Lebih lanjut, Sutikno 2014: 58 mendefinisikan model pembelajaran sebagai kerangka konseptual yang menggambarkan prosedur sistematik
dalam pengorganisasian pengalaman belajar untuk mencapai belajar tertentu. Model pembelajaran menggambarkan keseluruhan urutan alur atau
langkah-langkah yang pada umumnya diikuti oleh serangkaian kegiatan pembelajaran.
Berdasarkan pendapat para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran merupakan sebuah kerangka prosedural yang diorganisasikan
secara sistematis dalam rangka kegiatan pembelajaran untuk mencapai hasil belajar yang diharapkan. Model pembelajaran ini menggambarkan
keseluruhan langkah-langkah yang akan diterapkan dalam kegiatan pembelajaran.
2. Pengertian Model Pembelajaran Kooperatif
Pembelajaran kooperatif sesuai dengan fitrah manusia sebagai makhluk sosial yang bergantung pada orang lain, mempunyai tujuan dan tanggung
jawab bersama. Berdasarkan kenyataan tersebut, belajar berkelompok secara kooperatif, siswa dilatih dan dibiasakan untuk saling berbagi pengetahuan,
pengalaman, tugas, dan tanggung jawab. Menurut Slavin 2005: 4 pembelajaran kooperatif merujuk pada
berbagai macam metode pengajaran di mana para siswa bekerja dalam kelompok-kelompok kecil untuk saling membantu satu sama lainnya
dalam mempelajari materi pelajaran. Dalam kelas kooperatif, diharapkan siswa dapat saling membantu, saling mendiskusikan dan
berargumentasi, untuk mengasah pengetahuan yang dikuasainya saat itu dan menutup kesenjangan dalam pemahaman masing-masing.
Sejalan dengan pendapat di atas, Ngalimun 2014: 161 menyatakan bahwa pembelajaran kooperatif adalah kegiatan pembelajaran dengan cara
berkelompok untuk bekerja sama saling membantu mengonstruksi konsep, menyelesaikan persoalan, atau inkuiri. Senada dengan pendapat ahli di atas,
Hamdayama 2014: 64 menyatakan bahwa pembelajaran kooperatif merupakan
model pembelajaran
dengan menggunakan
sistem pengelompokantim kecil, yaitu antara 4-6 orang yang memiliki latar
belakang kemampuan akademik, jenis kelamin, ras, atau suku yang berbeda. Berdasarkan pendapat beberapa ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa
model pembelajaran kooperatif adalah suatu konseptual kegiatan pembelajaran dengan bekerja sama dalam kelompok kecil yang sifatnya
heterogen. Sistem pengelompokan tersebut agar siswa saling bekerja sama untuk memecahkan persoalan, menemukan informasi atau pengetahuan, dan
lain sebagainya guna mencapai hasil belajar yang diharapkan.
3. Tipe-tipe Model Pembelajaran Kooperatif
Model pembelajaran kooperatif memiliki beberapa tipe. Slavin 2005: 27 membagi model pembelajaran kooperatif menjadi beberapa tipe, yaitu
Student Teams-Achievement Divisions STAD, Team Game Tournament TGT, Jigsaw, Cooperative Integrated Reading and Composition CIRC,
Team Assisted Individualization TAI, Group Investigation GI, Learning Together, Complex Instruction, dan Structure Dyadic Methods.
Sejalan dengan pembagian tipe model pembelajaran kooperatif tersebut, Komalasari 2013: 62-69 menyatakan tipe model pembelajaran kooperatif
meliputi numbered heads together, cooperative script, student teams achievement divisions, think pair share, jigsaw, snowball throwing, team