Kontribusi Pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari Dalam Mendukung Kesejahteraan Masyarakat: Studi Kasus Desa Banjarsari, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur

KONTRIBUSI PENGEMBANGAN KAWASAN RUMAH
PANGAN LESTARI DALAM MENDUKUNG
KESEJAHTERAAN MASYARAKAT:
Studi Kasus Desa Banjarsari, Kecamatan Pacitan,
Kabupaten Pacitan, Jawa Timur

SITI FATIMATUS ZAHRO

DEPARTEMEN EKONOMI SUMBERDAYA DAN LINGKUNGAN
FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2012
i

PERNYATAAN MENGENAI SKRIPSI DAN
SUMBER INFORMASI

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi Kontribusi Pengembangan Kawasan
Rumah Pangan Lestari dalam Mendukung Kesejahteraan Masyarakat: Studi Kasus
Desa Banjarsari, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur adalah
karya saya dengan arahan dari komisi pembimbing dan belum diajukan dalam
bentuk apapun pada perguruan tinggi manapun. Sumber informasi yang berasal
atau dikutip dari karya diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain telah
disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam daftar pustaka di bagian akhir
skripsi ini.

Bogor, Desember 2012

Siti Fatimatus Zahro
H44080061

ii

RINGKASAN
Siti Fatimatus Zahro. Kontribusi Pengembangan Kawasan Rumah Pangan
Lestari Dalam Mendukung Kesejahteraan Masyarakat: Studi Kasus Desa
Banjarsari, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Dibimbing oleh
YUSMAN SYAUKAT.
Pertumbuhan penduduk yang semakin tinggi menuntut pemenuhan
penyediaan makanan dan perluasan daerah pemukiman. Peningkatan konversi
lahan membuat masyarakat untuk melakukan alternatif dalam pemenuhan
kebutuhan pangan dan gizi di lahan yang sempit yaitu dengan pemanfaatan
pekarangan. Pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) merupakan
program dari Kementerian Pertanian. Pengembangan KRPL menjadi salah satu
alternatif dengan menggunakan pemanfaatan pekarangan yang ramah lingkungan
untuk pemenuhan kebutuhan pangan, gizi keluarga, dan peningkatan pendapatan
yang pada hasil akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan sehingga mampu
mewujudkan kemandirian desa.
Salah satu desa yang menerapkan KRPL secara swadaya di Kabupaten
Pacitan adalah Desa Banjarsari, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan. Sebagian
besar masyarakat belum melakukan optimalisasi pekarangan dan pengembangan
pertanian. Pengetahuan masyarakat terhadap manfaat pekarangan juga masih
kurang khususnya mutu dan gizi pangan.
Penelitian ini dilakukan untuk memberikan informasi mengenai kontribusi
pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari dalam mendukung kesejahteraan
masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi persepsi
masyarakat mengenai KRPL; (2) mengidentifikasi manfaat fisik dari adanya
KRPL dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pangan rumah tangga; (3)
mengestimasi biaya dan manfaat dari KRPL; dan (4) mengevaluasi keberlanjutan
KRPL.
Penelitian dilakukan di Desa Banjarsari, Kecamatan Pacitan, Kabupaten
Pacitan, Jawa Timur melalui kegiatan pengamatan langsung dengan penentuan
tempat dan sampel dilakukan dengan sengaja, sedangkan penentuan jumlah
sampel secara metode slovin dengan teknik penarikan sampel dengan judgmental
sampling (Prasetyo, 2006) atas dasar pertimbangan dari ketua dan pengurus
KRPL yang berupa buku kelompok strata Desa Banjarsari. Pembagian strata
KRPL didasarkan oleh luas pekarangan dan paket komoditas. Pada analisis data
kualitatif dipilih secara purposive dari pihak pengurus, anggota, dan atau
masyarakat untuk menggali keberlanjutan KRPL. Pada pengembangan KRPL
terdapat pembagian strata menurut luas pekarangan yaitu (1) Strata 1, masyarakat
memiliki luas pekarangan selus 0-100 m2, (2) Strata 2, masyarakat memiliki luas
pekarangan seluas

Dokumen yang terkait

Kontribusi Pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari Dalam Mendukung Kesejahteraan Masyarakat: Studi Kasus Desa Banjarsari, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur