Aluminium Al-dd me 100 g

72 EC Gambar 23 Nilai EC uScm air saluran di lokasi 2. Kualitas air pada lokasi 3 Harapan Makmur SK 12 memiliki pH yang cukup tinggi yaitu lebih dari 6 dengan nilai EC tertinggi 110 uScm Gambar 24 dan 25. Kemasaman air saluran pada tanggal 25 januari 2009 rendah yaitu 3,86. Hal ini diduga adanya aliran dari saluran lain yang melimpas dengan kandungan sulfat yang tinggi. Dari tiga lokasi menunjukkan bahwa kualitas air yang lebih baik terdapat pada lokasi yang lebih dekat dengan sungai Batanghari atau Batang Berbak. Proses pencucian akan lebih lancar akibat adanya limpasan dari sungai besar. Proses pencucian tidak hanya melewati permukaan lahan tapi diduga dapat juga terjadi melalui aliran dalam tanah seepage pada daerah tersebut banyak ditemukan lubang bekas sisa pelapukan kayu yang ada di dalam tanah. pH Gambar 24 Nilai pH air saluran di lokasi 3. 73 EC Gambar 25 Nilai EC uScm air saluran di lokasi 3. Perubahan kualitas air dari awal reklamasi tahun 1973, 1984 dan 2008 menunjukkan bahwa terjadinya penurunan kualitas air terutama pada saluran yang tidak lancar mendapat limpasan air pasang.

5.3. Tinggi Muka Air Sungai dan Air Saluran

Daerah delta Berbak dipengaruhi oleh pasang surut berganda. Selama sekitar 25 jam terjadi dua kali pasang dan dua kali surut. Perbedaan waktu kedua pasang kurang lebih 12,5 jam, sehingga pasang besar terjadi sekali dalam 25 jam, dengan pergeseran waktu mundur 57 menit setiap hari. Pergerakan air pasang di saluran delta Berbak sangat dipengaruhi langsung oleh pasang air laut, sungai Batanghari dan sungai Batang Berbak. Kedua sungai tersebut mempunyai pengaruh langsung karena ada saluran utama primer yaitu SK 16 yang secara tidak langsumg terhubung. Saluran SK 16 ini merupakan saluran yang tembus ke Batang Berbak. Selain itu, sungai Batanghari juga memiliki saluran primer ke Delta Berbak yaitu Parit Keladi FC1 Teluk Keladi dan FC 0 Puding. Semetara itu, untuk daerah Rantau Makmur terdapat dua saluran yang mempengaruhi ke daerah Delta Berbak yaitu Rantau Makmur SK 7 dan SK 1. Berdasarkan pengukuran dengan menggunakan skala peilskal yang dipasang di Sungai Batanghari, SK 16 Rantau Rasau II, Lokasi 1, Lokasi 2 dan Lokasi 3 diperoleh tinggi air pada waktu pasang dan tinggi air pada waktu surut baik pada musim kemarau maupun musim hujan. Pola ketinggian muka air sungai Batanghari, SK 16 Rantau Rasau, Lokasi 1 Parit 4 Rantau Rasau II, Lokasi 2 SK 21 sungai Dusun dan Lokasi 3 SK 12 Harapan Makmur dapat dilihat pada Gambar 26, 27, 28 dan 29. Perbedaan tinggi muka air