Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Produk Kosmetik Sariayu Martha Tilaar (Studi Kasus Pada Sales Counter Sariayu Martha Tilaar Plaza Medan Fair)

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
FAKULTAS EKONOMI
PROGRAM S-1 EKSTENSI
MEDAN

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT
KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN
PRODUK KOSMETIK SARIAYU MARTHA TILAAR
(Studi Kasus Pada Sales Counter Sariayu
Martha Tilaar Plaza Medan Fair)

SKRIPSI

OLEH:

RINI WAHYUNI ANUGRAH PUTRI
060521119
MANAJEMEN

Guna Memenuhi Salah Satu Syarat
Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi
Universitas Sumatera Utara
Medan
2010

Universitas Sumatera Utara

ABSTRAK

Rini Wahyuni Anugrah Putri (2010) “Analisis Faktor-Faktor yang
Mempengaruhi Minat Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Produk
Kosmetik Sariayu Martha Tilaar (Studi Kasus Pada Sales Counter Sariayu
Martha Tilaar Plaza Medan Fair). Pembimbing Frida Ramadhini, SE, MM.
Ketua Departemen Prof. Dr. Ritha F. Dalimunthe, SE., M.Si. Penguji I
Drs. Raja Bongsu Hutagalung, M.Si. Penguji II Dra. Marhayanie, M.Si.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktorfaktor yang mempengaruhi minat konsumen (produk, tempat, promosi, dan harga)
terhadap keputusan pembelian produk kosmetik Sariayu Martha Tilaar.
Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampling aksidental dengan
menyebarkan kuesioner kepada pengunjung sales counter Sariayu Martha Tilaar
Plaza Medan Fair sebagai konsumen yang pernah maupun sedang menggunakan
kosmetik Sariayu.
Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif
berupa analisis regresi linear berganda yang terdiri dari uji asumsi klasik
(uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas), uji Fhitung
(uji serempak/simultan), uji t hitung (uji parsial), dan koefisien determinasi (R2).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor produk, tempat, promosi,
dan harga secara serempak berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan
pembelian kosumen pada produk Sariayu Martha Tilaar yang ditunjukkan
pada perhitungan Fhitung > Ftabel (23.811 > 2.48) dengan tingkat signifikansi
0.000 < 0.05. Secara parsial faktor yang paling dominan mempengaruhi minat
konsumen dalam membuat keputusan pembelian produk kosmetik Sariayu Martha
Tilaar adalah faktor promosi yang ditunjukkan pada nilai t hitung yaitu sebesar
39,52% dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0.490 berarti bahwa 49%
faktor-faktor yang mempengaruhi minat konsumen terhadap keputusan pembelian
produk kosmetik Sariayu Martha Tilaar dapat dijelaskan oleh produk, tempat,
promosi, dan harga, sedangkan sisanya 51% dapat dijelaskan oleh faktor-faktor
lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Kata kunci: Produk, Tempat, Promosi, Harga, Keputusan Pembelian.

Universitas Sumatera Utara

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena
atas berkat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan
judul “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Konsumen
Terhadap Keputusan Pembelian Produk Kosmetik Sariayu Martha Tilaar
(Studi Kasus Pada Sales Counter Sariayu Martha Tilaar Plaza Medan Fair)”.
Skripsi ini merupakan sebagai salah satu syarat untuk menperoleh gelar Sarjana
Ekonomi Universitas Sumatera Utara.
Dalam proses penyelesaian skripsi ini penulis banyak mendapat bimbingan
dan bantuan dari berbagai pihak. Oleh sebab itu pada kesempatan ini dengan
segala kerendahan hati penulis menyampaikan terima kasih kepada:
1. Bapak Drs. Jhon Tafbu Ritonga, M.Ec. selaku Dekan Fakultas Ekonomi
Universitas Sumatera Utara.
2. Ibu Prof. Dr. Ritha F. Dalimunthe, SE., M.Si., sebagai Ketua Departemen
Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.
3. Ibu Dra. Nisrul Irawati, MBA, selaku Sekretaris Departemen Manajemen
Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.
4. Ibu Frida Ramadhini, SE, MM, sebagai Dosen Pembimbing yang telah
meluangkan waktu dan memberikan pengarahan dalam proses penyusunan
dan penyelesaian skripsi ini.
5. Bapak Drs. Raja Bongsu Hutagalung, M.Si, sebagai Dosen Penguji I yang
telah memberikan saran dan kritik demi kesempurnaan skripsi ini.

Universitas Sumatera Utara

6. Ibu Dra. Marhayanie, M.Si, sebagai Dosen Penguji II yang telah memberikan
saran dan kritik demi kesempurnaan skripsi ini.
7. Seluruh Staf Pengajar dan Staf Pegawai Fakultas Ekonomi Universitas
Sumatera Utara.
8. Teman-teman yang penulis sayangi dan semua pihak yang telah banyak
membantu penulis dalam menyelesaikan pendidikan dan penulisan skripsi ini
yang tidak dapat disebutkan satu per satu.
Secara khusus penulis mengucapkan terima kasih yang tulus dan ikhlas
kepada orang tua tercinta, Ayahanda H. M. Uspan dan Ibunda Hj. Tengku
Ambarita yang telah memberikan kasih sayang dan teladan serta doa dan
bimbingannya selama ini.
Akhir kata, penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua
pihak, khususnya mahasiswa Fakultas Ekonomi Departemen Manajemen
Universitas Sumatera Utara

Medan, Februari 2010
Penulis,

Rini Wahyuni Anugrah Putri

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR ISI

Halaman

ABSTRAK ..................................................................................................

i

KATA PENGANTAR ................................................................................

ii

DAFTAR ISI ...............................................................................................

iv

DAFTAR TABEL ......................................................................................

vi

DAFTAR GAMBAR ..................................................................................

vii

BAB I PENDAHULUAN ..........................................................................
A. Latar Belakang Masalah .........................................................
B. Perumusan Masalah ................................................................
C. Kerangka Konseptual ............................................................
D. Hipotesis ................................................................................
E. Tujuan dan Manfaat Penelitian ..............................................
F. Metode Penelitian ...................................................................
1. Batasan Operasional ...........................................................
2. Definisi Operasional Variabel ............................................
3. Skala Pengukuran Variabel ................................................
4. Waktu dan Lokasi Penelitian ..............................................
5. Populasi dan Sampel ..........................................................
6. Jenis Data ...........................................................................
7. Teknik Pengumpulan Data .................................................
8. Uji Validitas dan Reliabilitas .............................................
9. Metode Analisis Data .........................................................

1
1
7
7
9
9
10
10
10
11
13
13
15
15
16
17

BAB II URAIAN TEORITIS ...................................................................
A. Penelitian Terdahulu ...............................................................
B. Pemasaran ...............................................................................
C. Bauran Pemasaran 4P .............................................................
D. Perilaku Konsumen ................................................................
E. Keputusan Pembelian .............................................................
F. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian
Konsumen ................................................................................
G. Proses Pengambilan Keputusan Konsumen ............................

22
22
23
24
26
29

BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN ...................................
A. Latar Belakang Perusahaan ....................................................
B. Sejarah Perusahaan .................................................................
C. Struktur Organisasi Perusahaan ..............................................

36
36
38
40

30
33

Universitas Sumatera Utara

D. Visi / Misi / Strategi Perusahaan ...........................................
E. Pengembangan Produk dan Kegiatan Sariayu Martha Tilaar .

42
43

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN ..........................................
A. Analisis Deskriptif ...............................................................
B. Uji Validitas dan Reliabilitas ................................................
C. Uji Asumsi Klasik ................................................................
D. Analisis regresi Linear Berganda ..........................................

46
46
57
59
64

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ..................................................
A. Kesimpulan ..........................................................................
B. Saran ....................................................................................

72
72
73

DAFTAR PUSTAKA ..............................................................................

75

LAMPIRAN

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Tingkat Kepuasan Konsumen ...................................................

5

Tabel 1.2 Awards dan Pencapaian Sariayu Martha Tilaar .........................

6

Tabel 1.3 Definisi Operasional Variabel ...................................................

12

Tabel 1.4 Instrumen Skala Likert .............................................................

13

Tebel 4.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia ...............................

47

Tabel 4.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Status Perkawinan .........

47

Tabel 4.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Pekerjaan ......................

48

Tabel 4.4 Karakteristik Responden Berdasarkan Intensitas Pembelian ......

49

Tabel 4.5 Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Produk ........

49

Tabel 4.6 Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Tempat .......

51

Tabel 4.7 Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Promosi ......

53

Tabel 4.8 Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel Harga ..........

54

Tabel 4.9 Distribusi Jawaban Responden Terhadap Variabel
Keputusan Pembelian Konsumen ............................................

56

Tabel 4.10 Validitas Butir Pertanyaan .......................................................

58

Tabel 4.11 Reliabilitas Kuesioner ..............................................................

59

Tabel 4.12 One-Sampel Kolmogorov Smirnov-Test ..................................

62

Tabel 4.13 Hasil Uji Multikolinearitas ......................................................

63

Tabel 4.14 Hasil Uji F hitung ........................................................................

66

Tabel 4.15 Hasil Uji t hitung .........................................................................

68

Tabel 4.16 Hasil Uji Determinasi (R2) .......................................................

70

Tabel 4.17 Hubungan Antar Variabel ........................................................

70

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Kerangka Konseptual ............................................................

7

Gambar 2.1 Konsep Kepuasan Pelanggan ................................................

29

Gambar 3.1 Flowchart Struktur Organisasi PT Sari Ayu Indonesia ...........

40

Gambar 3.2 Perubahan I dalam Bagian Struktur Organisasi PT SAI .........

41

Gambar 3.3 Perubahan II dalam Bagian Struktur Organisasi PT SAI ........

41

Gambar 4.1 Hasil Uji Normalitas Histogram ............................................

60

Gambar 4.2 Hasil Uji Normalitas P-P Plot ................................................

61

Gambar 4.3 Hasil Uji Heteroskedastisitas .................................................

64

Universitas Sumatera Utara

ABSTRAK

Rini Wahyuni Anugrah Putri (2010) “Analisis Faktor-Faktor yang
Mempengaruhi Minat Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Produk
Kosmetik Sariayu Martha Tilaar (Studi Kasus Pada Sales Counter Sariayu
Martha Tilaar Plaza Medan Fair). Pembimbing Frida Ramadhini, SE, MM.
Ketua Departemen Prof. Dr. Ritha F. Dalimunthe, SE., M.Si. Penguji I
Drs. Raja Bongsu Hutagalung, M.Si. Penguji II Dra. Marhayanie, M.Si.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktorfaktor yang mempengaruhi minat konsumen (produk, tempat, promosi, dan harga)
terhadap keputusan pembelian produk kosmetik Sariayu Martha Tilaar.
Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampling aksidental dengan
menyebarkan kuesioner kepada pengunjung sales counter Sariayu Martha Tilaar
Plaza Medan Fair sebagai konsumen yang pernah maupun sedang menggunakan
kosmetik Sariayu.
Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif
berupa analisis regresi linear berganda yang terdiri dari uji asumsi klasik
(uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas), uji Fhitung
(uji serempak/simultan), uji t hitung (uji parsial), dan koefisien determinasi (R2).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor produk, tempat, promosi,
dan harga secara serempak berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan
pembelian kosumen pada produk Sariayu Martha Tilaar yang ditunjukkan
pada perhitungan Fhitung > Ftabel (23.811 > 2.48) dengan tingkat signifikansi
0.000 < 0.05. Secara parsial faktor yang paling dominan mempengaruhi minat
konsumen dalam membuat keputusan pembelian produk kosmetik Sariayu Martha
Tilaar adalah faktor promosi yang ditunjukkan pada nilai t hitung yaitu sebesar
39,52% dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0.490 berarti bahwa 49%
faktor-faktor yang mempengaruhi minat konsumen terhadap keputusan pembelian
produk kosmetik Sariayu Martha Tilaar dapat dijelaskan oleh produk, tempat,
promosi, dan harga, sedangkan sisanya 51% dapat dijelaskan oleh faktor-faktor
lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Kata kunci: Produk, Tempat, Promosi, Harga, Keputusan Pembelian.

Universitas Sumatera Utara

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Di era globalisasi, berbagai jenis barang dan jasa membanjiri pasar
Indonesia.

Persaingan yang kompetitif ini mendorong perusahaan untuk

bertindak praktis dan ekonomis dalam menguasai pangsa pasar. Untuk dapat
menguasai pangsa pasar, yang diperlukan adalah mengetahui dengan pasti apa
yang menjadi keinginan pelanggan dan berusaha untuk memuaskan pelanggan
tersebut.
Konsumen saat ini semakin peka dan lebih rasional serta bertindak
selektif terhadap pembelian barang yang dibutuhkan, mereka menilai dengan
membandingkan apa yang mereka terima dengan apa yang mereka harapkan.
Hanya konsumen yang puas akan melakukan pembelian ulang dan sebaliknya,
konsumen yang tidak merasa puas dengan mutu produk dan pelayanan akan
membuat konsumen berpaling. Konsumen tentu akan memilih produk yang
lebih berkualitas yang dapat memenuhi harapannya.
Perusahaan sangat perlu memperhatikan perilaku konsumennya agar
dapat membantu manajemen dalam merumuskan strategi pemasaran. Perilaku
konsumen menggambarkan bagaimana konsumen membuat keputusankeputusan pembelian dan bagaimana mereka menggunakan dan mengatur
pembelian barang maupun jasa dan juga menggambarkan faktor-faktor yang
mempengaruhi kaputusan pembelian dan penggunaan produk tersebut.

Universitas Sumatera Utara

Aktivitas manajemen dalam mempelajari perilaku pembelian konsumen
dilakukan melalui berbagai penelitian dan kajian sehingga dapat diketahui
bagaimana bauran pemasaran dapat mempengaruhi perilaku pembelian
tersebut. Menurut Lamb, Hair & McDaniel (2001:55) menyatakan bauran
pemasaran dapat mempengaruhi perilaku pembelian mengacu pada paduan
strategi produk, distribusi, promosi, dan penentuan harga yang bersifat unik
dirancang untuk menghasilkan pertukaran yang saling memuaskan pasar yang
dituju.
Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pembelian merupakan bagian
dari bauran pemasaran yaitu produk, distribusi, promosi, dan harga. Produk
berkaitan dengan fisik produk, kemasan, garansi, pelayanan purna jual,
merek, nama baik perusahaan, dan juga nilai kepuasan konsumen.
Tempat merupakan tempat pelayanan bagi konsumen untuk mendapatkan
produk.

