Rangkuman Komunikasi Efektif Guru dengan Orang Tua

3 PPPPTK TK DAN PLB BANDUNG © 2016 55 selalu membangun komunikasi dan interaksi dengan orang tua berdampak pada keberlanjutan dan kualitas keterlibatan orang tua di rumah dalam pembelajaran dan pengembangan potensi anak. Komunikasi yang baik antara guru dengan orang tua hendaknya difokuskan pada pesan-pesan sebagai berikut: a. Hubungan saling menghargai antara sekolah dan keluarga b. Berbagi tanggung jawab untuk kesuksesaan anak-anak c. Tujuan yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak d. Perkembangan anak e. Pencitraan diri yang positif f. Apresiasi pembelajaran g. Perkembangan bagi keterampilan-keterampilan sosial yang tepat h. Persiapan untuk transisi pada jenjang pendidikan selanjutnya Orang tua mengetahui saat pendidik yang tulus dan memiliki sebuah ketertarikan yang murni. Mendorong percakapan yang mengizinkan orang tua untuk membagi pemikiran, informasi, dan saran. Memberi kesempatan orang tua untuk mengetahui bahwa Anda sebagai guru tertarik dengan kesuksesan anak. Untuk menunjukan ketulusan dan perhatian kepada anak didik, guru dapat melakukan hal-hal sebagai berikut dalam berkomunikasi: 1. Mengirim surat selamat datang ke setiap orang tua siswa baru. 2. Mengirimkan catatan-catatan yang positif mengenai anak ke pihak orang tua. 3. Mengungkapkan maksud dan tujuan dengan kata-kata yang jelas dan dengan sikap yang hormat. 4. Memberikan orang tua kesempatan untuk membagi ide dan apa yang menjadi harapan mereka. 5. Menghargai secara cepat komunukasi yang diawali oleh orang tua. 6. Mencari cara-cara komunikasi yang informal dengan orang tua agar semakin akrab dengan mereka 7. Kekurangan pertukaran informasi bukan berarti usaha Anda tidak dihargai. Secara umum tujuan dari komunikasi orang tua dan guru adalah pendidikan dan pengasuhan anak yang lebih baik. Hal tersebut sangat penting bahwa guru dan sekolah memberikan informasi yang dibutuhkan orang tua untuk mendukung 3 PPPPTK TK DAN PLB BANDUNG © 2016 56 perkembangan dan pendidikan anak. Secara khusus tujuan dari komunikasi guru dan sekolah pada orang tua adalah: 1. Berbagi informasi untuk menjelaskan harapan guru, peraturan penilaian, tujuan pembelajaran, pemberian tugas dan sebagainya. 2. Mengidentifikasi tujuan-tujuan pendidikan secara umum dan mengkomunikasikan apa yang akan anak capai 3. Menyampaikan tujuan-tujuan pendidikan dan mendeskripsikannya bagaimana anak akan mencapai tujuan-tujuan tersebut 4. Menyusun berbagai kegiatan anak di rumahdan menjadikan orang tua sebagai sumber belajar, dan apabila mendapatkan kesulitan mendorong orang tua untuk menjadikan pendidik sebagai sumber juga. 5. Memecahkan masalah, mengidentifikasi isu, strategi untuk perubahan, kerangka waktu, dan sumber-sumber yang tersedia Untuk menjalin komunikasi yang efektif antara guru dan orang tua dapat dilakukan melalui keomunikasi dua arah. Komunikasi dua arah yang dapat dilakukan guru dan orang tua dalam membahas berbagai persoalan menyangkut pendidikan dan pengasuhan anak dapat dilakukan melalui kegiatan berikut ini: 1. Konferensi orang tua 2. Organisasi orang tua dan guru atau dewan komunitas sekolah, misalnya KPO Kelompok Pertemuan Orang Tua dan POMG Persatuan Orang Tua Murid dan Guru. 3. Map hasil kerja portofolio siswa dikirimkan ke rumah setiap minggu atau setiap bulan untuk tinjauan dan komentar orang tua 4. Telepon 5. Email surat elektronik atau website sekolah Beberapa strategi yang dapat dipertimbangkan untuk menjalin komunikasi antara orang tua dan guru meliputi: 1. Laporan berkala dari guru ke orang tua 2. Curriculum Nights Pertemuan yang biasanya diadakan pada petang hari, pertemuan orang tua dengan guru dan memiliki tujuan untuk membicarakan program yang ditawarkan oleh sekolah sering disebut juga Open House atau Meet the Teacher Night 3 PPPPTK TK DAN PLB BANDUNG © 2016 57 3. Kunjungan ke rumah 4. Telepon 5. Kalendar Tahunan Sekolah 6. Menyampaikaninformasi pada koran lokal 7. Mengundang pakar di bidang pendidikan dan pengasuhan anak 8. Homework Hotline merupakan sebuah layanan yang menawarkan bantuan secara langsung via telepon dan menawarkan tugas rumah secara online dalam jaringan 9. Workshop Lokakarya Untuk membangun komunikasi yang efektif dengan orang tua, hendaklah para guru atau pihak lembaga PAUD memperhatikan hal-hal sebagai berikut: 1. Inisiasi, Guru harus mengawali kontak secapatnya saat guru sudah mengenal siswanya di kelas. Perkenalan dengan orang tua dapat menjadi kontak awal yang dilakukan guru. Perkenalan ini dapat dilakukan melalui telepon atau mengirimkan surat ke orang tua untuk memperkenalkan diri Anda secara khusus. 2. Jadwal kontak, Orang tua dapat segera mengontak Anda dengan segera jika ada permasalahan, maka pada saat itu juga solusi dapat ditemukan. Menunggu terlalu lama dapat menimbulkan masalah baru. 3. Konsistensi dan frekuensi: orang tua menginginkan umpan balik yang sering diberikan gurusekolah tentang hasil karya anak-anak mereka di sekolah. 4. Mengikuti dengan seksama : Orang tua dan guru saling melihat bahwa satu sama lain saling melakukan apa yg dijanjikan oleh masing-masing pihak

G. Umpan Balik dan Tindak Lanjut

Cocokkanlah jawaban Anda dengan kunci jawabanyang terdapat di bagian akhir kegiatan pembelajaran 3 ini. Hitunglah jawaban Anda yang benar. Kemudian gunakan rumus di bawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda terhadap kegiatan pembelajaran3. Tingkat penguasaan = x 100 Arti tingkat penguasaan yang Anda capai: 90 – 100 = baik sekali 3 PPPPTK TK DAN PLB BANDUNG © 2016 58 80 – 89 = baik 70 – 79 = cukup 70 = kurang Apabila Anda mencapai tingkat penguasaan 80 atau lebih, Anda dapat meneruskan dengan kegiatan pembelajaran berikutnya. BagusTetapi apabila tingkat penguasaan Anda masih di bawah 80, Anda harus mengulang kembalikegiatan pembelajaran3, terutama bagian yang belum Anda kuasai.

H. Kunci Jawaban

1. A

b. D c. C 4.C 5.B

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

91 2522 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

34 649 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

32 557 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

15 356 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

23 482 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 816 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

37 724 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

11 452 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

18 656 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

28 804 23