Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran akuntansi di kelas XI SMA Negeri 11 Yogyakarta.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

ABSTRAK

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS
GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI
BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN AKUNTANSI
DI KELAS XI SMA NEGERI 11 YOGYAKARTA
Rima Utami
Universitas Sanata Dharma
Yogyakarta
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat prestasi belajar
siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 11 Yogyakarta pada materi pembelajaran
akuntansi melalui penerapan metode kooperatif tipe teams games tournament
(TGT).
Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian
dilaksanakan pada bulan Februari 2011 di SMA Negeri 11 Yogyakarta, Jln. AM
Sangaji No. 50, Cokrodiningratan, Jetis, Yogyakarta 55233. Subjek penelitian ini
adalah siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 11 Yogyakarta tahun ajaran 2010/2011
yang terdiri dari 32 siswa. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam satu
siklus yang meliputi empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan
refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi
kegiatan guru, lembar observasi kegiatan kelas dan lembar observasi kegiatan
siswa, lembar observasi kegiatan guru dalam proses pembelajaran, instrumen
pengamatan kelas, lembar observasi kegiatan belajar siswa, dan instrumen
refleksi. Teknik analisis data adalah analisis deskriptif dan analisis komparatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan model pembelajaran
kooperatif tipe teams games tournament (TGT) dapat meningkatkan prestasi
belajar siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 11 Yogyakarta pada materi
pembelajaran akuntansi. Hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan rata-rata pre
test = 5,9 dan hasil post test = 8,1. Hasil pengujian statistik terhadap hasil pre test
dan post test tersebut menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan rata-rata
pre test dan post test (2-tailed) adalah 000 < α = 0,05.

viii 
 

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

ABSTRACT

THE IMPLEMENTATION OF COOPERATIVE LEARNING TEAMS
GAMES TOURNAMENT MODEL TO IMPROVE STUDENT
ACHIEVEMENT IN STUDYING ACCOUNTING IN THE ELEVENTH
GRADE OF SOCIAL SCIENCES DEPARTMENT AT 11 STATE SENIOR
HIGH SCHOOL YOGYAKARTA

Rima Utami
Sanata Dharma University
Yogyakarta

The purpose of this study is to determine the level of student achievement
of the 11 th grade of social sciences department at 11 state Senior High School
Yogyakarta on the accounting subject through the implementation of cooperative
teams games tournament method.
The type of this research is a classroom action research. The research was
conducted in February 2011 at 11 State Senior High School Yogyakarta, Jl. A.M
Sangaji no.50, Cokrodiningratan, Jetis, Yogyakarta 55233. The subject of this
study is the students at 11 State Senior High School which consist of 32 students.
The implementation of classroom action research done in a cycle which included
four phases. They are planning, action, observation, and reflection. The data were
collected by using observation sheet of teacher activities, observation sheet of
classroom activities and observation sheet of student activities, observation sheet
of teacher activities in learning process, class observation instrument, observation
sheet of students learning activities, and reflection instrument. The data were
obtained by using descriptive analysis and comparative analysis.
The result of this study shows that the application of cooperative learning
Teams Games Tournament (TGT) improves student achievement at 11 State
Senior High School Yogyakarta on the accounting subject. It is shown from the
calculation of the result of the average pre-test = 5,9 and the result of post test =
8,1. The result of statistical test on pre-test and post-test shows that there is a
significant change between the average of pre-test and post-test (2-tailed), is 000 <
α = 0,05.

ix 
 

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PENERAP
P
PAN MOD
DEL PEM
MBELAJA
ARAN KO
OOPERAT
TIF TIPE
TEAMS
TE
GA
AMES TOURNAME
ENT (TGT
T) UNTUK
K
MENIN
NGKATKA
AN PRES
STASI BE
ELAJAR S
SISWA DA
ALAM
PEM
MBELAJJARAN AK
KUNTAN
NSI
DII KELAS XI SMA NEGERI
N
11 YOGY
YAKARTA
A
S
SKRIPSI

Diajukan unntuk Salah Satu
S Syarat
Memperoleh G
M
Gelar Sarjana Pendidikann
Program Studdi Pendidikan Akuntansii

Oleh:
R
Rima
Utamii
NIM
M: 071334070

PROGRA
AM STUDI PENDIDIK
KAN AKUN
NTANSI
JUR
RUSAN PEN
NDIDIKAN
N ILMU PE
ENGETAHU
UAN SOSIA
AL
F
FAKULTA
S KEGURU
UAN DAN ILMU
I
PENDIDIKAN
UN
NIVERSITA
AS SANATA
A DHARMA
A
YOGYAKART
TA
2011

i

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PENERAP
P
PAN MOD
DEL PEM
MBELAJA
ARAN KO
OOPERAT
TIF TIPE
TEAMS
TE
GA
AMES TOURNAME
ENT (TGT
T) UNTUK
K
MENIN
NGKATKA
AN PRES
STASI BE
ELAJAR S
SISWA DA
ALAM
PEM
MBELAJJARAN AK
KUNTAN
NSI
DII KELAS XI SMA NEGERI
N
11 YOGY
YAKARTA
A
S
SKRIPSI

Diajukan unntuk Salah Satu
S Syarat
Memperoleh G
M
Gelar Sarjana Pendidikann
Program Studdi Pendidikan Akuntansii

Oleh:
R
Rima
Utamii
NIM
M: 071334070

PROGRA
AM STUDI PENDIDIK
KAN AKUN
NTANSI
JUR
RUSAN PEN
NDIDIKAN
N ILMU PE
ENGETAHU
UAN SOSIA
AL
F
FAKULTA
S KEGURU
UAN DAN ILMU
I
PENDIDIKAN
UN
NIVERSITA
AS SANATA
A DHARMA
A
YOGYAKART
TA
2011

i

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

ii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

iii 
 

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PERSEMBAHAN

Skripsi ini kupersembahkan untuk:
Allah Azza Wa Jalla yang menjadi kekuatan dalam perjuangan hidupku.
Ibuku tersayang yang telah memberikan dukungan dan semangat untuk
keberhasilan hidupku.
Om-omku dan bulek-bulekku tersayang yang telah memberikan dukungan dan
semangat untuk keberhasilan hidupku.
Saudaraku tersayang dan tercinta.
Teman-temanku tersayang dan terkasih.
Almamaterku

iv 
 

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

MOTTO

“Hidup adalah sebuah perjuangan”
(penulis)

“Saya mendengar dan saya lupa. Saya melihat dan saya ingat. Saya melakukan
dan saya mengerti”
(Confucius)

“Jika anda gagal merencanakan, berarti anda merencanakan untuk gagal”
(D.J Schwarzt)


 

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA

Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak
memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam
kutipan dan daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah.

