Kemajuan Teknologi yang Tinggi Keadaan Sosial Budaya Industrialisasi Berkembang Pesat

40 SMPMTs Kelas IX 4 Inggris 0,4 5 Prancis 0,4 6 Indonesia 1,3 Sumber: World Population Data Sheet, 2013

d. Tingkat Pendidikan Penduduk yang Tinggi

Tingkat pendidikan penduduk dapat dilihat dari rata-rata lama sekolah yang dicapai oleh penduduk. Rata-rata lama sekolah di negara maju jauh lebih tinggi dibandingkan dengan hal yang sama di negara berkembang lihat 7DEHO+DOLQLGLPXQJNLQNDQNDUHQDQHJDUDPDPSXPHPEDQJXQIDVLOLWDV pendidikan yang memadai dan warga negara juga memiliki pendapatan yang tinggi sehingga mampu menyekolahkan anaknya sampai jenjang tertinggi. Indikator pendidikan juga dapat dilihat dari angka partisipasi penduduk dalam pendidikan. Di negara maju, hampir semua warganya mampu menamatkan pendidikan sampai jenjang sekolah menengah atas, bahkan SHUJXUXDQWLQJJL.DUHQDLWXDQJNDPHOHNKXUXIQ\DMXJDWLQJJL Tabel 1.7 Tingkat Melek Huruf di Indonesia dan Beberapa Negara Maju No Nama Negara Angka Melek Huruf Rata-Rata Lama Sekolah tahun 1 Amerika Serikat 97 16,5 2 Jerman 99 16,3 3 Jepang 99 15,5 4 Inggris 99 16,2 5 Prancis 99 16,0 6 Indonesia 87,9 12,7

e. Kemajuan Teknologi yang Tinggi

Perkembangan industri di negara maju didorong oleh kemajuan teknologi. NVSORLWDVL DWDX SHPDQIDDWDQ VXPEHU GD\D DODP PDNLQ PXGDK GDQ FHSDW dengan bantuan teknologi sehingga mampu memberikan hasil yang optimal. Negara yang tidak memiliki sumber daya alam pun, dengan teknologinya, mereka mampu mengolah sumber daya alam yang didatangkan dari negara lainnya sehingga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. Di unduh dari : Bukupaket.com 41 Ilmu Pengetahuan Sosial

f. Keadaan Sosial Budaya

Masyarakat di negara maju memiliki pola pikir yang logis. Mereka tidak percaya dengan hal-hal mistis dan takhyul. Bagi mereka, keberhasilan tidak dicapai dengan serta-merta, tetapi harus dicapai dengan kerja keras dan penuh SHUHQFDQDDQ +DO \DQJ EHUEHGD GHQJDQ VHEDJLDQ PDV\DUDNDW GL ,QGRQHVLD yang masih percaya mistis.

g. Industrialisasi Berkembang Pesat

Industri di negara-negara maju berkembang sangat pesat sehingga banyak penduduk yang tertarik bekerja pada sektor tersebut dengan imbalan yang lebih baik. Sementara itu, sektor pertanian dilakukan secara mekanisasi sehingga makin sedikit menyerap tenaga kerja. Berikut perbandingan sektor industri dan sektor pertanian di Indonesia dibandingkan dengan sektor yang sama di negara-negara maju. Tabel 1.8 Perbandingan Sektor Industri dan Sektor Pertanian di Indonesia dan di Negara-Negara Maju Negara Sektor Industri Sektor Jasa Sektor Pertanian Amerika Serikat 20,7 78,3 1 Jerman 28,6 70,3 1,1 Jepang 25,3 73,5 1,3 Inggris 26 72,9 1,1 Prancis 21,4 76,1 2,5 Indonesia 23,77 10,84 14,98 Sumber: World Factboo BPS, 2013 Salah satu kriteria yang sering digunakan untuk mengukur perkembangan suatu negara adalah pendapatan per kapita penduduknya. Bank Dunia membuat kategori suatu negara berdasarkan pendapatan per kapitanya menjadi: rendah ”GRODU6PHQHQJDKNHEDZDK±GRODU6WLQJJL ±GRODU6VDQJDWWLQJJL•GRODU6HUGDVDUNDQVHMXPODK kriteria, negara-negara berikut layak dikelompokkan sebagai negara maju, yaitu Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Prancis, Jepang, Kanada, dan beberapa negara Eropa lainnya. Di unduh dari : Bukupaket.com 42 SMPMTs Kelas IX

2. Upaya Indonesia menjadi Negara Maju


Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

64 1374 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

23 370 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

24 327 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

6 210 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

18 306 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

27 408 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

21 374 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

8 226 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

13 378 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

21 430 23