan eugenolnya lebih sedikit. Minyak cengkeh, yang oleh PT Sido Muncul digunakan sebagai bahan penyusun produk Tolak Angin itu, memiliki khasiat sebagai peluruh gas- gas dalam perutkentut, karminatif karena jika gas-gas seperti itu terkumpul dalam perut, maka perut terasa kembung Anonim g , 2010 d. Adas Ada dua macam minyak adas, manis dan pahit. Keduanya, digunakan dalam industri obat-obatan. Adas juga dipakai untuk bumbu, atau digunakan sebagai bahan yang memperbaiki rasa corrigentia saporis dan mengharumkan ramuan obat. Biasanya adas digunakan bersama-sama dengan kulit b atang pulosari. Daunnya bisa dimakan sebagai sayuran. Perbanyakan dengan biji atau dengan memisahkan anak tanaman. Kandungan kimia ·Adas mengandung minyak asiri Oleum Foeniculi 1 - 6 ·mengandung 50 - 60 anetol ·lebih kurang 20 fenkon ·pinen ·limonen commit to user ·dipenten ·felandren ·metilchavikol ·anisaldehid ·flavonoid ·asam anisat dan ·12 minyak lemak ·Paling banyak dibuah atau biji ·Anetol 70 - 80 ·Tingkat keharuman sedang-tinggi dengan aroma ringan ·Kental ·Fenchon · Limonen ·Estragol ·14 – 22 protein ·12 – 18,5 lemak ·Antioksidan flaranold dan stigmasterol ·Polifenop ·Gula ·Umneliferona Kandungan anetol yang menyebabkan adas mengeluarkan aroma yang khas dan berkhasiat karminatif. Akar mengandung bergapten. Akar dan biji mengandung stigmasterin serposterin Anonim h , 2010 Adhas Foeniculum vulgare mill mempunyai kandungan zat yang terdiri dari minyak terbang 0,3-0,6 dan mempunyai kadar ethanol yang tinggi. Daun adhas ini mempunyai kegunaan untuk memperbaiki rasa obat corrigens dan penggunaannya selalu bersama dengan pulosari. Salah satu jenisnya adalah adhas sowa Peucedanum gravealus B dan N, Anethumgraveolens linn, Anethum Sowa DC yang mempunyai kandungan 2-3 minyak terbang “limoneen” dan “carvan” yang dinamakan “ dill-apiol ”, rumus bangunannya commit to user C 12 H 14 O 4 Hager. Adhas sowa ini mempunyai kegunaan untuk menghilangkan perut kembung Sastroamidjojo,2001 Kandungan minyak atsiri adas bervariasi antara 0,6 – 6. Buah yang terletak ditengah-tengah payung umumnya mengandung minyak atsiri yang lebih tinggi dan baunya lebih tajam dibandingkan dengan buah yang terletak di bagian lain. Iklim dan waktu panen sangat menentukan kandungan minyak atsiri. Untuk mengetahui kadar minyak atsiri adas menurut daerah asal penghasil dapat dilihat pada Tabel 4.1 Kadar Minyak Atsiri Tabel 4.1 Kadar Minyak Atsiri Asal daerah Kadar gr100 ml Anethol Fenchone Estragol Jawa Barat 3,83 43,3 33,3 15,3 Jawa Tengah 4,39 44,5 16,9 22,7 Sumber: Risfaheri dan Makmun, 1999 Minyak atsiri yang paling utama dari varietas dulce mengandung etanol 50–80, limunene 5, fenchone 5, estragol methyl-chavicol, safrol, alphapinene, beta-myrcene dan pcymen Anonim i , 2008 e. Kayu Ules Menurut hasil penelitian, pemberian secara oral Bunga lili dan Buah kayu ules baik dengan dosis 2, 4, maupun 8 kali dosis manusia, mempunyai efek proteksi terhadap kejang yang ditimbulkan oleh elektroshock pada mencit p0,05, namun efek proteksinya tidak sebaik obat standar yaitu difenil hindantoin. Namun pemberian secara oral Rimpang Temulawak baik dengan dosis 2, 4, maupun 8 kali dosis manusia, tidak mempunyai efek proteksi terhadap kejang yang ditimbulkan oleh elektroshock pada mencit p0,05 Anonim j , 2010 commit to user

2. Cara Sistem Pengadaan Bahan Baku

Terdapat kurang lebih 150 jenis bahan baku yang digunakan oleh PT. Sido Muncul dalam proses produksinya. Bagian bahan yang diambil meliputi akar, rimpang, daun, bunga, buah dan biji. Kesemua bahan baku tersebut diperoleh dengan cara menanam dan mengembangkan tanaman yang berkhasiat sebagai bahan obat dengan menanamnya sendiri di perkebunan dan kerjasama dengan para petani dalam bentuk kemitraan. Selain itu, PT.Sido Muncul memperoleh bahan baku dengan cara mengimpor bahan jamu yang tidak diperoleh di Indonesia. Disamping itu, sebagian besar bahan baku yang digunakan dalam pembuatan jamu berasal dari daerah Tawangmangu - Jawa Tengah. Hal ini disebabkan karena kualitas dan kuantitas produk bahan baku dari daerah tersebut sangat baik dan sesuai dengan standar kualitas mutu di PT.Sido Muncul.

E. PROSES PENGOLAHAN

1. Tahap Dan Proses yang Dikerjakan

a. Proses Pembuatan Jamu

Secara umum proses produksi yang dilakukan oleh PT.Sido Muncul melalui beberapa tahap yang mengikuti prinsip FIFO First In First Out . Setiap langkah produksi yang dilakukan oleh PT.Sido Muncul mengikuti standar CPOB Cara Pembuatan Obat yang Baik. Adapun proses produksi jamu di PT.Sido Muncul adalah sebagai berikut: a. Tahap persiapan bahan baku Bahan baku yang diperoleh dari suplier disortir terlebih dahulu untuk dipilah-pilah sesuai dengan jenisnya, hal ini dikarenakan bahan baku pembuatan jamu mayoritas pada umumnya bentuk dan warna kulitnya hampir sama. Selain itu hal tersebut juga bertujuan untuk memilah-milah bahan yang dipakai atau layak dipakai b. Tahap pencucian bahan Bahan baku yang sudah dipilah-pilah, maka untuk selanjutnya akan dicuci hingga bersih. commit to user c. Tahap pengovenan Setelah bahan baku dicuci bersih, maka bahan tersebut segera dioven untuk mengurangi kadar air yang terkandung didalam bahan. Sehingga diharapkan bahan tersebut mempunyai daya tahan yang panjang. Setelah proses pengovenan selesai maka sebagian bahan yang dihasilkan dari proses pengovenan akan disimpan didalam gudang bahan baku, sedangkan sebagian lagi dapat segera diproses. d. Tahap penggilingan I Setelah bahan dioven, maka bahan tersebut akan menjadi kering sebab kandungan air yang terkandung didalam bahan sudah berkurang, sehingga sifat bahan menjadi kering dan mudah untuk digiling. e. Tahap penggilingan II Pada tahap penggilingan II ini, bahan yang digunakan dalam pembuatan obat cair dan serbuk dibedakan. Untuk memproduksi jamu serbuk, maka setelah bahan di giling pada tahap I maka bahan tersebut akan diperhalus lagi melalui tahap ke-II. f. Tahap pengayakan Proses pengayakkan ini hanya digunakan untuk memproduksi jamu serbuk saja. Setelah bahan digiling, maka bahan akan diayak dengan ayakan yang berukuran 30 mesh. g. Tahap pembuatan jamu Ada beberapa cara pembuatan jamu di PT. Sido Muncul, tergantung dari jenis bahan baku yang digunakan dan jenis fisik jamu yang akan dibuat. Bentuk proses pembuatan jamu antara lain sebagai berikut: 1. Proses pembuatan jamu serbuk 2. Proses pembuatan jamu cair 3. Proses pembuatan jamu dari daun dan akar-akaran 4. Proses pembuatan jamu instan dari empon-empon commit to user 5. Proses pembuatan jamu pil 6. Proses pembuatan jamu kapsul 7. Proses Pembuatan jamu tablet Proses pembuatan jamu di PT.Sido Muncul ini terkenal dengan sebutan CPOB Cara Pembuatan Obat yang Baik. h. Tahap pengemasan Tahap Jamu yang sudah dibut kemudian di kemas kedalam pengemas yang sudah tersedia. Biasanya pengemasan jamu ini memiliki ruang tersendiri, sebab jamu merupakan produk yang rentan terhadap kontaminasi. i. Tahap pengepakan Setelah produk jamu dikemas, maka produk tersebut dimasukkan ke dalam kardus yang disesuaikan sesuai jenis produk jamunya. Kemudian kardus ditutup rapat dan diberi kode dan dicantumkan tanggal kadaluwarsa. Untuk selanjutnya produk jamu tersebut disimpan di dalam gudang penyimpanan produk.

