Pajak penghasilan kini dan tangguhan

PT SAMINDO RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAKAND SUBSIDIARIES Lampiran 526 Schedule CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2016 DAN 2015 Dinyatakan dalam Dolar AS, kecuali dinyatakan lain NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS FOR THE YEARS ENDED 31 DECEMBER 2016 AND 2015 Expressed in US Dollars, unless otherwise stated

5. PIUTANG USAHA DARI PIHAK BERELASI

5. TRADE

RECEIVABLES FROM A RELATED PARTY Seluruh piutang usaha pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015 adalah piutang yang berasal dari PT Kideco Jaya Agung pihak berelasi dan belum jatuh tempo. All trade receivables as at 31 December 2016 and 2015 were trade receivables from PT Kideco Jaya Agung related party and not yet past due. Rincian piutang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut: The details of trade receivables based on currencies are as follows: 31 Desember 31 Desember December December 2016 2015 Piutang usaha dalam mata uang: Trade receivables in currencies: - Rupiah 16,806,500 3,949,407 Rupiah - - Dolar AS - 12,946,358 US Dollars - Jumlah 16,806,500 16,895,765 Total Debitur merupakan pelanggan dengan kondisi keuangan yang kuat dan reputasi yang baik. Berdasarkan penelaahan atas status debitur pada akhir tahun, manajemen berkeyakinan bahwa cadangan penurunan nilai untuk piutang usaha tidak diperlukan. The debtor is a customer with a strong financial condition and good reputation. Based on the evaluation of the status of the debtor at year end, management believes that no allowance for impairment of trade receivables is necessary.

6. PERSEDIAAN

6. INVENTORIES

31 Desember 31 Desember December December 2016 2015 Suku cadang 8,979,499 8,772,406 Spareparts Barang dalam perjalanan 1,616,925 1,122,067 Materials in transit Ban 1,448,983 2,299,315 Tires Material umum 471,570 357,160 General materials Oli pelumas 351,814 572,935 Lubricants oil Peralatan dan perlengkapan 140,169 244,892 Tools and equipment Jumlah 13,008,960 13,368,775 Total Manajemen berkeyakinan bahwa nilai persediaan pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015 dapat direalisasikan melalui penggunaan normal dalam operasi Grup, sehingga tidak perlu dibuat cadangan kerugian penurunan nilai. Management believes that the inventory values as at 31 December 2016 and 2015 can be realised through normal use in the Group’s operations, therefore an allowance for impairment losses is considered not necessary. Pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015, seluruh persediaan tidak diasuransikan dan tidak dijaminkan. Manajemen berpendapat bahwa risiko kerugian yang berkaitan dengan penanganan persediaan adalah rendah. As at 31 December 2016 and 2015, all inventories were neither insured nor pledged as collateral. Management considers the risks of losses associated with inventories handling are low.