Yogyakarta, 28 September 2011
Penulis

Rima Utami

vi 
 

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN
PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS
Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma:
Nama

: Rima Utami

Nomor Mahasiswa

: 071334070

Demi pengembangan ilmu pengetahun, saya memberikan kepada perpustakaan
Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul:
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS
GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI
BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN AKUNTANSI
DI KELAS XI SMA NEGERI 11 YOGYAKARTA
beserta perangkat yang diperlukan (bila ada). Dengan demikian saya memberikan
kepada perpustakaan Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan,
mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan
data, mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikannya di internet atau
media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta izin dari saya
maupun memberikan royalti kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya
sebagai penulis.
Dengan demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.
Yogyakarta, 28 September 2011
Yang menyatakan,

Rima Utami

vii 
 

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

ABSTRAK

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS
GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI
BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN AKUNTANSI
DI KELAS XI SMA NEGERI 11 YOGYAKARTA
Rima Utami
Universitas Sanata Dharma
Yogyakarta
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat prestasi belajar
siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 11 Yogyakarta pada materi pembelajaran
akuntansi melalui penerapan metode kooperatif tipe teams games tournament
(TGT).
Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian
dilaksanakan pada bulan Februari 2011 di SMA Negeri 11 Yogyakarta, Jln. AM
Sangaji No. 50, Cokrodiningratan, Jetis, Yogyakarta 55233. Subjek penelitian ini
adalah siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 11 Yogyakarta tahun ajaran 2010/2011
yang terdiri dari 32 siswa. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam satu
siklus yang meliputi empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan
refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi
kegiatan guru, lembar observasi kegiatan kelas dan lembar observasi kegiatan
siswa, lembar observasi kegiatan guru dalam proses pembelajaran, instrumen
pengamatan kelas, lembar observasi kegiatan belajar siswa, dan instrumen
refleksi. Teknik analisis data adalah analisis deskriptif dan analisis komparatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan model pembelajaran
kooperatif tipe teams games tournament (TGT) dapat meningkatkan prestasi
belajar siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 11 Yogyakarta pada materi
pembelajaran akuntansi. Hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan rata-rata pre
test = 5,9 dan hasil post test = 8,1. Hasil pengujian statistik terhadap hasil pre test
dan post test tersebut menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan rata-rata
pre test dan post test (2-tailed) adalah 000 < α = 0,05.

viii 
 

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

ABSTRACT

THE IMPLEMENTATION OF COOPERATIVE LEARNING TEAMS
GAMES TOURNAMENT MODEL TO IMPROVE STUDENT
ACHIEVEMENT IN STUDYING ACCOUNTING IN THE ELEVENTH
GRADE OF SOCIAL SCIENCES DEPARTMENT AT 11 STATE SENIOR
HIGH SCHOOL YOGYAKARTA

Rima Utami
Sanata Dharma University
Yogyakarta

The purpose of this study is to determine the level of student achievement
of the 11 th grade of social sciences department at 11 state Senior High School
Yogyakarta on the accounting subject through the implementation of cooperative
teams games tournament method.
The type of this research is a classroom action research. The research was
conducted in February 2011 at 11 State Senior High School Yogyakarta, Jl. A.M
Sangaji no.50, Cokrodiningratan, Jetis, Yogyakarta 55233. The subject of this
study is the students at 11 State Senior High School which consist of 32 students.
The implementation of classroom action research done in a cycle which included
four phases. They are planning, action, observation, and reflection. The data were
collected by using observation sheet of teacher activities, observation sheet of
classroom activities and observation sheet of student activities, observation sheet
of teacher activities in learning process, class observation instrument, observation
sheet of students learning activities, and reflection instrument. The data were
obtained by using descriptive analysis and comparative analysis.
The result of this study shows that the application of cooperative learning
Teams Games Tournament (TGT) improves student achievement at 11 State
Senior High School Yogyakarta on the accounting subject. It is shown from the
calculation of the result of the average pre-test = 5,9 and the result of post test =
8,1. The result of statistical test on pre-test and post-test shows that there is a
significant change between the average of pre-test and post-test (2-tailed), is 000 <
α = 0,05.

ix 
 

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah Azza Wa Jalla yang telah
melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada penulis sehingga skripsi ini dapat
terselesaikan dengan baik. Skripsi yang berjudul Penerepan Model Pembelajaran
Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) untuk Meningkatkan Prestasi
Belajar Siswa Di Kelas XI SMA Negeri 11 Yogyakarta ditulis sebagai salah satu
syarat untuk memperoleh gelar sarjana Pendidikan Akuntansi.
Selesainya skripsi ini tidak lepas dari bantuan, dukungan, bimbingan dan
kerja sama dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis mengucapkan banyak
terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan
dorongan secara langsung dalam proses penelitian dan penulisan skripsi ini.
Ucapan terima kasih ini, penulis sampaikan kepada:
1.

Bapak Rohandi, Ph.D. selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

2.

Bapak Indra Darmawan S.E., M.Si. selaku Ketua Jurusan Pendidikan Ilmu
Pengetahuan Sosial Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

3.

Bapak Laurentius Saptono, S.Pd., M.Si. selaku Ketua Program Studi
Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata Dharma

4.

Bapak Laurentius Saptono, S.Pd., M.Si. selaku dosen pembimbing yang
selalu sabar membimbing penulis dalam proses membuat skripsi.

5.

Seluruh dosen Pendidikan Akuntansi yang telah memberikan ilmunya selama
penulis menjadi mahasiswa Pendidikan Akuntansi.


 

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

6.

Bapak Bambang Supriyono, M.M. selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 11
Yogyakarta.

7.

Ibu Hj. Siti Nurjanah, S.Pd. selaku Guru Ekonomi/Akuntansi SMA Negeri 11
Yogyakarta yang telah meluangkan waktunya untuk membantu penulis dalam
pelaksanaan penelitian dan pengumpulan data.

8.

Para siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 11 Yogyakarta yang bersedia bekerja
sama membantu peneliti untuk menelitinya.

9.

Mbak Aris selaku staf sekretariat Pendidikan Akuntansi yang selama ini telah
membantu melayani dalam administrasi.