b. Proses Pembuatan Minyak Atsiri

Selain memproduksi jamu cair dan jamu serbuk, PT.Sido Muncul juga memproduksi minyak atsiri yang memanfaatkan ampas sisa produksi ekstraksi yang menggunakan prinsip penyulingan dengan uap. 1. Bagian-bagian Unit Pembuatan Minyak Atsiri Beberapa mesin yang digunakan dalam penyulingan minyak atsiri, antara lain : · 1 buah ketel uap Kapasitasnya: 729 L, biasanya hanya diisi 300 L air dengan tekanan 0-6 bar, suhu 103 C · 2 buah ketel bahan, kapasitas 1200 kg pada suhu 90 C commit to user · 1 buah kondensor udara berbentuk seperti shell dan tube · 1 buah kondensor air berbentuk spiral coil Suhu air pendingin masuk 28 – 29 C. Suhu air pendingin keluar 32 – 33 C · 1 separator oil-water · 1 tangki penampung minyak atsiri · 1 tangki penampung kondensat · 1 tangki penampung kondensat 2. Daur Proses Bahan baku yang digunakan berasal dari ampas sisa ekstraksi pembuatan jamu Tolak Angin , dengan jumlah bahan baku optimal 120kg per satu kali proses. Waktu pengoperasian 10 – 12 jam, tergantung dari pengadaan ampas sisa ekstraksi, apabila ampas sisa ekstraksi banyak maka waktu penyulingan antara 10 – 12 jam, sedangkan bila ampas sisa ekstraksi sedikit maka waktu penyulingan diperlama hingga ±20jam. Dahulu bahan bakar ketel uap adalah minyak tanah dengan jumlah kebutuhan total 60 L hari yang disesuaikan dengan pengaturan pengapian pada blower dan tekanan pada tangki bahan bakar. Tetapi seiring perkembangan teknologi, bahan bakar ketel uap tidak lagi menggunakan minyak tanah melainkan menggunakan uap panas secara otomatis. Hasil minyak atsiri yang diperoleh tergantung dari jenis bahan baku dan randemen yang digunakan, biasanya minyak atsiri yang dihasilkan sebanyak ± 800 ml. commit to user 3. Uraian Proses Air dimasukkan kedalam ketel uap dan dipanaskan, sementara itu bahan dan air secukupnya dimasukan ke dalam ketel bahan. Setelah ±1,5 jam uap mulai dialirkan dan proses ekstraksi dapat berlangsung. Karena adanya panas dari uap air tersebut, maka minyak atsiri yang terkandung dalam bahan menguap bersama dengan uap air. Campuran uap air dan minyak dialirkan melalui kondensator udara yang berbentuk shell dan tube, dilanjutkan dengan kondensor air berbentuk spiral hingga terbentuk cairan campuran air dan minyak yang ditampung dalam separator oil-water. Karena berat jenis minyak lebih ringan dari pada air, maka akan terbentuk dua lapisan. Dimana lapisan tersebut di bagian bawah berupa air sedangkan bagian atasnya berupa minyak atsiri. Selanjutnya air dan minyak atsiri tersebut dipisahkan dengan cara, membuka keran bagian bawah sehingga air akan keluar dan yang tertinggal hanyalah minyak atsiri. Penyulingan minyak atsiri di PT.Sido Muncul sendiri berlangsung secara bergantian dan setiap bahan mempunyai wadah ketel bahan sendiri untuk penyulingannya. Sebab apabila penyulingan dilaksanakan secara bersama-sama dengan bermacam- macam bahan, maka hasil penyulingannya pun akan bercampur. Maka dari itu PT.Sido Muncul mempunyai alat destilasi sebanyak 7 buah dengan masing-masing alatnya mempunyai 2 buah ketel bahan yang bekerja secara bergantian. Dalam sekali penyulingan, hanya terdapat satu jenis bahan yang didestilasi, misalnya dalam satu ketel bahan yang diproses adalah ampas jahe. Maka yang terdapat dalam ketel bahan tersebut hanyalah ampas jahe. Pada umumnya dalam satu kali penyulingan, ketel bahan mampu menampung 120 kg bahan dan hasil minyak atsirinya ±800 ml bahan yang didestilasi. Sehingga dalam waktu 1 bulan, minyak commit to user atsiri yang diperoleh ±8 L bulan untuk setiap bahan yang didestilasi. Dari semua bahan yang didestilasi, kebanyakkan ampas sisa produk Tolak Angin -lah yang paling banyak diambil minyak atsirinya. Ampas sisa proses produksi lainnya yang sering didestilasi antara lain yaitu ampas jahe, ampas kunyit, ampas daun sirih, ampas daun adas dan beberapa jenis simplisia lainnya. commit to user

2. Diagram Alir Proses

Ä Diagram Proses Pembuatan Jamu Gambar 4.12 Diagram Proses Pembuatan Jamu Sumber: PT. Sido Muncul Bahan Baku Mentah Disortasi Pencucian Pengovenan Bahan baku matang Disimpang di gudang bahan baku Penggilingan I Diekstrak Penggilingan II Pengayakkan Pembuatan jamu berdasarkan standar CPOB Pengemasan Jamu Serbuk Pembuatan jamu berdasarkan standar CPOB Pengemasan Jamu Cair Ampas commit to user

3. Produk PT. Sido Muncul

PT. Sido Muncul memproduksi empat jenis produk yaitu: 1. Jamu Tradisional Traditional Jamu Produk Jamu Tradisional meliputi: a. Jamu Kesehatan Wanita, diantaranya: · Pasutri: untuk menambah daya tarik wanita · Sehat Wanita · Galian Delima Putih · Galian Montok · Sari Ratih: untuk vitality dan kecantikan · Pewangi Bulan: pewangi higienik untuk wanita · Galian Wanita · Galian Singset: untuk melangsingkan · Cocok Bulan: untuk membuat menstruasi lebih teratur · Bancar Darah b. Jamu Kesehatan Pria, diantaranya : · Kuku Bima Untuk menambah kekuatan pria dan menambah stamina. Komposisinya terdiri dari Eurycoma Radix, Zingiberis, Rhizoma, Zingiberis aromatic rhizoma, Phyllanti herba. Produk ini tersedia dalam bentuk kapsul dan serbuk. · Kuku Bima Gingseng : Penambahan ginseng berguna untuk menambah kekuatan pria. Orang-orang timur percaya bahwa gingseng dapat mengembangkan aktivitas metabolisme pada sistem nervous terpusat, menambah kesehatan fisik dan mengurangi kelelahan. commit to user Komposisinya terdiri daari Panax gingseng, Eurycomae radix dan Zingiberis rhizoma . Produk ini tersedia dalam bentuk kapsil, serbuk, dan cair. · Kuku Bima TL Produk ini banyak digunakan untuk mengatasi masalah pria, seperti ejakulasi dini dan impotensi. Komposisinya terdiri dari Panax ginseng , Eurycomae radix dan Zingiberis rhizoma, dan Hippocampus. · Kuku Bima TL Tribulus Merupakan formula baru dengan menambahan tribulus. Uji laboratorium menunjukkan manfaat untuk meningkatkan generasi hormonal dan jumlah sperma. Komposisinya dari Panax ginseng , Eurycomae radix dan Zingiberis rhizoma, Hippocampus, dan Tribulus terrestris. · Sehat Pria · Pria Perkasa · Sari Kuat · Klingsir : untuk hernia c. Jamu Kesehatan Umum, diantaranya : · Tolak Angin Merupakan ramuan tumbuhan yang dapat menanggulangi kedinginan, yang sering disertai dengan gejala pusing, mual, kembung, flu, kelelahan setelah bekerja sepanjang malam dan selain itu untuk menambah ketahanan tubuh. commit to user Komposisinya antara lain Foeniculi fructus, Isorae fructus, coryophylli folium, Zingiberis rhizoma, Mel diporatum, Menthae arvencitis, dan Herba in extrac. Produk ini tersedia dalam bentuk serbuk, cair, dan tablet. · Opelet Ginseng Produk ini digunakan untuk menghilangkan pegal dan sakit syaraf. · Segar Bugar : produk ini digunakan untuk menyegarkan dan membuat tubuh sehat · Pegel Linu : untuk nyeri otot · Kolesom · Pegel Linu Ginseng · Pa’Tani · Gemuk Sehat : untuk menyehatkan dan menggemukkan tubuh · Batu · Jerawat · Komplit Pegel Linu : terdiri dari jamu pegel linu, beras kencur, pil ginseng, madu kembang, dan jahe bubuk. 2. Kosmetik dan lain-lain, diantaranya : · Mangir Adeline : berguna untuk memperhalus kulit dan menghilangkan flek di wajah. · Bedak Dingin : merupakan bedak wajah tradisional untuk mendinginkan kulit dan memperhalus kulit wajah. · Minyak Kayu Putih · Balsem Tolak Angin commit to user 3. Minuman Kesehatan · Turmeric Plus Merupakan minuman yang terbuat dari ekstrak Tumeric. Produk ini merupakan minuman tradisional Indonesia yang dipercaya dapat menghilangkan bau badan dan menjaga tubuh agar tetap langsing dan sehat. Masyarakat Jawa biasa meminum Tumeric Plus dan biasa dikonsumsi oleh wanita untuk mengurangi rasa sakit selama menstruasi. Bagi orang Indonesia, Tumeric Plus lebih dikenal dengan nama Kunyit Asam. Tumeric juga terbukti untuk melawan bakteri, efektif untuk melawan bakteri E. Coli dan Pseudomonas aerunosa . Tamarin mengandung asam sitrat dan asam tartat yang berguna untuk menyembuhkan penyakit disentri. Tumeric Plus terdiri dari ekstrak Curcumae domesticae dan ekstrak Tamarind pulp . · Alang Tea Produk ini terkenal efektif untuk mengurangi panas tubuh, mencegah sariawan dan meringankan susah buang air besar. Alang Tea tidak mengandung gula. · Ginger Milk Di Indonesia terkenal dengan nama ESTE-EMJE, berguna untuk mengembalikan energi dan menambah stamina. Ginger Milk ini terdiri dari macam-macam bahan yang berguna untuk kesehatan seperti susu, telur, madu dan ginseng. Susu mengandung protein, kalsium, pospor, besi, dan vitamin A. commit to user Komposisi Ginger Milk adalah ekstrak Zingiberis rhizoma ,ekstrak Panax radix , bubuk madu, susu bubuk full cream dan sukrosa. · Ginger Tea Jahe atau Zingiberis officinale , hangat dan menyegarkan bagi tubuh. Ginger Tea terdiri dari ekstrak jahe, Cymbopogonis folium, Melaluecea fructus dan Caryophylli flos . · Red Ginger Tea Sesuai dengan namanya, maka produk ini dibuat dari jahe merah atau Zingiber offinale van Rubra . Jahe merah mengandung gingerol yang lebih aktif dari pada jahe biasanya. Produk ini membantu menyembuhkan peradangan dan rematik. Tidak ada gula yang ditambahkan pada kemasan. · Anak Sehat Merupakan suplemen untuk meningkatkan nafsu makan anak-anak dan tersedia dalam berbagai rasa seperti stawberri, jeruk, dan coklat. Produk ini terbuat dari ekstrak temulawak, jahe dan ekstrak wortel yang diproses dengan teknologi modern dan higienis. · Jehe Wangi Jahe yang terkandung di dalamnya akan menghangatkan dan menyegarkan bagi tubuh. Produk ini terbuat dari ekstrak jahe ditambah dengan gula. · Kunyit Asam Komposisinya terdiri dari ekstrak Curcumae domesticae rhizoma, Tamarind pulp dan gula. Produk ini commit to user baik untuk kulit, menghilangkan bau badan dan membuat nafsu menjadi segar. · ESTE-EMJE Ginseng Merupakan minuman kesehatan yang terbuat dari susu, putih telur, madu, jahe dan ginseng. Produk tersebut kaya akan vitamin dan mineral yang berguna untuk menjaga stamina dan kesehatan. · ESTE-EMJE Low Fat Bahan yang dicampur mengandung susu tanpa lemak, non-diary creamer, ditambah dengan serat sehingga ESTE- EMJE Low Fat ginseng loe fat adalah produk dengan kandungan lemak rendah. · Alang Sari Efektif dalam mengurangi panas tubuh, menghilangkan sariawan dan memudahkan buang air. Alang sari terdiri dari ekstrak Imperatae rhizoma dan gula. · Alang Sari + Fiber 4. Suplemen atau penambah stamina, antara lain a. Makanan Suplemen · Allus: berguna untuk menyembuhkan jerawat dan menghaluskan kulit. · Bilberry + Carrot: berguna untuk menyembuhkan mata · Calery: berguna untuk merendahkan tekanan darah · Data: berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh · Echinacea: berguna untuk meningkatkan ketahanan tubuh · Filantra: berguna untuk meningkatkan fungsi liver. · Garlic: berguna untuk menurunkan kolesterol · Hermoroa: berguna untuk menanggulangi hermoroid commit to user · Kuku Bima TL Forte Berguna untuk membantu menambah kekuatan pria. Setiap kapsul terdiri dari buah Tribullus terestis , akar panax, ginseng, akar eurichoma dan ekstrak hippocampus. · Libidione: berguna untuk mengatasi masalah pria, terdiri dari gingko biloba. · Memory Berguna untuk meningkatkan daya ingat dan konsentrasi, terdiri dari ekstrak gingko biloba dan ekstrak panax ginseng. · Pelangi Plus Chitosan: melangsingkan dan menghilangkan bau badan · Pewangi Bulan · Prostressa: berguna untuk mengurangi keresahan dan imsomia. Prostressa terdiri dari ekstrak valerianae · Red Ginseng: berguna untuk menambah stamina dan energi. · Remago: menghilangkan rasa sakit · SM-Prosta: berguna untuk mencegah pembesaran kelenjar prostat. Produk ini dibuat dari ekstrak buah serenoa repens. · Suprasi: berguna untuk menambah kelenjar susu · Temulawak: untuk meningkatkan fungsi liver · Ultra Lingzhi: merupakan jamur obat · Daun Dewa: produk ini merupakan anti oksidan · Biogenesis: berguna untuk meningkatkan stamina dan kesehatan pria. · Kuku Bima TL Formula Baru. commit to user b. Jamu Instan · Kuku Bima Ginseng Merupakan ekstrak tumbuhan yang baik untuk mengembalikan stamina pria, memperlancar sirkulasi darah dan menambah gairah. · Kuku Bima TL New Formula + Tribullus Produk ini telah teruji dapat meningkatkan kekuatan, meningkatkan kekuatan dan semangat · Pelangsing Perut Merupakan herbal essense yang baik untuk mengurangi berat badan dengan tambahan serat dapat membantu sistem pencernaan dan memperlancar buang air besar. · Sehat Pria · Sehat Wanita · Galian Putri · Gemuk Sehat · Pegel Linu · Sariawan

