Materi Untuk Guru Pertemuan III: Pemisahan Campuran: Filtrasi, Sentrifugasi, dan Kromatograi 2JP

Buku Guru Kelas VII SMPMTs Edisi Revisi 156 Sumber Gambar: www.inds.co.uk Gambar 5.6 Gambar Penyaringan air 2 Sentrifugasi Metode jenis ini sering dilakukan sebagai pengganti iltrasi jika partikel padatan sangat halus dan jumlah campurannya lebih sedikit. Metode sentrifugasi digunakan secara luas untuk memisahkan sel-sel darah merah dan sel-sel darah putih dari plasma darah. Dalam hal ini, padatan adalah sel-sel darah yang akan mengumpul di dasar tabung reaksi, sedangkan plasma darah berupa cairan berada di bagian atas. Sentrifugasi adalah metode pemisahan yang digunakan untuk memisahkan padatan sangat halus dengan jumlah campuran sedikit. 3 Kromatograi Metode pemisahan dengan cara kromatograi digunakan secara luas dalam berbagai kegiatan, diantaranya untuk memisahkan berbagai zat warna dan tes urine untuk seseorang yang dicurigai menggunakan obat terlarang atau seorang atlet yang dicurigai menggunakan doping. Untuk mengetahui bagaimana pemisahan secara kromatograi, peserta didik diminta melakukan observasi. Ilmu Pengetahuan Alam 157 Pemisahan campuran dengan cara kromatograi pada umumnya digunakan untuk mengidentiikasi suatu zat yang berada dalam suatu campuran. Prinsip kerjanya didasarkan pada perbedaan kecepatan merambat antara partikel-partikel zat yang bercampur dalam suatu medium diam ketika dialiri suatu medium gerak. Kromatograi merupakan metode pemisahan campuran yang didasarkan pada perbedaan kecepatan merambat antara partikel-partikel yang bercampur dalam suatu medium diam ketika dialiri suatu medium gerak. Kromatograi merupakan metode pemisahan campuran yang didasarkan pada perbedaan kecepatan merambat antara partikel-partikel yang bercampur dalam suatu medium diam ketika dialiri suatu medium gerak. b. Pembelajaran 1 Tujuan Pembelajaran a Peserta didik dapat menjelaskan metode pemisahan campuran dengan cara kromatograi kertas. b Peserta didik dapat menjelaskan menjelaskan metode pemisahan campuran dengan cara sentrifugasi. c Peserta didik dapat melakukan percobaan pemisahan campuran dengan metode iltrasi. 2 Kegiatan Pembelajaran a Pendahuluan Untuk memperoleh perhatian dan memotivasi peserta didik guru melakukan demonstrasi metode pemisahan campuran dengan menggunakan cara sentrifugasi dan koromatograi, selanjutnya peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok dan diminta untuk melakukan percobaan iltrasi. Buku Guru Kelas VII SMPMTs Edisi Revisi 158 b Inti • Peserta didik mengomunikasikan hasil percobaan iltrasi, sentrifugasi, dan kromatograi. • Guru dan peserta didik mendiskusikan hasil percobaan iltrasi, sentrifugasi, dan kromatograi. • Guru menjelaskan metode pemisahan campuran dengan cara iltrasi, sentrifugasi, dan kromatograi. c Penutup Guru bersama dengan peserta didik menyimpulkan metode pemisahan campuran dengan menggunakan iltrasi, sentrifugasi, dan kromatograi. 3 Alat, Bahan, dan Media a Alat: Gelas kimia, gelas biasa, corong, kertas saring, penggaris, labu erlenmayer. b Bahan: Kertas saring, pasir, kerikil. 4 Sumber Belajar a Buku Siswa. b Buku lain yang relevan. c Sumber lain yang relevan misalnya internet.

5. Pertemuan IV: Pemisahan Campuran dengan Metode Destilasi dan Sublimasi 3 JP

a. Materi Untuk Guru

Pertemuan IV dimaksudkan agar peserta didik dapat mengamati dan memahami metode pemisahan dengan metode destilasi dan sublimasi, serta dapat melakukan percobaan destilasi dan sublimasi. Untuk dipahami guru: Ilmu Pengetahuan Alam 159 1 Destilasi Penyulingan Pemisahan campuran dengan cara destilasi banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kegiatan industri. Pemisahan campuran dengan cara penyulingan digunakan untuk memisahkan suatu zat cair dari campurannya. Prinsip kerjanya didasarkan pada perbedaan titik didih dari zat cair yang bercampur sehingga saat menguap masing-masing zat akan terpisah. Pemisahan campuran dengan cara penyulingan digunakan untuk memisahkan suatu zat cair dari campurannya. Prinsip kerjanya didasarkan pada perbedaan titik didih dari zat cair yang bercampur sehingga saat menguap masing-masing zat akan terpisah. Termometer Uap air Labu destilasi Pembakar bunsen Air keluar Air dingin masuk Pengembunan Air hasil penyulingan Wadah penampungan batu didih destilat hasil destitasi Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 5.10 Pemisahan campuran dengan cara destilasi Buku Guru Kelas VII SMPMTs Edisi Revisi 160 2 Sublimasi Sublimasi adalah metode pemisahan campuran yang didasarkan pada campuran zat yang memiliki satu zat yang dapat menyublim perubahan wujud padat ke wujud gas, sedangkan zat yang lainnya tidak dapat menyublim. b Pembelajaran 1 Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat melakukan pemisahan campuran dengan cara destilasi, sublimasi. 2 Kegiatan Pembelajaran a Pendahuluan Untuk memperoleh perhatian dan memotivasi peserta didik guru melakukan demonstrasi pemisahan campuran dengan cara destilasi dan sublimasi. b Inti • Peserta didik mengomunikasikan hasil pengamatan terhadap kegiatan pemisahan campuran dengan destilasi dan sublimasi. • Guru mendiskusikan hasil pengamatan pemisahan campuran dengan destilasi. • Guru mendiskusikan hasil pengamatan pemisahan campuran dengan cara sublimasi. • Guru menjelaskan metode pemisahan campuran dengan cara destilasi dan metode pemisahan campuran dengan cara sublimasi. c Penutup Guru bersama dengan peserta didik menyimpulkan metode pemisahan campuran dengan cara destilasi, dan sublimasi.

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

119 3984 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 1057 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

40 945 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

21 632 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

28 790 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

60 1348 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

66 1253 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

20 825 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

32 1111 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

41 1350 23