Promosi merupakan usaha yang dilakukan pemasar untuk

memberikan informasi produk, membujuk, atau mengingatkan konsumen akan
manfaat produk. Harga merupakan faktor-faktor yang berkaitan dengan nilai
yang ditukarkan konsumen untuk suatu manfaat atas penggunaan produk.
Kotler (2003:88) juga menyatakan bauran pemasaran adalah seperangkat
alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk terus menerus mencapai
pemasarannya di pasar sasaran. Bauran pemasaran terdiri dari segala sesuatu
hal yang dapat perusahaan lakukan untuk mempengaruhi permintaan akan
produknya. Bauran pemasaran meliputi unsur-unsur product, price, place,
dan promotion, yaitu perusahaan harus mampu menciptakan dan atau
menghasilkan produk maupun jasa yang baik dan bermutu, menetapkan harga

Universitas Sumatera Utara

yang menarik bagi konsumen, mendistribusikan produk tersebut sehingga
dapat dijangkau oleh konsumen, serta harus dapat berkomunikasi dengan
konsumen mereka.
Bauran pemasaran di atas perlu dipelajari sebagai salah satu cara awal
bagi pemasar untuk dapat memahami dan mempengaruhi perilaku pembelian
konsumen sehingga menimbulkan minat beli seseorang untuk menggunakan
sebuah produk maupun jasa.

Dengan mempelajari/melakukan penelitian

perilaku pembelian konsumen tersebut maka pemasar akan menerima
masukan yang berguna bagi pengembangan dan penyusunan strategi
perusahaan berikutnya.
Sariayu Martha Tilaar merupakan merek kosmetik yang telah eksis
selama 32 tahun dengan konsep full range “top to toe” yang hingga kini telah
mengeluarkan 23 trend warna tata rias setiap tahunnya dengan konsisten pada
tema paduan antara warna trend dunia dengan mengangkat kekayaan alam dan
budaya Indonesia yang menjadi acuan bagi kalangan make up artist maupun
pengguna kosmetik pada umumnya. Produk unggulan Sariayu pada tahun ini
(2009) mengangkat tema Cantika Jawa Timur yang hadir dalam 2 koleksi
yaitu Marak Kasmaran dan Reog. Untuk eye shadow setiap koleksinya terdiri
dari

3 warna (merak kasmaran: tosca, ungu, dan kuning; reog: cokelat

keemasan, emas, dan maroon). Untuk lipstick terdiri dari 6 koleksi warna
dengan aroma buah melon dan apel yang dilengkapi dengan 100% pelembab
alami, vitamin A dan E sebagai anti-oksidan, dan SPF 15. Liquid lip colour
double action yaitu lipstick cair yang menciptakan dua efek dalam satu

Universitas Sumatera Utara

kemasan yaitu kilau warna dan kilau pearly transparan. Duo eye make up
merupakan inovasi terbaru berupa mascara dan eye liner dalam satu kemasan.
Produk kosmetik Martha Tilaar Group dikenal sebagai salah satu produk
kosmetik hijau/ramah lingkungan (Green Product Cosmetics) di dunia terbukti
dari hasil uji laboratorium Paris yang menyatakan bahwa bahan yang
digunakan bebas dari bahan kimia berbahaya.

Aktivitas promosi Sariayu

antara lain melalui kegiatan beauty class trend warna makeup 2009,
mengadakan consumer promo di counter-counter Sariayu seperti pemberian
discount 10% maupun pemberian special gift, serta ikut mensponsori
pemilihan Miss Indonesia. Sariayu menawarkan harga cukup terjangkau dan
bersaing sesuai dengan kualitas/manfaatnya. Sariayu mendistribusikan
produknya melalui sales counter pada supermarket Carefour di Plaza Medan
Fair sebagai salah satu pusat perbelanjaan terbesar di kota Medan, sehingga
konsumen mudah mendapatkan produk Sariayu.

Keempat faktor bauran

pemasaran di atas dapat mempengaruhi minat konsumen terhadap keputusan
pembelian produk kosmetik Sariayu Martha Tilaar.
Untuk mengukur keberhasilan merek produk maka majalah SWA dan
Mars melakukan survei Indonesia Best Brand.

Dalam survei tersebut

termasuk menilai tingkat kepuasan konsumen. Tingkat kepuasan konsumen
terhadap produk Sariayu dan beberapa merek kosmetik lainnya dapat dilihat
pada tabel 1.1 berikut:

Universitas Sumatera Utara

Tabel 1.1
Tingkat Kepuasan Konsumen
Kategori

Merek

Satisfaction
Score

Pond’s
98,6
Sariayu
97,8
Pelembab
Viva
96,7
Muka
Oil of Olay
95,5
Citra Hazeline
93,7
Pixy
100,0
Pond’s
100,0
Alas Bedak
La Tulipe
99,2
Viva
98,6
Sariayu
97,8
Sariayu
99,8
Pond’s
99,6
Bedak Wajah Pixy
99,2
Viva
99,1
Marcks
94,2
Revlon
99,9
Sariayu
99,2
Lipstick
Pixy
97,4
Viva
97,3
Mirabella
97,3
Sariayu
100,0
Citra
100,0
Susu
Pond’s
99,1
Pembersih
Muka
Viva
98,8
Ovale
93,0
Sariayu
100,0
Mustika Ratu
100,0
Face Tonic
Ovale
100,0
Viva
99,6
Pond’s
99,1
Sumber: http://cepeceng.com/swasembadamagazine2008 (data diolah penulis 2009)

Tabel 1.1 di atas menunjukkan produk Sariayu mencapai satisfaction
score tertinggi untuk kategori bedak wajah, susu pembersih muka, dan
face tonic.

Untuk kategori produk lainnya Sariayu belum mencapai

satisfaction score tertinggi tetapi masih dicapai oleh merek-merek
kosmetik lainnya.
Dari hasil prasurvei, diketahui beberapa alasan konsumen lebih memilih
kosmetik Sariayu dibanding produk saingannya, yaitu dikarenakan variasi
warna, produk inovatif, dan produk aman di kulit. Produk aman di kulit,
dikarenakan Sariayu Martha Tilaar merupakan produk kosmetik ramah

Universitas Sumatera Utara

lingkungan yang mengandung unsur bahan alami dan bebas dari bahan-bahan
kimia berbahaya sehingga menimbulkan rasa aman bagi konsumen.
Sariayu bekerja keras untuk terus mengharumkan nama baik bangsa
Indonesia di forum nasional maupun internasional di bidang kosmetika.
Sariayu membuktikannya dengan meraih berbagai prestasi dan penghargaan
yang diberikan oleh lembaga-lembaga terpercaya seperti yang dapat dilihat
pada tabel 1.2 berikut:
Tabel 1.2
Awards dan Pencapaian Prestasi Sariayu Martha Tilaar
No.

