Nilai UTS Keterampilan Berbicara Nilai UTS Tes Tertulis

67 5 0,429 Cukup 35 0,381 Cukup 6 0,571 Baik 16 0,238 Cukup 7 0,238 Cukup 17 0,381 Cukup 28 0,286 Cukup 38 0,333 Cukup 9 0,333 Cukup 19 0,238 Cukup 10 0,333 Cukup 40 0,333 Cukup Berdasarkan analisis daya pembeda 20 butir soal di atas, diperoleh hasil klasifikasi daya pembeda tiap butir soal. Hasil klasifikasi daya pembeda tiap butir soal memiliki klasifikasi cukup, baik, dan baik sekali. Dikarenakan hasil analisis daya pembeda 20 butir soal cukup, baik, dan baik sekali, maka 20 butir soal tersebut layak untuk dijadikan instrumen penelitian dalam penelitian mata pelajaran Bahasa Indonesia materi pesan melalui telepon.

4.2.5 Uji Kesamaan Rata-rata

Uji kesamaan rata-rata dilakukan untuk mengetahui tingkat kemampuan peserta didik pada dua kelas yang akan digunakan sebagai subjek penelitian. Jika rata-rata nilai kedua kelas tersebut berbeda sangat jauh, maka penelitian tidak dapat dilakukan. Perbedaaan nilai kemampuan awal yang terpaut jauh dapat menyebabkan perbedaan hasil belajar yang diperoleh bukan dikarenakan perlakuan penelitian melainkan karena perbedaan kemampuan awal peserta didik. Uji kesamaan rata-rata ini dilakukan terhadap data nilai hasil UTS tes tertulis dan tes keterampilan berbicara semester 2 di kelas yang akan dilakukan penelitian baik kelas kontrol maupun kelas eksperimen. Data nilai hasil UTS semester 2 tes tertulis dan tes keterampilan berbicara di kelas IV SD Negeri 1 Purbalingga Kidul dijelaskan sebagai berikut:

4.2.5.1 Nilai UTS Keterampilan Berbicara

Nilai UTS keterampilan berbicara semester 2 diperoleh dari hasil tes keterampilan berbicara baik nilai UTS keterampilan berbicara semester 2 pada 68 kelas kontrol IV B maupun nilai UTS keterampilan berbicara semester 2 pada kelas eksperimen IV A. Nilai UTS keterampilan berbicara semester 2 pada kelas kontrol dan kelas eksperimen yang diperoleh dapat dilihat selengkapnya pada lampiran 3. Berikut nilai UTS keterampilan berbicara semester 2 pada kelas kontrol dan kelas eksperimen yang dijelaskan melalui tabel 4.8 dan tabel 4.9. Tabel 4.8 Data Nilai Hasil UTS Semester 2 Keterampilan Berbicara Kelas Kontrol No. Kelas Interval Turus Frekuensi 1 50 – 55 II 2 2 56 – 61 III 3 3 62 – 67 IIII I 6 4 68 – 73 IIII 4 5 74 – 79 III 3 6 80 – 85 IIIII IIIII IIIII 15 Jumlah 33 33 Tabel 4.9 Data Nilai Hasil UTS Semester 2 Keterampilan Berbicara Kelas Eksperimen No. Kelas Interval Turus Frekuensi 1 50 – 56 II 2 2 57 – 63 IIII 4 3 64 – 70 IIIII IIIII I 11 4 71 – 77 IIIII I 6 5 78 – 84 IIIII II 7 6 85 – 91 I 1 Jumlah 31 31 69 Rata-rata nilai kelas kontrol dan kelas ekperimen diperoleh dari data hasil UTS keterampilan berbicara semester 2 yang dibandingkan untuk menguji kesamaan rata-rata. Rata-rata nilai kelas kontrol yaitu 72,88 dan rata-rata nilai kelas eksperimen yaitu 70,81. Perbandingan nilai UTS semester 2 keterampilan berbicara pada kelas kontrol dan kelas eksperimen dilihat pada gambar 4.1. Gambar 4.1 Histogram Perbandingan Rata-rata Nilai Hasil UTS Semester 2 Keterampilan Berbicara Berdasarkan gambar 4.1 di atas, terlihat bahwa perbedaan rata-rata nilai kelas kontrol dan kelas eksperimen tidak begitu jauh. Perbedaan rata-rata yang tidak begitu jauh tersebut dapat dianggap bahwa rata-rata nilai UTS keterampilan berbicara semester 2 antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen relatif sama. Oleh karena itu, maka penelitian dapat dilaksanakan di kelas IV A dan IV B SD Negeri 1 Purbalingga Kidul.

