Jenis-Jenis Pranata Sosial PENILAIAN Indikator

1 Monopoli pemerintah, dilakukan oleh negara untuk menjamin ketersediaan suatu sumber produksi. Pada umumnya sumber- sumber produksi tersebut sangat penting dan menyangkut hajat hidup orang banyak, misalnya minyak, air, listrik, dan lain-lain. 2 Monopoli swasta, dilakukan oleh pihak swasta melalui perjanjian atau kontrak kerja khusus dengan pemerintah untuk memanfaatkan sumber daya alam tertentu. Contoh, Hak Pengusahaan Hutan. 3 Kuota, dilakukan pemerintah untuk membatasi produksi dan konsumsi terhadap suatu barang atau sumber daya alam. Hal ini dimaksudkan agar produksi dan pengolahan sumber daya alam dapat dilakukan dengan hemat atau tidak berlebihan. 4 Proteksi, dilakukan oleh pemerintah untuk melindungi produk lokal dari persaingan produk luar negeri impor dengan menetapkan bea masuk yang tinggi untuk produk impor. b Peran pranata ekonomi distribusi Distribusi merupakan kegiatan menyalurkan barang hasil produksi ke konsumen untuk dikonsumsi. Pendistribusian penting dilakukan untuk mencapai kemakmuran rakyat dengan cara memeratakan ketercukupan kebutuhan rakyat akan barang atau jasa. Melalui distribusi, arus perdagangan dapat berjalan dengan lancar. c Peran pranata ekonomi konsumsi Konsumsi adalah kegiatan menghabiskan atau menggunakan nilai guna suatu barang atau jasa. Pemenuhan kebutuhan manusia dalam berkonsumsi dipengaruhi oleh kemampuan manusia yang diukur melalui tingkat penghasilan atau pendapatan. d. Pranata Pendidikan 1 Pengertian pendidikan Pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha untuk mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran atau pelatihan. Di Indonesia, pendidikan dapat digolongkan menjadi dua, yaitu pendidikan sekolah pendidikan formal dan pendidikan luar sekolah pendidikan nonformal. 2 Peran atau fungsi pranata pendidikan Pranata pendidikan berfungsi untuk mempersiapkan manusia agar mampu mencari nafkah hidup saat ia dewasa kelak. Persiapan- persiapan yang dimaksud, meliputi kegiatan : a meningkatkan potensi, kreativitas, dan kemampuan diri b membentuk kepribadian dan pola pikir yang logis dan sistematis c mengembangkan sikap cinta tanah air e. Pranata Politik 1 Pengertian politik Politik adalah pengetahuan mengenai ketatanegaraan atau kenegaranan, meliputi segala urusan dan tindakan atau kebijakan mengenai pemerintahan negara atau terhadap negara lain. Di dalam hal ini, yang dimaksud politik adalah semua usaha dan aktivitas manusia dalam rangka memperoleh, menjalankan, dan mempertahankan kekuasaan. Pranata politik adalah serangkaian peraturan, baik tertulis ataupun tidak tertulis yang berfungsi mengatur semua aktivitas politik dalam masyarakat atau negara. Pranata politik di Indonesia secara hierarki terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Ketetapan MPR, UU, PP, Keputusan Presiden, Keputusan Menteri, dan Peraturan Daerah. 2 Peran atau fungsi pranata politik Beberapa peran atau fungsi pranata politik, antara lain : a Pelindung dan penyalur aspirasihak asasi manusia, rakyat berhak berpolitik selama mematuhi kaidah-kaidah politik yang telah ditetapkan. b Memberikan pembelajaran politik bagi masyarakat, dalam hal ini rakyat mulai dilibatkan secara langsung dalam proses penentuan kebijakan. c Meningkatkan kesadaran berpolitik di kalangan masyarakat, hal ini terlihat dari meningkatnya keikutsertaan masyarakat dalam pemilu, kesadaran dalam mengawasi jalannya pemerintahan, dan adanya tuntutan transparansi dan akuntabilitas pemerintah. Lampiran 2. RPP Kelas Eksperimen 2 Metode Jigsaw RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RPP Nama Sekolah : SMP N 2 GODEAN Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas Semester : VIII 2 Standar Kompetensi : 6. Memahami pranata dan penyimpangan sosial Kompetensi Dasar : 6.1 Mendeskripsikan bentuk-bentuk hubungan sosial Alokasi Waktu : 4 x 40 menit 2x pertemuan

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah selesai kegiatan pembelajaran, siswa dapat: - Menjelaskan pengertian pranata sosial - Mengidentifikasi fungsi pranata sosial - Mengidentifikasi jenis-jenis pranata sosial

