Materi untuk Guru Pertemuan II: Apa yang Kamu Temukan dalam Suatu Lingkungan 3 JP

Ilmu Pengetahuan Alam 255 b. Pembelajaran 1 Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat melakukan pengamatan lingkungan dan mengidentiikasi komponen biotik dan abiotik. 2 Kegiatan Pembelajaran a Pendahuluan Untuk memperoleh perhatian dan memotivasi peserta didik: ajaklah peserta didik untuk melihat sekeliling kelas. Kemudian mintalah peserta didik menyampaikan idenya tentang “Apa yang dilihatnya terkait dengan kompenen biotik dan abiotik pada ruang tersebut

b Inti

Peserta didik melakukan kegiatan “Mengamati Lingkugan“, menuliskan hasil kerjanya sesuai kreasi peserta didik, dan mendiskusikan hasilnya terus tekankan observasi – inferensi – komunikasi. Doronglah peserta didik untuk tidak takut salah. c Penutup Lakukan releksi serta penugasan mandiri. 3 Alat, Bahan, dan Media • Alat dan bahan sesuai kegiatan “Mengamati Lingkungan“. • Media: benda atau gambar yang sesuai dengan topik. 4 Sumber Belajar a Buku Siswa. b Sumber lain yang relevan misalnya internet. Buku Guru Kelas VII SMPMTs Edisi Revisi 256

4. Pertemuan III: Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola 2 JP

a. Materi Untuk Guru

Pertemuan III dimaksudkan untuk melatih peserta didik tentang pola-pola yang terbentuk selama interaksi antara komponen lingkungan. Bila kita mengamati bagian kecil ekosistem seperti pada kegiatan sebelumnya, atau seluruh ekosistem yang luas seperti lautan, maka Anda dapat mengetahui hubungan keterkaitan di antara organisme yang terdapat dalam ekosistem tersebut. Setiap organisme tersebut tidak dapat hidup sendiri dan selalu bergantung pada organisme yang lain dan lingkungannya. Saling ketergantungan ini akan membentuk suatu pola interaksi. Terjadi pula interaksi antara komponen biotik serta komponen abiotik dan terjadi interaksi antara komponen biotik dan biotik. Interkasi tersebut dapat berupa: 1 Interaksi antara makhluk hidup dengan makhluk hidup lainnya dapat terjadi melalui rangkaian peristiwa makan dan dimakan rantai makanan, jaring makanan dan piramida makanan, maupun melalui bentuk hidup bersama, yaitu simbiosis. Sumber: Dok. Kemdikbud Gambar 9.2. Rantai Makanan Ilmu Pengetahuan Alam 257 Sumber: idfk.bogor.net. Sumber: wanenoor.blogspot.com Gambar 9.3. Piramida Makanan Gambar 9.4. Jaring-jaring Makanan 2 Simbiosis merupakan bentuk hidup bersama antara dua individu yang berbeda jenis. Ada beberapa macam jenis simbiosis, yaitu simbiosis mutualisme, simbiosis komensalisme, dan simbiosis parasitisme. Sumber: f4-preview.awardspace.com Gambar 9.5. Simbiosis komensalisme ikan badut dengan anemon Sumber: m.kidnesia.com Gambar 9.6. Simbiosis parasitisme tali putri dengan tumbuhan inang Buku Guru Kelas VII SMPMTs Edisi Revisi 258 Sumber: sukasains.com Gambar 9.7 Simbiosis mutualisme lebah dengan bunga 3 Organisme berdasarkan cara kemampuan menyusun makanannya dibagi menjadi 2 dua, yaitu organisme autotrof dan organisme heterotrof. Organisme heterotrof berdasarkan jenis yang dimakan dibagi menjadi 3 tiga, yaitu herbivora, karnivora, dan omnivora. Sumber: id.inter-pix.com httpgrant.d11.org news.detik.com Gambar 9.8. Hewan heterotrof: Herbivora, Omnivora dan Karnivora. a Herbivora b Omnivora c Karnivora

b. Pembelajaran

1 Tujuan Pembelajaran a Peserta didik dapat menjelaskan pengertian interaksi. b Peserta didik dapat menjabarkan pola-pola interaksi.

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

103 3197 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

37 803 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

36 716 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

16 466 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

25 618 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

54 1065 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

55 972 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

15 586 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

24 853 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

35 1060 23