10. Ibu Eko Hartati selaku orang tua yang selalu memberikan motivasi dan
nasihat-nasihat untuk kemajuan hidup penulis.
11. Om Sunu, Om Widodo, Om Mul, Om Hendro, Bulek Tari, Bulek Ning, Bulek
Kris, Bulek Kesi dan Bulek Heni, selaku Om-omku dan bulek-bulekku yang
selalu memberiku motivasi dan nasihat-nasihat untuk kemajuan hidup
penulis.
12. Ari Wibowo, Adik Bayu, adik Aji dan adik Rama selaku saudara penulis
yang selalu menghibur ketika penulis sedang penat.
13. Teman dekatku mas Isnan yang selalu mendukung, memotivasi dalam
penyusunan skripsi dan kemajuan hidup penulis.
14. Teman-temanku seperjuangan bimbingannya pak sapto, Veni, Lian, Kiki,
Felik, Danu, Niko, dan Ruli terima kasih atas bantuan-bantuan yang kalian
berikan, kebersamaan kita sungguh mengajarkan kepedulian dan mengajarkan
banyak hal.

xi 
 

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

15. Teman-temanku Novi, Vera, Tere, Ira, Erni, Eta, Irin, Retno, Ratna, Yosi,
Martina, Rini, Laras, Tia, Melisa, Dian, Suster Ana dan semua teman-teman
dari prodi Pendidikan Akuntansi kebersamaan kita selalu mengajarkan
penulis banyak hal mulai pengetahuan ilmu, belajar bersama dan lain-lain.
16. Kakak Arta, Kakak Vey, Kakak Sesil, Kakak Puput, Kakak Milka, Agnes,
Dik Sandra, Dik Puput, dan semua teman-teman Pink House Kos lainnya
yang selalu memotivasi dan memberikan dorongan untuk kelancaran skripsi
penulis.
17. Kakak Puput yang membantu mentransletkan abstrak terima kasih ya kak.
18. Teman-temanku FKM Budi Utama Kakak Ida, Kakak Nur, Kakak Tia, Kakak
Wahyu, Kakak Agus, Kakak Atom, Novi, Atik, Tika, Wahtini, Adik Yosi,
Adik Helen, Adik Bayu, Adik Fathur, Adik Wanda, Adik Wahyu, dan semua
teman-teman FKM Budi Utama yang lainnya yang sudah memberikan
motivasi dan dorongan untuk kemajuan penulis.
Penulis menyadari bahwa penelitian ini masih banyak kekurangan dan jauh
dari sempurna. Penulis berharap semoga penelitian ini dapat bermanfaat bagi
pembaca.

Yogyakarta, 28 September 2011
Penulis

Rima Utami

xii 
 

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ......................................................................................

i

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING .............................................

ii

HALAMAN PENGESAHAN.........................................................................

iii

HALAMAN PERSEMBAHAN...... ...............................................................

iv

HALAMAN MOTTO......................................................................................

v

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA .......................................................... vi
LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA
ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS ...................................... . vii
ABSTRAK ..................................................................................................... viii
ABSTRACT ......................................................................................................

ix

KATA PENGANTAR ....................................................................................

x

DAFTAR ISI ................................................................................................... xiii
DAFTAR TABEL .......................................................................................... xvi
DAFTAR LAMPIRAN ................................................................................... xvii

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah ......................................................................

1

B. Batasan Masalah ................................................................................

4

C. Rumusan Masalah ...............................................................................

5

D. Tujuan Penelitian ...............................................................................

5

E. Manfaat Penelitian ..............................................................................

5

xiii 
 

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
A. Penelitian Tindakan Kelas ..................................................................



B. Metode Teams Games Tournament (TGT)……………………............. ...... 11
C. Prestasi Belajar .................................................................................... 18
D. Mata Pelajaran Akuntansi ................................................................. 22
E. Kerangka Teoritik .............................................................................. 24

BAB III METODOLOGI PENELITIAN
A. Jenis Penelitian .................................................................................... 26
B. Lokasi dan Waktu Pelaksanaan ........................................................... 26
C. Subyek dan Obyek Penelitian .............................................................

27

D. Prosedur Penelitian ............................................................................. 27
E. Instrumen Penelitian ........................................................................... 34
F. Teknik Pengumpulan Data .................................................................. 37
G. Teknik Analisis Data ........................................................................... 38

BAB IV GAMBARAN UMUM SEKOLAHAN
A. Sejarah, Visi, Misi dan Tujuan Satuan SMA Negeri 11 Yogyakarta.. 41
B. Sistem Pendidikan Satuan Pendidikan SMA Negeri 11 Yogyakarta .. 45
C. Kurikulum Satuan Pendidikan SMA Negeri 11 Yogyakarta .............. 46
D. Organisasi Sekolah Satuan Pendidikan SMA Negeri 11 Yogyakarta . 49
E. Sumber Daya Manusia Satuan Pendidikan SMA Negeri 11
Yogyakarta .......................................................................................... 55

xiv 
 

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

F. Siswa Satuan Pendidikan SMA Negeri 1 Yogyakarta ........................ 55
G. Kondisi Fisik, Lingkungan kondisi Fisik dan Lingkungan Sekolah
Satuan Pendidikan SMA Negeri 11 Yogyakarta................................. 57
H. Fasilitas Pendidikan dan Latihan ........................................................ 59
I. Majelis Sekolah/Dewan Sekolah/Komite Sekolah.............................. 61
J. Hubungan antara Satuan Pendidikan SMA Negeri 11 Yogyakarta
dan Instansi Lain ................................................................................. 62
K. Usaha-usaha Peningkatan Kelulusan .................................................. 64

BAB V HASIL OBSERVASI DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi Penelitian ............................................................................ 66
B. Analisis Komparasi Prestasi Belajar Siswa Sebelum dan Sesudah
Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT ..................... 93
C. Pengujian Prasyarat Analisis ............................................................... 95
D. Pengujian Hipotesis Penelitian ............................................................ 96
E. Pembahasan ........................................................................................ 97

BAB VI KESIMPULAN, KETERBATASAN DAN SARAN
A. Kesimpulan ......................................................................................... 99
B. Keterbatasan Penelitian ....................................................................... 99
C. Saran.................................................................................................... 100
DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................... 101
LAMPIRAN ................... ................................................................................ 103

xv 
 

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR TABEL

Tabel 4.1

Jumlah Peserta Didik ................................................................. 56

Tabel 4.2

Jumlah Input dan Output NEM .................................................. 56

Tabel 5.1

Hasil Observasi Terhadap Aktivitas Guru sebelum penerapan
Metode Teams Games Tournament (TGT) ................................ 68

Tabel 5.2

Hasil Observasi Terhadap Aktivitas Siswa di Kelas
sebelum penerapan Metode Teams Games Tournament (TGT)

Tabel 5.3

71

Kondisi Kelas Selama Proses Pembelajaran sebelum
penerapan Metode Teams Games Tournament (TGT) .............. 74

Tabel 5.4

Aktivitas Guru pada Siklus Pertama .......................................... 85

Tabel 5.5

Aktivitas Siswa Saat Pembelajaran pada Siklus Pertama .......... 88

Tabel 5.6

Instrumen Pengamatan Kelas ....................................................

