Masa Awal Kanak-Kanak: Pengajaran Alkitab

bukan tindakan yang baru dipikirkan saat pencobaan itu datang, tetapi telah ditetapkan dan direncanakan sebelumnya. Peka Dan Mau Mendengarkan Karakteristik keenam pikiran ilahi ialah peka dan mau mendengarkan. Pada malam setelah Yesus bangkit, Dia membuka pikiran murid-murid-Nya agar memahami firman Allah. Para murid mau mendengarkan dan mempelajari apa yang sudah dikatakan-Nya. Sikap mau mendengarkan Allah akan menghasilkan kepekaan rohani yang membawa kita untuk memeroleh kemajuan. Yesus sendiri menjadi teladan dalam hal ini karena Dia peka mendengarkan suara Allah. Dia berkata, ... Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku Yohanes 8:28. Yesus melihat apa yang dilakukan Bapa-Nya, mendengarkan-Nya, dan tidak berbuat apa-apa lepas dari kehendak Bapa. T.W. Hunt menggambarkan tanggapan kita demikian: Sebagaimana Bapa bagi Kristus, demikianlah Kristus bagi kita. Kristus meneladani Bapa; kita meneladani Kristus. Kristus melihat apa yang dilakukan Bapa; kita memerhatikan dengan saksama aktivitas Yesus di dunia dalam hal ini, termasuk aktivitas-Nya sekarang. Kristus mendengarkan Bapa; kita mendengarkan Dia. Bapa mengajar-Nya; Dia mengajar kita. Kristus tidak melakukan apa-apa lepas dari kehendak Bapa; kita tidak dapat berfungsi jika tidak bergantung kepada Dia. Kristus sangat dekat dengan Bapa; kita harus tetap tinggal dekat dengan-Nya.