F. PENGENDALIAN MUTU QUALITY CONTROL

Pengendalian mutu merupakan suatu tindakan yang bertujuan untuk mempertahankan mutu pada tingkat yang masih dapat diterima oleh konsumen, tetapi dengan biaya produksi seminimal mungkin. Pengendalian mutu sangat penting dalam proses produksi untuk melindungi dan menjaga mutu produk sehingga produk yang dihasilkan mempunyai mutu yang baik, dan memiliki harga jual yang masih dapat dijangkau oleh konsumen. Dengan demikian antara konsumen dan produsen sama- sama mendapatkan keuntungan. commit to user

1. Pengendalian Mutu Pada Penerimaan Bahan Baku

Tindakan seperti ini diterapkan oleh PT. Sido Muncul yang mana dalam produksi perusahaan menerapkan pengendalian mutu terhadap bahan mentah atau bahan dasar yang diterima dari pemasok. Setelah bahan baku mentah datang, bahan baku seperti jenis rimpang kemudian di sortasi. Bahan dari bak truk kemudian dipindah ke box alumunium besar sebelum diproses di mesin berjalan. Proses sortasi selanjutnya menggunakan mesin berjalan. Bahan akan dipisahkan antara yang sesuai standar dengan yang tidak. Bahan yang sesuai standar akan dilanjutkan ke proses selanjutnya, sedangkan bahan yang tidak sesuai standar akan langsung menjadi sampah padat. Proses pengendalian terhadap mutu penerimaan bahan baku dapat dilihat dalam gambar diagram alir seperti berikut Gambar 4.13 Diagram Proses Penanganan Bahan Baku Bahan baku dari pemasok Pencucian bahan yang telah sesuai standar Di sortasi Pengeringan bahan atau pengovenan bahan sesuai standar yang ditetapkan Bahan baku kering commit to user

2. Pengendalian Mutu Atau Standar Mutu Pada Bahan Baku

Bahan baku yang digunakan pada prosess pembuatan jamu di PT. Sido Muncul kebanyakan adalah berupa rimpang. Perusahaan mempunyai persyaratan khusus untuk rimpang yang digunakan untuk proses produksi antara lain yaitu , bahan segar untuk bahan baku obat harus mempunyai rimpang rhizoma dari tanaman berbentuk utuh dan segar serta bersih. Kesegaran kulit tampak halustidak mengkerut, kaku dan mengkilat. Bentuk rimpang rimpang bahan dinyatakan utuh apabila maksimal 2 anak rimpang patah pada pangkalnya. Rimpang bertunas apabila salah satu beberapa ujung dari rimpang telah bertunas. Kenampakan irisan melintang apabila diiris melintang pada salah satu rimpannya dinyatakan cerah apabila penampangnya berwarna cerah khas pada tiap tiap bahan segar. Serangga hidup, hama, dan penyakit lain semua organisme yang dapat dilihat dengan mata tanpa pembesaran. Rimpang yang terluka rimpang yang terluka pada jaringan epidermis. Rimpang busuk apabila terdapat bagian yang lebih lunak yang disebabkan jamur atau bakteri dari rimpang yang masih segar. Kadar ekstrak yang larut dalam air presentase ekstrak yang larut dalam air dari bahan yang telah dikeringkan di udara. Kadar ekstrak yang larut dalam ethanol presentase ekstrak yang larut dalam ethanol dari bahan yang telah dikeringkan di udara. Jumlah telur nematoda jumlah telur nematoda yang ditemukan dalam tiap gram cuplikan kering. Sedangkan untuk bahan selain rimpang, misalnya berupa biji bijian yaitu adhas. Perusahaan menerima adhas biji adhas dari pemasok sudah dalam keadan kering dan harus sesuai standar yang ditetapkan. Yang mana adhas harus memiliki kandungan ethanol yang cukup tinggi yaitu 50-80 sehingga adas mengeluarkan aroma yang khas. Pengeringan adas sendiri menggunakan suhu rendah yaitu 35-40 derajat Celcius. Adhas dengan kualitas baik bisa disimpan selama 6 bulan.

3. Pengendalian Mutu Pada Produk Jamu

Langkah ini bertujuan untuk mempertahankan kualitas produk produk di PT. Sido Muncul dan untuk tetap menjaga kepercayaan masyarakat terhadap produk produk PT. Sido Muncul. Perusahaan menerapkan sistem CPOB Cara Pembuatan Obat Yang Baik dalam proses commit to user produksinya. Sistem CPOB sendiri berarti Cara Pembuatan Obat yang Baik CPOB bertujuan untuk menjamin obat dibuat secara konsisten, memenuhi persyaratan yang ditetapkan dan sesuai dengan tujuan penggunaannya. CPOB mencakup seluruh aspek produksi dan pengendalian mutu.

G. PENGEPAKAN

1. Bahan Pengemas

Produk jamu yang diproduksi oleh PT.Sido Muncul pada umumnya dikemas dengan menggunakan plastik metalize plastik tipis yang berlapis laminates dengan logam atau alumunium. Sehingga pengemas bagian dalam terlihat lebih mengkilap. Palstik metalize ini lebih sulit menyerap air, minyak dan udara bila dibandingkan dengan kertas ersat perkamen sehingga dapat meningkatkan mutu produk, memperbaiki penampilan, dan menarik minat konsumen, tanpa meningkatkan harga jual karena biaya produksinya dibuat tetap. Keuntungan lain dari penggunaan kertas plastik metalize antara lain kertas plastik tersebut dapat langsung diberi label, sehingga tidak memerlukan kemasan luar. Hal tersebut sesuai dengan tujuan pengemasan sendiri sebagai media iklan dimana kemasan yang menarik mendorong konsumen agar mengkonsumsi produk tersebut. Disamping itu kemasan tersebut didesain dengan warna dan gambar yang meriah sehingga warna dan gambar tersebut mencerminkan keberadaan perusahaan yang memproduksinya. Kemasan juga memberikan sejumlah informasi pada konsumen mengenai bahan baku, tanggal kadaluarsa, status halal atau tidaknya yang disesuaikan dengan syarat Depkes RI. Keterangan tersebut harus dibuat sesuai dengan keadaan yang sebenar-benarnya dengan menjamin konsumen akan mutu dari produk yang dihasilkan. Sedangkan penutupan kertas plastik tersebut dengan menggunakan nesin pengelas.

2. Cara Pengemasan

Proses pengemasan pada produk jamu di PT.Sido Muncul biasanya berdekatan dengan ruang pengemasan. Kedua proses ini biasanya berada pada ruang tertutup dan ruangan ini bersuhu 26 C atau mendekati suhu commit to user kamar dimana kondisinya sesuai untuk proses tersebut. Kelembaban ruangan 78. Hal ini dikarenakan agar mikroba yang terdapat pada ruangan tersebut dapat dinonaktifkan, sehingga produk tidak akan mudah terkontaminasi. Produk jamu yang sudah jadi dan hendak dikemas, biasanya dimasukkan terlebih dahulu ke mesin pengisi serbuk yang mempunyai kapasitas ± 4 kg. Begitu pula dengan kemasannya yaitu kertas pastik metalize juga dimasukkan ke dalam mesin pengisi serbuk. Setelah ini mesin akan bergerak secara otomatis dan produk yang keluar dari mesin per kantong atau per kemasan sudah mempunyai berat yang sama. Penutupan kertas plastik metalize umumnya menggunakan mesin pengelas. Biasanya temperatur yang digunakan untuk menutup plastik ini berkisar 90 C – 100 C, karena bila lempeng besi terlalu panas maka plastik tersebut dapat leleh dengan sendirinya dan sebaliknya, jika suhu kurang panas, plastik tidak bisa menutup atau menempel secara sempurna. Sehingga untuk mengatasi hal tersebut, maka apabila lempeng besi sudah terlalu panas maka lempeng besi akan disikat dengan air. Untuk itu pada mesin pengelas harus diatur agar proses penutupan yang berdasarkan daya leleh plastik dapat maksimal. Disamping itu, perekatan dengan waktu yang lebih lama dari prosebur membuat kemasan hancur dan menghilangkan fungsi dari kemasan tersebut. Setelah proses pengemasan selesai, biasanya para karyawan menyimpan produk-produk jamu tersebut ke dalam kardus dan siap untuk disimpan di dalam gudang. Pada proses pengepakan ini dilakukan secara manual oleh para pekerja.

3. Cara Penyimpanan

Selanjutnya produk jamu yang sudah dikemas di dalam kardus disimpan ke dalam gudang. Penyimpananpenggudangan dilakukan di ruangan tertutup namun pencahayaan masih cukup terhadap serangan serangga serta suhu yang sesuai dengan suhu kamar. Pada umumnya gudang tempat penyimpanan produk dibuat berpetak-petang dimana setiap petaknya diberi alas kayu. Hal ini bertujuan agar produk tidak bersentuhan secara langsung dengan lantai, sehingga hal tersebut dapat mengurangi kerusakan commit to user pada produk yang diakibatkan oleh bakteri maupun jamur. Sebab suhu ruang didaerah tersebut terhitung rendah bila dibandingkan dengan daerah- daerah lainnya. Disamping itu hal tersebut juga mempermudah pengambilan produk dengan traktor. Selain itu, produk yang disimpan didalam gudang akan diberi penutup agar produk yang disimpan tidak rusak apabila terjadi kebocoran pada ruang penyimpanan. Penutup biasanya berupa terpal terpal yang dibentangkan diatas tumpukan kardus kardus dimana hal ini dilakukan untuk menghindari kebocoran dari atap apabila terjadi hujan.