Tabel 5.7

Instrumen Refleksi Kesan Guru Mitra Terhadap Perangkat

89

Pembelajaran dan Metode TGT……………………................... 90
Tabel 5.8

Instrumen Refleksi Siswa Terhadap Komponen Pembelajaran
dan Metode TGT ........................................................................ 92

Tabel 5.9

Peningkatan Prestasi Belajar Siswa ........................................... 94

Tabel 5.10

Pengujian Normalitas berdasrkan One-Sample
Kolmogorov-Smirnov Test ......................................................... 96

Tabel 5.11

Pengujian Rata-rata berdasarkan Paired Sample Test ............... 97

xvi 
 

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1

Lembar Observasi Aktivitas Guru di Kelas.......................................... 103

Lampiran 2

Lembar Observasi Aktivitas Siswa di Kelas ........................................ 104

Lampiran 3

Lembar Observasi Aktivitas di Kelas ................................................... 105

Lampiran 4

Lembar Observasi Kegiatan Guru di Kelas Sebelum Penerapan
Metode Teams Games Tournament (TGT) ......................................... 106

Lampiran 5

Instrumen Pengamatan Kelas ............................................................... 108

Lampiran 6

Lembar Observasi Kegiatan Belajar Siswa .......................................... 109

Lampiran 7

Instrumen Refleksi Guru Mitra Terhadap Perangkat Pembelajaran
dan Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT ................................. 110

Lampiran 8

Instrumen Refleksi Siswa Terhadap Perangkat Pembelajaran dan
Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT ........................................ 111

Lampiran 9

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) .......................................... 112

Lampiran 10 Soal Pre Test......................................................................................... 119
Lampiran 11 Soal Post Test ....................................................................................... 126
Lampiran 1a Lembar Observasi Aktivitas Guru ........................................................ 136
Lampiran 2a Lembar Observasi Aktivitas Siswa ...................................................... 138
Lampiran 3a Lembar Observasi Aktivitas di Kelas ................................................... 140
Lampiran 1b Lembar Observasi Aktivitas Guru di Kelas.......................................... 142
Lampiran 2b Lembar Observasi Aktivitas Siswa di Kelas ........................................ 144
Lampiran 3b Lembar Observasi Aktivitas di Kelas ................................................... 146
Lampiran 4a Lembar Observasi Kegiatan Guru dalam Proses Pembelajaran ..........

148

Lampiran 5a Instrumen Pengamatan Kelas ............................................................... 150
Lampiran 6a Lembar Observasi Kegiatan Belajar Siswa.... ...................................... 151
Lampiran 7a Instrumen Refleksi Guru Mitra Terhadap Perangkat Pembelajaran
dan Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT............................ ..... 152
Lampiran 8a Instrumen Refleksi Siswa Terhadap Perangkat Pembelajaran dan
Metode Pembelajaran Kooperatif Tip TGT.......................................... 153
Lampiran 12 Materi Pembelajaran............................................................................. 154

xvii 
 

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Lampiran 13 Hasil Wawancara dengan Guru Terkait dengan Metode
Pembelajaran Yang Biasa Digunakan .................................................. 157
Lampiran 14 Hasil Wawancara Peneliti dengan Siswa Tentang Keadaan Kelas
Selama Pembelajaran............................................................................ 158
Lampiran 15 Hasil Wawancara dengan Guru Tentang Keadaan Kelas ..................... 159
Lampiran 16 Hasil Wawancara Peneliti dengan Siswa Tentang Keadaan Kelas ...... 160
Lampiran 17 Hasil Wawancara Guru Mengenai Prestasi Belajar Siswa ................... 161
Lampiran 18 Perangkat Games .................................................................................. 162
Lampiran 19 Perangkat Tournament.......................................................................... 175
Lampiran 20 Jumlah Skor dari Games dan Tournament ........................................... 178
Lampiran 21 Papan Urut Nomor ................................................................................ 179
Lampiran 22 Nama Kelompok ................................................................................... 181
Lampiran 23 Hasil Refleksi Siswa ............................................................................. 182
Lampiran 24 Hasil Refleksi Guru Mitra .................................................................... 189
Lampiran 25 Hasil Pre test dan Post Test .................................................................. 190
Lampiran 26 Uji One Sample Kolmogorov-Smirnov Test ......................................... 204
Lampiran 27 Uji Paired Sample Test......................................................................... 205
Lampiran 28 Surat Izin Penelitian .......................................................................... . 206

xviii 
 

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Belajar merupakan aktivitas yang harus dilakukan siswa setiap saat
karena dengan belajar siswa akan mendapatkan pengetahuan apa saja secara
menyeluruh. Belajar tidak hanya dilakukan ketika siswa akan menghadapi
ulangan saja, tetapi belajar juga harus dilakukan siswa kapan saja dan di mana
saja, baik belajar di luar maupun di dalam kelas. Belajar perlu dilakukan
terus-menerus agar hasil belajar siswa lebih optimal.
Pembelajaran merupakan suatu proses perubahan tingkah laku siswa
baik dari sikap kognitif, afektif maupun psikomotorik. Proses pembelajaran
dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal (dari dalam diri siswa) yang
meliputi keinginan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran dan faktor
eksternal (dari luar siswa) yang meliputi guru yang mengajarkan dengan
menggunakan metode-metode yang tepat.
Guru menjadi kunci utama dalam proses pembelajaran, oleh karena itu
guru dituntut untuk melakukan inovasi dalam proses pembelajaran untuk
menemukan manfaat dari media, pengelolaan kelas dan dalam hal lainnya
yang mendukung guru dalam melakukan proses pembelajaran di dalam kelas.
Keterampilan guru dalam pemilihan dan penggunaan metode merupakan
salah satu kompetensi yang disyaratkan dimiliki guru yaitu kompetensi
pendagogik (PP. No 74 TH 2008 dalam Wijaya Kusumah dan Dedi
Dwitagama, 414: 2010). Dengan adanya keterampilan yang dimiliki guru


 

2

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

tersebut, maka guru dapat memberikan pembelajaran yang tepat dalam proses
pembelajaran.
Pembelajaran dikatakan berhasil apabila guru mampu mengajarkan
target yang ingin dicapai berhasil dengan baik. Pembelajaran biasanya tidak
tercapai, apabila guru cenderung menggunakan metode yang sama sehingga
siswa cenderung bosan dan melakukan berbagai aktivitas di dalam kelas
seperti: menggambar di dalam buku, bermain handphone, bercakap-cakap
dengan teman satu bangku dan melakukan berbagai aktivitas lainnya yang
mengabaikan guru ketika guru sedang mengajar. Akibatnya siswa tidak
mengikuti proses pembelajaran dengan baik sehingga prestasi belajar siswa
mengalami penurunan.
Pembelajaran yang terjadi di kelas XI 1PS 1 SMA Negeri 11
Yogyakarta biasanya menggunakan metode ceramah dan tanya jawab, hal itu
dirasakan monoton oleh siswa. Tidak semua siswa memperhatikan penjelasan
guru, siswa sering mengabaikan penjelasan guru, bercakap-cakap dengan
teman sebangkunya, dan sibuk melakukan berbagai aktivitasnya di dalam
kelas. Sehingga membuat siswa kesulitan dalam memahami materi
pembelajaran akuntansi. Dengan adanya masalah yang timbul di atas, peneliti
menerapkan metode teams games tournament (TGT) untuk meningkatkan
prestasi belajar siswa dan diharapkan dapat membantu siswa untuk mencapai
hasil sesuai yang telah ditentukan.
Ada banyak metode pembelajaran yang bersifat kooperatif antara lain:
metode jigsaw, mind mapping, examples non examples, numbered head

 
 

3

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

together, teams games tournament (TGT), dan masih banyak metode
pembelajaran kooperatif lainnya yang bisa digunakan dalam pembelajaran
siswa. Dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif proses belajar
mengajar memungkinkan interaksi antara dua atau lebih siswa yang terlibat,
saling tukar menukar pengalaman, informasi, memecahkan masalah, dapat
terjadi juga semuanya aktif, tidak ada yang pasif sebagai pendengar saja.
Dengan kata lain bahwa dalam belajar sangat diperlukan adanya aktivitas,
tanpa aktivitas, belajar tidak mungkin akan berlangsung dengan baik.
Bentuk pembelajaran kooperatif yang paling tua dan yang cukup
menarik untuk digunakan adalah metode pembelajaran teams games
tournament (TGT). Metode pembelajaran ini merupakan salah satu metode
pembelajaran yang relatif mudah untuk diterapkan dalam kegiatan belajar
mengajar di dalam kelas. Pembelajaran tipe ini melibatkan aktivitas seluruh
siswa tanpa membedakan status, peran siswa sebagai tutor sebaya dan di
dalamnya mengandung unsur permainan yang sangat menyenangkan (Slavin,
1995: 84). Dengan penerapan metode TGT ini, siswa diharapkan termotivasi
dan dapat menarik perhatian siswa dalam mengikuti proses belajar. Metode
ini membantu siswa untuk saling bekerja sama dengan kemampuan yang
berbeda-beda.

 
 

4

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Dalam hal ini, penulis tertarik untuk menggunakan metode teams
games tournament (TGT) dengan alasan sebagai berikut:
1. Dengan adanya TGT siswa dilatih untuk bekerja sama dan bertanggung
jawab di dalam team.
2. Siswa

dapat

mengembangkan

keterampilan-keterampilan

yang

dimilikinya.
3. Siswa dapat menaati prosedur-prosedur permainan yang diterapkan dan
memanfaatkan permainan yang sedang dilaksanakan untuk membantu
dalam memahami materi yang diajarkan.
4. Dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dalam memahami materi yang
diberikan oleh guru.
Berdasarkan uraian di atas, penulis percaya metode kooperatif tipe
TGT dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dalam memahami materi
yang diajarkan. Oleh karena itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian
tindakan kelas yang berjudul “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif
Tipe Teams Games Tournament (TGT) untuk Meningkatkan Prestasi
Belajar Siswa dalam Pembelajaran Akuntansi. Penelitian dilaksanakan di
kelas XI SMA Negeri 11 Yogyakarta”.

B. Batasan Masalah
Penerapan metode kooperatif bisa menggunakan berbagai tipe, tetapi dalam
penelitian ini penulis menggunakan metode teams games tournament (TGT)
untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran akuntansi.

 
 

5

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

C. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, dapat dirumuskan permasalahan:
bagaimana penerapan model pembelajaran kooperatif tipe teams games
tournament (TGT) sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi belajar siswa
dalam pembelajaran akuntansi di kelas XI IPS 1 SMA Negeri 11 Yogyakarta?

D. Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat prestasi belajar
siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 11 Yogyakarta pada materi pembelajaran
akuntansi melalui penerapan metode kooperatif tipe teams games tournament
(TGT).

E. Manfaat Penelitian
1.

Bagi guru
Dengan adanya penelitian ini, diharapkan guru bisa menerapkan metode
pembelajaran TGT agar siswa lebih termotivasi dalam mengikuti proses
pembelajaran dan hasil belajar yang lebih baik. Selain itu, manfaat
penelitian ini adalah sebagai landasan guru untuk menyusun sebuah
karya ilmiah yang berguna untuk pengembangan profesi keguruan.

2.

Bagi peneliti
Dengan adanya penelitian ini, sebagai calon guru peneliti dapat
menerapkan dan mengimplementasikan metode ini untuk proses belajar
mengajar.

 
 

6

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

3.

Bagi Siswa
Dengan adanya penelitian ini, diharapkan siswa dapat lebih termotivasi
dan terbantu dalam memahami mata pelajaran akuntansi sehingga dapat
mencapai hasil yang ditentukan.

4.

Bagi Universitas Sanata Dharma
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi peneliti khususnya
yang memiliki minat melakukan penelitian tindakan kelas (PTK).

 
 

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

A. Penelitian Tindakan Kelas
1.

Pengertian Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
PTK adalah penelitian tindakan (action research) yang dilaksanakan
oleh guru di dalam kelas. Pada hakikatnya PTK merupakan rangkaian
“riset-tindakan-riset-tindakan-riset-tindakan”, yang dilakukan dalam
rangkaian guna memecahkan masalah. Berikut ini disajikan beberapa
pengertian tentang PTK:
a.