3692008: Masa Awal Kanak-Kanak: Pengajaran Alkitab

Anda dapat menempatkan anak-anak Anda dalam suatu lingkungan rohani yang akan memotivasi dan mengajarkan mereka untuk mengikuti Tuhan. Sikap, tindakan, dan perkataan Anda adalah pengenalan pertama mereka akan Tuhan. Bersemangatlah dalam mempelajari kebenaran Alkitab, karena anak akan meneladani Anda sebelum ia mampu membaca Alkitab 2 Korintus 3:2 Kehidupan sehari-hari dan percakapan Anda yang mengandung firman Tuhan akan memberi fondasi bagi perkembangan rohani anak Anda, seiring dengan perkembangan pemahaman mereka terhadap banyak hal. Mengajarkan Kebenaran Alkitab Kitab Injil memeringatkan agar firman Tuhan diajarkan di tengah-tengah kegiatan keluarga Ulangan 6:6-7. Saat sedang berada di luar rumah, Anda dapat mengajar anak mengenai benda- benda yang diciptakan Allah. Ketika Anda menyuapi, nyatakanlah bahwa hal tersebut adalah anugerah Allah. Ajarkan bahwa Tuhan mencintainya saat Anda memeluknya dan bahwa Tuhan memerintahkan kita untuk saling mengasihi ketika mereka sedang berinteraksi dengan saudara- saudaranya. Katakan sikap seperti apa yang Tuhan ingin mereka lakukan. Katakan pada mereka bahwa Tuhan juga menjaga mereka saat Anda menidurkannya. Dua fondasi penting perlu diletakkan pada masa awal kanak-kanak, yaitu konsep anak tentang Tuhan dan imannya. Menghafal Ayat Alkitab Saat anak mampu berbicara, mereka pun dapat mengutip ayat Injil. Mereka mampu melakukannya tanpa susah payah -- hanya dengan mendengarkan sebuah ayat yang dibacakan atau dikutipkan untuknya setiap hari. Perumpamaan cocok sekali untuk anak berusia dua tahun. Anak yang lebih tua 3 -- 5 tahun bisa mempelajari seluruh pasal Kitab Injil setelah mendengar pasal itu dibacakan setiap hari selama tiga minggu. Menghafal bagian besar Kitab Injil bersama-sama dalam keluarga, memberi peluang untuk melihat penerapan Kitab Injil di kehidupan nyata karena memiliki kerangka dan referensi yang sama. Perkenalkan sebuah ayat baru saat makan pagi dan ulangi ayat itu setiap kali makan bersama, tambahkan ayat baru setiap hari. Untuk membuat anak lebih mudah menghafal ayat Injil, pecah ayat tersebut menjadi frasa-frasa yang lebih pendek dan berirama, kemudian ajarkan setiap frasa itu sebelum mengajarkan seluruh bagian ayat. Ajari anak yang masih kecil satu frasa setiap hari jika dia memang hanya sanggup menghafal satu frasa per hari. Dorong anak Anda untuk menghafal ayat itu dengan tepat agar ayat itu benar-benar tersimpan dalam pikirannya. Bacalah Alkitab Dengan Suara Keras Bacalah firman Tuhan dengan penuh iman, bahkan di depan anak Anda yang paling kecil. Roh Kudus sering kali menerangi pikiran anak-anak domba-Nya dengan kemampuan untuk memahami kebenaran Kitab Injil yang sederhana. Bacakan sebuah kisah langsung dari Kitab Injil. Alkitab penuh dengan kisah-kisah yang menakjubkan. Bacalah kisah yang singkat dan saat Anda selesai, minta anak untuk menceritakan kembali apa yang mereka dengar. Hal itu memungkinkan Anda untuk memeriksa pemahamannya dan membenarkan kalau-kalau ada kesalahpahaman. Buatlah anak Anda nyaman saat pembacaan Alkitab. Duduklah bersama mereka dan lingkarkan tangan Anda ke pundak mereka. Bacalah Alkitab secara rutin sebagai keluarga, jelaskan hal-hal yang sudah dapat dipahami oleh anak Anda. Pilih kisah-kisah di Alkitab dengan saksama. Pilih yang sekiranya dapat anak-anak temui dengan mudah di dunia nyata. Teks Alkitab harus benar- benar mewakili kebenaran Injil. Cerita Alkitab audio juga boleh digunakan. Karakter yang ada di dalamnya haruslah yang serius, halus, dan realistis. Video cerita Alkitab sering kali digarap dengan cara yang konyol dan tak realistis, memberikan kesan pada anak bahwa cerita-cerita Alkitab itu tidak lebih dari hanya sebuah kartun. Berdoa Bersama Saat anak dapat berbicara, ia dapat berdoa. Ajari mereka untuk bersyukur, berdoa saat takut, terluka, sedih, atau sakit, dan berdoa untuk orang lain. Ajari mereka juga bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik bagi mereka. Dorong anak-anak untuk berkomunikasi dengan Tuhan, seperti ia berbicara dengan pribadi yang nyata, yang mengasihi dan mendengarkan doa mereka. Anak-anak dapat berdoa dengan efektif. Bantu mereka untuk berdoa dengan kata-kata mereka sendiri. Bantu anak-anak untuk mengenali dan bersyukur akan jawaban doa. Berdoalah dengan anak-anak saat makan, saat ibadah keluarga, saat berkendara, saat mendengarkan sirine ambulans, dan saat mereka sedang diam. Nyanyikan Kidung Dan Mazmur Injil Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu. Kol. 3:16 Ajari anak untuk memujikan dan memahami kidung-kidung pujian. Cari pujian yang artinya benar dan bagus. Muridkan Anak Anda Tidak cukup untuk anak-anak hanya mengetahui Tuhan dan firman-Nya. Mereka juga harus dilatih untuk memercayai, mengikut, dan menaati-Nya. Pimpin Dengan Teladan Berjaga-jagalah sehingga segala perkataan dan tindakan Anda mencerminkan kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. Katakan Motif Anda Jangan kira anak Anda tahu semua yang Anda lakukan. Katakan rasa cinta Anda kepada Tuhan dan kerinduan Anda untuk menyenangkan-Nya. Tunjukkan bacaan Alkitab yang sedang Anda coba untuk teladani. Akui Dosa Anda Saat Anda melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kehendak Tuhan, pastikan bahwa anak Anda mengetahui bahwa Anda menyesali apa yang Anda lakukan itu. Kutip satu ayat Injil yang berisi kehendak Tuhan yang telah Anda langgar, dan minta pengampunan dari Tuhan dan orang yang menjadi korban atau menyaksikan perbuatan dosa Anda. Tetapkan standar alkitabiah pada perilaku anak Anda. Kemudian katakan standar tersebut saat Anda dengan konsisten menghargai atau membenarkan anak-anak Anda. Biasakan anak-anak Anda melakukan sesuatu yang akan memerkuat kebiasaan mereka dalam membaca Alkitab setiap hari, berdoa, pergi ke gereja, menghafal ayat, mengakui dosa, memberi persepuluhan, dan menyanyikan pujian. tDian

3702008: Mengajar Anak Mengasihi Sesama Manusia