Definisi Operasional Pengukuran Variabel

Tabel 2 Indikator Variabel Efektivitas Mengelola Usaha No Dimensi Indikator No Pertanyaan 1 Kreativitas Rencana bisnis 1, 2, 3 2 Manajerial Impian hidup

4, 5

3 Interpersonal Hasil terbaik 6,7, 8 Dana modal Pengendalian 9 Pembagian tanggungjawab 10, 11 Semangat kerja 12, 13 Totalitas 14 Kepercayaan diri 15, 16 Etika moral 17, 18 4 Kepemimpinan Pengambilan keputusan 19, 20, 21 Tabel 3 Indikator Variabel Jiwa Kewirausahaan No Dimensi Indikator No Pertanyaan Resiko

6, 7

Inovasi Pengembangan ide

1, 2, 3, 4

Kerja kelompok 10 Kepercayaan diri 11, 12 Peraturan 13, 17, 19 Penyesuaian diri

14, 18

Ilmu pengetahuan 21, 22 Cekatan 20 Orientasi karirpekerjaan 24 Kemampuan manajerial

8, 23

Bentuk kepribadian 26, 27 Gaya kepemimpinan 28, 29, 30 Pencapaian pertumbuhan usaha 9 Pencapaian keuntungan 32 Kondisi perasaan 15, 16, 31 Pengendalian diri 33, 34 Tabel 4 Indikator Variabel Kultur Lingkungan Kerja No Dimensi Indikator NoPertanyaan 1 Power Distance - Hubungan atasan dan bawahan

1, 2, 3 -

Struktur organisasi yang menyamakan kesetaraan dalam perbedaan tugas 4 - Adanya kesetaraan dalam perbedaan tanggungjawab

5, 6

2 Individualism and Colectivism - Kebebasan dalam menyelesaikan pekerjaan 7 - Berani menghadapi tantangan 8 - Pelatihan untuk meningkatkan kinerja karyawan 9 - Kondisi fisik lingkungan kerja 10 - Meningkatkan keterampilan kerja 11 3 Femininity and Masculinity - Kesempatan untuk memperoleh laba 12 - Kesempatan untuk maju 13 - Kesejahteraan karyawan

14, 15, 16 -

Penghargaan masyarakat terhadap produk 17 4 Uncertainty Avoidance - Keluar masuknya karyawan

18, 19 -

Adanya aturan pedoman dalam melaksanakan tugas 20, 21

G. Pengujian Instrumen Penelitian

Guna mendapatkan data yang benar-benar valid dan reliabel, maka terlebih dahulu dilakukan uji instrumen penelitian. Dalam penelitian ini yang menjadi instrumen penelitiannya adalah kuesioner. Kuesioner dikatakan baik jika PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI dapat mengukur apa yang seharusnya diukur serta menunjukkan konsistensi hasil pengukurannya. 1. Uji Validitas Uji validitas digunakan untuk mengetahui apakah instrumen tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang seharusnya diukur Sugiyono, 2002:114. Untuk mengetahui validitas kuesioner yang dibagikan kepada responden maka digunakan teknik korelasi product moment dari Karl Pearson Arikunto; 1993:69 r xy { } { } 2 2 2 2 ΣΥ − ΝΣΥ ΣΧ − ΝΣΧ ΣΥ ΣΧ − ΝΣΧΥ = Keterangan : r xy : Koefisien korelasi yang dicari Y : Variabel kontrol Permodalan dan Pendidikan X : Skor rata-rata dari X Y : Skor Total N : Banyaknya responden X Σ : Jumlah dari X jumlah butir soal Y Σ : Jumlah skor butir soal Nilai r kritistabel ditentukan berdasarkan tabel nilai-niali r product moment dari Karl Pearson pada taraf signifikansi alpha 5 α = 0,05. Jika nilai r hitung suatu butir pertanyaan lebih besar dari r tabel, maka item pertanyaan tersebut dinyatakan valid. Sedangkan, jika nilai r hitung lebih kecil dari r tabel maka butir pertanyaan tersebut dinyatakan tidak valid. Butir pertanyaan yang tidak valid selanjutnya tidak akan digunakan dalam penelitian. Perhitungan uji validitas ini menggunakan Statistical Package for Social Sciences SPSS 15 dan hasil perhitungannya dapat dilihat pada lampiran 3. Uji validitas menggunakan sample berukuran n = 20 dengan

Dokumen yang terkait

Pengaruh permodalan, pendidikan dan kultur lingkungan kerja terhadap manajemen usaha dengan jiwa kewirausahaan sebagai pemoderator : kasus sentra industri bakpia Jl. Laksa Adisucipto Yogyakarta.

0 1 159

Pengaruh permodalan, pendidikan dan kultur lingkungan kerja terhadap hubungan antara jiwa kewirausahaan dengan efektivitas mengelola usaha.

0 2 188

Pengaruh permodalan, pendidikan, dan kultur lingkungan kerja terhadap hubungan antara jiwa kewirausahaan dengan efektivitas mengelola usaha : studi kasus sentra industri Genteng Desa Berjo Godean Yogyakarta.

0 0 165

Pengaruh permodalan, pendidikan dan kultur lingkungan kerja terhadap hubungan antara jiwa kewirausahaan dengan efektivitas mengelola usaha : studi kasus counter HP di sepanjang Jalan Gejayan dan Jogja Phone Market Yogyakarta.

0 0 216

Pengaruh permodalan, pendidikan, dan kultur lingkungan kerja terhadap hubungan antara jiwa kewirausahaan dengan efektivitas mengelola usaha : studi kasus di Sentra Industri Bakpia Yogyakarta.

0 1 177

PENGARUH PERMODALAN, PENDIDIKAN, DAN KULTUR LINGKUNGAN KERJA TERHADAP HUBUNGAN ANTARA JIWA KEWIRAUSAHAAN DENGAN EFEKTIVITAS MENGELOLA USAHA

0 0 175

SKRIPSI PENGARUH PERMODALAN, PENDIDIKAN, DAN KULTUR LINGKUNGAN KERJA TERHADAP HUBUNGAN ANTARA JIWA KEWIRAUSAHAAN DENGAN EFEKTIVITAS MENGELOLA USAHA

0 0 214

PENGARUH PERMODALAN, PENDIDIKAN, DAN KULTUR LINGKUNGAN KERJA TERHADAP HUBUNGAN ANTARA JIWA KEWIRAUSAHAAN DENGAN EFEKTIVITAS MENGELOLA USAHA

0 0 163

Pengaruh permodalan, pendidikan dan kultur lingkungan kerja terhadap hubungan antara jiwa kewirausahaan dengan efektivitas mengelola usaha - USD Repository

0 0 186

Pengaruh permodalan, pendidikan dan kultur lingkungan kerja terhadap hubungan antara jiwa kewirausahaan dengan efektivitas mengelola usaha : studi kasus sentra industri kerajinan kulit Manding Bantul, Yogyakarta - USD Repository

0 0 183