Model Perilaku Konsumen LANDASAN TEORI

Harga adalah “jumlah uang yang harus dibayarkan oleh pelanggan untuk memperoleh suatu produk” Kotler dan Amstrong, 2001: 48.

3. Place tempat

Untuk mencapai sasaran bagi produk yang siap dipasarkan ke masyarakat luas, maka produk memakai suatu sasaran yang disebut saluran distribusi. Kegunaan saluran distribusi adalah sebagai alat untuk menyampaikan atau mengalokasikan produk pada konsumen. Saluran distribusi sangat diperlukan mengingat bahwa tidak mungkin bagi konsumen untuk mengalokasikan produknya secara langsung kepada konsumen. Saluran distribusi dapat didefinisikan sebagai berikut: Saluran distribusi adalah “serangkaian organisasi yang saling tergantung yang terlibat dalam proses untuk menjadikan suatu produk atau jasa yang siap untuk digunakan atau dikonsumsi” Kotler, 2000: 140.

4. Promotion promosi

Promosi merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan suatu program pemasaran. Adapun definisi promosi adalah sebagai berikut: Promosi berarti “aktivitas yang mengkomunikasikan keunggulan produk dan membujuk pelanggan sasaran untuk membelinya” Kotler dan Amstrong, 2001: 49. Promosi merupakan salah satu kegiatan dalam bidang pemasaran yang bertujuan untuk meningkatkan omzet penjualan, dengan jalan mempengaruhi konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Jadi dapat dikatakan bahwa promosi merupakan kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengkomunikasikan manfaat dari barang dan jasa, sert 14 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI untuk meyakinkan konsumen sasaran agar membeli barang dan jasa yang ditawarkan.

G. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen

Perilaku tiap konsumen berbeda-beda, hal ini dikarenakan adanya banyak faktor yang mempengaruhi keputusan tiap-tiap konsumen tersebut, seperti faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologis. Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen Kotler,1997: 162:

1. Faktor Kebudayaan

Budaya adalah faktor penentu yang paling pokok dari keinginan dan perilaku seseorang. Perilaku manusia umumnya dipelajari. Anak-anak yang tumbuh menjadi dewasa di dalam suatu masyarakat mempelajari serangkaian nilai pokok, persepsi, preferensi, dan perilaku melalui suatu proses sosialisasi yang melibatkan keluarga dan lembaga inti lainnya. Jadi seorang anak yang tumbuh menjadi dewasa akan mempelajari atau diharapkan mengikuti nilai-nilai: prestasi dan keberhasilan, kegiatan, efisiensi dan praktis, kemajuan, kesenangan hidup duniawi, individualisme, kemerdekaan, kesenangan hidup ekstern, kemanusiaan dan bersemangat muda, kesegaran jasmani dan kesehatan. Pemasar selalu mencoba melihat pergeseran kebudayaan agar supaya dapat membayangkan produk-produk baru yang mungkin diinginkan. 15 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Setiap budaya mempunyai kelompok sub budaya yang lebih kecil yang memberikan sosialisasi dan identifikasi yang lebih spesifik bagi para anggotanya. Sub budaya membentuk segmen-segmen pasar yang penting dan para pemasar sering mendesain produk dan program pemasaran yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen Kotler, 1999: 136 Kelas sosial merupakan bagian dari relatif hubungan dan selalu ada di dalam masyarakat yang tersusun secara hirarkis dan para anggotanya memiliki nilai-nilai kepentingan dan perilaku yang sama. Kelas sosial memperlihatkan pilihan produk dan merek yang berbeda bagi produk atau jasa, artinya kelas sosial dapat mempengaruhi perilaku pembelian.

2. Faktor Sosial

Terdiri dari kelompok referensi, keluarga, peran dan status sosial. a. Kelompok Referensi Kelompok referensi adalah kelompok yang mempunyai pengaruh langsung tatap muka atau tidak langsung terhadap sikap dan perilaku seseorang. Semakin tinggi orang menghargai kelompok tersebut maka semakin berpengaruh dalam membentuk pilihan produk. Yang termasuk kelompok referensi ini misalnya seriakt buruh, tim atletik, lingkungan tetangga dan sebagainya. b. Keluarga Keluarga adalah organisasi konsumen yang paling penting di dalam masyarakat. Anggota keluarga dapat berpengaruh kuat pada pembeli karena setiap anggota keluarga memiliki selera dan keinginan yang 16 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Dokumen yang terkait

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK KOSMETIK PADA MAHASISWI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS JEMBER

0 8 90

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN MAHASISWI UNTUK BERBELANJA DI BOUTIQUE FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN MAHASISWI UNTUK BERBELANJA DI BOUTIQUE.

0 5 15

PENDAHULUAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN MAHASISWI UNTUK BERBELANJA DI BOUTIQUE.

0 3 10

PENUTUP FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN KEPUTUSAN MAHASISWI UNTUK BERBELANJA DI BOUTIQUE.

0 3 47

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK ROKOK GUDANG Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi eputusan Pembelian Produk Rokok Gudang Garam Signature (Studi Empiris di Kec. Nogosari Kab. Boyolali).

0 1 15

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN UNGGAS DI PASAR DEPOK Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Konsumen Dalam Keputusan Pembelian Unggas Di Pasar Depok Surakarta.

0 4 13

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN BUSANA PADA MAHASISWI MALUKU TENGGARA DI YOGYAKARTA

0 0 7

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU MEROKOK PADA MAHASISWI DI WILAYAH PURWOKERTO

0 0 14

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK ROKOK PADA MAHASISWI DI YOGYAKARTA Studi Kasus pada Mahasiswi di Kecamatan Depok Sleman, Yogyakarta

0 0 97

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK ROKOK PADA MAHASISWI DI YOGYAKARTA Studi Kasus pada Mahasiswi di Kecamatan Depok Sleman, Yogyakarta

0 0 97

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

111 3563 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

39 911 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

39 830 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

18 539 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

26 696 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

57 1194 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

62 1097 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

19 700 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

29 974 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

41 1190 23