H. PEMASARAN

1. Cara Pemasaran

Proses pemasaran produk jamu di PT.Sido Muncul antara lain yaitu melalui beberapa cara, seperti penjualan di toko yang berada di lokasi perusahaan maupun di outlet-outlat yang sengaja dibuka untuk memasarkan berbagai produk dari PT.Sido Muncul. Selain itu dalam acara-acara kegiatan yang diadakan baik oleh institusi pemerintah maupun swasta, PT.Sido Muncul juga selalu berperan serta melaului pendirian stan outlet yang menjual berbagai produk dari perusahaan dan menjadi sponsor berlangsungnya acara tersebut. Disamping itu, pemasaran produk dari PT.Sido Muncul ini juga dilaksanakan di berbagai supermarket baik dengan membuka outlet-outlet maupun menitipkan produknya ke supermarket tersebut. Pemasaran produk ini juga dilakukan oleh karyawan yang bertugas sebagai sales yang bertugas mempromosikan produk jamu pada konsumen secara langsung maupun pada toko maupun agendistributor makanan seperti toko dan warung kelontong. Selain itu strategi pemasaran dijalankan melalui iklan diberbagai media massa dan media elektronik seperti surat kabar, radio dan televisi.

2. Cara Distribusi Produk

Distribusi produk dari PT.Sido Muncul sudah dilaksanakan berdasarkan metode FIFO First In First Out. Dimana barang yang masuk dalam gudang lebih dulu, akan keluar atau didistribusikan lebih awal juga. commit to user Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas produk yang disimpan maupun produk yang di pasarkan. Distribusi produk ini biasanya dipasarkan melalui agen-agen dan selesmen. Seperti dilaksanakan dengan menitipkan produk- produk tersebut ke supermarket. Selain itu, Pemasaran produk ini juga dilakukan oleh karyawan yang bertugas sebagai sales yang bertugas mempromosikan produk jamu pada konsumen secara langsung maupun pada toko maupun agen distributor makanan seperti toko dan warung kelontong .

3. Lokasi Pemasaran

Pemasaran produk jamu PT.Sido Muncul sangatlah luas. Mulai dari kota tempat pabrik atau perusahaan beroperasi hingga seluruh indonesia, bahkan produk dari PT.Sido Muncul ini sudah diekspor ke luar negeri, misalnya Cina, Malaysia dan Singapura dan lain lainnya. Sehingga produk PT.Sido Muncul ini sudah mampu bersaing dengan produk-produk jamu lainnya.

I. SISTEM SANITASI INDUSTRI

Sanitasi perusahaan adalah suatu usaha yang terencana terhadap lingkungan produksi, bahan-bahan, peralatan dan pekerja untuk mencegah pencemaran pada hasil olahan, mencegah terlanggarnya nilai estetika konsumen serta mengusahakan lingkungan kerja yang bersih, aman dan nyaman. Sanitasi mempunyai arti penting dalam perusahaan karena dengan sanitasi yang baik akan memperoleh produk yang tidak membahayakan konsumen, pemenuhan syarat sesuai dengan Peraturan dan Undang-Undang, mengurangi kerusakan hasil produksi pengolahan dan memperpanjang daya simpan, melindungi kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan, dan memperkuat perusahaan dengan meningkatkan kepercayaan berbagai pihak yang menjalin hubungan dengan perusahaan. commit to user

1. Sanitasi Bangunan, Peralatan dan Tenaga Kerja

Sanitasi bangunan dalam perusahaan mempunyai fungsi untuk melindungi karyawan pekerja serta peralatan yang ada dari faktor lingkungan seperti panas, hujan serta untuk pengaman a. Sanitasi Bangunan Bangunan yang sesuai dengan pengertian sanitasi adalah banguanan yang memenuhi persyaratan teknis, higienis sesuai dengan produk yang dihasilkan, mudah dibersihkan dan mudah dilakukan tindakan sanitasi. Berdasarkan fungsi tersebut, bangunan pada PT.Sido Muncul sudah memberikan perlindungan baik bagi karyawan maupun perlindungan terhadap sarana dan prasarana dalam perusahaan karena terbuat dari bahan yang kuat dan kokoh. Bangunan gedung tersebut selalu terlihat bersih seperti bangunan baru. Hal ini disebabkan setiap tahun sekali, dinding-dindingnya selalu dicat ulang agar terlihat lebih bersih. Bangunan tersebut dibagi menjadi beberapa ruang yang dibagi menurut fungsinya. Setiap ruang mempunyai luas yang disesuaikan dengan kebutuhan serta kegiatan yang dijalankan sehingga memberikan keluasan dan kenyamanan saat kerja. Bagian-bagian dari banguanan perusahaan yang berkaitan dengan sanitasi meliputi: › Dinding dan atap Dinding bangunan terbuat dari batako dengan tinggi 10 m. Keuntungan yang diperoleh dari penggunaan batako adalah sifatnya yang kuat dan kokoh sehingga mampu memberikan perlindungan yang maksimal. Selain itu juga mempunyai daya tahan yang lebih lama jika dibandingkan dengan kayu, triplek dan sejenisnya. commit to user Dinding bersifat rata dan halus sehingga mudah dibersihkan. Selain itu dinding yang tidak rata merupakan sarang tumbuhnya mikroorganisme patogen karena tempat tersebut umumnya lembab. Disamping itu, dinding tempat produksi juga dicat ulang secara rutin setiap satu tahun sekali. Sebab hal ini diharapkan dapat memberikan kesan yang lebih bersih dan dapat meningkatkan semangat kerja para karyawannya. Sedangkan atap terbuat dari seng dengan susunan bertingkat, yang juga berfungsi sebagai ventilasi. Keuntungan dari penggunaan bahan tersebut adalah ringan, tahan lama. Namun penggunaan bahan tersebut menimbulkan panas dalam ruangan karena bahan tersebut tidak memantulkan panas dari udara luar secara maksimal. Selain itu pada saat hujan menimbulkan bunyi berisik sehingga mengganggu suasana bekerja. › Lantai bangunan Lantai bangunan berbeda-beda di tiap ruangan. Untuk ruang kantor terbuat dari keramik sedangkan pada pabrikproduksi terbuat dari teraso. Untuk bangunan lantai antar ruang produksi pun juga dibagi menjadi dua bagian, yaitu lantai antar ruang produksi pada umumnya dibuat miring seperti punggung sapi. Hal ini bertujuan untuk mengurangi terjadinya kontaminasi, sehingga kotoran-kotoran atau benda asing yang terjadi selama proses produksi dapat terbuang dengan sendirinya. Sedangkan lantai pada ruang produksi pada umumnya dibuat datar, sebab pembangunan lantai di PT.Sido Muncul disesuaikan dengan bentuk topografi tanahnya. Pada umumnya sanitasi lantai di PT.Sido Muncul dilakukan setiap hari dan setiap saat, seperti pembersihan lantai baik disapu maupun dipel. Sedangkan lantai pada ruang produksi, akan dibersihkan setiap hari pada jam istirahat. Sehingga pada jam istirahat tidak ada seorang pun karyawan yang boleh masuk ke ruang produksi kecuali tenaga karyawan pembersih cleaning service. Selain itu kebersihan taman pun juga diperhatikan, baik disapu maupun di siram setiap harinya. commit to user Lantai antar ruang produksi dipisahkan dengan jalan setapak yang tidak terlalu lebar dan cukup untuk lewatnya traktor penggangkut barang, dan jalan ini ditutup dengan kanopi sehingga terasa lebih teduh. Lantai di ruang produksi biasanya dibuat lebih tinggi dari pada lantai antar ruang produksi. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kontaminasi. › Ventilasi Ventilasi berguna untuk mengatur sirkulasi udara, uap air, dan panas. Di PT.Sido Muncul, ventilasi berasal dari atap yang bertingkat sehingga memudahkan hembusan udara dari luar. Ventilasi yang berupa jendela tidak memungkinkan karena dengan adanya jendela, maka akan memakan banyak tempat. Ventilasi berupa jendela terdapat pada gudang ruang penyimpanan produk jadi siap pasar. Pada umumnya jendela diberi jala dengan tujuan agar serangga tidak masuk. › Penerangan Penerangan merupakan faktor yang cukup penting dalam pelaksanaan pekerjaan. Penerangan yang kurang baik memungkinkan pekerjaan kurang sempurna dalam melihat obyek yang sedang dikerjakan sehingga dapat mengganggu pekerjaan. Bila pekerja kurang optimal dalam melakukan pekerjaan, pekerja akan mudah mengalami lelah fisik terutama organ mata. Hal ini memungkinkan pekerja menjadi kurang hati-hati dalam melaksanakan pekerjaan dan dapat berakibat terjadinya kecelakaan. Pada siang hari penerangan perusahaan berasal dari sinar matahari yang masuk melalui penggunaan atap yang bertingkat. Sedangkan penerangan dengan menggunakan lampu listrik berwarna putih hanya digunakan untuk penerangan di malam hari saja. commit to user Penerangan juga dipengaruhi oleh warna cat yang digunakan pada ruang produksi. Pada PT.Sido Muncul cat pada dinding berwarna kuning, sehingga memberikan kesan terang dan bersih. b. Sanitasi Mesin dan Peralatan Sanitasi peralatan dan mesin adalah kebersihan dari alat dan mesin yang digunakan agar tidak mencemari produk yang dihasilkan dan tetap terjaga kualitasnya. Usaha untuk menjaga kebersihan alat dan mesin dilakukan sebelum dan sesudah alat tersebut digunakan. Sebelum alat digunakan harus dicuci dengan menggunakan air, hal ini dimungkinkan alat sewaktu tidak digunakan terkena kontaminasi seperti debu atau bekas kotoran sebelumnya. Sanitasi pada peralatan dan mesin di PT.Sido Muncul ini pada umumnya dilaksanakan pada setiap satu minggu sekali. Biasanya pembersihan peralatan dan mesin ini bersamaan dengan perbaikan mesin yang dilakukan setiap sabtu dan minggu. Hal tersebut bertujuan untuk menanggulangi terjadinya kerusakan yang mendadak, sehingga tidak membuat omset produksi menjadi menurun. Selain itu, dengan adanya sanitasi pada peralatan dan mesin ini bertujuan untuk mengurangi terjadinya kontaminasi selama proses produksi berlangsung. Sebab produk jamu merupakan produk yang rentan terhadap kontaminasi. c. Sanitasi Pekerja Kebersihan pekerja dapat mempengaruhi kualitas produk yang dihasilkan, karena pekerja dapat menjadi sumber cemaran terhadap produk. Sumber cemaran itu antara lain rambut pekerja yang rontok, kebersihan pekerja misalnya kebersihan tangan dan kaki, pakaian, dan kebiasaan jelek meludah sembarangan, kebiasaan merokok saat bekerja. Sanitasi pada pekerja dapat dilakukan dengan pemberian sarana sanitasi yaitu seragam, celemek, sarung tangan dan penutup kepala. Setiap seragam dikenakan satu kali setiap minggunya, hal tersebut karena jam kerja selama sehari cukup lama sehingga tidak memungkinkan seragam dipakai 2 kali karena sudah terlalu kotor. Selain hal tersebut, seragam dari setiap bagian produksi pun juga berbeda seperti warna merah pada bagian commit to user peracikkan, warna hijau pada bagian penggilingan dan warna biru pada bagian sanitasi lingkungan. Selain pemakaian seragam, para karyawan juga diberikan kebebasan untuk mengenakan pakaian bebas. Khusus untuk pemakaian penutup kepala, sejumlah pekerja bagian produksi dan pengemasan biasanya kurang menyadari akan pentingnya pemakaian penutup kepala yang dapat dilihat dari cara pemakaiannya, dimana rambut tidak benar-benar ditutup. Selain sarana tersebut perusahaan juga memberlakukan peraturan yang berkaitan dengan tindakan sanitasi misalnya peraturan bagi karyawan produksi untuk mencuci tangan dan kaki sebelum masuk ke ruang produksi dan pengemasan. Namun tidak menutup kemungkinan, karyawan yang bekerja di ruang produksi dan pengemasan harus mengenakan alas kaki. Hanya saja alas kaki yang digunakan sewaktu di luar pabrik harus diganti dengan alas kaki yang digunakan khusus untuk bekerja di ruang produksi. Untuk mempermudah proses sanitasi seharusnya perusahaan juga menempatkan sejumlah peralatan untuk mencuci tangan yang dilengkapi sabun dan pengering lap, karena tindakan di atas tidak menjamin produk maupun proses bebas kontaminasi. Usaha lain yang bisa dijalankan perusahaan adalah pemberian sarung tangan bagi pekerja karena pencucian tangan dinilai kurang efektif