Tahun

1.

Maret 2001

2.

September 2001

3.

Awards & Pencapaian
Prestasi
The Most Valuable
Brand 2001

Diberikan Oleh

Kategori

Majalah SWA dan
Mars

Moisturizer,
Foundation dan
Facemask
Body Cologne
Belia dan Lipstick
Sariayu
Lipstick,
Moisturizer,
Foundation, Face
Powder dan Face
Cosmetics
Martha Tilaar
Group of
Companies dalam
pencapaian merek
terkuat kosmetik
lokal Indonesia
Face moisturizer
dan Foundation

Frontier

Juli 2002 – Juli 2005
(berturut-turut)

The Indonesia
Customer Satisfaction
Award 2001
Indonesian Best Brand
Award

4.

Juli 2004

Super Brands Award

Super Brands
Council Indonesia

5.

Juli 2005

Golden Indonesia Best
Brand Award

Majalah SWA dan
Mars

Majalah SWA dan
Mars

Sumber: www.marthatilaar.com (data diolah penulis 2009)

Tabel 1.2 di atas menunjukkan awards dan pencapaian prestasi Sariayu
Martha Tilaar yang diberikan oleh majalah SWA dan Mars pada Maret 2001
sebagai The Most Valuable Brand 2001, kemudian pada September 2001
lembaga survei Frontier memberikan The Indonesia Customer Satisfaction
Award 2001, berikutnya Indonesian Best Brand Award diberikan oleh majalah
SWA dan Mars berturut-turut pada Juli 2002 – Juli 2005, kemudian Super
Brands Award diberikan oleh Super Brands Council Indonesia pada Juli 2004,

Universitas Sumatera Utara

dan terakhir majalah SWA dan Mars kembali memberikan Golden Indonesia
Best Brand Award pada Juli 2005.
Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti tertarik melakukan
penelitian dengan judul “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi
Minat Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Produk Kosmetik
Sariayu Martha Tilaar (Studi Kasus Pada Sales Counter Sariayu Martha
Tilaar Plaza Medan Fair)”.

B. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah, maka perumusan masalah dalam
penelitian ini adalah:
1. Faktor-faktor apakah yang mempengaruhi minat konsumen terhadap
keputusan pembelian produk kosmetik Sariayu Martha Tilaar?
2. Faktor manakah yang paling dominan mempengaruhi minat
konsumen dalam membuat keputusan pembelian produk kosmetik
Sariayu Martha Tilaar?

C. Kerangka Konseptual
Lamb, Hair & McDaniel (2001:55) menyebutkan bahwa bauran
pemasaran dapat mempengaruhi perilaku pembelian mengacu pada paduan
strategi produk, distribusi, promosi, dan penentuan harga yang bersifat unik
dirancang untuk menghasilkan pertukaran yang saling memuaskan pasar yang
dituju. Minat beli konsumen dipengaruhi oleh faktor produk, tempat, promosi,
dan harga terhadap keputusan pembelian konsumen.

Universitas Sumatera Utara

Produk tidak hanya meliputi unit fisiknya saja, tetapi juga kemasan,
garansi, pelayanan purna jual, merek, nama baik perusahaan, maupun nilai
kepuasan konsumen.

Tempat berkaitan dengan upaya membuat produk

tersedia kapan dan di mana konsumen membutuhkannya. Promosi berkaitan
dengan usaha yang dilakukan untuk memberikan informasi produk,
membujuk, atau mengingatkan konsumen akan manfaat produk.

Harga

berkaitan dengan nilai yang ditukarkan konsumen untuk suatu manfaat atas
penggunaan produk. Faktor-faktor inilah yang dapat mempengaruhi minat
konsumen terhadap keputusan pembelian produk.
Berdasarkan bauran pemasaran di atas maka penulis membuat kerangka
konseptual sebagai berikut:
Faktor Yang Mempengaruhi
Minat Beli Konsumen
1. Produk (Product)

(X1)

2. Tempat (Place)

(X2)

3. Promosi (Promotion)

(X3)

4. Harga (Price)

(X4)

Keputusan Pembelian
(Y)

Gambar 1.1 Kerangka Konseptual
Sumber: Lamb, Hair & McDaniel (2001:55) (data diolah penulis 2009)

D. Hipotesis
Hipotesis adalah jawaban sementara terhadap rumusan masalah
penelitian. Berdasarkan perumusan masalah dan kerangka konseptual maka
dirumuskan hipotesis sebagai berikut:

Universitas Sumatera Utara

1. Faktor produk, tempat, promosi, dan harga berpengaruh positif dan
signifikan

mempengaruhi

minat

konsumen

dalam

membuat

keputusan pembelian produk kosmetik Sariayu Martha Tilaar,
2. Faktor yang paling dominan mempengaruhi minat konsumen dalam
membuat keputusan pembelian produk kosmetik Sariayu Martha
Tilaar adalah faktor promosi.

E. Tujuan dan Manfaat Penelitian
1. Tujuan Penelitian
a. Untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi
minat konsumen terhadap keputusan pembelian produk kosmetik
Sariayu Martha Tilaar.
b. Untuk mengetahui dan menganalisis faktor yang paling dominan
dalam mempengaruhi minat konsumen terhadap keputusan pembelian
produk kosmetik Sariayu Martha Tilaar.
2. Manfaat Penelitian
a. Bagi Perusahaan
Bagi perusahaan agar dapat menjadi bahan masukan untuk lebih
meningkatkan kualitas produk kosmetik Sariayu Martha Tilaar dan
pelayanan pada sales counter Sariayu Martha Tilaar.
b. Bagi Pihak Lain
Sebagai referensi bagi peneliti selanjutnya sehingga dapat dijadikan
perbandingan dalam melakukan pengembangan penelitian dimasa yang
akan datang.

Universitas Sumatera Utara

c. Bagi Penulis
Bagi penulis untuk memperdalam pengetahuan tentang strategi
pemasaran.

F. Metode Penelitian
1. Batasan Operasional
Batasan operasional dalam penelitian ini:
a. Variabel bebas (X) adalah variabel yang nilainya tidak tergantung pada
variabel lain, terdiri dari Produk (product) sebagai X1, Tempat (place)
sebagai X2, Promosi (promotion) sebagai X3, dan Harga (price)
sebagai X4.
b. Variabel terikat (Y) adalah variabel yang dipengaruhi oleh variabel
lain, yaitu keputusan konsumen dalam pembelian produk kosmetik
Sariayu Martha Tilaar.
2. Definisi Operasional Variabel
a. Variabel bebas yaitu variabel yang nilainya tidak tergantung pada variabel
lain, terdiri dari:
1. Produk (X1)
Produk merupakan faktor-faktor yang berkaitan dengan fisik produk,
kemasan, merek, nama baik perusahaan, dan nilai kepuasan konsumen.
2. Tempat (X2)
Tempat merupakan tempat pelayanan bagi pelanggan mendapatkan
produk.

