Metoda Efektifitas Ekonomi
d. Metoda Efektifitas Ekonomi
Berbeda dengan metoda evaluasi ekonomi, pada metoda ini dasar eval uasi nya ada 2 yaitu: besara n ekonomi dan besara n tingkat efektifitasnya. Pada kelompok metoda efektifitas ekonom i ini dikenal dua metoda, yaitu "Balance Sheet Method " dan "Goal-Achievement Matrix Method " .
1 ) Balance Sheet Method
Metoda ini pada dasarnya merupakan turunan dari metoda Benefit Cost Analysis method, hanya saja disini yang dikaji tidak hanya besaran efisiensi ekonomi, tetapi mengkaji seluruh besaran moneter dari setiap komponen dampak ditinjau dari n i la i efektifitasnya terhadap sekumpulan objective d a n goal yang Metoda ini pada dasarnya merupakan turunan dari metoda Benefit Cost Analysis method, hanya saja disini yang dikaji tidak hanya besaran efisiensi ekonomi, tetapi mengkaji seluruh besaran moneter dari setiap komponen dampak ditinjau dari n i la i efektifitasnya terhadap sekumpulan objective d a n goal yang
d i dasarkan pada memaksim u m ka n pencapaian goals dan objective d itinjau dari kepentingan masyarakat l uas. Sebagai ilustrasi dari metoda ini coba perhatikan tabel 9.7 yang menggambarkan "balance sheet" dari d ua alternatif kebijakan manajemen lalu lintas, yaitu : alternatif A dan alternatif
B. Dari masing-masing alternatif dikaji besaran moneter (jika mungki n) biaya (cost) dan manfaat (benefit) dari komponen dampak terhadap beberapa kelompok masyarakat tertentu, katakanlah selompok masyarakat X1, X2, X3, X4' Y1, Y 2' Y3, Y4 dan Y5_
label 9.7
Contoh label " Balance Sheet "
M = Quantifiable in monetery terms Q = Quantifiable in non-monetery terms
N = Non - Qualifiable
No consequences in sector
Pada tabel tersebut tidak semua komponen dampak dapat di kuatifikasikan dengan besaran moneter, ada beberapa komponen yang bisa dikuantifikasikan tetapi besarannya bukan besaran moneter dan malah ada beberapa komponen yang sama
sekali tidak bisa d i kuantifikasikan. Untuk kasus-kasus tersebut besarannya dicantumkan apa adanya dalam tabel. Mengingat bahwa seluruh komponen dampak yang yang mengacu pada masing-masing kelompok masyarakat d icantum pada tabel dan masing-masing mempunyai besaran yang menyeluruh terhadap
Evaluas Lalu
implikasi masing-masing alternatif seluruh kelompok masyarakat yang mungkin terkait. Selanjutnya untuk memilih alternatif
kebijakan manajemen lalu li ntas yang mana yang terbaik, sangat tergantung tujuan atau objective yang akan dicapai.
Untuk memperbaiki ha I tersebut di atas, maka pada metoda i n i kem u d i a n d i ta m ba h ka n kaj i a n " Community Value - Effectiveness ", yaitu berusaha mengkuantifikasikan secara lebih sederhana masing-masing besaran komponen dampak tersebut
d i dasarkan ti n g kat uti l itas nya terhadap obj ective d a ri masyarakat, dan juga didasarkan pada tingkat kepentingan dari objectives yang telah dimaksud terhadap seluruh objective yang dikaji. Jadi berarti langkah yang harus dilakukan selanjutnya adalah mendefinisikan objectives (tujuan) yang ingin dicapai dalam manajemen lalu lintas ini terutama bag i kepentingan masyarakat l uas. U ntuk masing-masing objectives yang telah didefinisikan selanjutnya ditentukan ukuran performansi dari efektifitasnya. Misalnya jika objectivenya adalah memin!malkan waktu tempuh, maka ukuran efektifitas dari objective dimaksud
adalah jam waktu tempuh. Perumusan objective dan ukuran efektifitas dari objective ini selanjutnya merupakan kriteria bagi eval uasi terhadap "Balance Sheet " yang telah dihasi lkan sebelumnya. Sebagi ilustrasi dari tabel kriteria ini coba perhatikan Tabel 9.8 berikut ini.
Tabel 9.8
Tabel Perumusan Objective dan U kuran Efektifitasnya
Lalu lintas
Tabel 9.9
Tabel Pembobotan Relatif Dari Masing-masing Objective -
Rank Order
Criterion Weight
1 Travel Hours 6 0,091 2 Fatality Numbers
0,167 3 Injury Namber
2 0 ,1 52 4 Property Damage
10 0,030 5 Capital Investment
9 0,045 Families Displaced
Kedua tabel diatas yaitu tabel 9.8 dan tabel 9.9 dirumuskan oleh sekelompok pakar atau profesional yang terlibat dalam studi manajemen lalu lintas.
Ta h a p sela nj utnya dari a n a l isis a d a l a h mem buat matriks efektifitas, yaitu dengan merubah tabel 9.7 menjadi besaran efektifitas seperti pad a tabel 9.1 0 dengan mengacu pada tabel 9.8.
Tabel 9. 1 0
Contoh Tabel Matriks Efektifitas Communit Ob"ectives
Selanj utnya pemilihan alternatif kebijakan manajemen lalu l i ntas terba i k d i la k u ka n d e n g a n terl e b i h d a h u l u tota l
performance dari masing-masing alternatif yang merupakan jumlah kumulatif dari perkalian tingkat efektifitas di atas dengan
nilai bobotnya masing-masing. Alternatif dikatakan terbaikjika nilai " total performance " nya terbesar.