Pertemuan 4 Pembelajaran Ketiga Pertemuan 5 Pembelajaran Keempat

Peneliti memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya apabila mereka menemukan kesulitan terkait dengan materi. Terdapat beberapa siswa yang langsung angkat tangan dan mengajukan pertanyaan. Sebelum pelajaran selesai, peneliti bersama siswa membuat rangkuman dan evaluasi tentang apa yang telah dipelajari bersama. Peneliti juga meminta siswa untuk belajar di rumah dan mempelajari materi selanjutnya.

d. Pertemuan 4 Pembelajaran Ketiga

Pertemuan keempat dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 10 Mei 2012 pada jam pelajaran ke-1 dan ke-2 yaitu pada pukul 07.00 sampai 08.20. Pada pertemuan ini mempelajari materi trapesium dan layang-layang. Langkah pembelajaran dilaksanakan seperti pada pertemuan sebelumnya. Siswa terlihat sudah terbiasa dengan pembelajaran dalam kelompok. Mereka sudah mampu untuk beradaptasi dengan kolompoknya masing-masing. Terlihat bahwa ada kerjasama yang bagus diantara mereka untuk segera menyelesaikan soal diskusi kelompok. Namun terdapat juga beberapa siswa yang masih ramai dan bermain jepret-jepretan menggunakan karet gelang yang mereka bawa. Peneliti terpaksa menyita karet-keret tersebut dan segera mengkondisikan kelas agar tenang kembali. Antusias siswa yang besar masih terlihat seperti pada pertemuan-pertemuan sebelumnya pada saat peneliti memberi waktu untuk mempresentasikan hasil pekerjaan mereka di depan kelas. Pada saat temannya menerangkan di depan, terlihat ada siswa yang justru ramai sendiri. Disini peneliti mengajarkan siswa untuk bisa saling menghargai antar teman. Pembelajaran diakhiri dengan menyimpulkan tentang apa yang telah dipelajari bersama. Sebelum peneliti meninggalkan kelas, tidak lupa peneliti meminta siswa untuk berlatih di rumah dan mempelajari materi selanjutnya.

e. Pertemuan 5 Pembelajaran Keempat

Pertemuan kelima ini dilaksanakan pada hari Senin tanggal 14 Mei 2012 pada jam pelajaran ke-5 dan ke-6 yaitu pukul 10.35 sampai dengan pukul 11.15. Pada pertemuan ini mempelajari penerapan rumus luas dan keliling bangun segiempat. Langkah pembelajaran dilaksanakan seperti pada pertemuan-pertemuan sebelumnya. Sebelum bergabung dalam kelompok, peneliti menanyakan kepada siswa tentang apa yang telah mereka pelajari di rumah terkait dengan materi yang akan dipelajari. Peneliti juga memberikan sedikit contoh tentang penerapan luas dan keliling bangun segiempat dalam kehidupan sehari-hari. Setelah masuk dalam kelompoknya masing-masing, siswa langsung membaca materi yang terdapat dalam LKS dan segera menyelesaikan soal diskusi kelompok bersama-sama dengan teman kelompoknya masing-masing. Meskipun terdapat beberapa siswa yang masih ramai, namun proses diskusi kelompok terlihat lebih tertib daripada pertemuan sebelumnya. Setelah diskusi kelompok selesai, siswa kembali mempresentasikan hasil pekerjaan mereka di depan kelas dengan tertib. Pembelajaran diakhiri dengan evaluasi tentang apa yang telah dipelajari bersama. Peneliti meminta siswa untuk belajar di rumah dan memberitahukan kepada siswa bahwa akan diadakan ulangan pada pertemuan selanjutnya dengan bahan ulangan semua materi yang telah dipelajari mulai dari awal pertemuan.

f. Pertemuan 6 Pemberian Tes Hasil Belajar dan Angket

Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

99 3025 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

37 767 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

34 664 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

15 434 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

25 589 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

50 985 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

50 905 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

14 549 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

21 803 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

33 971 23