Suharsimi Arikunto (2006: 2-3) menjelaskan bahwa pengertian PTK
adalah:
1) Penelitian adalah mengacu pada suatu kegiatan mencermati
suatu obyek dengan menggunakan cara atau aturan metodologi
tertentu untuk meningkatkan mutu suatu hal yang menarik minat
dan penting bagi peneliti.
2) Tindakan adalah mengacu pada suatu gerak kegiatan yang
sengaja dilakukan dengan tujuan tertentu.
3) Kelas adalah mengacu pada pengertian yang tidak terikat pada
ruang kelas, tetapi pada pengertian yang lebih spesifik.

b.

Sarwiji Suwandi (2010: 11) menjelaskan bahwa pengertian PTK
adalah tindakan nyata (action) yang dilakukan guru (dan bersama
pihak lain) untuk memecahkan masalah yang dihadapi dalam proses
belajar mengajar.

c.

Rochiati Wiraatmadja (2007: 11) menjelaskan bahwa pengertian
tindakan

kelas

adalah

bagaimana


 

sekelompok

guru

dapat

8

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

mengorganisasikan kondisi praktik pembelajaran mereka, dan belajar
dari pengalaman mereka sendiri.
d.

Masnur Muslich (2009: 14) menyatakan bahwa PTK adalah jenis
penelitian yang memunculkan adanya tindakan tertentu untuk
memperbaiki proses belajar mengajar di kelas. Tindakan-tindakan
tertentu tersebut dapat berupa penggunaan metode pembelajaran
tertentu, penerapan strategi pembelajaran tertentu, pemakaian media
dan sumber belajar tertentu, jenis pengelolaan kelas tertentu, atau
hal-hal yang bersifat inovatif lainnya.

e.

Susilo (2007: 16) menyatakan bahwa PTK adalah penelitian
tindakan kelas atau sering disebut dengan classroom action research
(CAR) dalam bahasa Inggris. Yaitu penelitian yang dilakukan oleh
guru di kelas atau di sekolah tempat mengajar, dengan penekanan
pada penyempurnaan atau peningkatan praktik dan proses dalam
pembelajaran.

f.

Menurut Wijaya Kusumah dan Dedi Dwitagama (2010: 9), PTK
adalah penelitian yang dilakukan oleh guru di kelasnya sendiri
dengan cara (1) merencanakan, (2) melaksanakan, dan (3)
merefleksikan tindakan secara kolaboratif dan partisipatif dengan
tujuan memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga hasil belajar
siswa dapat meningkat.
Dari beberapa pengertian PTK di atas, dapat ditarik
kesimpulan bahwa PTK sesungguhnya merupakan implementasi dari

 
 

9

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

kreativitas dan kekritisan guru terhadap apa yang sehari-hari diamati
dan dialaminya sehubungan dengan profesinya untuk menghasilkan
kualitas pembelajaran yang lebih baik sehingga mencapai hasil yang
optimal. Masalah PTK harus berawal dari guru itu sendiri yang
berkeinginan memperbaiki dan meningkatkan mutu pembelajarannya
di sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan.
2.

Prinsip Dasar PTK
PTK mempunyai beberapa prinsip yang harus diperhatikan oleh guru
di sekolah. Prinsip tersebut diantaranya (Wijaya Kusumah dan Dedi
Dwitagama, 2009: 17):
a.
b.
c.
d.

e.

f.

3.

Tidak mengganggu pekerjaan utama guru yaitu mengajar.
Metode pengumpulan data tidak menuntut metode yang berlebihan
sehingga mengganggu proses pembelajaran.
Metodologi yang digunakan harus cukup reliable sehingga hipotesis
yang dirumuskan ikut meyakinkan.
Masalah yang diteliti adalah masalah pembelajaran di kelas yang
cukup merisaukan guru dan guru memiliki komitmen untuk mencari
solusinya.
Guru harus konsisten terhadap etika pekerjaannya dan
mengindahkan tata krama organisasi. Masalah yang diteliti
sebaiknya diketahui oleh pimpinan sekolah dan guru sejawat
sehingga hasilnya cepat tersosialisasi.
Masalah tidak hanya berfokus pada konteks kelas, melainkan dalam
perspektif misi sekolah secara keseluruhan (perlu kerja sama antara
guru dan dosen).

Tahapan Pelaksanaan PTK
Dalam praktiknya, PTK adalah tindakan yang bermakna melalui
prosedur penelitian yang mencakup empat tahapan yaitu (Wijaya
Kusumah dan Dedi Dwitagama, 2009: 25):

 
 

10

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

a.

b.

c.

d.

4.

Perencanaan (Planning)
Perencanaan yang matang perlu dilakukan setelah kita mengetahui
masalah dalam pembelajaran kita. Kegiatan perencanaan mencakup:
identifikasi masalah, analisis penyebab adanya masalah, dan
pengembangan untuk tindakan atau aksi sebagai pemecahan
masalah.
Tindakan (Acting)
Perencanaan harus diwujudkan dengan adanya tindakan atau acting
dari guru berupa solusi tindakan sebelumnya.
Pengamatan (Observing)
Selanjutnya diadakan pengamatan atau observing yang diteliti
terhadap proses pelaksanaannya.
Refleksi (Reflecting)
Setelah diamati, barulah guru dapat melakukan refleksi atau
reflecting dan dapat menyimpulkan apa yang telah terjadi dalam
kelasnya.

Tujuan PTK dilakukan
Secara umum, Mulyasa (2009: 89-90) menyatakan bahwa tujuan
penelitian tindakan kelas adalah sebagai berikut:
a.
b.

c.

d.

e.

5.

Memperbaiki dan meningkatkan kondisi-kondisi belajar serta
kualitas pembelajaran.
Meningkatkan layanan profesional dalam konteks pembelajaran,
khususnya layanan kepada peserta didik sehingga tercipta layanan
prima.
Memberikan kesempatan kepada guru berimprovisasi dalam
melakukan tindakan pembelajaran yang direncanakan secara tepat
waktu dan sasarannya.
Memberikan kesempatan kepada guru mengadakan pengkajian
secara bertahap terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan
sehingga tercipta perbaikan yang berkesinambungan.
Membiasakan guru mengembangkan sikap ilmiah, terbuka, dan jujur
dalam pembelajaran.

Manfaat yang bisa diperoleh dari PTK
Manfaat PTK menurut Sarwiji dan Suwandi (2010: 16) adalah:
a.
b.

Guru dapat melakukan inovasi pembelajaran.
Guru dapat meningkatkan kemampuan reflektifnya dan mampu
memecahkan permasalahan pembelajaran yang muncul.

 
 

11

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

c.
d.

