Perwujudan kesatuan dan persatuan dalam lingkungan kehidupan sekolah. Perwujudan kesatuan dan persatuan dalam lingkungan pergaulan. Perwujudan kesatuan dan persatuan dalam lingkungan kehidupan masyarakat.

Kegiatan Pembelajaran 10 170 kepercayaan, Keberagaman Indonesia ada dalam berbagai bidang di Indonesia. Perbedaan tersebut terutama dalam hal suku bangsa, ras, agama, keyakinan, sosial-budaya, kebiasaan, dan jenis kelamin. Keanekaragaman yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan kekayaan dan keindahan bangsa. tetapi keberagaman juga menimbulkan dampak negatif yaitu ketidak rukunan yang kemudian dapat menimbulkan perpecahan yang selanjutnya dapat menghancurkan bangsa dan negara. Dalam Mewujudkan Persatuan dan Kesatuan dalam Berbagai Lingkungan Kehidupan dibutuhkan Prinsip ;a Bhinneka Tunggal Ika; b Nasionalisme Indonesia, c. Kebebasan yang Bertanggungjawab, d Wawasan Nusantara, e Persatuan Pembangunan untuk Mewujudkan Cita-cita Reformasi. Sedangkan tahap-tahap pembinaan persatuan bangsa Indonesia yang paling menonjol melalui ; a. Perasaan Senasib; b. Kebangkitan Nasional; c. Sumpah Pemuda; d. Proklamasi Kemerdekaan, agar tidak terjadi kehancuran bangsa perlu diwujudkan kesatuan persatuan di lingkungan sekolah, pergaulan, masyarakat, bangsa dan negara:

1. Perwujudan kesatuan dan persatuan dalam lingkungan kehidupan sekolah.

Di sekolah rasa persatuan dan kesatuan harus dimiliki semua warga sekolah. Akibat runtuhnya rasa persatuan dan kesatuan banyak sekali peristiwa yang terjadi. Tawuran antar pelajar baik satu sekolah maupun antar sekolah merupakan salah satu peristiwa yang disebabkan runtuhnya persatuan dan kesatuan dalam diri pelajar. jika kita tidak memiliki sikap persatuan, saat terjadi perbedaan pendapat atau perbedaan kepentingan, akan terjadi pertikaian dan perkelahian. Tiga contoh sikap yang menunjukkan sikap persatuan di lingkungan sekolah atau di rumah antara lain : gotong royong membersihkan rumah dan sekolah, bermain bersama semua teman tanpa membeda-bedakan teman, dan belajar bersama. Kegiatan gotong-royong merupakan contoh dari sikap persatuan yang perlu kita pertahankan.

2. Perwujudan kesatuan dan persatuan dalam lingkungan pergaulan.

Masa remaja merupakan masa seseorang mencari identitas dan jatidiri PPKn SMP KK G 171 seseorang. Mereka sedang mencari tokoh idola untuk dijadikan cermin bagi dirinya. Perbuatan dan sikap akan meniru orang atau kelompok yang menjadi panutannya. Kekeliruan dalam pergaulan dapat mengakibatkan berbagai persoalan. Sebagian masyarakat berpendapat bahwa beberapa masalah di kalangan pelajar seperti perkelahian antarpelajar, kekerasan antarpelajar, tawuran antarremaja kampung menunjukkan semakin memudarnya semangat persatuan dan kesatuan di kalangan pelajar atau remaja. Oleh karena semangat ini perlu ditanamkan di kalangan remaja untuk mengatasi masalah-masalah tersebut. Membiasakan semangat persatuan dan kesatuan akan menumbuhkan rasa saling menolong dengan teman yang lain, rasa solidaritas, dan saling berbagi. Kegiatan ini dapat kalian lakukan dalam berbagai kegiatan pergaulan di sekolah dan teman di masyarakat.

3. Perwujudan kesatuan dan persatuan dalam lingkungan kehidupan masyarakat.

Pepatah mengatakan “bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh”. Pepatah ini menunjukkan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam semua segi kehidupan. Masyarakat yang bersatu tentunya akan memperkuat persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bernegara. Oleh karena itu berbagai tindakan yang perlu kita lakukan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan dalam masyarakat adalah: a. Meningkatkan semangat kekeluargaan, gotong-royong dan musyawarah; meningkatkan kualitas hidup bangsa Indonesia dalam berbagai aspek kehidupan b. Pembangunan yang merata serta berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia; c. Memperkuat sendi-sendi hukum nasional serta adanya kepastian hukum d. Perlindungan, jaminan serta menjunjung tinggi hak asasi manusia; d. Memperkuat sistem pertahanan dan keamanan sehingga masyarakat merasa terlindungi. e. Meningkatkan semangat Bhinneka Tunggal Ika. f. Mengembangkan semangat kekeluargaan.Yang perlu kita lakukan setiap Kegiatan Pembelajaran 10 172 hari usahakan atau“budayakan saling bertegur sapa.” g. Menghindari penonjolan SARAperbedaan. Karena bangsa Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, bahasa, agama serta adat-istiadat kebiasaan yang berbeda-beda, maka kita tidak boleh melakukan perbuatan yang dapat menimbulkan perpecahan. Oleh karena itu yang harus kita hindari antara lain: 1 Egoisme, adalah sikap mementingkan diri sendiri dan tidak memperhatikan orang lain maupun lingkungan sekitar. 2 Ekstrimisme, merupakan sikap yang cenderung memaksakan kehendak dan berani menempuh tindakan melanggar norma untuk mencapai tujuan. 3 Sukuisme, merupakan sikap menganggap sukunya lebih baik dibandingkan suku yang lain. Sukuisme akan berbahaya apabila suatu suku menganggap rendah dan merendahkan suku lainnya. 4 Tidak peduli terhadap lingkungan 5 Fanatisme yang berlebih-lebihan dan lain sebagainya

4. Perwujudan kesatuan dan persatuan dalam lingkungan kehidupan bangsa dan negara.