Promosi Produk Hasil Usaha Pengolahan Bahan Nabati dan Hewani Menjadi

Prakarya dan Kewirausahaan 165 Berdasarkan data tersebut masing-masing kelompok mengerjakan tugas: a. Menjelaskan pengertian BEP b. Menetapkan harga jual makanan khas daerah c. Menghitung BEP Pada saat Peserta didik mendiskusikan laporannya, guru memberikan konirmasi dan bersama Peserta didik menyimpulkan hasil diskusi tersebut. Diakhir pokok bahasan materi menghitung BEP usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah, peserta didik melakukan releksi diri. Guru menugaskan peserta didik untuk merenungkan dan menuliskan pada selembar kertas beberapa hal berikut. a. Apa saja yang perlu diperhatikan ketika mempelajarai pengertian BEP pada usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah? b. Materi apa yang masih sulit untuk dipahami? c. Kesulitan apa yang dihadapi pada saat menentukan harga jual produk pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah? d. Kesulitan apa yang dihadapi pada saat menghitung BEP pada usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah?

4. Promosi Produk Hasil Usaha Pengolahan Bahan Nabati dan Hewani Menjadi

Makanan Khas Daerah Peserta didik mempelajari tentang promosi produk hasil usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang terdiri dari: a. Pengertian Promosi b. Tujuan Promosi c. Manfaat Promosi d. Sasaran Promosi e. Teknik Promosi Proses pembelajaran diawali dengan aktivitas peserta didik untuk menyampaikan pendapat tentang pengertian promosi usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah, tujuan promosi usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah, manfaat promosi usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah, sasaran promosi usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah dan teknik promosi usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang mereka ketahui. Sampaikan konsep promosi usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah pada warung atau rumah makan makanan khas daerrah yang ada di wilayah setempat atau yang lainnya. Guru bersama peserta didik menganalisis berbagai promosi usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah pada usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang ada di wilayah setempat 166 Buku Guru Kelas XI SMA MA SMK MAK atau di wilayah lainnya. Guru dapat menggunakan buku sumber tentang materi pembelajaran baik melalui internet, perpustakaan atau media lainnya, agar materi pembelajaran dapat menarik. Bersama peserta didik, lakukan kegiatan pengamatan tentang strategi promosi usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah pada warung atau rumah makan makanan khas daerah yang diperoleh dari buku maupun dari media lainnya, kemudian peserta didik saling bertanya dan guru menjelaskan konsep strategi promosi usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah. Gunakan media presentasi dalam bentuk power point atau media lainnya, guru mempresentasikan di depan kelas dengan menjelaskan pengertian dan strategi promosi usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah. Peserta didik mengemukakan pendapat dan pengalamannya. Peserta didik diberi tugas secara kelompok untuk merancang promosi usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang telah mereka buat pada tugas sebelumnya. Berdasarkan rancangan tersebut masing- masing kelompok bertugas: a. Membuat promosi salah satu produk pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah. b. Merumuskan tujuan promosi produk pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah. c. Menjelaskan manfaat promosi bagi produk pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah. d. Menetapkan sasaran promosi produk pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah. e. Menguraikan teknik promosi yang dilakukan untuk memasarkan produk pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah. Peserta didik diberi tugas untuk membuat laporan dan mempresentasikan hasil kerja mereka. Kegiatan pembelajaran masing-masing pokok bahasan selalu disertai dengan aktivitas dan tugas-tugas yang harus dikerjakan oleh peserta didik agar kompetensi yang diharapkan dapat tercapai secara utuh. Aktivitas dan tugas masing-masing pokok bahasan adalah sebagai berikut: a. Pengertian Promosi Aktivitas yang dilakukan adalah peserta didik dapat mengidentiikasi dan menjelaskan secara singkat pengertian promosi pada usaha produk pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang ada di lingkungannya. Prakarya dan Kewirausahaan 167 b. Tujuan Promosi Aktivitas yang dilakukan adalah peserta didik dapat mengidentiikasi dan menjelaskan secara singkat tujuan promosi pada usaha produk pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang ada di lingkungannya. c. Manfaat Promosi Aktivitas yang dilakukan adalah peserta didik dapat mengidentiikasi dan menjelaskan secara singkat manfaat promosi pada usaha produk pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang ada di lingkungannya. d. Sasaran Promosi Aktivitas yang dilakukan adalah peserta didik dapat mengidentiikasi dan menjelaskan secara singkat sasaran promosi pada usaha produk pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang ada di lingkungannya. e. Teknik Promosi Aktivitas yang dilakukan adalah peserta didik dapat menjelaskan cara me- lakukan promosi pada usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang ada dilingkungan sekitar peserta didik. Diakhir pokok bahasan materi promosi produk hasil usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah, peserta didik melakukan releksi diri. Guru menugaskan peserta didik untuk merenungkan dan menuliskan pada selembar kertas hasil renungannya. Beberapa hal yang perlu diungkapkan oleh peserta didik: a. Apa saja yang perlu diperhatikan ketika menentukan strategi promosi dari produk pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang telah dibuat sesuai dengan kondisi daerahnya. b. Apa saja yang perlu diperhatikan ketika melakukan promosi produk pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang telah dibuat sesuai dengan kondisi daerahnya. c. Materi apa yang masih sulit untuk dipahami. d. Catatan hasil pengamatan dari berbagai sumberreferensi bacaan tentang promosi produk usaha pengolahan bahan nabati dan hewani menjadi makanan khas daerah yang sudah dilakukan bersama kelompoknya. e. Catatan kesulitan yang dihadapi saat mencari informasi dan pengamatan.

5. Laporan Kegiatan Usaha Pengolahan Bahan Nabati dan Hewani Menjadi


Dokumen baru

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

76 1835 16

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

28 481 43

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

28 430 23

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

9 256 24

PENGARUH PENERAPAN MODEL DISKUSI TERHADAP KEMAMPUAN TES LISAN SISWA PADA MATA PELAJARAN ALQUR’AN HADIS DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

19 379 23

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

31 561 14

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

25 496 50

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

10 317 17

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

15 487 30

KREATIVITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 2 NGANTRU TULUNGAGUNG Institutional Repository of IAIN Tulungagung

26 575 23