Tahap pertama: Pemilu legislatif Tahap kedua: Pemilu presiden putaran pertama Tahap ketiga: Pemilu presiden putaran kedua

103 Ilmu Pengetahuan Sosial g. 0LOLWHUGDQGZLIXQJVL5,GLKDSXVNDQVHFDUDEHUWDKDSVHKLQJJD5, EHUNRQVHQWUDVLSDGDIXQJVLSHUWDKDQDQGDQNHDPDQDQ3DGDHUD5HIRUPDVL posisi ABRI dalam MPR jumlahnya sudah dikurangi dari 75 orang menjadi 38 orang. ABRI yang semula terdiri atas empat angkatan yang termasuk Polri, mulai tanggal 5 Mei 1999, Kepolisian RI memisahkan diri menjadi Kepolisian Negara RI. Istilah ABRI berubah menjadi TNI, yaitu angkatan darat, laut, dan udara. h. Sistem pemerintah daerah dengan sasaran memberdayakan otonomi daerah dengan asas desentralisasi. Pada tahun 2004, Indonesia menyelenggarakan pemilu pertama yang memungkinkan rakyat untuk memilih presiden secara langsung dan cara pemilihannya benar-benar berbeda dari pemilu sebelumnya. Pemilu tahun 2004 dibagi menjadi maksimal tiga tahap dan minimal dua tahap. Rinciannya adalah sebagai berikut.

a. Tahap pertama: Pemilu legislatif

3HPLOX OHJLVODWLI DGDODK 3HPLOX XQWXN PHPLOLK SDUWDL SROLWLN GDQ anggotanya untuk dicalonkan menjadi anggota DPR, DPRD, dan DPD. Tahap pertama ini telah dilaksanakan pada tanggal 5 April 2004.

b. Tahap kedua: Pemilu presiden putaran pertama

Pemilu presiden putaran pertama untuk memilih pasangan calon presiden dan wakil presiden secara langsung. Tahap kedua ini telah dilaksanakan pada tanggal 5 Juli 2004.

c. Tahap ketiga: Pemilu presiden putaran kedua

Pemilu presiden putaran kedua adalah pemilu babak terakhir yang dilaksanakan hanya apabila pada tahap kedua belum ada pasangan calon presiden yang mendapatkan paling tidak 50 pada putaran pertama. Tahap ketiga ini telah dilaksanakan pada tanggal 20 September 2004. Pemilu presiden tahun 2004 diikuti oleh lima pasang calon presiden, yaitu :LUDQWR6RODKXGLQ:DKLG0HJDZDWL6RHNDUQRSXWUL+DV\LP0X]DGLPLHQ 5DLV 6LVZRQR XGRKXVRGR 6RHVLOR DPEDQJ XGKR\RQR-XVXI .DOOD GDQ+DP]DK+D]JXPXPHODU6HWHODKGXDSXWDUDQSHPLOLKDQSUHVLGHQ Soesilo Bambang Yudhoyono terpilih menjadi Presiden yang ke-6 Indonesia dan dilantik pada 20 Oktober 2004. Di unduh dari : Bukupaket.com 104 SMPMTs Kelas IX Pada tahun 2009, pemilu kembali diselenggarakan. Cara pelaksanaannya VDPDGHQJDQSHPLOXWDKXQ3HPLOXOHJLVODWLIGLLNXWLROHKSDUWDLSROLWLN 3DGDSHPLOXOHJLVODWLILQL3DUWDLHPRNUDWXQJJXOGHQJDQSHUROHKDQ dari total suara. Selanjutnya, pada tanggal 8 Juli 2009, diselenggarakan pemilu presiden yang diikuti oleh tiga pasang calon presiden, yaitu: Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto, Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono, dan 0XKDPPDG-XVXI.DOOD-Wiranto. Pasangan Susilo Bambang Yudhoyono- Boediono berhasil menjadi pemenang dalam satu putaran langsung dengan memperoleh 60,80 dari total suara.

C. Perkembangan Ekonomi

Sejak Proklamasi Kemerdekaan, perekonomian Indonesia terus mengalami perkembangan dari masa ke masa. Mulai dari masa awal Kemerdekaan, Demokrasi Liberal, Demokrasi Terpimpin, Orde Baru, sampai masa 5HIRUPDVL DODP UHQWDQJ ZDNWX WHUVHEXW EHUEDJDL XSD\D WHODK GLODNXNDQ hingga perekonomian Indonesia dapat berkembang ke arah yang lebih baik. Supaya kamu dapat mengetahui perkembangan ekonomi Indonesia dari awal .HPHUGHNDDQKLQJJDPDVD5HIRUPDVLSHODMDULODKXUDLDQEHULNXWLQL

1. Perkembangan Ekonomi pada Awal Kemerdekaan

Pada awal Kemerdekaan, keadaan ekonomi bangsa Indonesia masih EHOXPVWDELO+DOLQLGLVHEDENDQROHKPDVDODKPDVDODKHNRQRPL\DQJWHUMDGL VDDWLWX0LVDOQ\DLQÀDVL\DQJWHUODOXWLQJJLKLSHULQÀDVLGDQEORNDGHODXW yang dilakukan Belanda. Bagaimana pengaruh masalah-masalah tersebut terhadap keadaan ekonomi Indonesia? Apa langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah untuk menghadapi permasalahan tersebut? Mari menemukan jawaban melalui kegiatan kelompok ini 1. Bentuklah kelompok kecil dengan anggota 3–4 orang 2. Carilah di internet atau membaca buku di perpustakaan terkait materi perkembangan ekonomi Indonesia pada awal kemerdekaan Aktivitas Kelompok Di unduh dari : Bukupaket.com

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

85 2181 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

31 560 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

30 484 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

12 313 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

22 433 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

36 690 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

31 598 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

11 386 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

16 567 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

27 686 23