2. Sanitasi Selama Proses Produksi

Sanitasi selama proses produksi meliputi keseluruhan proses mulai saat penerimaan maupun tahap produksi sampai penyimpanan dan pemasaran. Pada saat penerimaan bahan baku, dilakukan tindakan sortasi sehingga bahan yang tidak masuk kriteriastandar dapat langsung dibuang dan masuk sebagai limbah padat. Pada tahap produksi sanitasi harus dilakukan secara menyeluruh yaitu dengan menjaga agar setiap tahap berjalan sesuai dengan syarat sanitasi dan higienis contohnya adalah pencucian bahan baku harus benar-benar bersih, commit to user karena hal ini bertujuan untuk mengurangi kotoran dan benda asing yang dapat mempengaruhi hasil akhir produk. Sedangkan sanitasi yang berkaitan dengan penyimpanan adalah menjaga agar ruang penyimpanangudang selalu bersih, baik dari kontaminasi mikrobia patogen maupun adanya serangga dan insectisida lainnya.

3. Sanitasi Lingkungan Disekitar Industri

Sanitasi lingkungan adalah sanitasi yang menyangkut lokasi pendirian bangunan. Lokasi pendirian bangunan untuk industri yang berhubungan dengan makanan tidak boleh berada pada sumber pencemaran. Macam- macam lingkungan yang merupakan daerah sumber pencemaran antara lain yaitu : 1. Rawa-rawa daerah genangan air karena menghasilkan gas rawa yang menimbulkan bau yang tidak sedap yang dapat berkontaminasi dengan produk. 2. Daerah pembuangan kotoransampah yang merupakan sumber kuman penyakit, sumber tikus dan lalat. 3. Daerah padat penduduk yang merupakan daerah penimbunan barang buangan dan pencemaran air lewat permukaan. 4. Daerah penumpukan barang bekas yang merupakan sumber sarang tikus, ular dan lain-lain. 5. Daerah yang tercemar pabrik lain. Jika ditinjau dari lokasi bangunan maka PT.Sido Muncul berada di daerah padat penduduk sehingga kemungkinan besar merupakan sumber penimbunan barang buangan serta pencemaran air melalui permukaan. Selain itu sumber kontaminasi berasal dari perusahaan-perusahaan yang berada di sekitarnya, sebab wilayah tersebut merupakan kawasan industri. Sebagai upaya untuk mengatasi kemungkinan kontaminasi adalah pendirian dinding bangunan dengan tinggi 10 meter sehingga membendung commit to user sumber kontaminasi baik yang berupa udara yang merupakan sumber bau dan mikroorganisme patogen maupun serangga. Selain itu upaya yang dilakukan adalah menjaga ruang produksi maupun ruang pengemasan dari pengaruh lingkungan yaitu dengan diberlakukannya peraturan bagi karyawan agar selalu menutup pintu ketika masuk atau keluar ruangan produksi. Hal tersebut dikarenakan ruang produksi dan ruang pengemasan dan gudang dibatasi oleh jalan beraspal yang sering digunakan untuk bongkar muatan truk pengangkut bahan baku. Sedangkan sumber kontaminan yang berupa saluran air dapat diatasi dengan penggunaan air dari sumber yang terpercaya yaitu dari saluran pipa yang telah disterilkan.

4. Penanganan Limbah Industri

Secara umum buangan yang berasal dari PT.Sido Muncul dibagi menjadi limbah padat, limbah organik dan limbah anorganik. Ketiga limbah tersebut dalam taraf normal dan tidak membahayakan lingkungan sekitar pabrik. Hal tersebut dikarenakan, saat menjalankan proses produksi jumlah zat kimia yang digunakan relatif kecil begitu pula dengan peralatan yang digunakan. Peralatan yang digunakan bersifat sederhana sehingga gas atau uap yang terbuang tidak menimbulkan cemaran lingkungan. Limbah padat dari sisa produksi jamu pada umumnya berupa kantong- kantong pembungkus yang sudah tidak terpakai. Biasanya limbah padat ini akan dibakar dengan mesin incenerator, sebab hanya dengan mesin inilah kantong-kantong pembungkus tersebut dapat terbakar. Hal ini dikarenakan kantong pembungkus produk tersebut dilapisi oleh lapisan alumunium, sehingga untuk menghancurkannya diperlukan temperatur yang tinggi. Pada alat ini, temperatur yang digunakan adalah 1200 C. Sedangkan limbah organik biasanya berasal dari sortasi bahan baku dan potongan-potongan bahan yang digunakan dalam pembuatan jamu. Pada umumnya, limbah organik ini oleh PT.Sido Muncul dimanfaatkan sebagai bahan baku commit to user pembuatan pupuk organik. Sedangkan limbah cair anorganik biasanya berasal dari sisa-sisa pencucian mesin-mesin dan peralatan pabrik, sisa-sisa pembersihan lantai dan sisa pembersihan bahan baku. Biasanya limbah cair ini oleh PT.Sido Muncul akan dinetralisir kembali sehingga dapat digunakan untuk proses produksi kembali tetapi tidak untuk dikonsumsi . 5. Unit Penanganan Limbah Industri Limbah yang dihasilkan di PT. Sido Muncul berupa limbah padat dan limbah cair. Limbah padat tersebut biasanya merupakan ampas bahan baku yang telah diekstraksi dan ampas dari unit minyak atsiri. Ampas ini akan difermentasikan dan digunakan sebagai pupuk kompos. Sedangkan limbah cair berasal dari air sisa cucian bahan. Limbah ini dialirkan ke Instalasi Pengolahan Air Limbah IPAL untuk diendapkan sisa-sisa lumpur atau tanahnya. Air yang sudah memenuhi syarat dialirkan ke sungai dan juga dipakai untuk air perkebunan yang ada di pabrik. Pengolahan limbah tersebut ditangani secara langsung oleh Divisi Lingkungan dan Proses. a. Instalasi Pengolahan Air limbah IPAL Mula-mula air limbah ditampung dalam sump tank dimana di dalamnya terjadi proses pencampuran agar homogen. Setelah mencapai ketinggian atau level tertentu, air limbah dialirkan menuju ke bak ekualisasi dengan menggunakan sump pump . Mekanisme proses pengolahan Proses pengolahan limbah cair di PT.SidoMuncul adalah sebagai berikut : 1. Bak Ekualisasi Dalam bak ekualisasi ini limbah cair sudah tercampur secara homogen. Pencampuran secara homogen terjadi dalam sump commit to user tank. Pada bak ekualisasi ini ke dalam aliran limbah ditambahkan zat-zat kimia yaitu : v Alumunium yang berfungsi sebagai pembentuk flok 20-50 ppmm 3 v Polimer yang berfungsi untuk memperbesar ukuran flok yang terbentuk 0,5-2 ppmm 3 v Soda kaustik NaOH 2 yang berfungsi untuk menetralkan pH 20-70 ppmm 3 air limbah dengan debit air limbah 14 m 3 jam Ketika larutan diatas dirancang untuk dibuat lagi tiap 30 jam sekali. Dengan adanya penambahan zat-zat kimia diatas maka kotoran-kotoran yang telah berbentuk flok yang mengikat partikel koloid dalam air limbah sehingga membentuk flok yang lebih besar agar mudah diendapkan dan disaring. 2. Bak Sedimentasi I Clarifier I Aliran limbah dari bak ekualisasi yang telah netral masuk ke dalam bak sedimentasi I dengan sistem outlet pipa pada kanal I dibuat memanjang dengan lubang-lubang sepanjang pipa. Flok- flok yang terbentuk akan segera berkaitan dan berkembang membentuk flok yang lebih besar menuju ke kanal II. Pada kanal II dipasang lamela yang berfungsi untuk menghalangi flok-flok yang terbentuk supaya tidak naik ke atas. Flok-flok yang berat akan turun pada pengumpul sludge yang dibuang secara berkala. Pada bak sedimentasi ini diharapkan partikel mengendap dengan kecepatan yang sama. Aliran yang ada di daerah ini dibuat horisoztal bergerak dengan kecepatan aliran yang sama dan konstan pada setiap titik, sehingga memungkinkan partikel bergerak secara horizontal dengan arah kebawah sebagai akibat adanya gaya gravitasi. commit to user 3. Gravity Sand Filter I Air yang telah dijernihkan terpisah dari flok-floknya dikumpulkan secara serempak naik ke permukaan melewati Gravity Sand Filter I untuk proses penyaringan. Kecepatan penyaringan didalam saringan pasir I adalah 0,2-0,5 m 3 jam. Diameter efektif antara 0,15 - 0,35 mm. Kecepatan penyaringan sangat kecil sehingga periode pembersihan saringan dapat berlamgsung dalam waktu minggu atau bulan. Pembersihan saringan dapat dilakukan dengan cara mengeruk lapisan atas yang telah kotor dan menggantikanya dengan lapisan pasir yang baru. 4. Aeration Tank Merupakan air hasil Gravity Sand Filter I yang umumnya sudah jernih. Air yang telah disaring yang mengandung BOD dan COD. Air limbah sebagai makanan dan oksigen sebagai energi dan respiration dengan penghembusan udara ke blower. Penambahan oksigen adalah salah satu usaha dari pengembalian zat pencemar tersebut, sehingga konsentrasi zat pencemar akan berkurang atau bahkan dapat dihilangkan sama sekali. Suplai udara didistribusikan lewat aerator sparotor yang tersebar merata, akibat adanya pengadukan. Maka air limbah akan mengadakan kontak langsung dengan udara diperlukan untuk menguraikan 1 kg BOD atau 0,7-0,9kg oksigen jam untuk dimasukkan dalam lumpur aktif. 5. Bak Sedimentasi II Clafier II Air limbah yang bercampur lumpur aktif bakteri, kotoranendapan dan bakteri yang mengikat endapan dari aeration tank secara gravitasi akan masuk ke dalam clafier II untuk diproses untuk terjadi pemisahan antara endapan dengan commit to user air jernihnya. Pengendapan disini dengan gaya flok sendiri gravitasi. Lumpur aktif yang mengendap didasar tangki akan dimasukkan dalam kolam aerasi sebagai makanan bagi mikroba. 6. Gravity Sand Filter II Air yang sudah terpisah dari lumpur aktifnya dengan sendirinya akan naik ke permukaan melewati kanal kecil dan secara gravitasi akan masuk ke dalam Gravity Sand Filter II untuk proses penyaringan. Air yang telah jernih akan keluar dan menuju ke kolam indikator kehidupan. Kecepatan penyaringan dari saringan pasir ini adalah 5,7 m 3 m 2 jam. Dengan indikator efektif media pasirnya adalah 0,6- 1,0 mm dari bak pengendap mengalir ke filter. 7. Kolam Indikator Kehidupan Air jernih yang telah memenuhi syarat baku mutu air limbah dari Gravity Sand Filter II akan masuk ke dalam kolam indikator kehidupan. Dalam kolam ini terdapat tanaman enceng gondok dan juga terdapat ikan mas, ikan nila sebagai indikator yang menunjukkan bahwa air limbah tersebut sudah layak untuk dibuang ke lingkungan badan penerimaan sungai. commit to user Proses pengolahan limbah cair di PT. Sido Muncul dapat dilihat dalam Diagram Proses Sanitasi Limbah Cair Gambar 4.14 Diagram Proses Sanitasi Limbah Cair Sumber: PT.Sido Muncul Pencucian bahan baku Pembersihan peralatan Pembersihan lantai pabrik Air limbah Bak ekualisasi Bak sedimentasi I Gravity sand filter I Aeration tank Bak sedimentasi II Gravity sand filter II Kolam indikator kehidupan Air bersih pH = 7 Alumunium, Polimer, dan Soda Kaustik NaOH 2 commit to user b. Pengolahan Limbah Padat Limbah padat yang dihasilkan oleh PT.Sido Muncul ada dua macam yaitu limbah padat organik dan limbah padat anorganik. Masing-masing limbah ini diolah dengan cara sebagaimana tersebut di bawah ini:

6. Limbah Organik

Limbah organik merupakan limbah yang berasal dari hasil sortasi bahan baku, ampas hasil ekstraksi maupun ampas hasil penyulingan minyak atsiri, serta obat tradisional yang kadaluarsa dan recall obat tradisional sub standart. Limbah padat yang berasal dari sortasi bahan baku diperkirakan sebanyak 200 kg perbulan. Limbah padat yang berupa ampas diperkirakan sebanyak 10-12 ton perbulan. Limbah padat organik ini harus dikelola agar tidak mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan dengan cara composting . Pengolahan limbah organik menjadi kompos itu bisa mengatasi masalah lingkungan yang semula kotor, berbau dan dikerumuni lalat menjadi bersih. Adapun tujuan pengolahan limbah padat organik di PT. Sido Muncul antara lain yaitu mengurangi pencemaran lingkungan, mendapatkan nilai tambah bagi perusahaan, dan mempermudah petani untuk mendapatkan pupuk kompos. Limbah –limbah ditampung dalam suatu lahan dan didiamkan selama kurang lebih dua minggu. Proses penguraianpengomposan dibantu dengan mikroorganisme yang dikembangkan sendiri yaitu cacing Australia atau dengan penambahan EM 4 effective microorganism sebagai aktivator untuk mempercepat proses tersebut. commit to user M M a a k k s s , , 2 2 5 5 M M a a k k s s , , 2 2 5 5 M M a a k k s s , , 2 2 5 5 M M a a k k s s , , 5 5 M M a a k k s s , , 5 5 M M a a k k s s , , 5 5 K K a a d d a a r r u u n n s s u u r r m m i i k k r r o o Z Z n n C C u u M M n n 9 9 . . D D i i c c a a n n t t u u m m k k a a n n D D i i c c a a n n t t u u m m k k a a n n M M i i k k r r o o b b a a p p a a t t o o g g e e n n E.Coli, Salmonella 8 8 . . 5 5 5 5 5 5 5 5 K K a a d d a a r r t t o o t t a a l l - - P P 2 2 O O 5 5 7 7 . . 4 4 - - 8 8 4 4 - - 8 8 p p H H 6 6 . . £ £ 1 1 £ £ 1 1 £ £ 5 5 £ £ 1 1 £ £ 1 1 £ £ 5 5 K K a a d d a a r r l l o o g g a a m m b b e e r r a a t t A A s s p p p p m m H H g g p p p p m m 5 5 . . ³ ³ 4 4 , , 5 5 - - - - - - 1 1 2 2 1 1 – – 2 2 5 5 m m a a k k s s 2 2 4 4 - - 1 1 2 2 C C - - o o r r g g a a n n i i k k C C N N r r a a t t i i o o B B a a h h a a n n i i k k u u t t a a n n k k r r i i k k i i l l , , b b e e l l i i n n g g , , p p l l a a s s t t i i k k 1 1 . . 2 2 . . 3 3 . . C C a a i i r r P P a a d d a a t t K K a a n n d d u u n n g g a a n n P P a a r r a a m m e e t t e e r r N N o o Setelah 3 – 4 minggu, limbah langsung dapat digunakan sebagi pupuk tanaman obat di sekitar pabrik dimana dalam penggunaannya ditambah dengan jenis pupuk lain seperti pupuk urea. Tabel Syarat Teknis Minimal Pupuk Organik Tabel 4.2 Syarat Teknis Minimal Pupuk Organik Sumber: PT. Sido Muncul, 1999 commit to user Diagram Proses Pembuatan Pupuk Organik di PT.Sido Muncul Gambar 4.15 Diagram Proses Pembuatan Pupuk Organik di PT.SidoMuncul Sumber: PT. Sido Muncul, 2009 Selain pupuk organik, PT.Sido Muncul juga baru mengembangkan pembuatan briket dari sisa pembakaran sampah. Sampah-sampah hasil pembakaran ini akan dicampur dengan daun- daun yang sudah ditumbuk halus sebagai bahan perekat untuk dijadikan briket. Tetapi usaha pembuatan briket ini masih sangat minim, sebab sebagian besar ampas sisa produksi sudah digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik.

7. Limbah Anorganik

Merupakan limbah padat yang berupa kemasan-kemasan yang tidak terpakai, dos-dos, plastik dan sebagainya yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme. Pengolahan dengan cara membakar limbah padat tersebut ke dalam suatu Incenerator . PT. Sido Muncul saat ini memiliki instalaasi Incenerator yang memakai cerobang asap cyclon dan pembilasan asap dengan air sehingga proses pembakaran yang terjadi tidak menimbulkan asap Sampah Pencampuran + EM 4 Pelapukan Pengeringan Kompos commit to user dan bau. Selain itu, Incenerator di PT.Sido Muncul dilengkapi dengan burner yang memiliki suhu tinggi sehingga waktu relatif singkat. Incenerator mampu membakar habis semua sampah. Karena dapat menurunkan volum sebesar 80-90 dan menurunkan berat sebesar 98-99. Residu pembakarannya merupakan bahan yang tidak terbakar atau tidak hancur dengan proses pembakaran, biasanya terdiri dari bahan organik, antara lain yaitu abu. Abu yang dihasilkan dari proses pembakaran tidak berhamburan kemana- mana karena adanya fasilitas pembilasan asap dengan air, per hari rata-rata incenerator PT. Sido Muncul memproses kurang lebih 7,2 m 3 dengan hasil abu sekitar 2 dari total proses atau sekitar 0,14m 3 . Panas yang dihasilkan dari pembakaran digunakan secara langsung pada unit penggorengan, sedangkan abu sisa pembakaran jelaga yang ditampung digunakan sebagi bahan pelengkap dalam pembuatan pupuk kompos. Incenerator tersebut memiliki dua ruang pembakaran dengan kapasitas masing-masing: · Ruang bakar 1 memiliki kapasitas 12 ton · Ruang bakar 2 memiliki kapasitas 8 ton Bahan bakar yang digunakan adalah petrodisel. Suhu operasi Incenerator untuk tiap bahan yang dimasukkan berbeda-beda tergantung jenisnya. Bahan yang berupa aluminium foil pada umumnya dibakar pada suhu 1200 C, sedangkan bahan-bahan lainnya dibakar pada suhu berkisar 500-800 C dalam proses pengolahan obat. Industri bahan baku obat adalah industri yang memproduksi bahan baku untuk obat. commit to user Diagram Proses Incenerasi Gambar 4.16 Diagram Proses Incenerasi Sumber : Bahar, 1986 Proses incenerasi pada dasarnya hampir sama, begitu pula proses incnerasi yang dilaksanakan di PT.Sido Muncul dengan proses incenerasi yang diterapkan dalam teori. Hanya saja dalam proses incenerasi ini suhu pembakaran yang digunakan berbeda satu sama lain. Hal ini disebabkan karena tinggi rendahnya suhu pembakaran dipengaruhi oleh jenis bahan yang akan dibakar, misalnya pembakaran sisa pengemas yang terbuat dari alumunium foil seperti yang digunakan pada PT.Sido Muncul biasanya akan dibakar dengan menggunakan temperature 1200 C. Sedangkan pada teori telah dijabarkan pada umumnya bahwa proses incenerasi Penampungan Sampah Incenerasi Aging udara pembakaran Pendinginan Precipitation Debu Udara bersih Residu Sortasi Abu Usable residu Un-usable residu Udara commit to user akan berlangsung pada suhu 900 C – 1600 C. Sedangkan penambahan bahan bakar biayasanya dipengaruhi oleh tinggi rendahnya temperature yang digunakan dalam pembakaran dan suhu ruang mesin selama proses pembakaran berlangsung. Jadi semakin tinggi suhu atau temperature yang digunakan maka bahan bakar yang digunakan akan semakin bertambah, tetapi hal ini terjadi pada awal proses pembakaan. Setelah proses pembakaran berlangsung dan temperature ruang mesin menjadi panas, maka penambahan bahan bakar pun akan menurun. Tetapi didalam penerapannya di PT.Sido Muncul, penambahan bahan bakar jarang terjadi. Hal ini disebabkan karena dalam proses pembakaran, bahan-bahan yang akan dibakar selalu dicampur dengan plastic ataupun karet. Sehingga akan dihasilkan panas yang cepat dengan temperature yang tinggi. Maka dari itu dengan adanya penambahan plastic maupun karet diharapkan dapat mengurangi biaya pemprosesan. Hasil pembakaran yang berupa abu, debu, bau, asap dan residu yang masih dapat digunakan atau didaur ulang terlebih dahulu biasanya akan dijual ke pedagang patri untuk didaur ulang kembali menjadi panci, dandang, atau peralatan yang terbuat dari alumunium foil. commit to user 109 BAB V PEMBAHASAN DAN KESIMPULAN