Melalui PTK guru akan terlatih untuk mengembangkan secara
kreatif kurikulum di kelas atau sekolah.
Kemampuan reflektif guru serta keterlibatan guru yang dalam
terhadap upaya inovasi dan pengembangan kurikulum pada akhirnya
akan bermuara pada tercapainya peningkatan kemampuan
profesionalisme guru.

B. Metode Teams Games Tournament (TGT)
1.

Tipe pembelajaran kooperatif
Model pembelajaran kooperatif adalah kegiatan pembelajaran
dengan cara berkelompok untuk bekerja sama saling membantu
mengkontruksi konsep, menyelesaikan persoalan, atau inkuiri. Menurut
teori dan pengalaman agar kelompok kohesif (kompak-partisipatif), tiap
anggota kelompok terdiri atas 4-5 orang, siswa heterogen (kemampuan,
gender, karakter), ada kontrol dan fasilitas, dan meminta tanggung jawab
hasil kelompok berupa laporan atau presentasi. Langkah-langkah
pembelajaran kooperatif adalah sebagai berikut (Suyatno, 2009: 51-52):
a.
b.
c.
d.
e.
f.

Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa.
Menyajikan informasi.
Mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok-kelompok belajar.
Membimbing kelompok belajar dan bekerja.
Evaluasi.
Memberikan penghargaan.
Metode pembelajaran kooperatif mempunyai beberapa tipe dengan

langkah yang berbeda-beda. Tipe metode pembelajaran kooperatif adalah
sebagai berikut (Suyatno, 2009: 52-57):
a.

Tipe STAD (Student Teams Achievement Division)
Tipe STAD adalah metode pembelajaran kooperatif untuk
pengelompokan kemampuan campur yang melibatkan pengakuan

 
 

12

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

tim dan tanggung jawab kelompok untuk pembelajaran individu
anggota. Keanggotaan campuran menurut tingkat prestasi, jenis
kelamin, dan suku.
Ciri-ciri pembelajaran tipe STAD, yaitu kelas terbagi dalam
kelompok-kelompok kecil, tiap kelompok terdiri dari 4-5 aggota
yang heterogen, dan belajar dengan metode pembelajaran kooperatif
dan prosedur kuis. STAD adalah salah satu model pembelajaran
koopertif dengan langkah-langkah berikut:
1) Mengarahkan siswa untuk bergabung ke dalam kelompok.
2) Membuat kelompok heterogen (4-5 orang).
3) Mendiskusikan bahan belajar-LKS-modul secara kolaboratif.
4) Mempresentasikan hasil kerja kelompok sehingga terjadi diskusi
kelas.
5) Mengadakan kuis individual dan buat skor perkembangan tiap
siswa atau kelompok.
6) Mengumumkan rekor tim dan individual.
7) Memberikan penghargaan.
Secara ringkas sintak pembelajaran tipe STAD, yaitu: (1) mengajar,
(2) belajar dalam tim, (3) tes, dan (4) penghargaan tim.
b.

Tipe NHT (Numbered Head Together)
Tipe NHT adalah salah satu tipe dari pembelajaran kooperatif
dengan langkah sebagai berikut:
1) Mengarahkan.

 
 

13

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

2) Membuat kelompok heterogen dan tiap siswa memiliki nomor
tertentu.
3) Memberikan persoalan materi bahan ajar (untuk tiap kelompok
sama tapi untuk tiap siswa tidak sama sesuai dengan nomor
siswa, tiap siswa dengan nomor sama mendapat tugas yang
sama) kemudian bekerja kelompok.
4) Mempresentasikan hasil kerja kelompok dengan nomor siswa
yang sama sesuai tugas masing-masing sehingga terjadi diskusi
kelas.
5) Mengadakan kuis individual dan membuat skor perkembangan
tiap siswa.
6) Mengumumkan hasil kuis dan memberikan reward.

c.

Tipe Jigsaw
Tipe jigsaw termasuk pembelajaran kooperatif dengan sintak
seperti berikut ini. Pengarahan, informasi bahan ajar (LKS) yang
terdiri dari beberapa bagian sesuai dengan banyak siswa dalam
kelompok. Tiap anggota kelompok bertugas membahas bagian
tertentu, bahan belajar tiap kelompok adalah sama. Buat kelompok
ahli sesuai bagian bahan ajar yang sama sehingga terjadi kerja sama
dan diskusi. Kembali ke kelompok asal, pelaksana tutorial pada
kelompok asal oleh anggota kelompok ahli, penyimpulan dan
evaluasi, refleksi.

 
 

14

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Metode pembelajaran kooperatif dimana siswa ditempatkan ke
dalam tim beranggota enam orang untuk mempelajari materi
akademik yang telah dipecah menjadi bagian-bagian untuk tiap
anggota.
Ciri-ciri pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, yaitu: (1) setiap
anggota tim terdiri dari 5-6 orang yang disebut kelompok asal, (2)
kelompok asal tersebut dibagi lagi menjadi kelompok ahli, (3)
kelompok ahli dari masing-masing kelompok asal berdiskusi sesuai
keahliannya, dan (4) kelompok ahli kembali ke kelompok asal untuk
saling bertukar informasi.

d.

Tipe TGT (Teams Games Tournament)
TGT merupakan metode yang berkaitan dengan STAD, dimana
siswa memainkan permainan dengan anggota-anggota tim lain untuk
memperoleh tambahan point untuk skor tim mereka.
Penerapan model ini dengan cara mengelompokkan siswa
heterogen, tugas tiap kelompok bisa sama bisa pula berbeda. Setelah
memperoleh tugas, setiap kelompok bekerja sama dalam bentuk
kerja individual dan diskusi. Usahakan dinamika kelompok kohesif
dan kompak serta tumbuh rasa kompetisi antar kelompok, suasana
diskusi nyaman dan menyenangkan seperti dalam kondisi permainan
(games), yaitu dengan cara guru bersikap terbuka, ramah, santun dan

 
 

