Faktor Kondisi Lingkungan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pembelajaran Seni Tari dalam

120 melakukan gerakan tari. Perkembangan motorik siswa akan lebih teroptimalkan jika kondisi lingkungan kondusif karena dapat menstimulus perkembangan otot. Apabila kondisi lingkungan ramai dan tidak kondusif, justru akan menimbulkan kegaduhan siswa. Siswa tidak dapat berkonsentrasi melakukan gerakan tari karena terganggu dengan kebisingan. Kebisingan yang terjadi berasal dari lingkungan sekitra misalnya dekat dengan jalan raya dan bisa juga berasal dari temannya sendiri. Dibutuhkan kondisi lingkungan yang kondusif agar siswa dapat berkonsentrasi dan melakukan gerakan sesuai dengan instruksi dari guru seni tari, sehingga kemampuan motorik siswa dapat berkembang.

4.3.2.3. Faktor Sarana Prasarana

Sarana prasarana diperlukan pada proses pembelajaran seni tari. Sarana prasarana digunakan untuk menunjang pembelajaran, sehingga diharapkan dapat berjalan sesuai yang diharapan yaitu mengembangkan kemampuan siswa. Pada saat pembelajaran seni tari dilengkapi dengan sarana prasarana yang lengkap akan berbeda hasilnya dengan sarana prasarana yang kurang lengkap. Dibutuhkan ruangan yang luas, pengeras suara, pemutar musik, kaset agar pembelajaran dapat mencapai tujuan pembelajaran tari. 1 ruangan yang luas diperlukan agar siswa dapat memaksimalkan gerakakan ketika menari. Gerakan yang dilakukan secara maksimal akan mengasah kemampuan motorik siswa. Siswa tidak berdesak- desakan dengan siswa lain, sehingga tidak akan menganggu konsentrasinya ketika bergerak. 2 pemutar musik digunakan untuk memutar musik pengiring tarian. Musik pengiring berfungsi untuk menstimulus siswa ketika bergerak agar menyesuaikan gerakan tari dengan musik pengiringnya. Penyesuaian gerak 121 dengan musik pengiring dalam sebuah tarian memiliki fungsi untuk membantu siswa dalam mengembangkan kemampuan motorik. 3 kaset yang didalamnya terdapat musik pengiring tarian. Musik pengiring tarian selain berasal dari kaset, bisa juga dapat digunakan musik pengiring dalam bentuk mp3. 4 pengeras suara berfungsi agar suara yang dihasilkan dari musik pengiring dapat didengar oleh siswa diseluruh penjuru ruangan. Apabila siswa tidak mendengarkan musik pengiring dengan jelas, siswa akan terkendala dalam mengungkapkan gerakan ketika menari. Musik pengiring yang dapat menjangkau seluruh ruangan, akan membantu siswa ketika bergerak dan tidak akan mengalami kesulitan pada saat menyesuaikan gerakan yang akan dipraktikan dengan musik pengiring. Apabila sarana prasarana tidak memadai misalnya kaset macet, ruangan kurang luas, maka akan menghambat siswa ketika mengembangkan kemampuan motoriknya pada saat menari. Diperlukan sarana prasarana yang memadai untuk memfasilitasi siswa agar dapat mengembangakan kemampuan motorik siswa ketika menari.

4.3.2.4. Faktor Kondisi Fisik Siswa

Kondisi fisik sangat berpengaruh kepada kemampuan motorik siswa. Menurut Rahayubi 2014: 225, perkembangan motorik sangat erat kaitannya dengan fisik, maka kondisi fisik tentu saja berpengaruh pada perkembangan motorik seseorang. Kondisi fisik mempengaruhi siswa pada saat melaksanakan proses pembelajaran seni tari. Siswa yang memiliki kondisi fisik yang prima tentunya berbeda dengan siswa yang memiliki kondisi fisik yang kurang prima ataupun tidak sehat. Kondisi fisik yang prima akan memungkinkan siswa dapat

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

111 3562 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

39 911 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

39 829 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

18 539 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

26 696 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

57 1194 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

62 1097 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

19 700 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

29 974 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

41 1190 23