B. MATERI PEMBELAJARAN

1. Pengertian pranata sosial 2. Fungsi pranata sosial 3. Jenis-jenis pranata sosial

C. METODE PEMBELAJARAN

1. Metode Jigsaw

D. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN PERTEMUAN PERTAMA

Pendahuluan 30 menit 1. Membuka pelajaran dengan salam dan doa 2. Mengkondisikan kelas dan memeriksa kehadiran siswa 3. Menyampaikan apersepsi dan motivasi 4. Menyampaikan tujuan pembelajaran 5. Memberikan soal Pretest Kegiatan Inti 45 menit 1. Guru memberikan soal pretest kepada siswa 2. Menyampaikan materi pelajaran secara umum 3. Menjelaskan dan mengarahkan tentang langkah-langkah pembelajaran dengan menggunakan Metode Jigsaw yang meliputi: a. Guru membagi siswa ke dalam kelompok-kelompok kecil, 4 atau 5 orang b. Guru membagi materi berdasarkan topik yang akan dipelajari c. Setiap siswa dalam kelompok harus mempelajari materi yang telah dibagi oleh guru d. siswa membuat kelompok ahli yang terdiri dari perwakilan masing- masing kelompok satu kelompok satu siswa e. Di dalam kelompok ahli terdapat kelompok dengan materi yang berbeda-beda dan kelompok ahli melakukan diskusi untuk memahami materi secara utuh f. Kelompok ahli kembali ke kelompok asal dan mendiskusikan atau menyampaikan apa yang di dapat dari kelompok ahli g. Guru memberikan pertanyaan secara acak kepada masing-masing kelompok Penutup 5 menit 1. Merefleksi jalannya proses pembelajaran 2. Memberikan tugas kepada siswa untuk mempelajari materi selanjutnya 3. Menutup pelajaran dengan doa dan salam LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN pertemuan kedua Pendahuluan 10 menit 1. Membuka pelajaran dengan salam dan doa 2. Mengkondisikan kelas dan memeriksa kehadiran siswa 3. Menyampaikan apersepsi dan motivasi 4. Menyampaikan tujuan pembelajaran Kegiatan Inti 40 menit 1. Menyampaikan materi pelajaran secara umum 2. Menjelaskan dan mengarahkan tentang langkah-langkah pembelajaran dengan menggunakan Metode Jigsaw yang meliputi: a. Guru membagi siswa ke dalam kelompok-kelompok kecil, 4 atau 5 orang b. Guru membagi materi berdasarkan topik yang akan dipelajari c. Setiap siswa dalam kelompok harus mempelajari materi yang telah dibagi oleh guru d. siswa membuat kelompok ahli yang terdiri dari perwakilan masing- masing kelompok satu kelompok satu siswa e. Di dalam kelompok ahli terdapat kelompok dengan materi yang berbeda-beda dan kelompok ahli melakukan diskusi untuk memahami materi secara utuh f. Kelompok ahli kembali ke kelompok asal dan mendiskusikan atau menyampaikan apa yang di dapat dari kelompok ahli g. Guru memberikan pertanyaan secara acak kepada masing-masing kelompok Penutup 30 menit 1. Memberikan soal posttest 2. Merefleksi jalannya proses pembelajaran 3. Menutup pelajaran dengan doa dan salam E . SUMBER BELAJAR - Buku Paket IPS kelas VIII - Fattah, Sanusi. 2008. Ilmu Pengetahuan Sosial: SMPMTs Kelas VIII. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan - Sudarmi, Sri Waluyo. 2008. Galeri Pengetahuan Sosial Terpadu. Semarang: PT. Sindur Press - LKS kelas VIII - Buku-buku yang relevan - Gambar-gambar yang relevan

F. PENILAIAN Indikator

Pencapaian Kompetensi Penilaian Teknik Bentuk Instrumen Contoh Instrumen - Menjelaskan pengertian pranata sosial Tes Tulis Tes Uraian Jelaskan pengertian pranata sosial - Mengidentifikasi fungsi pranata sosial Tes Tulis Tes Uraian Sebutkan fungsi pranata sosial - Mengidentifikasi jenis- jenis pranata sosial Tes tulis Tes Uraian Sebutkan jenis- jenis pranata sosial Mengetahui, Guru mapel IPS Unda Krismowo, S.Pd NIP. 196111141988031004 Yogyakarta, 28 Januari 2015 Mahasiswa, Dian Febi Hardiyanti NIM. 12416241050

Dokumen yang terkait

EFEKTIVITAS PENGGUNAANMODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP HASIL BELAJAR SEJARAH SISWA KELAS XI IPS SMA N 1 PAMOTANTAHUN AJARAN 2013 2014

0 5 64

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFAE) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA KELAS VIII SMP NURUL ISLAM

1 19 162

Model Pembelajaran Kooperatif Student Facilitator and Explaining (SFE) dengan Peta Konsep dalam Peningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa. (Kuasi Eksperimen di SMP Jayakarta)

0 2 225

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 29 MEDAN.

0 3 15

PENERAPAN METODE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFAE) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MINAT BELAJAR SISWA Penerapan metode Student Facilitator And Explaining (SFAE) sebagai upaya meningkatkam minat belajar siswa dalam pemebelajaran dan hasil belajar IPS E

0 0 17

PENERAPAN METODE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR DALAM Penerapan metode Student Facilitator And Explaining (SFAE) sebagai upaya meningkatkam minat belajar siswa dalam pemebelajaran dan hasil belajar IPS Ekonomi

0 0 13

PENERAPAN METODE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR DAN HASIL Penerapan Metode Student Facilitator And Explaining Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV MI Karangkonan

0 0 14

PENERAPAN METODE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING UNTU MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR DAN HASIL Penerapan Metode Student Facilitator And Explaining Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV MI Karangkonang

0 0 14

PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING PADA Peningkatan Hasil Belajar Ipa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining Pada Siswa Kelas Iv Sd Negeri 1 Pulokulon Ke

0 2 14

PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING PADA Peningkatan Hasil Belajar Ipa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining Pada Siswa Kelas Iv Sd Negeri 1 Pulokulon Ke

0 1 15