4.2.5.2 Nilai UTS Tes Tertulis

Nilai UTS untuk tes tertulis semester 2 diperoleh dari hasil tes tertulis baik nilai UTS tes tertulis semester 2 pada kelas kontrol IV B maupun nilai UTS tes 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 Kelas Eksperimen Kelas Kontrol 70 tertulis semester 2 pada kelas eksperimen IV A. Nilai UTS tes tertulis semester 2 pada kelas kontrol dan kelas eksperimen yang diperoleh dapat dilihat selengkapnya pada lampiran 3. Nilai UTS tes tertulis semester 2 pada kelas kontrol dijelaskan melalui tabel 4.10 dan untuk nilai UTS tes tertulis semester 2 kelas eksperimen dijelaskan pada tabel 4.11. Tabel 4.10 Data Nilai Hasil UTS Semester 2 Tes Tertulis Kelas Kontrol No. Kelas Interval Turus Frekuensi 1 40 – 47 I 1 2 48 – 55 III 3 3 56 – 63 IIII 4 4 64 – 71 IIIII IIIII IIII 14 5 72 – 79 IIIII II 7 6 80 – 87 IIII 4 Jumlah 33 33 Tabel 4.11 Data Nilai Hasil UTS Semester 2 Tes Tertulis Kelas Eksperimen No. Kelas Interval Turus Frekuensi 1 40 – 46 III 3 2 47 – 53 IIII 4 3 54 – 60 IIIII 5 4 61 – 67 - - 5 68 – 74 IIIII IIIII II 12 6 75 – 81 IIIII II 7 Jumlah 31 31 71 Rata-rata nilai kelas kontrol dan kelas ekperimen yang diperoleh dari data hasil UTS tes tertulis semester 2 yang kemudian dibandingkan untuk menguji kesamaan rata-rata. Rata-rata nilai kelas kontrol yaitu 67,88, sedangkan rata-rata nilai kelas eksperimen yaitu 64,68. Perbandingan nilai UTS semester 2 tes tertulis pada kelas kontrol dan kelas eksperimen secara jelas dilihat pada gambar 4.2 di bawah ini. Gambar 4.2 Histogram Perbandingan Rata-rata Nilai Hasil UTS Semester 2 Tes Tertulis Berdasarkan gambar 4.2 di atas, terlihat bahwa perbedaan rata-rata nilai kelas kontrol dan kelas eksperimen tidak begitu jauh. Perbedaan rata-rata yang tidak begitu jauh tersebut dapat dianggap bahwa rata-rata nilai UTS semester 2 kelas kontrol dan kelas eksperimen relatif sama. Oleh karena itu, maka penelitian dapat dilaksanakan di kelas IV A dan IV B SD Negeri 1 Purbalingga Kidul tersebut.

4.2.6 Hasil penelitian

Dokumen yang terkait

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS V DI SEKOLAH DASAR NEGERI KAUMAN 2 MALANG

0 4 14

Pengaruh metode role playing (bermain peran) terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas V di SDN Cempaka I Putih Tahun ajaran 2014-2015

0 21 122

Pengaruh Metode Bermain Peran (Role Playing) Terhadap Hasil Belajar IPA Pada Konsep Penggolongan Hewan

1 13 189

KEEFEKTIFAN PENERAPAN MODEL MAKE A MATCH PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS V MATERI GEOMETRI DI SEKOLAH DASAR NEGERI 1 PURBALINGGA KIDUL KABUPATEN PURBALINGGA

1 20 262

PENERAPAN METODE SIMULASI BERMAIN PERAN / ROLE PLAYING UNTUK PENINGKATAN KETRAMPILAN BERBICARA Penerapan Metode Simulasi Bermain Peran / Role Playing Untuk Peningkatan Ketrampilan Berbicara Bahasa Indonesia Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 2 Jagoan Sambi B

0 4 15

PENERAPAN METODE SIMULASI BERMAIN PERAN / ROLE PLAYING UNTUK PENINGKATAN KETRAMPILAN BERBICARA Penerapan Metode Simulasi Bermain Peran / Role Playing Untuk Peningkatan Ketrampilan Berbicara Bahasa Indonesia Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 2 Jagoan Sambi B

0 3 17

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERMAIN DRAMA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) SISWA PENINGKATAN KEMAMPUAN BERMAIN DRAMA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) SISWA KELAS V SDN BANYURIP 1 KECAMATAN SAMB

0 0 14

PENINGKATAN PEMAHAMAN MATERI DRAMA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI METODE BERMAIN PERAN (ROLE Peningkatan Pemahaman Materi Drama Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Melalui Metode Bermain Peran (Role Playing) pada Siswa Kelas IV Sd Negeri 2 Lemahjaya

0 0 15

PENDAHULUAN Peningkatan Pemahaman Materi Drama Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Melalui Metode Bermain Peran (Role Playing) pada Siswa Kelas IV Sd Negeri 2 Lemahjaya Tahun Ajaran 2011/2012.

0 0 9

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI METODE BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) PADA SISWA KELAS V SD NEGERI CITRASARI.

0 2 39