Universitas Sumatera Utara

3. Promosi (X3)
Promosi merupakan usaha yang dilakukan pemasar untuk memberikan
informasi produk, membujuk, atau mengingatkan konsumen akan
manfaat produk.
4. Harga (X4)
Harga merupakan faktor-faktor yang berkaitan dengan nilai yang
ditukarkan konsumen untuk suatu manfaat atas penggunaan produk.
b. Variabel terikat adalah variabel yang dipengaruhi oleh variabel lain.
Pada penelitian ini yang menjadi variabel terikat adalah keputusan
konsumen dalam pembelian produk kosmetik Sariayu Martha Tilaar (Y).
Keputusan pembelian merupakan sikap konsumen dalam memutuskan
untuk menggunakan produk Sariayu.

Universitas Sumatera Utara

Tabel 1.3
Definisi Operasional Variabel
Variabel

Definisi

Produk
(X1)

Faktor-faktor yang berkaitan
dengan fisik produk, kemasan,
merek, nama baik perusahaan,
dan nilai kepuasan konsumen.

Tempat
(X2)

Tempat pelayanan bagi
pelanggan mendapatkan produk.

Indikator
a.
b.
c.
d.
a.
b.
c.
d.

Promosi
(X3)

Usaha yang dilakukan untuk
memberikan informasi produk,
membujuk, atau mengingatkan
konsumen akan manfaat produk.

a.

Harga
(X4)

Faktor-faktor yang berkaitan
dengan nilai yang ditukarkan
konsumen untuk suatu manfaat
atas penggunaan produk.

a.
b.
c.

Keputusan
Pembelian
(Y)

Sikap konsumen dalam
memutuskan untuk
menggunakan produk Sariayu

b.
c.
d.

d.
a.

b.
c.

d.

Produk bervariasi
Produk inovatif
Kemasan produk menarik minat
beli
Produk aman bagi kulit
Mudah dijangkau
Lokasi nyaman
Lokasi menyediakan produk
yang dibutuhkan konsumen
Lokasi menyediakan fasilitas
pendukung
Pemberian bonus/hadiah untuk
pembelian produk tertentu
Acara promo atau event-event
Daya tarik iklan
Sales Promotion Girl (SPG)
mempunyai pengetahuan
produk untuk memberikan
informasi dalam mengenalkan
poduk kepada konsumen
Tingkat harga
Pilihan harga
Adanya diskon harga pada
waktu-waktu tertentu
Harga competitive (bersaing)
Keputusan pembelian
dipengaruhi oleh kualitas
produk Sariayu
Keputusan pembelian
dipengaruhi oleh promosi/iklan
Keputusan pembelian
dipengaruhi oleh harga produk
Sariayu
Keputusan pembelian
dipengaruhi oleh lokasi sales
counter Sariayu yang mudah
dijangkau

Skala
Pengukuran
Skala Likert

Skala Likert

Skala Likert

Skala Likert

Skala Likert

Sumber: Lamb, Hair & McDaniel (2001:55) (data diolah penulis 2009)

3. Skala Pengukuran Variabel
Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah produk (X1),
tempat (X2), promosi (X3), dan harga (X4), terhadap keputusan pembelian (Y).
Kelima variabel tersebut diukur dengan menggunakan Skala Likert.
Seperti yang dikemukakan oleh Ginting dan Situmorang (2008:121) skala
likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau
sekelompok orang tentang fenomena sosial.

Universitas Sumatera Utara

Untuk

keperluan

analisis

kuantitatif

penelitian

maka

peneliti

memberikan 5 (lima) alternatif jawaban kepada responden dengan
menggunakan skala 1 sampai 5 yang dapat dilihat pada Tabel 1.5 berikut ini:
Tabel 1.4
Instrumen Skala Likert
2
3

1
Sangat Tidak
Setuju (STS)

Tidak Setuju
(TS)

Ragu-ragu
(R)

4

5

Setuju
(S)

Sangat Setuju
(SS)

Sumber: Ginting dan Situmorang (2008:121)

4. Waktu dan Lokasi Penelitian
Pelaksanaan penelitian ini dimulai dari bulan Desember 2009 dan
direncanakan berakhir pada bulan Februari 2010.

Lokasi penelitian

dilaksanakan pada sales counter Sariayu Martha Tilaar Plaza Medan Fair.

5. Populasi dan Sampel
a. Populasi
Ginting dan Situmorang (2008:128) menyatakan populasi adalah suatu
kelompok dari elemen penelitian, dimana elemen adalah unit terkecil yang
merupakan sumber dari data yang diperlukan.
Populasi penelitian ini adalah pengunjung sales counter Sariayu Martha
Tilaar Plaza Medan Fair pada bulan Desember 2009 sampai Februari 2010.
Dengan pertimbangan bahwa pengunjung adalah konsumen yang pernah
maupun sedang menggunakan kosmetik Sariayu Martha Tilaar.

Universitas Sumatera Utara

b. Sampel
Ginting dan Situmorang ( 2008:125) menyatakan sampel adalah suatu
bagian dari populasi yang akan diteliti dan yang dianggap dapat
menggambarkan populasinya.
Penulis menggunakan metode sampling aksidental pada penarikan
sampel. Ginting dan Situmorang (2008:141) menyatakan sampling aksidental
yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan dan siapa saja yang
secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel.
Dalam penelitian ini, sampel yang digunakan adalah siapa saja yang kebetulan
bertemu dengan peneliti di lokasi sales counter Sariayu Martha Tilaar Plaza
Medan Fair sebagai konsumen yang pernah maupun sedang menggunakan
kosmetik Sariayu.
Menurut Suparmono dan Haryanto (2005:62) untuk menghitung
besarnya jumlah minimum sampel yang mewakili populasi yang sulit
diketahui jumlahnya yaitu:

n = (Ζ 2α )

[ [Ρd× Q] ]
2

dimana:
n = Jumlah sampel
Zα = Nilai standar normal yang besarnya tergantung α
P = Estimator proporsi populasi
Q = 1 – p, proporsi populasi yang diharapkan tidak memiliki
karakteristik tertentu
d = tingkat kesalahan yang dapat ditoleransi (dinyatakan dalam %)

Universitas Sumatera Utara

Penulis memperoleh n (jumlah sampel) yang besar dan nilai p belum
diketahui, maka dapat digunakan p = 0,5. Dengan demikian, jumlah sampel
yang mewakili populasi dalam penelitian ini adalah:

n = (1.96

2

)[

(1.96)2 (0.5)(0.5)
(0.1)2

]

n = 96.04 = 96 (pembulatan)

Berdasarkan hasil penarikan sampel diatas, maka jumlah sampel yang
diambil adalah sebanyak 96 orang responden.

6. Jenis Data
Penelitian ini menggunakan dua jenis data, yaitu:
a. Data Primer, yaitu data yang diperoleh dari responden secara langsung di
lokasi penelitian melalui pembagian kuesioner kepada responden yang
dilakukan pada awal penelitian sampai selesai.
b. Data Sekunder, yaitu data yang diperoleh melalui studi pustaka dengan
mempelajari berbagai tulisan dari buku, jurnal, maupun dari internet untuk
mendapatkan informasi tentang produk kosmetik Sariayu Martha Tilaar,
maupun untuk mendapatkan teori-teori yang mendukung penelitian ini.

7. Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
a. Kuesioner, yaitu memberikan daftar pertanyaan kepada pengunjung sales
counter Sariayu Martha Tilaar Plaza Medan Fair sebagai responden.

Universitas Sumatera Utara

b. Studi Pustaka, yaitu pengumpulan data dan informasi yang diperoleh dari
buku, jurnal, maupun dari internet yang berhubungan dengan penelitian.
c. Observasi (pengamatan), yaitu melakukan pengamatan dan pencatatan
dengan sistematis dari fenomena yang diselidiki untuk mendapatkan
data serta menilai keadaan lingkungan untuk memperoleh kebenaran
hasil penelitian.

8. Uji Validitas dan Reliabilitas
Ginting dan Situmorang (2008:170) menyatakan uji validitas dan
reliabilitas dilakukan untuk menguji apakah layak untuk digunakan sebagai
instrumen penelitian. Valid berarti instrumen tersebut dapat digunakan untuk
mengukur apa yang seharusnya diukur.

Instrumen yang reliabel adalah

instrumen yang bila digunakan beberapa kali untuk mengukur obyek yang
sama, akan menghasilkan data yang sama.
Menurut Masrun dalam Ginting dan Situmorang (2008:176) menyatakan
bilamana koefisien korelasi antar skor suatu indikator dengan skor total
seluruh indikator adalah positif dan lebih besar 0.3 (r≥
butir

instrumen

tersebut

dinyatakan

valid

atau

memiliki

0.3) maka
validitas

konstruk yang baik.
Menurut Ghozali dalam Ginting dan Situmorang (2008:185) mengatakan
bahwa suatu konstruk atau variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai
Cronbach Alpha lebih besar dari 0,60 (α ≥ 0,60).
Pengujian validitas dan reliabilitas dilakukan pada 30 responden dengan
menyebar kuesioner pada konsumen di sales counter Sariayu Martha Tilaar

Universitas Sumatera Utara

Ramayana SM. Raja Medan. Penulis menggunakan bantuan software SPSS
versi 15.00 for Windows untuk memperoleh hasil yang lebih terarah pada uji
validitas dan reliabilitas dalam penelitian ini.

9. Metode Analisis Data
a. Analisis Deskriptif
Ginting dan Situmorang (2008:55) menyatakan penelitian deskriptif
bertujuan membuat lukisan/deskripsi mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat
suatu populasi atau daerah tertentu secara sistematik, faktual, dan teliti.
Variabel-variabel
Metode

yang

deskriptif

diteliti

merupakan

terbatas
metode

atau

yang

tertentu

digunakan

saja.
dengan

mengumpulkan dan menganalisa data yang diperoleh sehingga dapat
memberikan

gambaran

yang

jelas

tentang

faktor-faktor

yang

mempengaruhi keputusan konsumen dalam pembelian produk kosmetik
Sariayu Martha Tilaar.
b. Uji Asumsi klasik
Sebelum melakukan analisis regersi, terlebih dahulu dilakukan pengujian
asumsi klasik agar perkiraan tidak bias dan efisiensi.

Ada beberapa

kriteria persyaratan asumsi klasik yang harus dipenuhi, yaitu:
1. Uji Normalitas
Nugroho (2005:64) menyatakan analisis normalitas dilakukan dengan
mengamati penyebaran data (titik) pada sumbu diagonal grafik.
Metode yang dipakai dalam pengujian ini adalah metode plot.

Universitas Sumatera Utara

Jika data menyebar di sekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis
diagonal maka model regresi tidak memenuhi asumsi normalitas.
2. Uji Multikolinearitas
Nugroho (2005:59)

menyatakan pengujian ini digunakan untuk

menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antara
variabel bebas dengan variabel terikat.

Untuk mendeteksi adanya

multikolinearitas digunakan ketentuan sebagai berikut:

Jika nilai

Variance Inflation Factor (VIF) tidak lebih besar dari 10 dan nilai
Tolerance tidak kurang dari 0.1 maka model dapat dikatakan terbebas
dari multikolinearitas.
3. Uji Heteroskedastisitas
Nugroho (2005:63) menyatakan pengujian ini digunakan dalam
model regresi untuk melihat terjadi ketidaksamaan varians dasar
residual pengamatan yang lain.
heteroskedastisitas.

Jika varians berbeda disebut

Model yang paling baik adalah tidak terjadi

heteroskedastisitas. Cara mendekati ada tidaknya heteroskedastisitas
pada suatu model dapat dilihat pada gambar Scatterplot Model.
Analisis pada gambar Scatterplot yang menyatakan model regresi
linear berganda tidak terdapat heteroskedastisitas jika:
a. Titik-titik data menyebar di atas dan di bawah atau di sekitar
angka 0.
b. Titik-titik data tidak mengumpul hanya di atas atau di bawah saja.
c. Penyebaran

titik-titik

dan

tidak

boleh

membentuk

pola

bergelombang melebar kemudian menyempit dan melebar kembali.

Universitas Sumatera Utara

d. Penyebaran titik-titik data sebaiknya tidak berpola.
c. Analisis regresi Linear Berganda
Analisis regresi linear berganda digunakan untuk mengetahui pengaruh
dari

variabel-variabel

bebas,

yaitu

produk

(X1),

tempat

(X2),

promosi (X3), harga (X4), terhadap keputusan pembelian (Y). Analisis
regresi linear berganda dalam penelitian ini menggunakan bantuan aplikasi
software SPSS versi 15.00 for Windows. Adapun model persamaan yang
digunakan adalah menurut Sugiyono (2006:211):
Y = b0 + b1X1 + b2X2 + b3X3 + b4X4 + e
Dimana:
Y

= Keputusan Pembelian

X1

= Skor dimensi Produk

X2

= Skor dimensi Tempat

X3

= Skor dimensi Promosi

X4

= Skor dimensi Harga

b1  b4 = Keofisien Regresi
b0

= Konstanta

e

= Standar error

Dalam analisis regresi ada 3 (tiga) jenis kriteria ketepatan, yaitu:
1. Uji F hitung (Uji Serempak/Simultan)
Uji – F pada dasarnya menunjukkan apakah semua variabel bebas yang
dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh secara bersama-sama
terhadap variabel terikat. Uji – F digunakan untuk melihat secara

Universitas Sumatera Utara

bersama-sama (serentak) variabel bebas yaitu (X1, X2, X3, X4) terhadap
variabel terikat yaitu Keputusan Pembelian (Y).
H0 : b1 = b2 = b3 = b4 = 0
Artinya, secara bersama-sama tidak terdapat pengaruh yang positif dan
signifikan dari variabel-variabel bebas yaitu (X1, X2, X3, X4) terhadap
variabel terikat yaitu Keputusan Pembelian (Y).
Ha : b1 ≠ b2 ≠ b3 ≠ b4 ≠ 0
Artinya, secara bersama-sama terdapat pengaruh yang positif dan
signifikan dari variabel-variabel bebas yaitu (X1, X2, X3, X4) terhadap
variabel terikat yaitu Keputusan Pembelian (Y).
2. Uji t hitung (Uji Parsial)
Uji – t menunjukkan seberapa besar pengaruh variabel bebas secara
individual terhadap variabel terikat.