15

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

ada sajian bodoran. Setelah selesai kerja kelompok sehingga terjadi
diskusi kelas.
Jika waktunya memungkinkan TGT bisa dilaksanakan dalam
beberapa pertemuan, atau dalam rangka mengisi waktu sesudah UAS
menjelang pembagian rapor. Sintaknya adalah sebagai berikut;
1) Buat kelompok siswa heterogen 4-5 orang kelompok kemudian
berikan informasi pokok materi dan mekanisme kegiatan.
2) Siapkan meja tournament secukupnya, misal 10 meja untuk tiap
meja ditempati 4-5 siswa yang berkemampuan setara, meja 1
diisi oleh siswa dengan level tertinggi dari tiap kelompok dan
seterusnya sampai meja ke-x ditempati oleh siswa yang levelnya
paling rendah. Penentuan tiap siswa yang duduk pada meja
tertentu adalah hasil kesepakatan kelompok.
3) Selanjutnya adalah pelaksanaan tournament, setiap siswa
mengambil kartu soal yang telah disediakan pada tiap meja dan
mengerjakannya untuk jangka waktu tertentu (misalnya 3
menit). Siswa bisa mengerjakan lebih dari satu soal dan hasilnya
diperiksa dan dinilai, sehingga diperoleh skor kelompok asal.
Siswa pada tiap meja tournament sesuai dengan skor yang
diperolehnya diberikan sebutan (gelar) superior, very good,
good, medium.
4) Bumping,

pada

tournament

kedua

(begitu

juga

untuk

tournament ketiga, keempat, dan seterusnya), dilakukan

 
 

16

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

pergeseran tempat duduk pada meja tournament yang sama,
begitu pula untuk meja tournament yang lainnya diisi oleh siswa
dengan gelar yang sama.
5) Setelah selesai, hitunglah skor untuk tiap kelompok asal dan
skor individual, berikan pengharaan kelompok dan individual.

e.

Role Playing
Sintak dari model pembelajaran ini adalah guru menyiapkan
skenario

pembelajaran,

menunjuk

kelompok

siswa

untuk

mempelajari skenario tersebut, pembentukan kelompok siswa,
penyampaian kompetensi, menunjuk siswa untuk melakonkan
skenario yang telah dipelajarinya, kelompok siswa membahas peran
yang dilakukan oleh pelakon, presentasi hasil kelompok, bimbingan
penyimpulan dan refleksi.

2.

Pembelajaran tipe Times Games Tournament (TGT)
Secara umum TGT sama dengan STAD kecuali satu hal: TGT
menggunakan tournament akademik, dan menggunakan kuis-kuis dan
sistem skor kemajuan individu, di mana para siswa berlomba sebagai
wakil tim mereka dengan anggota tim lain yang kinerja akademik
sebelumnya setara seperti mereka. TGT sangat sering digunakan dan
dikombinasikan dengan STAD, dengan menambahkan tertentu pada

 
 

17

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

struktur STAD yang biasanya. Ada 5 komponen utama dalam komponen
TGT yaitu (Slavin, 2008: 166-174):
a. Penyajian kelas
Pada awal pembelajaran guru menyampaikan materi dalam
penyajian kelas, biasanya dilakukan dengan pengajaran langsung
atau dengan ceramah, diskusi yang dipimpin guru. Pada saat
penyajian kelas ini siswa harus benar-benar memperhatikan dan
memahami materi yang disampaikan guru, karena akan membantu
siswa bekerja lebih baik pada saat kerja kelompok dan pada saat
games karena skor games akan menentukan skor kelompok.
b. Kelompok (teams)
Kelompok biasanya terdiri dari 4 sampai 5 orang siswa yang
anggotanya heterogen dilihat dari prestasi akademik, jenis kelamin
dan ras atau etnik. Fungsi kelompok adalah untuk lebih mendalami
materi bersama teman kelompoknya dan lebih khusus untuk
mempersiapkan anggota kelompok agar bekerja dengan baik dan
optimal pada saat games.
c. Permainan
Games terdiri dari pertanyaan-pertanyaan yang dirancang untuk
menguji pengetahuan yang didapat siswa dari penyajian kelas dan
belajar kelompok. Kebanyakan games terdiri dari pertanyaanpertanyaan sederhana bernomor. Siswa memilih kartu bernomor dan
mencoba menjawab pertanyaan yang sesuai dengan nomor itu. Siswa

 
 

18

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

yang menjawab benar pertanyaan itu akan mendapat skor. Skor ini
yang nantinya dikumpulkan siswa untuk turnamen mingguan.
d. Turnamen
Biasanya turnamen dilakukan pada akhir minggu atau pada setiap
unit setelah guru melakukan presentasi kelas dan kelompok sudah
mengerjakan lembar kerja. Turnamen pertama guru membagi siswa
ke dalam beberapa meja turnamen. Tiga siswa tertinggi prestasinya
dikelompokkan pada meja I, tiga siswa selanjutnya pada meja II dan
seterusnya.
e. Penghargaan hadiah
Guru kemudian mengumumkan kelompok yang menang, masingmasing team akan mendapat sertifikat atau hadiah apabila rata-rata
skor memenuhi kriteria yang ditentukan. Team mendapat julukan
“Super Team” jika rata-rata skor 45 atau lebih, “Great Team” apabila
rata-rata mencapai 40-45 dan “Good Team” apabila rata-ratanya 3040.

C. Prestasi Belajar
1. Belajar
Dalam pengertian yang umum atau populer, belajar adalah
mengumpulkan sejumlah pengetahuan. Pengetahuan tersebut dipero

Dokumen yang terkait

Upaya Peningkatkan Hasil Belajar Kimia Siswa Melalui Model Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Pada Konsep Sistem Koloid

0 7 280

Peningkatan hasil belajar kimia siswa dengan mengoptimalkan gaya belajar melalui model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) penelitian tindakan kelas di MAN 11 Jakarta

0 27 232

Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams-Games Tournament) terhadap pemahaman konsep matematika siswa

1 8 185

Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran fiqih di MTs Islamiyah Ciputat

1 40 0

Pengaruh kombinasi model pembelajaran kooperatif tipe teams-games-tournament (tgt) dengan make a match terhadap hasil belajar biologi siswa (kuasi eksperimen pada Kelas XI IPA Madrasah Aliyah Negeri Jonggol)

0 5 199

Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dalam pembelajaran akuntansi untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X SMA Kolese de Britto Yogyakarta.

0 5 220

Penerapan model pembelajaran tipe Teams Games Tournament (TGT) dalam pembelajaran ekonomi untuk meningkatkan prestasi belajar siswa : penelitian dilaksanakan di kelas X SMA Negeri 11 Yogyakarta.

0 12 197

Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran akuntansi di kelas XI SMA Negeri 11 Yogyakarta - USD Repository

0 0 225

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT(TGT) DALAM PEMBELAJARAN EKONOMI UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA

0 0 195

Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dalam pembelajaran akuntansi untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X SMA Kolese de Britto Yogyakarta - USD Repository

0 0 218

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

119 3984 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 1057 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 945 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

21 632 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

28 790 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

60 1348 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

66 1253 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

20 825 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

32 1111 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

41 1350 23