Definisi dari Sudut Pemakai Definisi dari Sudut Proses Kegiatan

Akuntansi dan Sistem Informasi 129 e. penyusunan jurnal pembalik, dipergunakan untuk mengantisipasi terjadinya kesalahan pencatatan pada periode akuntansi berikutnya.

3. Tahap Pelaporan dan Penganalisaan

Tahap terakhir yang harus dilalui yaitu tahap pelaporan dan penganalisaan. Adapun tahap pelaporan dan penganalisaan meliputi kegiatan-kegiatan berikut ini. a. Penyusunan laporan keuangan, yang terdiri atas Laporan LabaRugi, Laporan Perubahan Modal, Neraca, dan Laporan Arus Kas. b. Pembuatan analisa laporan keuangan digunakan untuk pengambilan keputusan ekonomi, baik untuk perkembangan usaha maupun penambahan investasi. Secara ringkas proses akuntansi dapat digambarkan seperti bagan berikut ini. Tugas Mandiri Identifikasikan tahap-tahap yang harus dilalui dalam proses akuntansi Gambar 5.1 Proses akuntansi PostingBuku Besar Jurnal Dokumen Sumber Tahap Pencatatan Tahap Pengikhtisaran Neraca Saldo Jurnal Penyesuaian dan Kertas Kerja Jurnal Penutup Analisa Laporan Keuangan Peyusunan Laporan Keuangan Tahap Pelaporan Neraca Saldo Setelah Penutupan Jurnal Pembalik 130 Ekonomi SMA dan MA Kelas XI

C. Kegunaan Informasi Akuntansi

Informasi akuntansi yang disajikan dalam bentuk laporan keuangan memiliki kegunaan bagi berbagai pihak. Kegunaan tersebut di antaranya yaitu: 1. sebagai alat perencanaan, pengendalian kegiatan perusahaan, dan dasar pembuatan keputusan bagi pimpinan, 2. sebagai laporan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada pihak di luar perusahaan. Adapun pihak-pihak yang memerlukan informasi akuntansi di antaranya dapat diuraikan sebagai berikut.

1. Pihak Intern atau Pimpinan Perusahaan Manajer

Bagi manajer perusahaan, informasi akuntansi digunakan untuk menyusun perencanaan dan pengawasan terhadap operasional perusahaan atau jalannya perusahaan, mengevaluasi kemajuan yang dicapai dalam usaha mencapai tujuan, dan melakukan tindakan koreksi yang diperlukan.

2. Pihak Ekstern Perusahaan

Selain pihak perusahaan, masih terdapat pihak-pihak lain di luar perusahaan yang memerlukan informasi akuntansi. Pihak- pihak tersebut di antaranya sebagai berikut. a. Investor atau Calon Investor Para investor melakukan penanaman modal dalam suatu perusahaan dengan tujuan untuk mendapatkan bagian laba. Investor atau calon investor memerlukan informasi akuntansi untuk membantu menentukan apakah harus membeli atau menjual investasi tersebut. b. Karyawan Karyawan dan kelompok yang mewakili mereka membutuhkan informasi akuntansi untuk mengetahui stabilitas dan profitabilitas perusahaan. Selin itu, informasi akuntansi tersebut juga diperlukan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memberikan balas jasa gaji, manfaat pensiun, dan pembukaan lapangan pekerjaan atau kebutuhan tenaga kerja. c. Pemberi Pinjaman Bank Pemberi pinjaman hanya bersedia memberikan kreditnya kepada suatu perusahaan yang dipandang mampu mengembalikan atau mengangsur pinjaman beserta bunganya pada saat jatuh tempo atau tepat pada waktunya. d. Pemasok atau Kreditur Lainnya Pemasok atau kreditur lain tertarik dengan informasi akuntansi yang memungkinkan mereka untuk memutuskan apakah jumlah yang terutang akan dibayar pada saat jatuh Wawasan Ekonomi Informasi akuntansi yang di- butuhkan oleh pemakai berupa laporan keuangan beserta penjelasannya untuk dapat dianalisis tingkat likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitasnya. Gambar 5.2 Bank sebagai pemberi pinjaman berwenang atas informasi akuntansi perusahaan. Sumber: Warta Ekonomi 9 Juni 2006.