Adapun Uji–t menggunakan

langkah-langkah sebagai berikut:
H0 : b1 = 0
Artinya secara parsial tidak terdapat pengaruh yang positif dan signifikan
dari variabel bebas yaitu (X1, X2, X3, X4) terhadap variabel terikat yaitu
Keputusan Pembelian (Y).
H0 : b1 ≠ 0
Artinya secara parsial terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari
variabel bebas yaitu Keputusan Konsumen (Y).
Kriteria pengambilan keputusan:
H0 diterima jika t hitung < t tabel pada α = 5%
Ha diterima jika t hitung > t tabel pada α = 5%

Universitas Sumatera Utara

3. Koefisien Determinasi (R2)
Indikasi determinan (R2) digunakan untuk melihat seberapa besar
pengaruh variabel-variabel bebas terhadap variabel terikat.
Identifikasi determinan (R2) berfungsi untuk mengetahui signifikan
variabel, maka harus dicari koefisien determinan (R2).

Koefisien

determinan menunjukkan besarnya kontribusi variabel bebas (Y).
Semakin besar nilai koefisien determinan, maka semakin baik kemampuan
variabel terikat (Y). Jika determinan (R2) semakin besar (mendekati satu)
maka dapat dikatakan bahwa pengaruh yang signifikan dari variabel bebas
yaitu (X1, X2, X3, X4) serta variabel terikat (Y) yaitu Keputusan Pembelian
semakin besar. Sebaliknya, jika determinan (R2) semakin kecil (mendekati
nol) maka dapat dikatakan bahwa pengaruh yang signifikan dari variabel
terikat (Y) yaitu Keputusan Pembelian semakin kecil.

Hal ini berarti

model yang digunakan tidak kuat untuk menerangkan variabel bebas yaitu
(X1, X2, X3, X4), serta variabel terikat (Y) yaitu Keputusan Pembelian.
Dalam output SPSS, koefisien determinan terletak pada tabel Model
Summary dan tertulis R square. Namun untuk regresi linear berganda
sebaiknya menggunakan Adjusted

R square, karena disesuaikan dengan

jumlah variabel bebas yang digunakan dalam penelitian. Nilai R square
dikatakan baik jika diatas 0.5 karena nilai R square berkisar antara 0
sampai 1 seperti yang dinyatakan oleh Nugroho (2005:51).

Universitas Sumatera Utara

BAB II
URAIAN TEORITIS

A. Penelitian Terdahulu
Firmanda (2008:57) dengan judul penelitian “Analisis Faktor-Faktor
Yang Mempengaruhi Minat Beli Konsumen Pada Innocent Distro Medan”.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis variabel kualitas,
harga, merek, dan presentasi yang mempengaruhi minat beli konsumen pada
Innocent Distro Medan. Populasi dalam penelitian ini meliputi pengunjung
yang datang ke lokasi Innocent Distro Medan. Metode pengambilan sampel
yang diambil adalah metode aksidental. Sampel dalam objek penelitian ini
adalah sebanyak 113 orang responden. Dari hasil penelitian diketahui bahwa
faktor presentasi yang paling dominan dalam mempengaruhi minat beli
konsumen pada Innocent Distro Medan.

Hal ini ditunjukkan dalam nilai

t hitung tertinggi di antara faktor kualitas, harga, dan merek.
Sulistyawati (2008) dengan judul penelitian ”Analisis Faktor-Faktor
yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen dalam Keputusan Pembelian
Produk

Patung

Kayu

pada

Toko

Kerajinan

(art

shop)

di Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali”. Tujuan penelitian untuk mengetahui
dan menganalisis faktor pribadi pembeli, budaya, kelompok reference, kelas
sosial, produk, harga, promosi, distribusi, kondisi fisik, merupakan faktor
yang dipertimbangkan konsumen dalam keputusan pembelian produk patung
kayu pada toko kerajinan (art shop) di Kecamatan Sukawati Gianyar Bali.
Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh wisatawan mancanegara yang

Universitas Sumatera Utara

berkunjung pada toko kerajinan (art shop) patung kayu di Kecamatan
Sukawati Gianyar Bali.

Metode pengambilan sampel menggunakan

accidental sampling, dengan jumlah sampel yang ditetapkan sebanyak 100
responden dianggap sudah mewakili. Dari hasil penelitian diketahui bahwa
faktor produk yang paling dominan dalam mempengaruhi keputusan
pembelian produk patung kayu yang ditunjukkan dalam nilai t hitung tertinggi di
antara faktor harga, promosi, referensi, budaya, dan kondisi fisik.
Eka Laniasti Sihite (2008) dengan judul penelitian ”Pengaruh Atribut
Produk Terhadap Sikap Konsumen Green Product Cosmetics (Studi Kasus
pada Puri Ayu Martha Tilaar Sun Plaza Medan)”. Tujuan penelitian untuk
mengetahui pengaruh atribut produk (merek, kualitas, desain, label, dan
kemasan) terhadap sikap konsumen pada Green Product Cosmetics. Metode
pengambilan sampel yang diambil adalah metode purposive random sampling.
Sampel dalam objek penelitian ini adalah sebanyak 90 orang responden.
Dari hasil penelitian diketahui bahwa terdapat pengaruh atribut produk
terhadap sikap konsumen pada Green Prduct Cosmetics yang dibuktikan oleh
variabel kualitas dan kemasan. Hal ini ditunjukkan dalam nilai t hitung tertinggi
di antara variabel merek, desain, dan label.

B. Pemasaran
Menurut Lamb, Hair & McDaniel (2001:6) pemasaran memiliki dua hal
perspektif yaitu:
1. Pemasaran merupakan filosofi, sikap perspektif atau orientasi manajemen
yang menekankan kepada keputusan konsumen,

Universitas Sumatera Utara

2. Pemasaran

adalah

skumpulan

aktivitas

yang

digunakan

untuk

mengimplementasikan filosofi ini.
Definisi dari American Marketinf Association (AMA) mencakup kedua
perspektif tersebut, yaitu:
“Marketing is the process of planning and executing the conception,
pricing, promotion, and distribution of ideas, goods, and service to creat
exchanges that satisfy individual and organizational goods”.
Artinya bahwa pemasaran merupakan suatu proses perencanaan dan
menjalankan konsep, harga, promosi, dan distribusi sejumlah ide, barang, dan
jasa untuk mencipatakan pertukaran yang mampu memuaskan tujuan individu
dan organisasi.

C. Bauran Pemasaran 4P
Menurut Lamb, Hair & McDaniel (2001:55) istilah bauran pemasaran
mengacu pada paduan dari strategi produk, distribusi, promosi, dan penentuan
harga yang bersifat unik dirancang untuk menghasilkan pertukaran yang saling
memuaskan dengan pasar yang dituju. 4P dari bauran pemasaran meliputi
produk (product), tempat (place), promosi (promotion), dan harga (price).
1. Produk (Product)
Produk merupakan inti dari bauran pemasaran, yang merupakan langkah
awalnya adalah penawaran produk dan strategi produk.

Produk tidak

hanya meliputi unit fisiknya saja tetapi juga kemasan, garansi, pelayanan
purna jual, merek, nama baik perusahaan, nilai kepuasan konsumen dan
masih banyak lagi faktor lainnya.