A. Pembahasan

Obat tradisional telah dikenal secara turun temurun dan digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan akan kesehatan. Pemanfaatan obat tradisional pada umumnya lebih diutamakan sebagai upaya menjaga kesehatan preventif meskipun ada pula sebagai upaya pangobatan suatu penyakit kuratif . Obat tradisional itu sendiri merupakan obat-obatan yang diolah secara tradisional, turun-temurun, berdasarkan resep nenek moyang, adat istiadat, kepercayaan, atau kebiasaan setempat, baik bersifat magic maupun pengetahuan tradisional. Selain itu kelebihan dari pengobatan dengan menggunakan ramuan tumbuhan tradisional tersebut ialah tidak adanya efek samping yang ditimbulkan seperti yang sering terjadi pada pengobatan kimiawi. Khasiat obat tradisional telah meningkatkan popularitas obat tradisional itu sendiri. Hal ini terbukti dari semakin banyaknya industri jamu dan industri farmasi yang memproduksi obat tradisional untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Banyaknya pendirian bebagai industi jamu ini diharapkan dapat menggerakan sektor pertanian, industri dan UKM, dengan cara meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya tanaman obat-obatan. PT.Sido Muncul merupakan salah satu dari sekian banyak industri yang mengolah komoditas tanaman obat-obatan. PT.Sido Muncul termasuk industri skala besar yang bergerak dalam bidang herbal. Seiring berkembangnya perusahaan dan semakin meningkatnya permintaan masyarakat akan produk jamu, maka semakin banyaknya juga limbah yang dihasilkan. Untuk itu proses sanitasi dan pengolahan produk sisa hasil produksi sangatlah dibutuhkan. Sebab proses sanitasi ini harus diolah hingga sedemikian rupa agar sisa produk akhir tidak mencemari lingkungan dan dapat digunakan lagi untuk pemprosesan berikutnya. Air limbah tersebut harus diolah terlebih dahulu, hal ini bertujuan agar air limbah mempunyai commit to user 110 kualitas yang sama dengan kualitas air lingkungan yang tidak bersifat toksik bagi organisme maupun bagi manusia yang memanfaatkannya. Seperti halnya sanitasi air sanitasi cair, air limbah industri umumnya berasal dari pencucian bahan baku, pencucian alat-alat produksi, pembersihan ruangan produksi serta penggunaan kamar mandi. Pada umumnya komponen pencemaran air ini terdiri dari beberapa bagian, antara lain yaitu pencemaran bahan buangan padat, bahan buangan organik, bahan buangan anorganik, bahan buangan olahan pangan, bahan buangan cairan minyak, bahan buangan zat kimia, dan bahan buangan berupa gas. PT. Sido Muncul merupakan salah satu perusahaan berskala besar yang bergerak dalam bidang herbal, salah satu produk andalannya adalah produk jamu disamping produk makanan dan minuman seperti mie instan dan kecap. Maka dari itu, proses sanitasi limbahnya dapat dikelompokkan ke dalam tiga bagian yaitu limbah padat, limbah organik dan limbah anorganik. Limbah padat, umumnya berasal dari sisa-sisa atau ampas pembuatan jamu. Ampas ini biasanya sebelum dibuang akan dikumpulkan kembali untuk diolah kembali. Sebab ampas bahan-bahan tersebut masih mempunyai kandungan minyak atsiri yang tinggi, misalnya ampas produk Tolak Angin yang terdiri dari ampas jahe, ampas kencur, ampas daun adhas, ampas daun sirih dan lain sebagainya. Untuk itu dibutuhkan pengolahan lebih lanjut untuk mendapatkan minyak atsiri yang masih terkandung dalam bahan-bahan tersebut. Proses tersebut biasanya disebut dengan proses penyulingan. Proses penyulingan dapat dibagi menjadi tiga macam yaitu pengempaan expression , ekstraksi menggunakan pelarut solvent extraction, dan penyulingan destilation. Dari ketiga cara tersebut, yang umumnya sering digunakan oleh PT.Sido Muncul untuk mendapatkan minyak atsiri adalah cara ketiga atau yang terakhir, yaitu penyulingan destilation. Penyulingan itu sendiri salah satu cara untuk mendapatkan minyak atsiri dengan cara mendidihkan bahan baku yang dimasukkan kedalam ketel hingga terdapat uap yang diperlukan. Atau dengan cara mengalirkan uap air jenuh saturated atau superheated dan ketel pendidih air ke dalam ketel penyulingan. Penyulingan ini bertujuan untuk commit to user 111 memisahkan zat-zat yang tidak mudah menguap. Dengan kata lain, penyulingan adalah proses pemisahan komponen-komponen campuran dengan dua atau lebih cairan berdasarkan perbedaan tekanan uap dari setiap komponen tersebut. Sedangkan media penambahan bahan yang digunakan untuk mempercepat dalam proses penyulingan antara lain yaitu air, uap, dan air dan uap. Tetapi umumnya penyulingan yang biasa digunakan adalah penyulingan dengan menggunakan air dan uap. Penyulingan minyak atsiri di PT.Sido Muncul sudah sangat modern yaitu dengan menggunakan tenaga uap, sehingga semua peralatan yang digunakan bekerja secara otomatis. Sebelumnya proses penyulingan minyak dengan uap, PT.Sido Muncul menggunakan bahan bakar minyak tanah dan solar. Tetapi semakin berkembangnya teknologi, maka penggunaan bahan bakar minyak tanah dan solar diganti dengan mesin uap. Hal ini dikarenakan panas yang dihasilkan dari mesin uap lebih cepat dari pada pemanasan dengan minyak tanah maupun dengan solar. Sehingga hal ini dapat mempersingkat waktu penyulingan. Tetapi dalam penggunaan mesin uap ini terkadang sering terjadi kelebihan uap panas, sehingga untuk mengatasi permasalahan tersebut, uap panas akan dikeluarkan melalui pipa besi dan uap tersebut akan dikeluarkan di selokan, dimana selokan tersebut mempunyai kedalaman sekitar ± 2 meter. PT.Sido Muncul mempunyai 7 buah alat penyulingan dan umumnya tiap-tiap alat distilasi yang digunakan oleh PT.Sido Muncul mempunyai dua ketel bahan, tetapi cara kerjanya secara bergantian. Hal ini disebabkan setelah pemprosesan ketel bahan tidak boleh langsung dibuka tutupnya, sebab tekanan udara didalam ruang tersebut masih cukup tinggi. Sehingga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti uap air akan menyembur keluar, maka setelah pemprosesan biasanya ketel bahan didiamkan selama beberapa jam dan setelah itu baru dibuka penutupnya. Pada umumnya bahan-bahan yang diambil minyak atsirinya berupa bahan simplisia, seperti jahe, kunyit, daun adas, daun sirih, dan lain-lain. Dalam sekali proses penyulingan biasanya dalam satu ketel bahan dapat memuat 120 kg bahan dengan penambahan air sekitar ± 10 L. Sehingga dari penyulingan bahan commit to user 112 sebanyak 1200kg per bulan akan dihasilkan minyak atsiri sebanyak ± 8 L. Dan dalam sekali penyulingan dapat memakan waktu selama ± 10 jam. Maka dari itu proses penyulingan di PT.Sido Muncul dibagi menjadi dua shif yaitu shif pagi antara jam 06.00 – 14.30 WIB dan shif siang antara jam 09.00 – 17.30 WIB. Dalam proses penyulingan minyak atsiri, penambahan air tidak terlalu dipentingkan seberapa banyaknya air yang digunakan. Biasanya air yang digunakan tergantung dari banyak sedikitnya bahan yang akan disuling. Sehingga air yang digunakan diharapkan dapat merendam semua bahan yang hendak disuling. Hal ini bertujuan agar proses menguapan bahan dapat berjalan dengan cepat. Minyak atsiri yang dihasilkan akan terbawa bersama dengan uap air yang dihasilkan, sehingga minyak atsiri dan uap air yang dihasilkan akan bercampur dan membentuk dua lapisan. Dimana lapisan atas merupakan minyak atsiri yang dihasilkan dan lapisan bawah merupakan air. Lapisan yang terbentuk akan dipisahkan dengan mesin sparator, sehingga air akan dikeluarkan akan dialirkan secaara langsung ke kolam limbah untuk diolah dan minyak atsiri yang dihasilkan dapat diambil. Pada umumnya minyak atsiri yang dihasilkan biasanya digunakan untuk campuran pembuatan jamu dan beberapa produk lainnya, seperti sabun aroma terapi. Sedangkan penanganan limbah pada PT.Sido Muncul dibagi menjadi yaitu limbah padat, limbah organik dan limbah anorganik. Limbah padat yang dihasilkan di PT.Sido Muncul umumnya berupa sisa-sisa tempat atau wadah pengemas jamu yang sudah tidak terpakai maupun yang sudah off grade atau sudah melebihi tanggal kadaluarsa. Pada umumnya sisa wadah pengemas ini terbuat dari plastik metalize yang dilapisi oleh alumunium foil yang sangat sulit dibakar. Sehingga untuk mengatasi hal tersebut PT.Sido Muncul menggunakan sebuah alat pembakaran yang disebut dengan incenerator . Sebelumnya pada tahun-tahun silam, sisa wadah pengemas hanya bisa dijual ke pedagang rosok saja. Tetapi dengan adanya mesin incenerator maka pembakaran sisa-sisa wadah jamu dapat dibakar dengan sendirinya. Disamping itu dengan adanya alat tersebut maka pendapatan perusahaan pun juga ikut meningkat. Hal ini disebabkan karena sisa-sisa pembakaran tersebut commit to user 113 dapat didaur ulang kembali untuk dijadikan wadah pengemas jamu. Selain itu sisa pembakaran yang dihasilkan juga dapat dijual ke tukang patri untuk dibuat berbagai macam peralatan memasak, seperti wajan, panci, dandang, dan lain sebagainya. Cara kerja mesin incenerator ini sangatlah rumit, dimana bahan bakar yang digunakan adalah petrodisel. Pertama-tama bahan yang hendak dibakar akan dimasukkan terlebih dahulu ke kotak atau bak bahan kemudian bahan tersebut akan dibakar dengan uap panas yang bersuhu sekitar 1200 C. Hasil pembakaran dari mesin incenerator ini adalah gas dan residu pembakarannya berupa abu. Penurunan volume hasil pembakaran dapat mencapai 70 dari sampah padat. Metode pembakaran sampah organic dalam suatu wadah yang disebut incinerator untuk mengurangi jumlah massa sampah organic tersebut dan membunuh mikroorganisme yang ada didalamnya disebut dengan incineration insinerasi. Tidak semua bahan organic buangan yang menjalani proses insenerasi habis terbakar karena buangan itu sebagian berupa bahan tak terbakar yang akan tersisa sebagai abu. Pada waktu proses pembakaran, proses tersebut tidak mengeluarkan asap sehingga dengan adanya mesin tersebut dapat mengurangi polusi udara. Hal ini dikarenakan cara kerja mesin tersebut menggunakan gaya gravitasi. Sehingga asap hitam yang dihasilkan sewaktu pembakaran yang seharusnya dikeluarkan dari cerobong asap akan diserap atau tertarik ke bawah dan akan dikeluarkan dibawah tanah. Memang sekilas dari penggunaan mesin ini tidak menyebabkan pencemaran udara, tetapi dengan adanya mesin ini dapat mengakibatkan pencemaran tanah. Hal ini dapat terlihat dengan adanya pohon pisang yang tumbuh di sekitar area pembakaran mempunyai daun yang berwarna hijau pekat yang berbeda dengan daun pisang pada umumnya. Sebab daun pisang yang tumbuh di sekitar area perusahaan sudah terkontaminasi dan mengandung karbon, sehingga warnanya cenderung hitam. Limbah organik yang dihasilkan oleh PT.Sido Muncul, umumnya berasal dari sisa proses produksi atau ampas yang sudah tidak terpakai. Ampas tersebut dikumpulkan untuk diolah lebih lanjut menjadi pupuk organik dan briket, sehingga limbah yang dihasilkan dapat dimanfaatkan kembali. Proses commit to user 114 pembuatan pupuk ini tidaklah seperti proses pembuatan pupuk pada umumnya. Dimana proses pembuatan pupuk di PT.Sido Muncul ini menggunakan EM4 effective microorganisme sebagai starter yang dapat menghasilkan bakteri. Bakteri yang tumbuh dan berkembang pada proses pelapukkan ini antara lain yaitu Pseudomonas flurencent sp , dimana bakteri ini berfungsi untuk melarutkan fosfat dari bentuk yang tidak bisa diserap terikat dalam mineral liat tanah menjadi bentuk yang mudah diserap oleh tanaman, selain itu dapat membantu proses dekomposisi. Pseudomonas dapat menghasilkan enzim pengurai yang disebut lignin dan berfungsi juga untuk memecah mata rantai dari pada zat-zat kimia yang tidak dapat terurai oleh mikroba lainnya. Pada umumnya proses pembuatan pupuk organik lebih cenderung menggunakan proses pembusukkan secara alami tanpa penambahan setarter atau bahan organik tambahan, sedangkan proses pembuatan pupuk organik di PT.Sido Muncul sendiri menggunakan EM 4 sebagai bahan campuran dalam pembuatan pupuk tersebut. Hal ini disebabkan karena dengan penambahan EM 4 maka pupuk organik yang dihasilkan akan berkualitas baik, dimana kandungan unsur hara seperti nitrogen, phospor, dan kalium yang dibutuhkan oleh tanah akan tersedia dalam jumlah yang cukup. Selain itu dengan adanya penambahan EM 4, maka proses pengomposannya pun juga akan berlangsung cepat. Sebab dalam EM 4 terkandung bakteri Strepthomyces, ragi yeast, Lactobacillus, dan bakteri fotosintetik yang dapat mempercepat proses fermentasi. Selain itu dengan adanya penambahan EM 4 tersebut dapat memperbaiki dan mempertahankan mutu tanah. Proses pengomposan ini berlangsung selama 3 - 4 minggu sebelum pupuk organik yang dihasilkan dapat digunakan. Selama proses pelapukan ini, bahan atau sisa ampas produk yang di gunakan harus diaduk dibalik secara rutin setiap minggunya untuk mendapatkan udara secara merata, sehingga dapat menghasilkan hasil yang maksimal. Selain itu dalam pembuatan pupuk organik ini juga membutuhkan tingkat kelembaban yang tinggi. Sebab kelembaban kompos dapat disebabkan oleh kandungan air campuran bahan pembuat kompos. Kandungan air yang cukup akan mempercepat commit to user 115 berkembangnya mikroorganisme serta membantu aktivitas jasad-jasad tersebut dalam membusukkan biomassa. Oleh sebab itu, sangat dianjurkan untuk membasahi campuran bahan kompos tersebut dengan air secara berkala. Selain itu, udara juga mempengaruhi proses pengomposan yang bersifat aerobik. Makin banyak udara yang masuk ke dalam celah-celah bahan yang akan dikomposkan, akan makin cepat pula proses pembusukan terjadi. Jadi, dengan adanya pemasukan udara akan memperpendek waktu pengomposan atau pelapukkan. Demikian juga suhu yang dibutuhkan pada proses pengomposan berpengaruh pada kecepatan proses pengomposan. Suhu yang baik dalam proses pengomposan ini adalah suhu optimum untuk pertumbuhan mikroorganisme, yaitu 50-60 C. Disamping itu, hal ini dilakukan agar pupuk yang dihasilkan dapat mengalami pelapukan secara merata. Dari uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa kelembaban udara atau kadar air, aerasi atau kandungan udara, suhu, jumlah mikroorganisme perombak sampah, dan keasaman campuran kompos merupakan faktor-faktor yang berpengaruh dalam proses pengomposan. Proses pengadukan ini biasanya menggunakan bighoe traktor yang besar. Biasanya pada waktu proses pengadukan, sisa ampas bahan yang diaduk yang dibalik akan mengeluarkan gas yang baunya khas jamu dan biasanya gas tersebut terasa lebih hangat. Pupuk organik yang dihasilkan pada umumnya sebagian akan diberikan kepada para petani binaan PT.Sido Muncul, seperti para petani tanaman obat di daerah Tawangmangu. Hal ini dikarenakan daerah Tawangmangu merupakan daerah pemasok bahan baku jamu terbesar di PT.Sido Muncul, sebab berbagai jenis tanaman obat di daerah tersebut sudah sesuai dengan standar bahan baku yang telah ditetapkan oleh PT.Sido Muncul. Selain itu, sebagian besar pupuk organik yang diproduksi digunakan sendiri untuk kebun obat di PT.Sido Muncul. Tetapi penggunaan pupuk organik tersebut baru dilaksanakan beberapa tahun belakang ini. Sebab dahulu PT.Sido Muncul bekerjasama dengan Bapak Suharto untuk mendistribusikan pupuk organik yang diproduksi. Selain itu, PT.Sido Muncul juga mendistribusikan pupuk organik yang diproduksinya ke Lembah Hijau Multifarm. Tetapi karena lahan perusahaan yang cukup luas commit to user 116 dan cukup memadahi untuk dibukanya lahan pertanian yang ditumbuhi berbagai macam tanaman obat, maka sejak saat itu pupuk organik yang diproduksi oleh PT.Sido Muncul tidak diperjual belikan. Selain dibuat pupuk organik, ampas sisa .produksi di PT.Sido Muncul ini juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan briket bahan bakar. Produk ini merupakan produk terobosan terbaru dari PT.Sido Muncul yang baru diuji coba. Briket yang dihasilkan biasanya berbentuk seperti batu bara yaitu berwarna hitam dan berbentuk bulat. Sedangkan dalam penanganan limbah cair, PT.Sido Muncul mengunakan penambahan beberapa polimer-polimer yang dapat berfungsi untuk menetralisir limbah. Limbah cair dari PT.Sido Muncul ini berasal dari sisa-sisa pencucian bahan baku, pencucian peralatan dan mesin, pencucian lantai produksi, dan lain sebagainya. Air limbah yang dihasilkan dari berbagai proses tersebut akan dialirkan melalui pipa besi yang mempunyai kecepatan 14 Ljam dan limbah tersebut akan ditampung dalam bak atau kolam yang mempunyai kedalaman 7 meter. Di dalam bak tersebut, air akan disaring untuk pertama kalinya. Hal ini bertujuan untuk memisahkan benda-benda asing yang berukuran besar agar tidak ikut diproses lebih lanjut. Setelah air limbah tersebut disaring, maka air limbah tersebut akan dialirkan ke bak ekualisasi untuk dinetralisir dengan penambahan tiga komponen zat kimia yang dapat menggumpalkan kotoran-kotoran yang terkandung didalamnya. Komponen tersebut antara lain yaitu alumunium sulfat AlSO 4 yang berfungsi untuk membentuk flok, polimer yang berfungsi untuk memperbesar ukuran flok yang terbentuk sehingga lebih mudah mengandap, dan soda kaustik NaOH 2 yang berfungsi untuk menetralkan pH. Dari sini, air limbah akan dialirkan lagi ke bak selanjutnya akan diaduk atau diaerasi agar semua komponennya dapat bercampur merata. Tetapi pada proses netralisasi dengan mesin aerator ini, kadar DO air sangat sulit untuk dinaikkan. Sehingga pada tahap ini pada umumnya hanya didapatkan kadar DO dengan pH4,3. Sehingga dengan menggunakan alat ini, maka dibutuhkan pemprosesan lebih lanjut yang lebih signifikan. Hal ini sangat berbeda jika digunakan pompa air power head, commit to user 117 sebab dengan alat tersebut kadar DO dapat naik dengan cepat dan pH air sudah mendekati netral yaitu 6,3. Setelah itu air tersebut akan disaring kembali untuk memisahkan kotoran-kotoran yang menggumpal dan mengendap setelah dicampur dengan ke tiga zat kimia tersebut. Pada tingkat akhir, air limbah tersebut akan dialirkan ke tower untuk dinetralkan pH-nya. Setelah pH 7 air netral, maka air tersebut akan diuji cobakan terlebih dahulu dengan mengalirkan air ke kolam indikator kehidupan yang diberi ikan dan keong. Apabila ikan dan keong tersebut tidak mati, maka air tersebut sudah tidak tercemar dan dapat digunakan kembali untuk proses produksi berikutnya, dengan catatan air yang sudah dinetralisir tersebut tidak untuk dikonsumsi.

B. Kesimpulan