Universitas Sumatera Utara

2. Tempat (Place)
Tempat berkaitan dengan upaya membuat produk tersedia kapan dan
dimana konsumen membutuhkannya. Tujuannya adalah untuk memastikan
bahwa produk tiba dalam kondisi layak pakai pada tempat yang ditunjuk
pada saat diperlukan.
3. Promosi (Promotion)
Promosi terdiri dari penjualan perseorangan, periklanan, promosi
penjualan, dan humas. Peran promosi penjualan dalam bauran pemasaran
adalah menghasilkan pertukaran yang saling memuaskan dengan pasar
yang dituju melalui penyampaian, informasi mendidik, membujuk, atau
mengingatkan mereka akan manfaat suatu organisasi atau suatu produk.
4. Harga (Price)
Harga adalah apa yang harus diberikan oleh pembeli untuk mendapatkan
suatu produk.

Harga sering merupakan elemen yang paling fleksibel

diantara keempat elemen bauran pemasaran yaitu elemen yang paling
cepat berubah. Harga merupakan senjata persaingan yang paling penting
dan bahkan sangat penting bagi organisasi karena harga dikaitkan dengan
jumlah unit produksi yang terjual sama dengan total penerima perusahaan.
Menurut Kotler (2003:88) marketing mix (bauran pemasaran) adalah
seperangkat alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk terus menerus
mencapai pemasarannya di pasar sasaran.

Bauran pemasaran terdiri dari

segala sesuatu hal yang dapat perusahaan lakukan untuk mempengaruhi
permintaan akan produknya yang meliputi unsur product, price, place,
dan promotion.

Universitas Sumatera Utara

1. Produk (Product)
Unsur ini berkenaan dengan pembuatan produk maupun jasa yang baik
dan bermutu serta sesuai dengan selera konsumen (warna, merek,
pembungkusan, jenis, model, kualitas, rasa, berat), jika tidak sesuai maka
konsumen tidak akan membelinya.
2. Harga (Price)
Unsur ini berkenaan dengan penetapan harga yang menarik bagi konsumen
untuk satu unit produk ataupun jasa yang dipasarkan.
3. Tempat (Place)
Unsur ini berkenaan dengan cara pendistribusian produk sehingga dapat
dijangkau oleh konsumen.
4. Promosi (Promotion)
Promosi didefinisikan sebagai komunikasi yang dilakukan perusahaan
agar bisa mengatakan kepada publik bahwa produk itu cocok, pantas,
bermutu, serta menerangkan kepada customer dimana produk ataupun jasa
tersebut dijual, dan mendorong minat customer untuk membeli.

D. Perilaku Konsumen
Lamb, Hair, & McDaniel (2001:188) menyatakan bahwa perilaku
konsumen merupakan suatu proses seorang pelanggan dalam membuat
keputusan membeli, dan bagaimana mereka menggunakan dan mengatur
pembelian barang atau jasa yang dibeli, juga termasuk menganalisa faktorfaktor yang mempengaruhi keputusan pembelian dan penggunaan produk
ataupun jasa.

Universitas Sumatera Utara

Tjiptono (2002:8) menyatakan bahwa perilaku konsumen perlu dipantau
karena hal ini sangat bermanfaat bagi pengembangan produk, disain produk,
penetapan harga, pemilihan saluran distribusi, dan penentuan strategi promosi.
Analisis perilaku konsumen dapat dilakukan dengan penelitian (riset pasar),
baik melalui observasi maupun metode survei.
Menurut Kotler (2003:221) definisi dari perilaku pembelian adalah
perilaku pembelian berbeda diantara pasta gigi, raket tenis, kamera yang
mahal dan mobil baru. Keputusan yang lebih rumit biasanya melibatkan lebih
banyak pelaku dan lebih banyak kesadaran pembelian.

Kotler membagi

perilaku pembelian kedalam empat tipe perilaku pembelian berdasarkan
tingkat keterlibatan pembelian dan tingkat perbedaan diantara merek.
1. Perilaku Pembelian Kompleks
Konsumen berada dalam perilaku pembelian yang kompleks ketika
mereka sangat terlibat dalam pembelian dan mempunyai persepsi yang
signifikan mengenai pebedaan diantara merek. Biasanya konsumen tidak
tahu terlalu banyak tentang kategori produk dan harus berusaha untuk
mengetahuinya, sehingga pemasar harus menyusun strategi untuk
memberikan informasi kepada konsumen tentang atribut produk,
kepentingannya, tentang merek perusahaan, dan atribut penting lainnya.
2. Perilaku Pembelian Pengurangan Disonansi
Perilaku pembelian pengurangan disonansi terjadi ketika konsumen
mempunyai keterlibatan yang tinggi dengan pembelian yang mahal, tidak
sering atau berisiko, namun melihat sedikit perbedaan antar merek.
Pembeli biasanya mempunyai respon terhadap harga atau memberikan

Universitas Sumatera Utara

kenyamanan.

Konsumen

akan

memperhatikan

informasi

yang

mempengaruhi keputusan

Dokumen yang terkait

Pengaruh Strategi Green Cosmetic terhadap Loyalitas Konsumen Sariayu Martha Tilaar (Studi Kasus pada Mahasiswi Ekonomi dan Bisnis USU)

11 142 83

Pengaruh Atribut Produk Terhadap Sikap Konsumen Pada Green Product Cosmetics (Studi Kasus Pada Puri Ayu Martha Tilaar Sun Plaza Medan).

4 54 111

PENGARUH PROMOSI TERHADAP ETIKA PERILAKU BELI KONSUMEN PRODUK TATA RIAS WAJAH SARIAYU MARTHA TILAAR DI PRODI PENDIDIKAN TATA KECANTIKAN

0 10 115

PENGARUH ATRIBUT-ATRIBUT PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN GREEN PRODUCT COSMETIC SARIAYU MARTHA TILAAR (Studi pada Mahasiswa di Bandar Lampung)

1 25 64

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP KUALITAS PRODUK KOSMETIK MEREK MARTHA TILAAR DENGAN KEPUASAN Hubungan Antara Persepsi Terhadap Kualitas Produk Kosmetik Merek Martha Tilaar Dengan Kepuasan Konsumen Di Surakarta.

0 3 15

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP KUALITAS PRODUK KOSMETIK MEREK MARTHA TILAAR DENGAN KEPUASAN Hubungan Antara Persepsi Terhadap Kualitas Produk Kosmetik Merek Martha Tilaar Dengan Kepuasan Konsumen Di Surakarta.

0 6 13

Historisitas Roemah Martha Tilaar.

0 0 1

Pengaruh Strategi Green Cosmetic terhadap Loyalitas Konsumen Sariayu Martha Tilaar (Studi Kasus pada Mahasiswi Ekonomi dan Bisnis USU)

0 0 14

ABSTRAK PENGARUH STRATEGI GREEN COSMETIC TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN SARIAYU MARTHA TILAAR (STUDI KASUS PADA MAHASISWI EKONOMI DAN BISNIS USU)

0 0 10

PENGARUH ATRIBUT PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN GREEN PRODUCT COSMETICS SARIAYU MARTHA TILAAR DI SEMARANG

0 0 13